BERITA

Airlangga Hartarto: Pemerintah Pantau Mobilitas Masyarakat Pascalibur Lebaran

Berita Golkar – Perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia relatif masih terkendali, di mana kasus aktif nasional saat ini berada pada angka 5,2 persen dibandingkan kasus global yang mencapai 11,09 persen.

Untuk menjaga kondisi tersebut, khususnya selepas masa libur Lebaran tahun ini, Pemerintah terus memantau peningkatan mobilitas masyarakat dan penanganannya untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, 17 Mei 2021 setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo.

“Kasus aktif nasional adalah 5,2 persen dibandingkan global yang 11,09 persen. Kemudian, kasus kesembuhannya adalah 92 persen di mana global 86,83 persen dan kematian kita masih 2,8 persen dan global 2,07 persen,” jelas Airlangga.

Kasus aktif nasional mengalami penurunan sebesar 48,6 persen dari puncak kasus yang tercatat pada 5 Februari yang lalu. Dalam seminggu terakhir, angka kasus berkurang sebanyak 7.595 kasus sehingga kasus aktif saat ini berada di kisaran 90.800 kasus.

Menurut Airlangga, terdapat 15 provinsi yang kasus aktifnya meningkat, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Maluku, Banten, Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo.

“Namun kalau kita lihat, dibandingkan minggu pertama April, kasus mingguan di pulau Sumatera ada tren meningkat dan juga tentu kita memonitor mobilitas penduduk pascalibur Lebaran dari Sumatera ke Jawa,” lanjut Airlangga.

Untuk diketahui, secara nasional, BOR (bed occupancy rate) atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit relatif rendah, yaitu 29 persen, namun beberapa yang relatif tinggi adalah daerah Sumatera, yaitu Sumatera Utara sebesar 57 persen, Riau 52 persen, Kepulauan Riau 49 persen, Sumatera Barat juga 49 persen, Sumatera Selatan 47 persen, Bangka Belitung 45 persen, Jambi 43 persen, dan Lampung 38 persen.

Selanjutnya, terjadi peningkatan signifikan dari mobilitas masyarakat menuju tempat wisata di wilayah oranye di beberapa kota selama seminggu sebelum Lebaran dan empat hari di akhir pekan pada saat Lebaran yang meningkat hingga 38 persen sampai 100 persen terutama di Jakarta, Subang, dan Pangandaran.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dari peningkatan mobilitas masyarakat, Pemerintah mengadakan pengetesan acak bagi masyarakat di beberapa provinsi yang melakukan perjalanan menuju Jakarta.

“Tentunya ini tadi arahan Bapak Presiden untuk memperkuat PPKM mikro baik di tempat mereka berangkat, maupun di tempat tujuan, di daerah dan di Jakarta. Kemudian khusus untuk yang dari Sumatera dilakukan mandatory check di Pelabuhan Bakauheni dan juga di tempat mereka berangkat,” tuturnya.

Legislator Golkar Apresiasi Pemerintah RI dalam Tanggapi Konflik Israel-Palestina

Berita Golkar – Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar, Christina Aryani menyatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Pemerintah RI dalam menanggapi perkembangan terkini situasi konflik Israel-Palestina.

Christina menyatakan, dirinya sangat menyayangkan eskalasi konflik antara Israel dan Palestina yang berujung pada jatuhnya korban. Terutama dari masyarakat sipil.

Hal ini menjadi penanda bahwa teramat penting bagi kedua belah pihak untuk menahan diri guna mencegah eskalasi konflik meningkat menjadi perang terbuka.

Pihaknya mendukung Pemerintah RI yang mengupayakan dorongan penyelesaian melalui berbagai lini. Termasuk melalui Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestines (CEIRPP).

Di mana Indonesia adalah wakil ketuanya. Selain itu, Indonesia juga bergerak melalui Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan juga Gerakan Non Blok.

“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah. Dorongan upaya penyelesaian ini perlu terus dilakukan dengan maksimal guna mencegah jatuhnya lebih banyak korban di kedua belah pihak,” kata Christina Ariyani, Minggu (16/5/2021).

Menurutnya, saat ini Israel juga tengah mengalami permasalahan internal, dimana pasca pemilu Maret lalu, Perdana Menteri Netanyahu gagal membentuk koalisi pemerintahan.

Presiden Reuven Rivlin telah menunjuk legislator Yair Lapid, ketua Partai Yesh Atid (Future Party) untuk membentuk koalisi pemerintahan dalam rentang waktu kurang dari 28 hari.

Baginya, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri akibat fragmentasi partai politik di parlemen di Israel. Kegagalan membentuk koalisi pemerintahan akan memaksa Israel kembali melaksanakan pemilu legislatif kelima sejak tahun 2019.

“Sejauh yang kami pahami, Lapid mendukung dilakukannya negosiasi dengan Palestina serta akan solusi dua negara atau two-state solution yang kami juga percaya menjadi satu-satunya jalan mengakhiri konflik kedua negara,” kata dia.

Dia juga menyinggung data dari KBRI Amman yang mencatat terdapat total 11 WNI di Palestina. Dimana 9 orang berada di Jalur Gaza dan 2 orang di Tepi Barat.

“Mereka dalam kondisi baik, meski tetap selalu waspada terhadap perkembangan situasi keamanan, mematuhi himbauan bepergian kecuali untuk kepentingan mendesak, serta senantiasa menjalin komunikasi dengan KBRI kita,” katanya.

Airlangga Hartarto: Realisasi Program PEN hingga 11 Mei 2021 Capai Rp 172,35 Triliun

Berita Golkar – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyampaikan, realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga tanggal 11 Mei 2021 mencapai Rp172,35 triliun.

“Dilaporkan terkait dengan realisasi pemulihan ekonomi, melihat bahwa realisasi dana pemulihan ekonomi ini sudah direalisasi sampai 11 Mei itu Rp172,35 triliun atau 24 persen dari pagu,” ujarnya dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenai Penanganan Pandemi Covid-19, Senin (17/05/2021), di Jakarta.

Dipaparkan Airlangga, realisasi ini meliputi Program Kesehatan sebesar Rp24,9 triliun atau 14,2 persen dari pagu. Program Prioritas mencapai Rp21,8 triliun atau Rp17,6 persen dari pagu.

Sedangkan realisasi Program Dukungan UMKM dan Korporasi mencapai Rp42,03 triliun atau 21,7 persen dari pagu dan Program Insentif Usaha sebesar Rp26,83 triliun atau 47,2 persen dari pagu.

Untuk realisasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) adalah sebesar Rp56,79 triliun atau 37,8 persen dari pagu Rp150,28 triliun, dengan rincian realisasi Program Keluarga Harapan (PKH) mencapai 48,19 persen, Kartu Sembako mencapai 38,20 persen, Bantuan Sosial Tunai sebesar 98,39 persen, serta BLT Desa sebesar 17,41 persen.

Perbaikan Pertumbuhan Ekonomi di Sejumlah Provinsi
Di dalam keterangan persnya, Airlangga juga menyampaikan bahwa secara spasial ekonomi di sejumlah daerah sudah mengalami pembaikan.

Bahkan 10 provinsi telah mencatatkan pertumbuhan positif, yaitu Riau (0,41 persen), Papua (14,28 persen), Sulawesi Tengah (6,26 persen), DI Yogyakarta (6,14 persen), Sulawesi Utara (1,87 persen), Sulawesi Tenggara (0,06 persen), Nusa Tenggara Timur (0,12 persen), Papua Barat (1,47 persen), Kepulauan Bangka Belitung (0,97 persen), dan Maluku Utara (13,45 persen).

“Di dalam catatan kami juga terlihat beberapa daerah menyumbangkan pertumbuhan terbesar, antara lain tentunya 10 provinsi besar yang menyumbang sekitar 77,71 persen,” ujarnya.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh sejumlah sektor yang secara spasial tumbuh positif di sebagian besar provinsi, di antaranya sektor pertanian; pengadaan listrik; pengadaan air; informasi dan komunikasi; jasa keuangan; dan jasa kesehatan.

Lebih lanjut Airlangga menyampaikan, adanya kebijakan peniadaan mudik juga telah mendorong peningkatan belanja di wilayah aglomerasi.

“Juga dilaporkan oleh Bank Indonesia bahwa peredaran uang BI sebesar Rp154,5 triliun atau meningkat dibandingkan tahun lalu sebesar 41,5 persen. Khusus Jabodetabek, BI mencatat penarikan dana tunai naik 61 persen atau Rp34,8 triliun, lebih tinggi dibandingkan nasional,” pungkas Airlangga.

Menko Airlangga Optimistis PEN akan Terus Tumbuh Pada Kuartal II-2021

Berita Golkar – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis pemulihan ekonomi nasional akan terus berlanjut dan pertumbuhan ekonomi terus menunjukkan tren kenaikan pada kuartal II-2021.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengakui pada kuartal pertama pertumbuhan ekonomi masih minus 0,74 persen.

Namun, tren yang terjadi di Indonesia menunjukkan kurva “V” dan menuju ke arah positif.

“Kita berharap bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua akan masuk jalur positif dan diperkirakan bisa mencapai 7 persen,” ujar Airlangga, dikutip melalui salah satu website pemerintahan, Senin (17/5/2021).

PMI Indonesia saat ini sudah mencapai 54,6 kemudian dari segi Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga sudah mendekati angka normal, yakni 90 dan menuju 100.

Airlangga juga melihat dari tren perekonomian nasional bahwa impor dan ekspor sudah kembali normal. Bahkan belanja Pemerintah juga berada dalam jalur positif.

Beberapa sektor serta komunikasi dan telekomunikasi, serta jasa dan kesehatan, bahkan pertanian dan sektor properti sudah menuju ke arah yang positif.

Sementara, untuk industri dengan adanya PPnBM yang ditanggung Pemerintah juga menuju ke arah positif dan terjadi kenaikan yang cukup tinggi.

PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto) juga sudah mendekati 0 (nol), lebih tepatnya -0,23. Sementara, untuk pertumbuhan ekspor sudah mencapai 6,74 persen bahkan lebih tinggi dibanding masa pra Covid-19.

Sementara untuk impor, terutama barang modal dan konsumsi pertumbuhannya juga sudah mencapai 5,27 persen.

“Kita lihat secara spasial sudah ada perbaikan pertumbuhan ekonomi. Di Sumatera sudah minus 0,86, di Jawa minus 0,83, Kalimantan minus 2,32. Sulawesi sudah positif 1,2 persen, Papua dan Maluku positif 8,97 persen. Ini didorong kegiatan dan harga komoditas, seperti sawit, nikel, tembaga dan batu bara,” kata Airlangga.

Menperin Agus: Kami bersama Pelaku Industri Bantu Kebutuhan Tabung Oksigen untuk India

Berita Golkar – Kementerian Perindustrian menggandeng asosiasi dan pelaku industri untuk turut membantu India dalam memenuhi kebutuhan tabung oksigen guna perawatan pasien Covid-19.

Kontribusi tersebut diharapkan mampu meringankan dampak pandemi Covid-19 yang sedang melanda di India.

“Saat ini, India mengalami gelombang kedua pandemi Covid-19 yang dampaknya lebih parah dibanding pandemi gelombang pertama,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip dari salah satu pemberitaan pada media online, Senin (17/05/2021).

Menperin menyebutkan, berdasarkan data yang diterimanya, setiap harinya jumlah penduduk India yang terinfeksi Covid-19 mencapai sekitar 400.000 orang, dengan tingkat kematian per hari sebanyak 3.900 orang.

“Salah satu yang sedang dibutuhkan oleh India adalah gas oksigen untuk perawatan pasien Covid-19,” terangnya.

Oleh karena itu, Kemenperin bersama asosiasi dan pelaku industri menginisasi pengiriman bantuan berupa tabung oksigen ke India sebanyak 1.400 unit pada tahap pertama dari total 3.500 unit yang akan dikirim.

Pada tahap pertama ini, bantuan berasal dari inisiatif industri gas oksigen serta industri petrokimia dan industri tekstil yang berasal dari India. Sedangkan untuk tahap selanjutnya, pembiayaan bantuan tersebut dari APBN.

“Tahap pertama ini sebanyak 1.400 tabung oksigen dengan kapasitas 6 meter kubik (setara 40 liter) yang akan dikirim dalam lima kontainer,” ungkapnya.

Adapun rincian daftar partisipasi industri dalam pengiriman bantuan tahap pertama adalah sebagai berikut:

– Asosiasi Gas Industri Indonesia: Koordinasi pengadaan tabung dan isi Oksigen untuk 3.500 tabung;

– PT Samator: Koordinasi pengadaan tabung dan isi Oksigen untuk 3.500 tabung;

– PT Indorama Ventures Indonesia: Pembiayaan 280 tabung dan pengiriman 1 kontainer;

– PT Indo-Rama Synthetics, Tbk.: Pembiayaan 280 tabung dan pengiriman 1 kontainer;

– PT Asia Pacific Fibers, Tbk.: Pembiayaan 280 tabung dan pengiriman 1 kontainer;

– PT Indo Bharat Rayon (Aditya Birla Group) dan PT Mutu Gading Tekstil: Pembiayaan 280 tabung dan pengiriman 1 kontainer; dan embiayaan 280 tabung dan pengiriman 1 kontainer oleh Asosiasi Industri Karpet dan Sajadah.

Menurut Agus, selama ini India merupakan salah satu negara mitra strategis bagi Indonesia baik dalam hal diplomatik maupun kerja sama ekonomi khususnya di sektor perindustrian dan perdagangan.

“Sudah sewajarnya jika kita turut membantu saudara-saudara kita di India yang sedang mengalami kesulitan,” tuturnya.

Agus menambahkan, Pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih atas inisiatif dan partisipasi pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya bantuan ini, terutama kepada asosiasi dan pelaku industri. Ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara pemerintah dengan pelaku industri.

“Kita mendoakan agar keadaan di sana cepat kembali terkendali. Dan untuk kita, mari kita ambil hikmah dan pelajaran dari musibah yang menimpa India agar kita tidak lengah dan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” paparnya.

Ketua KPCPEN Airlangga: Terdapat 21 Titik Tes Covid-19 guna Pantau Arus Balik Pemudik

Berita Golkar – Dalam rangka mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, pasca mudik Lebaran, Pemerintah terus berusaha untuk mengurangi laju penularan.

Hal Ini dinilai penting agar tidak membebani sistem kesehatan dan tetap menjaga upaya pemulihan ekonomi yang sudah dilakukan oleh Pemerintah.

Sebelumnya, diperkirakan terdapat sekitar 7 persen sekitar 17 juta penduduk yang ingin mudik. Namun, setelah dilakukan pengetatan dan penyekatan dalam Operasi Ketupat dan larangan mudik oleh Pemerintah, diketahui masih terdapat sekitar 1,5 juta warga yang tetap memaksa untuk mudik.

Ketua Komite Pemulihan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto berharap Pemerintah tetap mengambil langkah-langkah untuk mengurangi mobilitas masyarakat pasca mudik lebaran.

Selain itu, tetap melaksanakan random test bagi masyarakat yang menuju Jakarta pasca mudik. Baik tes swab antigen atau tes PCR di 21 titik lokasi di sejumlah provinsi di Jawa dan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Kita harapkan dengan adanya pengetatan PPKM Mikro, bagi pemudik yang melakukan tes dan dinyatakan positif, harus dilakukan isolasi di daerah masing-masing,” kata Menko Airlangga dalam press conference virtual, yang dikutip melalui media pemberitaan online, Senin (17/05/2021).

Selanjutnya, menurut Airlangga bagi yang akan kembali ke Jakarta, di beberapa daerah sudah disediakan tempat untuk memonitor seperti di Bakauheni dan beberapa titik di Jawa.

Bahkan, Pemerintah sudah menyediakan tempat isolasi bagi mereka yang kedapatan positif saat kembali ke Jakarta.

Airlangga menilai hal ini penting dilakukan, karena melihat dari total kasus di seluruh Indonesia telah mengalami perbaikan yang signifikan.

“Total dari tingkat kesembuhan di Indonesia lebih baik dari beberapa negara,” ujar Airlangga.

Saat ini kasus yang terkonfirmasi mencapai 2.633 kasus. Kasus aktif hanya sekitar 5,4 persen. Tingkat kesembuhan bahkan mencapai 91,8 persen, dan meninggal hanya sebesar 2,8 persen. Bed Occupancy Rate (BOR) secara nasional pada Mei ini hanya 29 persen.

Kemudian terkait dengan perekonomian nasional, Ketua Umum Golkar ini mengakui pada kuartal pertama pertumbuhan ekonomi masih minus 0,74 persen.

Namun, tren yang terjadi di Indonesia menunjukkan kurva “V” dan menuju ke arah positif.

“Kita berharap bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua akan masuk jalur positif dan diperkirakan bisa mencapai 7 persen,” ujar Airlangga.

PMI Indonesia saat ini sudah mencapai 54,6, kemudian dari segi indeks keyakinan konsumen juga sudah mendekati angka normal, yakni 90 dan menuju 100.

Airlangga juga melihat dari tren perekonomian nasional bahwa impor dan ekspor sudah kembali normal. Bahkan belanja Pemerintah juga berada dalam jalur positif.

Beberapa sektor serta komunikasi dan telekomunikasi, serta jasa dan kesehatan, bahkan pertanian dan sektor properti sudah menuju ke arah yang positif.

Sementara, untuk industri dengan adanya PPnBM yang ditanggung Pemerintah juga menuju ke arah positif dan terjadi kenaikan yang cukup tinggi.

PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto) juga sudah mendekati 0 (nol), lebih tepatnya -0,23. Sementara, untuk pertumbuhan ekspor sudah mencapai 6,74 persen bahkan lebih tinggi dibanding masa pre Covid-19.

Sementara untuk impor, terutama barang modal dan konsumsi pertumbuhannya juga sudah mencapai 5,27 persen.

“Kita lihat secara spasial sudah ada perbaikan pertumbuhan ekonomi. Di Sumatera sudah minus 0,86, di Jawa minus 0,83, Kalimantan minus 2,32. Sulawesi sudah positif 1,2 persen, Papua dan Maluku positif 8,97 persen. Ini didorong kegiatan dan harga komoditas, seperti sawit, nikel, tembaga dan batu bara,” kata Airlangga.

Airlangga Hartarto: Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Berita Golkar – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Airlangga menegaskan, seharusnya umat manusia saling memaafkan dan menjaga perdamaian, terlebih saat ini masih di suasana Idulfitri.

“Partai Golkar mengecam dengan keras tindakan militer Israel yang bertanggung jawab atas kekerasan tersebut,” tutur Airlangga dalam sambutannya di acara Halal Bihalal secara virtual dengan seluruh pengurus Partai Golkar, Jumat (14/5).

Golkar menilai serangan tentara Israel pada akhir Ramadan lalu di Masjid Al-Aqsa saat umat muslim Palestina menjalankan sholat tarawih sangat biadab.

Terlebih, akibat serangan yang hingga kini masih dilancarkan tentara Israel, menimbulkan korban dari masyarakat sipil, bahkan perempuan dan anak-anak.

“Kita menyaksikan hingga saat ini masih terjadi serangan tentara Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza yang menewaskan sedikitnya 100 orang menjadi syuhada, termasuk anak-anak dan perempuan, serta ratusan korban luka lainnya,” tegas Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, Partai Golkar mendukung langkah aktif Pemerintah RI untuk mengambil inisiatif dan menggalang dukungan bagi penyelesaian Palestina.

Indonesia tengah menggalang dukungan melalui organisasi Konferensi Kerjasama Negara-Negara Islam (OKI), Gerakan Non-Blok (GNB), maupun CEIRPP (Committee on The Exercise of The Inalienable Right of The Palestinian People).

Partai Golkar juga mendorong Pemerintah Republik Indonesia agar mengusulkan Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun tangan dan mengambil langkah konkret menghentikan kekerasan yang dilakukan Israel.

Langkah nyata dibutuhkan agar tidak semakin banyak masyarakat sipil yang menjadi korban konflik Palestina-Israel.

“Partai Golkar juga mendesak kepada masing-masing pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan kekerasan yang dapat memperkeruh suasana dan semakin banyak korban yang berguguran,” kata Airlangga.

Menko Perekonomian ini menegaskan, peperangan tidak akan menyelesaikan masalah antara Palestina dan Israel. Ia menilai peperangan hanya akan merugikan kedua belah pihak.

Airlangga pun menyerukan bahwa semua pihak harus menyelesaikan masalahnya dalam jalur diplomasi satu meja melalui proses perundingan dalam kerangka mencari solusi damai dalam konflik kedua negara.

“Seharusnya energi dunia dikonsentrasikan dan difokuskan pada perang kemanusiaan melawan Covid-19 yang saat ini masih menghantui di 215 negara seluruh dunia. Kita seharusnya bekerja sama, berkolaborasi dan bersatu melawan Covid-19 yang telah memakan korban,” tegas Airlangga.

Halal Bihalal Partai Golkar 2021 dihadiri Ketua Umum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga, Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, Dewan Etik dan pimpinan DPD seluruh Indonesia serta tausiyah disampaikan guru besar UIN Syarief Hidayatullah Jakarta Prof Azyumardi Azra.

Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto Apresiasi Masyarakat yang Tidak Mudik Lebaran Tahun 2021

Berita Golkar – Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengapresiasi masyarakat yang menaati imbauan Pemerintah agar tidak mudik pada Lebaran tahun ini.

Airlangga menyebut, masyarakat yang bersedia tidak mudik layak disebut pahlawan dalam menghadapi pandemi Covid-19 karena yang mereka lakukan bisa menyelamatkan banyak orang, terutama keluarga sendiri.

“Terima kasih kepada masyarakat yang menahan diri untuk tidak mudik meskipun keinginan sangat besar. Anda semua adalah pahlawan dalam memerangi Covid-19 hari ini,” tutur Airlangga Kamis (13/5/2021).

Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI ini juga sekaligus memberi ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H kepada seluruh umat muslim di Indonesia.

Tahun ini menjadi tahun kedua masyarakat Indonesia terpaksa harus berlebaran dengan cara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena Indonesia dan sebagian besar negara di dunia masih memerangi dampak pandemi Covid-19.

Airlangga berharap kenaikan kasus positif Covid-19 pasca-Lebaran tahun lalu tidak terulang pada momen lebaran kali ini.

Ia kembali mengingatkan, libur Idulfitri pada 22-25 Mei tahun lalu membuat kenaikan kasus cukup besar pada rentang dua pekan setelahnya atau awal hingga akhir Juni.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, terjadi peningkatan kasus sekitar 70-90 persen dari sebelumnya, setelah libur lebaran.

“Saat itu, sebelum libur Lebaran, kasus harian hanya di angka 600, kemudian naik di atas seribu setiap harinya. Kenaikan kasus ini menunjukkan positivity rate saat itu di angka 12 persen,” ujar Airlangga.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menegaskan, Satgas Penanganan Covid-19 tidak ingin kenaikan kasus pascalibur lebaran meningkat seperti tahun lalu.

Hal itulah yang membuat tahun ini Pemerintah lebih tegas untuk melarang masyarakat mudik lebaran. Ia meminta masyarakat memanfaatkan saluran telekomunikasi untuk bisa bersilaturahim dengan keluarga di rumah.

“Apalagi, keputusan tidak mudik bisa menyelamatkan anggota keluarga yang kita sayang,” sebutnya.

“Kita semua juga terus berdoa agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Agar ekonomi lekas pulih dan masyarakat berlebaran dengan normal,” imbuhnya.

Airlangga menegaskan, Pemerintah telah menggulirkan sejumlah kebijakan untuk mempercepat pemulihan sektor kesehatan dan perekonomian nasional.

Airlangga berharap, kebijakan Pemerintah untuk pemulihan kesehatan serta mengerek kembali ekonomi dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Aspirasi Arus Bawah Partai Golkar Semakin Kuat Dukung Airlangga Hartarto jadi Capres 2024

Berita Golkar – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar/Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, aspirasi dari arus bawah di Partai Golkar untuk mengusung calon Presiden dari kader asli partai berlambang beringin semakin meluas.

Itulah yang membuat elektabilitas Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar kian melejit.

Sejak Munas 2019, beber Doli, bermunculan pendapat dan pandangan dari arus bawah yang menginginkan Airlangga Hartarto maju sebagai calon Presiden dari Golkar.

Bahkan, aspirasi itu secara bulat disampaikan secara resmi pada Rakernas dan Rapimnas Partai Golkar, 5-6 Maret lalu.

”Keinginan Partai Golkar untuk mengusung calon Presiden sendiri dari kader asli partai telah diputuskan pada Munas X Golkar pada 2019 lalu,” ucap Doli, dikutip Senin (10/5/2021).

Doli Kurnia menyebut, hasil survei terbaru sebuah lembaga semakin menegaskan hal itu. Dalam survei tersebut, Airlangga muncul sebagai tokoh dari unsur partai politik yang dinilai publik paling layak menjadi Presiden di 2024.

”Survei itu menunjukkan bahwa aspirasi arus bawah yang berkembang di Partai Golkar sudah meluas,” ujar Doli yang juga menjabat Ketua Komisi II DPR RI.

Memang, sampai saat ini kata Doli, Airlangga belum menjawab secara pasti desakan para kader untuk maju sebagai calonn Presiden 2024 mendatang.

”Beliau saat ini masih fokus pada urusan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” katanya.

Meski demikian, Doli terus menyemangati para kader di seluruh Indonesia untuk bekerja serius meningkatkan elektabilitas partai dan capres dari partai.

”Saya sampaikan kepada mereka, kalau kita punya keinginan, kita harus bekerja serius meningkatkan elektabilitas. Mungkin hasil kerja mereka itu yang mulai terlihat dalam hasil survei (KedaiKOPI) itu,” pungkas Doli Kurnia.

Direktur IPO, Dedi Kurnia: Kinerja Menko Airlangga Hartarto Layak Diapresiasi

Berita Golkar – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai kinerja Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto layak diapresiasi. Hal ini terkait penanganan pandemi Covid-19.

“Upaya Pemerintah menangani pandemi, termasuk di dalamnya memulihkan ekonomi imbas pandemi layak diapresiasi, terutama keterlibatan Menko Airlangga,” kata Dedi, dikutip Senin (10/5/2021).

Menurut Dedi, beragam kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah, terutama Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), berhasil meredam sejumlah turbulensi. Misalnya seperti mencegah penyebaran virus meluas dan menjaga perekonomian nasional tetap stabil.

Dedi menyebut kinerja Airlangga menjadi salah satu penyebab meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah menangani pandemi Covid-19.

Hasil riset Indikator Politik Indonesia, menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap upaya Pemerintah menangani pandemi mencapai 65,7%.

Belum lama ini, lembaga riset Indonesia Indicator (I2) juga menempatkan Airlangga sebagai Menteri dengan sentimen pemberitaan paling positif menyangkut kinerja penanganan pandemi. Riset ini mengumpulkan 4.655.176 data pemberitaan dari 5.963 media berbahasa Indonesia.

Menurut Dedi, alokasi dana pemulihan ekonomi nasional, termasuk bantuan tunai, baik untuk masyarakat prasejahtera atau pelaku usaha, berhasil menjaga stabilitas ekonomi.

“Publik tentu akan melihat ini sebagai prestasi, dan kepercayaan masyarakat bisa kembali tumbuh pada Pemerintah,” ucap Dedi.

Scroll to top