DPD GOLKAR

Golkar Sebut Manuver Tjok Pemecutan Langkah Pribadi, Tak Pengaruhi Soliditas

Berita Golkar– DPD I Golkar Bali tidak gusar oleh manuver sesepuh Beringin, Ida Tjokorda Pemecutan XI, yang mendatangi pasangan incumbent I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa dari PDIP untuk memberikan dukungan di Pilkada Badung 2020.

Manuver Tjok Pemecutan itu dianggap sebagai langkah pribadi, yang tidak akan mempengaruhi soliditas Partai Golkar. Penegasan ini disampaikan Ketua DPD I Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry, dalam keterangan persnya di Kantor DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati Nomor 9 Denpasar, Rabu (5/8) siang. “Gerak langkah beliau (Tjok Pemecutan, Red) atas nama pribadi, sehingga kami Golkar Bali dan Golkar Badung tidak mengomentari yang begitu,” ujar Sugawa Korry

Sugawa Korry menyebutkan, walaupun Tjok Pemecutan adalah kader senior Beringin, namun tidak bisa begitu saja pernyataannya dikaitkan dengan Golkar. Apalagi, ketika pernyataan itu pribadi selaku pinisepuh Puri Pemecutan, Denpasar. Selain itu, Tjok Pemecutan juga tidak dalam konteks membawa atau menyeret kebijakan Partai Golkar.

Baca Juga: Tanhar Efendi Pimpin Gokar Lahat

“Walaupun Tjok Pemecutan sebagai kader Golkar, tapi itu keputusan pribadi. Dia pinisepuh Puri Pemecutan. Selama ini, saya tidak melihat Tjok Pemecutan membawa kebijakan Partai Golkar,” tegas Sugawa Korry, yang dalam keterangan persnya kemarin didampingi Sekretaris DPD I Golkar Bali Made Dauh Wijana dan Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara.

Menurut Sugawa Korry, dalam Pilkada Badung 2020, Golkar bersama Gerindra dan NasDem sudah final berkoalisi mengusung pasangan I Gusti Ngurah Agung Diatmika-I Wayan Muntra sebagai Calon Bupati (Cabup)-Calon Wakil Bupati (Cawabup). Pasangan ini akan tarung head to head melawan jago PDIP, yang kemungkinan usung kembali incumbent Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa.

“Pasangan Diatmika-Muntra ini sudah pasangan tunggal yang final. Tidak akan ada perubahan lagi, tinggal dimintakan rekomendasi dari masing-masing partai koalisi,” tandas politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng yang juga Wakil Ketua DPRD Bali dari Fraksi Golkar ini.

Sugawa Korry mnenegaskan, pasangan Diatmika-Muntra adalah paket calon yang diinginkan masyarakat Badung, yang direpresentasikan oleh 3 mantan Bupati Badung, yakni I Gusti Bagus Alit Putra (1990-2000), I Wayan Subawa (2005), dan Anak Agung Gde Agung (2005-2015).

“Ketiga tokoh yakni Alit Putra, Wayan Subawa, dan Anak Agung Gde Agung adalah representasi masyarakat Badung. Selain itu, KRBB (Koalisi Rakyat Badung Bangkit yang beranggotakan Golkar-Gerindra-NasDem, Red) juga menangkap aspirasi bahwa masyarakat antusias mendukung Diatmika-Muntra,” terang Sugawa Korry.

Sementara itu, Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara, mengatakan pasangan Diatmika-Muntra diajukan sebagai paket calon tunggal KRBB untuk Pilkada Badung 2020, sudah dibahas dalam rapat Tim Pilkada Golkar Bali, Selasa (4/8) sore. “Hasil rapa menerima pasangan Diatmika-Muntra yang diajukan KRBB untuk ditindaklanjuti ke DPP Golkar guna mendapatkan rekomendasi,” jelas Suamba Negara.

Pasangan Diatmika-Muntra akan maju tarung ke Pilkada Badung 2020, dengan modal kekuatan politik awal 10 kursi DPRD Badung hasil Pileg 2020 yang hanya kuasai 25,00 persen suara parlemen. Rinciannya, 7 kursi legislatif (17,50 persen suara parlemen) milik Golkar, 2 kursi legislatif (5,00 persen suara parlemen) milik Gerindra, dan 1 kursi legislatif (2,50 persen suara parlemen) milik NasDem.

IGN Agung Diatmika adalah tokoh non kader asal Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung yang kini menjabat Ketua Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) Provinsi Bali. Sedangkan Wayan Muntra adalah kafder Beringin asal Asal Desa Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung yang kini menjabat Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD I Golkar Bali—sebelumnya sempat menjadi Ketua DPD II Golkar Badung 2015-2019.

Sebaliknya, pasangan Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa yang diwacanakan akan diusung kembali oleh PDIP, merupakan paket incumbent yang kini masih menjabat Bupati-Wakil Bupati Badung 2016-2021. Dalam Pilkada Badung 2020 nanti, Giri Prasta-Suiasa akan diusung PDIP dengan dukungan Demokrat.

Mereka akan maju tarung dengan modal kekuatan politik awal 30 kursi DPRD Badung hasil Pileg 2020 yang mendominasi 75,00 persen suara parlemen. Rinciannya, 28 kursi legislatif (70,00 persen suara parlemen) milik PDIP dan 2 kursi legislatif (5,00 persen suara parlemen) milik Demokrat.

Pasangan Giri Prasta-Suiasa mendapat dukungan dari Tjok Pemecutan, sesepuh Golkar dari Puri Pemecutan yang mantan Ketua DPRD Badung di era Orde Baru (ketika Badung dan Denpasar masih menyatu). Tjok Pemecutan secara khusus datang menemui Giri Prasta dan Ketut Suiasa di Pusat Pemerintah (Puspem) Badung kawasan Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Selasa (4/8) siang, untuk menyatakan dukungannya.

Tjok Pemecutan mengatakan medukung pasangan Giri Prasta-Suiasa di Pilkada Badung 2020, dengan alasan pasangan incumbent ini sudah ter-bukti berpihak kepada kepentingan masyarakat Gumi Keris, program-programnya pro rakyat.

Giri Prasta dinilai sebagai sosok pemimpin yang polos dan merakyat dalam memimpin Badung. “Saya sudah mendukung Giri Prasta sejak tarung di Pilkada Badung 2015, karena saya paham rakyat menginginkan Giri Prasta-Suiasa,” tandas Tjok Pemecutan usai pertemuan siang itu.

Sumber

FINAL! Golkar Bali Kirim Nama Diatmika – Muntra ke DPP Golkar

Berita Golkar– Pilkada Badung dipastikan bakal berjalan seru. Itu karena Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB) yang dimotori Partai Golkar-Gerindra-NasDem, sepakat merekomendasikan pasangan

I Gusti Agung Diatmika-Wayan Muntra (Diatmika-Muntra) untuk head to head melawan petahana, yaitu I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa dalam Pilkada Badung 2020. DPD I Partai Golkar Bali mengirim rekomendasi ke DPP Golkar pada Rabu siang (5/8).

Keputusan itu diungkap ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry didampingi Sekretaris DPD Golkar Bali I Made Dauh Wijana dan Ketua Pemenangan pemilu dan Pilkada Golkar Bali Dewa Made Suamba Negara di Kantor DPD I Golkar Bali, Denpasar.

Dewa Suamba menyampaikan, bahwa pihaknya sudah final menentukan Diatmika-Muntra maju di Pilkada Badung sebagai calon tunggal. Setelah direstui, namanya langsung dikirim ke DPP Golkar. Sugawa Korry menambahkan, pasangan Diatmika-Muntra merupakan pasangan representasi masyarakat Badung.

Dua nama ini merupakan hasil kesepakatan tiga mantan Bupati Badung, yakni I Gusti Bagus Alit Putra, I Wayan Subawa dan Anak Agung Gde Agung. “Proses internal sudah berjalan mengajukan kepada Diatmika-Muntra kami buat surat pengantar siapa calon ini diusulkan masyrakat Badung. Yang direpresentasikan oleh tiga tokoh Badung. Kami bisa menyebutkan kami bisa sebutkan representasi dari masyarakat Badung. Jadi kami juga pertimbangan mendasar,” ujar Sugawa Korry.

Baca Juga: Golkar Targetkan 60 Persen Menang Di Tujuh Pilkada Di NTB

Untuk survei di Badung, Golkar langsung membuat survei kekuatan antara Diatmika-Muntra dan Giri-Suiasa. Bagaimana kekuatan dan kelemahan mereka serta masukan dari masyarakat Badung. Selain itu, DPD Golkar Bali akan membantu para calon kepala daerah yang diusung seperti membuat tim hukum menyiapkan 20 lawyer membantu konsultasi hukum.

Dibantu tim IT dan juga tim pakar terdiri dari lima orang. “20 orang lawyer membantu konsultasi hukum, tim IT, itu yang tugasnya serba IT mekanisme dibantu DPD I dan menyiapkan tim pakar terdiri segera diusulkan lima orang tugasnya memberikan masukan objektif terkait visi msi isi konter isu bahan- bahan debat publik,” tegasnya.

Sumber

Tokoh Golkar Bangli Optimis Paket Bagus Menangkan Pilkada Bangli

Berita Golkar– Tokoh senior Partai Golkar asal Kintamani, Bangli, I Wayan Mantik optimis pasangan yang diusung Golkar, Made Subrata – Kuta Parwatha (Bagus) akan memenangkan Pilkada Bangli 9 Desember mendatang.

“Saya melihat pasangan Subrata- Kuta Parwata ada peluang lebih dari paket lainnya. Saya punya optimisme. Kalau tidak, buat apa mendukung,” ujarnya penuh keyakinan, Rabu (5/8/2020).

Disinggung mesin Golkar bisa solid mendukung paket Bagus karena keduanya adalah “kader PDIP”, Mantik menjawab diplomatis. “Perbedaan selalu ada. Sekarang bagaimana bisa mengemas agar menjadi kesatuan yang kuat,” sebut Mantik. Pihaknya yakin, jika komunikasi intens dilakukan kepada semua kader Golkar, mesin politik akan maksimal.

“Kalaupun misalnya saya tidak dilibatkan, saya pribadi tetap pilih calon Golkar. Kalau diajak berkomunikasi tentu lebih maksimal lagi,” katanya sembari tersenyum. Mantik menambahkan, ada “angin kencang” warga Bangli ingin perubahan ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: Airlangga Harap Dana Pilkada Rp35 T Bantu Selamatkan Ekonomi

“Intinya ingin Bangli menjadi lebih baik. Masyarakat sudah pintar menilai tentang apa yang dilakukan sebelumnya,” sebut Mantik. Ditanya adanya sentiment kedaerahan dari warga Kintamani untuk memenangkan Subrata yang asal Kintamani, Mantik tidak menampiknya.

“Itu pasti. Namun terpenting apa yang bisa diberikan kepada Bangli ketika terpilih,” sebutnya. Mantik mencontohkan, sektor pertanian hingga pariwisata sangat berpotensi mensejahterakan rakyat Bangli. Misalnya ketika petani pasca panen. Agar harga tidak anjlok, pemimpin harus melakukan langkah strategis agar hasil pertanian petani bisa terjaga dari sisi harga.

“Bagaimana Bangli kedepan ini. Mau dibawa kemana oleh calon yang menang. Saya udah bosan mengemis. Kita punya potensi besar. Kalau mau meningkatkan PAD dari sektor pariwisata ayo kita bangun pariwisata Bangli,” ujar Mantik.

Selama ini kata Mantik, sektor pariwisata hanya dibangun secara wiraswasta. Belum ada langkah nyata pemerintah dalam membangun pariwisata. Pemerintah, kata Mantik, hanya terlihat aktif mengurus kontribusi yang masuk.

Sumber

Paket Desa Sejahtera Klaim Golkar

Berita Golkar– Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, David Juandi dan Eusabius Binsasi, yakin direkom partai Golkar. Pasangan dengan tagline Desa Sejahtera ini saat ini sementara melakukan persiapan – persiapan untuk segera deklarasi. Dua parpol pengusung, PKB dan Gerindra dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada serentak di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT)

David Juandi mengatakan, komunikasi dengan pengurus Golkar intens dilakukan. Karena itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, era Bupati Gabriel Manek ini optimistis, Golkar termasuk partai pengusung. “Kita masih menunggu SK rekomendasi dari Golkar,”ujarnya dihubungi Rabu kemarin. Sebelumnya, salah satu politisi senior asal TTU, Drs Gabriel Manek,Msi mengatakan, keputusan pasangan calon bupati dan wakil bupati ditentukan DPP Partai Golkar.

Baca Juga: Pilkada MBD, Golkar Dipastikan akan Mengusung Kilikily-Petrus

“Semua tergantung keputusan DPP Golkar,” kata dia. Anggota DPRD NTT dua periode ini pun belum mengetahui siapa saja bakal calon yang diusung partai berlambang beringin itu.

Selain Golkar, parpol lain yang juga belum menentukan arah politiknya di Pilkada TTU antara lain, PKS, PAN, masing-masing memiliki satu kursi, PDI Perjuangan dua kursi. Sementara NasDem diprediksi bakal mengusung paket sendiri lantaran pada pemilu lalu berhasil meraih delapan kursi.

Pilkada di TTU diprediksi bakal diikuti kurang lebih empat pasangan calon, masing-masing, Davis Juandi- Eusabius Binsasi, sudah memenuhi enam kursi, (PKB dan Gerindra) masing-masing tiga kursi, Yosef Falentinus Kebo dan Agustinus Meol, sementara empat kursi, (Berkarya satu dan Hanura, tiga) Frangky Saunoah dan Amandus Nahas, empat kursi (Demokrat dan Perindo masing-masing dua kursi. Satu paket bakal diusung NasDem, dengan komposisi delapan kursi.

Sumber

Subandi Kembali Nakhodai Golkar, Terpilih Secara Aklamasi

Berita Golkar –Subandi akhirnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ke-X Partai Golkar Kabupaten Mojokerto yang digelar di kantor DPD Golkar Kabupaten Mojokerto di Jalan Jayanegara, Puri, Rabu (5/8). Wakil ketua DPRD Kabupaten Mojokerto yang dinilai sukses dalam memimpin Golkar selama periode 2016-2021 ini terpilih secara aklamasi untuk menakhodai partai berlambang pohon beringin tersebut hingga lima tahun ke depan.

Musda digelar dengan peserta terbatas.Mengingat, masih dalam masa pandemi Covid-19.Sehingga hanya dihadiri oleh pemilik suara sah.Sekretaris Panitia Musda Ke-X Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Habibullah mengatakan, karena yang mendaftar sebagai kandidat hanya satu orang, dan persyaratan juga terpenuhi, maka pilihan dilakukan secara aklamasi. ”Hanya satu calon yang mendaftar. Maka ditetapkan sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto 2020-2025,” ujarnya. Dia menegaskan, pelaksanaan musda kali ini memang dipercepat setahun, menyusul instruksi dari DPP Golkar pusat.

Sehingga meski masa kepemimpinan Subandi yang sebelumnya masih menyisakan satu tahun atau berakhir tahun 2021, namun Musda ke-X harus tetap digelar untuk menggerakkan roda organisasi partai.

Baca Juga : Airlangga Harap Dana Pilkada Rp35 T Bantu Selamatkan Ekonomi

Sementara itu, Subandi mengucapkan terima kasih atas dukungan kader partai Golkar di Kabupaten Mojokerto. Sehingga dirinya terpilih kembali menjadi ketua untuk periode 2020-2025. ”Hal ini dak lepas dari dukungan penuh dari partai yang memberikan saya amanah dan kepercayaan,” ungkapnya.

Dia berjanji akan siap mengibarkan panji-panji partai Golkar di Kabupaten Mojokerto. Dengan memenuhi target memantapkan konsolidasi, dan menguatkan solidaritas untuk kejayaan partai Golkar kedepan. ”Target saya ingin mengantarkan partai Golkar di Kabupaten Mojokerto mencapai puncaknya. Sehingga menempatkan partai Golkar di posisi yang paling strategis,” tegasnya. Politisi senior ini menegaskan, di periode ini, Golkar akan lebih solid dan kompak dalam menjalankan target partai, sehingga selalu siap berjuang demi kesejahteraan masyarakat. Sedangkan sebagai program ke depan adalah penambahan perolehan kursi dalam pemilihan legislatif (pileg) atau pemilu 2024. Karena itu, lanjut Subandi, konsolidasi perlu dilakukan dengan mengunjungi semua kader hingga tingkat desa dan dusun. ”Di samping itu kita persiapkan kader-kader muda yang potensi untuk persiapan caleg partai Golkar di Pemilu 2024,” tandasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jatim Sarmuji menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Subandi sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto untuk lima tahun mendatang. ”Hal ini membuktikan bahwa seluruh pimpinan kecamatan, unsur pengurus, unsur organisasi sayap, unsur ormas pendiri, dan unsur ormas yang didirikan, serta konstituen memberikan kepercayaan penuh kepada beliau (Subandi),” kata Sarmuji. Dengan terpilihnya Subandi secara aklamasi, dengan demikian menandakan kinerja selama memimpin Golkar memiliki kinerja yang sangat bagus. ”Artinya atas semua kinerja beliau selama memimpin Partai Golkar betul-betul menunjukkan kinerja yang baik, dan mempunyai target yang terukur serta sistematis,” ujarnya.

DPD Partai Golkar Jatim meyakini, untuk menjalankan kepemimpinan di partai Golkar periode ini subandi akan lebih paham dan mengerti bagaimana menata strategi politik maupun langkah-langkah yang harus diambil dalam meningkatkan kekuatan partai Golkar kedepan. Menurut dia dalam menyunsun kepengurusan 2020-2025 mengakomodir semua lapisan generasi yang mewakili sosial kemasayarakatan di Kabupaten Mojokerto. ’’Kami berharap mereka diakomodir. Sehingga dapat membantu dalam pemenangan 4 sukses partai Golkar . Yakni, sukses konsolidasi organisasi, sukses pilkada 2020, sukses pileg 2024, dan sukses pilpres 2024,’’ tandasnya.

Sumber

TANHAR EFENDI PIMPIN GOLKAR LAHAT

 

Berita –Tanhar Efendi SE terpilih memimpin Partai Golkar Kabupaten Lahat lima tahun kedepan. Hal itu setelah dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar X tahun 2020 yang dilaksanakan di hotel grand zurri pada 3 sampai 4 Agustus 2020.

Ketua DPD Partai Golkar Sumsel DR H Dodi Reza Alex Noerdin, LIC. Econ MBA sebelumnya menyampaikan pemimpin Partai Golkar yang terpilih akan diberikan tugas yang tidak kecil, yang mana harus menjadikan Partai Golkar menjadi partai kebanggaan masyarakat kabupten Lahat dan bisa mengangkat harkat dan martabat partai Golkar.

Baca Juga : Dodi Reza Alex Hadiri Musda X Partai Golkar Lahat

“Fakta Integeritas yang harus ditanda tanggani, merupakan barameter yang harus dicapai, ada target yang harus dituju, ada upaya upaya yang kasap mata dapat dilihat, yang mana benar benar membesarkan partai Golkar bukan menjadikan Golkar sebagai kendaraan saja,” ujarnya.

Tanhar Efendi SH menyampaikan, dengan terpilihnya sebagai Pimpinan Golkar kabupaten Lahat semoga Golkar kedepanya semakin maju, jaya dan menjadi Partai terbesar.

“Semoga Kami di kepemimpinan yang baru dapat menjadikan Partai Golkar ini lebih baik lagi serta dapat menaungi dan menjembati aspirasi masyarakat kabupaten Lahat,” tutup Tanhar. (nur)

Sumber

Safari Sembako Melchias Mekeng dan Rekonsiliasi Batin Pasca Musda Golkar Flotim

Berita Golkar– Anggota Fraksi Golkar DPR RI dari daerah pemilihan NTT I, Melchias Markus Mekeng membagikan paket sembako untuk masyarakat di Kabupaten Flores Timur.

Bantuan yang didistribusikan oleh Ketua Terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yoseph Sani Betan itu dirangkaikan dengan silahturahmi sekaligus ajang rekonsiliasi batin bagi struktur Partai Golkar di tingkat Kecamatan setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Flores Timur pekan lalu.

Bantuan untuk masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19 di era new normal itu dimulai hari ini Selasa, (4/8/2020) dari Kecamatan Solor Barat, Solor Timur dan Solor Selatan. Dilanjutkan lagi untuk delapan kecamatan di pulau Adonara dan delapan kecamatan di Flores Timur daratan.

Melchias Markus Mekeng yang dihubungi SelatanIndonesia.com, Selasa (4/8/2020) mengatakan, bantuan sembako itu sebagai bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di era new normal pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan sederhana ini bisa bermanfaat bagi bapa, mama, basaudara semua di Flores Timur, ” ujar Mekeng.

Ketua Terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yoseph Sani Betan mengatakan, bantuan tersebut disalurkan oleh DPD II Golkar Kabuaten Flores Timur dan diserahkan oleh Pimpinan dan Pengurus partai Golkar masing-masing Kecamatan.

“Para kepala desa dan masyarakat menyampaikan terimaksih kepada Pak Melky Mekeng yang telah menaruh kepedulian terhadap masyarakat dalam kondisi seperti saat ini. Di Kecamatan Solor Barat terpusat di desa Pamangkayo dan desa Lewonama, di Solor Selalatan terpusat di desa Lemanu dan desa Kenere serta kecamatan Solor Timur di desa Lohayong 1 dan Lohayong 2,” ujar Nani Betan, sapaan akrab Yoseph Sani Betan.

Baca Juga: Pastikan Usung Herman-Tb Mulyana Di Pilkada Cianjur, Golkar: Harus Menang

Dikatakan Nani Betan, selain menyalurkan bantuan dari Melky Mekeng, kesempatan itu juga sebagai ajang konsolidasi hati bagi para pengurus partai Golkar tingat kecamatan dan desa setelah pelaksanaan Musda Golkar belum lama ini. “Kita sekalian melakukan konsolidasi dan menggalang kembali kekuatan atas keberhasilan dan kemenangan bersama saat Musda Golkar sebagai langkah awal pelaksanaan konsolidasi partai Golkar,” ujar Nani.

Menurut Nani, Musda Golkar telah menghasilkan riak-riak dalam konteks berdemokrasi sehingga perbedaan yang terjadi saat Musda harus disatukan kembali untuk memulai gerak konsolidasi internal di struktur partai Golkar.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur ini menggambarkan, safari sembako dari Melky Mekeng yang dirangkai dengan konsolidasi partai Golkar itu disambut sangat antusias oleh para pengurus Partai Golkar di tingkat kecamatan, dan desa.

blank

Bantuan sembako dari Anggota Fraksi Golkar DPR RI, Dapil NTT I, Melcihas Markus Mekeng yang diserahkan oleh Ketua terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yoseph Sani Betan di Kecamatan Solor Barat, Selasa (4/8/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Eman Muli

“Hal ini penting supaya kekuatan Golkar tetap terjaga. Dan bantuan yang kita salurkan itu terlebih dahulu diseleksi kelayakan sesuai peruntukan yang layak menerima oleh masing-masing kepala desa,” ujarnya.

Turut hadir menyaksikan dan menyerahkan bantuan sembako itu diantaranya Kepala desa Lewonama Andreas Mado Lewar, Kepala Desa Pamakayo Petrus Kanisiis Sani Herin, Kapala desa Lemanu Sabianus Kolin, Kepala desa Kenere Mikhael Koli Wutun, dan Kepala desa Lohayong Abdul Gapu Keneng.

Turut serta mendampingi Nani Betan sejumlah pengurus DPD II Golkar Kabupaten Flores Timur, Yohanes Jou Parera, Emanuel Antoni Muli, Syafrudin Abbas, Haji Harun Kasim serta segenap pengurus partai Golkar di tiga Kecamatn se daratan Solor.

Sumber

Pilkada MBD, Golkar Dipastikan akan Mengusung Kilikily-Petrus

 

Berita Golkar– Partai golkar hampir dipastikan akan mengusung pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati, Niko Kilikily-Bastian Petrus untuk maju di Pilkada Maluku Barat Daya (MBD) yang akan dihelat Desember 2020 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Ramly Umasugi, seperti dilansir di salah satu media lokal di Ambon, kemarin, mengatakan, partai golkar hampir pasti mengusung Kilikily-Petrus. ” Pembicaraan untuk memadukan Kilikily-Petrus sudah oke. Tinggal menunggu rekomendasi saja,” kata Umasugy seperti dilansir dari koran harian lokal itu.

Lanjut Umasugi, golkar berani akan menyerahkan rekomendaisnya kepada Kilikily, karena Kilikily sebelumnya telah mengantongi rekomendasi partai Gerindra. “ Kilikily-Petrus memang sudah dipanggil menghadap DPP Partai Golkar. Dan menurut rencananya, tanggal 8 Agustus 2020 mendatang, Kilikily-Petrus akan diundang mengikuti rapat koordinasi di DPP. Jadi hanya tunggu waktu saja untuk rekomendasi golkar itu diserahkan,” ujar Ramly.

Baca Juga: Dewan Bali Sebut Protokol Kesehatan Indikator Keberhasilan Pilkada Serentak

Pepaduan Golkar-Gerindra ini, akan mematahkan pernyataan Ketua DPD PDIP Maluku, Murad Ismail, yang sebelummnya mengatakan, Pilkada MBD, incumbent akan lawan kotak kosong, itu tidak terbukti.

Untuk diketahui, syarat untuk mengusung pasangan Calkada di MBD, pasanagn calon harus mengantongi syarat minimal 20 persen kursi di DPRD, atau minimal 4 kursi.

Sementara jumlah kursi yang dimiliki partai golkar dan gerindra di DPRD MBD masing-masingi 3 kursi dan totalnya menjadi 6 kursi. Itu berarti, kedua partai ini memenuhi syaraat untuk mengusung pasangan calon.

Sumber

Ima Blegur Siap Kembali Bertarung di Pilkada Alor

Berita Golkar– Politisi Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai staf khusus Gubernur NTT, DR. Imanuel Ekadianus Blegur, MSi memutuskan siap kembali untuk “bertarung” di konstelasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Alor yang mulai digulir tahun 2023.

Namun persiapan dirinya untuk hajatan tersebut masih “menanyakan” kepada masyarakat melalui survei oleh Partai Politik.

“Saya memutuskan untuk ikut pilkada yang akan datang. Namun masih “tanya” masyarakat lewat survei,” demikian penjelasan Imanuel Blegur kepada Wartawan di Kalabahi, Selasa (4/8/2020).

Imanuel Blegur saat itu didampingi tokoh muda Alor yang aktif di Partai Golkar Provinsi NTT, Sokan Teibang, dan salah seorang tokoh masyarakat di Alor, Yulius Kaat, serta mantan pejabat Pemkab Alor, Urbanus Bella.

Imanuel Blegur saat itu baru selesai melakukan tatap muka dengan sekitar 100 orang masyarakat, baik itu simpatisan, kerabat, dan keluarga.

Imanuel Blegur mengungkapkan, sebenarnya waktu atau jadwal untuk pilkada ini masih jauh. Namun dari fakta yang ada sudah ada sejumlah orang yang jalan melakukan sosialisasi diri.

Oleh karena itu, lanjut mantan anggota DPR RI ini, dirinya juga berhak melakukan sosialisasi, dan untuk rutin yang akan melakukan sosialisasi adalah melalui timnya. Pasalnya, timnya yang ada dari pilkada sebelumnya masih tetap solid, dan alasan berikutnya dirinya masih harus mendampingi Gubernur NTT dalam menjalankan tugas sebagai staf khusus.

“Sosialisasi sudah harus dilakukan, karena kita tidak tahu survei kapan akan dilakukan. Untuk itu kita harus siap,” tandas Imanuel Blegur yang sudah tiga kali bertarung di Pilkada Alor.

Baca Juga: Ini Empat Nama yang Berpotensi Jadi Ketua DPD Golkar Kota Bandung

Imanuel Blegur mangakui, dirinya sudah dihubungi beberapa orang untuk siap mendampinginya sebagai wakil. Namun dirinya minta agar mereka harus melakukan sosialisasi, karena survei nanti bukan diri atau perorangan tetapi dilakukan survei pasangan.

Menyinggung soal kansnya untuk diusung Partai Golkar, mantan Pengurus Pusat Partai Golkar ini mengungkapkan, dirinya memang sekarang tidak masuk dalam struktur pengurus Partai Golkar baik untuk tingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Tetapi dirinya masih sebagai anggota dan kader Partai Golkar, sehingga dirinya memiliki hak yang sama untuk dicalonkan, dan tergantung dari hasil survay nanti.

“Kalau untuk urusan Partai kali ini sedikit lebih ringan beban saya, karena merupakan tanggungjawab dari teman-teman di atas,” ujar Imanuel Blegur.

Imanuel Blegur menambahkan, niatnya untuk kembali maju dalam pilkada ini juga sudah disampaikan dan sekaligus minta doa restu kepada Bupati Alor, Drs. Amon Djobo dan mantan Bupati, Drs. Simeon Th. Pally.

“Saya juga bangun komunikasi atau diskusi dengan Iskandar Lakamau, dan yang lainnya yang namanya sudah beredar nanti akan dibangun komunikasi,” tambah Imanuel Blegur sambil menyampaikan pesan agar dalam sosialisasi diri tetap mengedepankan sikap saling menghargai satu dengan yang lain.

Motivasi Maju

Mengapa dirinya kembali maju dalam konstelasi pilkada lagi, menurut Imanuel Blegur, dirinya terdorong dengan sejumlah motivasi terutama berkaitan dengan upaya pengentasan kemiskinan melalui program yang telah disiapkan.

“Teman saya ahli pertanian, Zeth Malelak mengatakan Alor itu subur. Tanam apa saja hidup. Tapi masih ada warga yang miskin. Kita siapkan program untuk keluarkan warga yang miskin dari garis kemiskinan,” tandas Imanuel Blegur.

Motivasi berikutnya, lanjut Imanuel Blegur, menyiapkan lapangan kerja. Pasalnya anak-anak Alor setiap tahun banyak lulus sekolah dan sarjana, namun banyak juga yang belum bekerja, karena masalah lapangan kerja.

Terkait dengan itu, Imanuel Blegur menandaskan, dirinya telah belajar banyak dari Gubernur NTT bagaimana cara mengatasi kesulitan rakyat. Gubernur selalu memfokuskan hal-hal yang langsung berkaitan dengan kegiatan atau kehidupan masyarakat, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan.

Imanuel Blegur menilai terkait dengan program Pemerintah Kabupaten Alor saat ini dibawah kepemimpinan Drs. Amon Djobo dan Imran Duru, S.Pd, M.Pd telah berjalan baik, dan dirinya siap melanjutkan untuk mengoptimalkan program yang dikenal dengan Alor Kenyang, Alor Sehat, dan Alor Pintar.

“Kita siap melanjutkan program yang ada dengan melakukan conecting antara Program Gubernur dan Bupati,” ujar Imanuel Blegur.

Sumber

Fraksi Golkar Badung Dorong Eksekutif Jajaki Pendapatan Lain

Berita Golkar– Fraksi Golkar DPRD Badung memberi sejumlah catatan, saran dan kritik kepada pemerintah tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Badung TA 2019, Rancangan Kebijakan Umum APBD Badung TA 2021, dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Badung TA 2021, pada rapat paripurna DPRD Badung, Selasa (4/8).

Dalam pemandangan umumnya yang dibacakan AAN Ketut Agus Nadi Putra, fraksi yang beranggotakan tujuh kader Golkar dan satu dari Nasdem itu, meminta dalam pengelolaan keuangan daerah berbagai program dan kegiatan harus dirancang berorientasi kepada kepentingan masyarakat atau anggarannya untuk kepentingan sektor pelayanan publik. “Wujud dari pertanggunjawaban keuangan tersebut akan terungkap dalam opini auditor pemerintah yang dalam hal ini BPK RI Perwakilan Bali, yang astungkara kembali mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP),” ujar Nadi Putra.

Baca Juga: 3 Daerah di Maluku Utara Masih Menanti Rekomendasi Golkar

Pihaknya pun berpandangan, selama ini baru berbicara cerdas berprogram, namun belum menunjukkan program yang cerdas. “Tentu tolak ukurnya adalah capaian-capaian layanan publik dan pembangunan secara menyeluruh,” kata politi asal Kerobokan itu.

Kemudian Fraksi Golkar pun memberikan catatan strategis, di antaranya untuk postur anggaran 2019. Dilihat kurva anggaran, Golkar menilai, cenderung berbentuk tanjung yang tidak merata dan didominasi anggaran hibah.

Selain itu, sebesar 92 sampai 87 persen pendapatan daerah bertumpu pada sektor pariwisata, sehingga perlu ada langkah-langkah strategis dengan menjajaki sumber-sumber lain. Salah satunya agrikultur atau pertanian yang selama ini tidak digarap dengan optimal, sehingga pertumbuhannya masih negatif.

Demikian juga terhadap penyelesaian jalan lingkar selatan, sehingga ada kesan daerah penghasil susu tidak dipelihara dengan baik. Serta belum tertanganinya permasalahan sampah.

Selain itu, fraksi yang dipimpin IGN Saskara ini juga menyebut database tentang jumlah akomodasi di Badung belum valid, sehingga indikator pencapaian pajak daerah, khususnya pajak hotel kurang optimal. Sorotan lainnya adalah pelayanan perizinan dengan sistem online.

Terkait dengan terjadinya refocusing besar anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 274.919.457.818,68, dan baru dimanfaatkan Rp 33 miilar, Fraksi Golkar mengharapkan sisanya dapat direalisasikan bulan ini, karana dana tersebut khusus dimanfaatkan untuk penanganan dampak Covid-19, bukan untuk kepentingan yang lain.

Selanjutnya berkenaan dengan Rancangan Kebijakan Umum APBD TA 2021, Fraksi Golkar meminta agar dilakukan secara cermat dan teliti dengan mempertimbangkan proyeksi perekonomian daerah tahun 2020 dan prospektif perekonomian daerah tahun 2021.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Badung Putu Parwata, didampingi para Wakil Ketua DPRD I Wayan Suyasa dan I Made Sunarta. Rapat juga dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Ketut Suiasa serta para pejabat di lingkup Badung.

Sumber

Scroll to top