Bulan: Agustus 2021

Puteri Komarudin Ingatkan Pemerintah Pentingnya Perspektif Gender dalam Penanganan Pandemi

Berita Golkar – Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Puteri Anetta Komarudin mengingatkan Pemerintah untuk juga mengedepankan perspektif gender dalam akselerasi penanganan pandemi sebagai strategi pencegahan kekerasan terhadap perempuan.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat alokasi anggaran untuk penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi mengalami peningkatan menjadi Rp744,75 triliun dari alokasi sebelumnya sekitar Rp699,43 triliun.

“Kita sadari pandemi berdampak pada ketahanan ekonomi dan tekanan finansial keluarga. Di mana, hal ini menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Makanya, berbagai program perlindungan sosial yang diperpanjang dalam program PEN (Pemulihan Ekonomi Sosial) seperti PKH (Program Keluarga Harapan), Kartu Sembako, Bansos Tunai, perlu juga memperhatikan dimensi gender. Misalnya, program PKH yang sekitar 95 persen penerimanya adalah perempuan perlu dilanjutkan untuk menjaga daya tahan ekonomi keluarga,” papar Puteri dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (16/8/2021).

Sebagai informasi, UN Women menyebut tekanan finansial dan kemiskinan menjadi suatu faktor risiko terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan di tengah pandemi.

Bahkan, Sekretaris Jenderal PBB mendesak negara-negara mengambil tindakan segera untuk mencegah kekerasan berbasis gender sebagai bagian penting dari penanganan terhadap pandemi.

Di Indonesia sendiri, Komnas Perempuan mencatat kenaikan pengaduan kasus sebanyak 40 persen di tahun 2020, sekitar 65 persen aduan tersebut berkaitan dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), per Maret lalu.

“Upaya pencegahan perlu kita tingkatkan. Kita bisa gunakan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan positif untuk membangun kesadaran di masyarakat. Kita juga perlu ajarkan kepada anak-anak kita bahwa kekerasan bukanlah jawaban untuk setiap masalah,” urai Anggota Komisi XI DPR RI itu dalam seminar daring IRISE LSPR terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-5 yaitu Kesetaraan Gender, Kamis (12/8/2021).

Lebih lanjut, Puteri pun menilai upaya pemberdayaan pelaku usaha perempuan melalui dukungan stimulus juga bermanfaat untuk menopang roda ekonomi dan produktivitas keluarga.

Menurutnya, perempuan memiliki peran sentral dalam pemulihan ekonomi. Hal ini juga sejalan dengan proyeksi McKinsey yang menyebut Indonesia dapat meningkatkan pendapatan domestik bruto (PDB) sebesar 135 miliar dolar AS per tahun di tahun 2025, dengan catatan partisipasi ekonomi perempuan terus ditingkatkan pula.

“Selain bansos, kita juga perlu perkuat ketahanan ekonomi dan penghidupan perempuan untuk menjaga kemandirian finansial. Apalagi 64 persen UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Pemerintah dan DPR pun berkomitmen untuk memastikan stimulus pemulihan ekonomi ini juga menjangkau kalangan wirausaha perempuan. Misalnya kredit Ultra Mikro (UMi) yang sekitar 94 persen debiturnya adalah perempuan. Termasuk, program Kartu Pra-Kerja dimana porsi perempuan mencapai 45 persen,” tutur politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Terakhir, Puteri berpesan agar perempuan tetap tangguh dan bertahan melewati masa-masa sulit akibat pandemi ini.

“Perempuan berhak hidup aman dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan. Makanya, kita harus peduli dan membantu satu sama lain, terutama bagi perempuan yang membutuhkan pertolongan. Selain itu, kita juga harus terus ingatkan bahwa kekerasan dan pelecehan adalah pelanggaran hukum.” tutup Puteri.

Indonesia Bersholawat, Airlangga Minta Habaib dan Ulama Doakan Penanganan Covid-19

Berita Golkar – Menteri Koordiniator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri ‘Indonesia Bersholawat’ dalam rangka memeringati 1 Muharram 1443 Hijriyah bersama habaib, ulama, dan kiai di kediaman Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Sabtu (14/8).

Selain digelar secara fisik di kediaman Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, ‘Indonesia Bersholawat’ juga digelar secara daring untuk menegakkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dalam sambutannya, Airlangga meminta doa dan dukungan dari habaib, ulama, dan kiai, agar langkah dan kebijakan Pemerintah menangani Covid-19 bisa berjalan baik.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan, saat ini Pemerintah berupaya agar kasus aktif Covid-19 di Indonesia bisa turun agar membuat kelonggaran pada fasilitas kesehatan.

Terutama terkait kesediaan bed occupancy rate, oksigen, dan obat-obatan untuk pasien Covid-19. Menurut Airlangga, Pemerintah terus menggenjot program vaksinasi untuk mencapai target 2 juta sampai 2,5 juta per hari pada Agustus ini.

Target vaksinasi per hari ini untuk mempercepat kekebalan komunal Covid-19. “Kami mohon dukungannya dari para habaib, para ulama dan kiai, untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin itu halal dan aman,” tutur Airlangga, Sabtu (14/8).

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menambahkan, Pemerintah juga mendorong agar isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 dilakukan terpusat.

Pemerintah menyarankan setiap kecamatan memiliki tempat isolasi terpusat dengan tenaga kesehatan yang mendampingi.

Airlangga menegaskan, kerja keras dan ikhtiar Pemerintah ini bisa berhasil jika dilakukan bersama-sama dengan seluruh masyarakat Indonesia.

“Disertai dengan doa yang terus kita panjatkan kepada Allah SWT dan bersholawat kepada Nabi Muhammad, semoga ikhtiar kita mendapatkan ridho Allah SWT sehingga badai ini segera berlalu dan kita segera keluar dari krisis kesehatan ini,” tegas Airlangga.

Indonesia Bersholawat sendiri diikuti sejumlah habaib, ulama dan kiai besar di Indonesia. Antara lain, Pimpinan Majelis Ahbabul Musthafa Solo, Jawa Tengah, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo dan Wakil Rois Syuriah PWNU Jawa Timur Bapak KH Agus Ali Masyhuri, Pengasuh Pondok Pesantren Al Amin Kediri, Jawa Timur danWakil Rois Syuriah PWNU Jawa Timur, KH. Muhammad Anwar Iskandar, dan Ketua Majelis Zikir dan Salawat Ahlul Hidayah (AH), KH Nusron Wahid.

Airlangga Hartarto Silaturahmi Keluarga Keraton Kasunanan Solo

Berita Golkar – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerjanya di Solo, Sabtu (14/8/2021) sore.

Selain menemui Wali Kota Solo, Airlangga juga menyempatkan diri silaturahmi dengan keluarga Keraton Kasunanan Solo.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga juga menyempatkan diri melihat situasi Keraton Kasunanan Solo, di Talang Paten. Berada di lingkungan Keraton Kasunanan Solo, Airlangga terlihat mengenakan batik lengkap dengan blangkon dan Samir.

“Ini agenda silaturahmi bersama sinuhun dan keluarga. Membahas mengenai situasi kekeluargaan saja. Selain itu, tadi juga melihat situasi di keraton,” paparnya ditemui usai perjamuan.

Salah satu kerabat keraton, Koes Raharjo menjelaskan, kedatangan Airlangga Hartarto ke Keraton Kasunanan Solo bukan sesuatu yang aneh ataupun berlebihan. Pasalnya, Airlangga memiliki hubungan erat dengan keluarga keraton.

“Pendahulu beliau memiliki hubungan erat dengan keraton. Jadi beliau seperti keluarga sendiri,” tuturnya.

Sebelumnya di hari yang sama, Airlangga melakukan kunjungan ke Rumah Dinas Wali Kota Solo. Bersama Gibran, Airlangga membicarakan situasi perkembangan PPKM level 4 di Kota Solo.

“Selain silaturahmi, kami (dengan Wali Kota Solo) membicarakan berbagai hal termasuk penanganan Covid-19 di Solo. Memberikan bantuan juga. Harapannya Solo bisa menyeimbangkan gas dan rem di tengah PPKM untuk pemulihan ekonomi. Alhamdulillah Kota Solo saat ini sudah mulai landai,” paparnya.

Menko Airlangga Beri Semangat, Para Pasien Covid-19 yang Sedang Isolasi Antusias dan Bahagia

Berita Golkar – Mengisolasi pasien Covid-19 merupakan salah satu upaya yang harus dilakukan untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

Isolasi mandiri di rumah dengan terus dimonitor oleh Puskesmas setempat menjadi salah satu opsi yang dilakukan untuk pasien dengan tingkat kondisi tertentu.

Namun, kluster keluarga yang pernah muncul membuat Pemerintah menyadari bahwa tidak semua masyarakat memiliki kondisi rumah yang mumpuni untuk benar-benar memisahkan antara pasien Covid-19 dengan anggota keluarga lain.

Karena itulah isolasi terpusat didirikan agar Pemerintah dapat maksimal memberikan penanganan khusus kepada pasien Covid-19 sekaligus menekan tingkat penularan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung beberapa tempat isolasi terpusat di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, yaitu GOR Gelarsena dan Panti Semedi, Sabtu (14/8).

Menko Airlangga ingin memastikan layanan kesehatan dan fasilitas lain yang diberikan kepada para pasien Covid-19 yang sedang diisolasi.

“Kita saat ini meninjau beberapa isolasi terpusat di Kabupaten Klaten. Adanya isolasi terpusat ini bertujuan untuk memotong mata rantai Covid-19, terutama untuk menekan angka kematian. Karena kalau di rumah, pasien Covid-19 belum tentu terperhatikan maksimal oleh layanan kesehatan. Sehingga kita harus memisahkan antara yang terkena Covid-19 dengan keluarganya agar tidak menambah kluster keluarga. Karena kluster keluarga ini yang akhir-akhir ini muncul dan menyebabkan kematian pasien Covid-19 di rumah,” kata Menko Airlangga.

GOR Gelarsena merupakan tempat isolasi terpusat bagi laki-laki, sedangkan Panti Semedi merupakan tempat isolasi terpusat bagi wanita, ibu hamil dan anak-anak.

Ketika mengunjungi GOR Gelarsena, Menko Airlangga menyerahkan bantuan berupa daging ayam frozen dan telur masing-masing 1,1 ton kepada Bupati Klaten Sri Mulyani yang kemudian akan disalurkan kepada para pasien yang sedang melakukan isolasi.

Selanjutnya, ketika mengunjungi Panti Semedi, dengan jarak yang aman Menko Airlangga menyapa para pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi terpusat.

“Semangat ya, pripun, panganane enak? Terjamin? Obate, vitamine terjamin?,” tanya Menko Airlangga dari kejauhan.

Bahagia dengan perhatian yang diberikan Menko Airlangga, Ibu-Ibu yang tengah menjalani isolasi terpusat menjawab dengan penuh antusias, “Makanannya enak. Obat dan vitamine terjamin, Pak. Di sini semua disiapin.”

Menko Airlangga membalas dengan harapan agar seluruh pasien segera sembuh dan cepat kembali berkumpul dengan keluarga.

Selain fasilitas kesehatan, isolasi terpusat ini juga didukung dengan fasilitas olahraga dalam ruangan hingga fasilitas Wi-Fi dan TV LED.

Hal ini penting karena dapat menekan tingkat stres pasien yang sedang menjalani isolasi. Bupati Klaten Sri Mulyani pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa adanya isolasi terpusat ini terbukti dapat membantu menurunkan kasus positif Covid-19.

Dalam kegiatan kunjungan tersebut, Menko Airlangga juga melakukan dialog penanganan pandemi Covid-19 dengan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Pada kesempatan itu, Menko Airlangga menyerahkan sejumlah bantuan untuk pasien yang sedang melakukan isolasi.

Bantuan yang diberikan berupa 500kg daging ayam frozen, 500kg telur ayam, 10.000 paket sembako, 20.000 masker dan 100 oxygen concentrator.

Pemerintah bersama TNI dan Polri terus memonitor perkembangan situasi di setiap daerah secara rutin dan merespon cepat dinamika yang terjadi di lapangan.

Pada kesempatan yang berbeda, Menko Airlangga menegaskan bahwa dalam penanganan Covid-19 Pemerintah menerapkan strategi formula generik 3T sebagai penanganan di hilir dan 3M untuk penanganan di hulu.

Untuk mendorong strategi tersebut agar maksimal, sinergi yang sangat baik antara kecepatan respon Pemerintah Pusat, keseriusan Pemda, ketegasan aparat, dan kepatuhan serta gotong royong masyarakat menjadi kunci keberhasilannya.

Penguatan 3T diterapkan dengan melakukan testing masif, tracing kontak erat, dan treatment bagi yang terkonfirmasi positif; penyediaan isolasi terpusat di kabupaten dan desa agar tidak terjadi klaster di keluarga; mengaktifkan jogo tonggo dengan melibatkan relawan, pokdarwis, karang taruna, PKK dan update data setiap hari dari Kades ke Camat untuk diteruskan ke satgas kabupaten; pengetatan wilayah hingga tingkat desa/RT; menggenjot percepatan vaksinasi dengan melibatkan pihak swasta serta sinergi Pemerintah, aparat, dan kerjasama dari masyarakat.

Sedangkan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M) juga harus terus diterapkan dengan disiplin.

“Tidak hanya Kabupaten Klaten. Semua wilayah termasuk Provinsi Jawa Tengah menjadi perhatian Pemerintah dalam penanganan Covid-19. Semua provinsi sudah masuk program nasional,” pungkas Menko Airlangga.

Airlangga Hartarto: Tugas Golkar Bantu Tangani Covid-19

Berita Golkar – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta jajaran kader Golkar membantu penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.

Di hadapan pengurus DPD Golkar Lampung, Airlangga meminta seluruh kader mencermati perkembangan kasus Covid-19 di wilayahnya.

Menurut Airlangga, saat ini tingkat kematian di Lampung lebih tinggi dari nasional. Di Lampung, tingkat kematian sekitar 6 sampai 7 persen, sementara secara nasional di angka 3 persen.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan, pengurangan tingkat kematian tidak bisa dilakukan oleh upaya pemerintah sendiri, melainkan butuh kerja sama dari seluruh pihak.

Airlangga menegaskan, metode penanganan Covid-19 memang hanya berulang atau digilir, mulai dari disiplin protokol kesehatan, tracing, testing, treatment, rumah sakit, hingga vaksinasi. Namun, hal ini menjadi tanggung jawab seluruh pihak.

“Dan itu tugas yang perlu dilakukan jajaran partai Golkar, karena itu merupakan pertaruhan bangsa kita,” ujar Airlangga saat memberi pengarahan kepada jajaran pengurus DPD Golkar Lampung, Jumat (13/8).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini mengingatkan, Covid-19 menjadi musuh tak terlihat yang sedang dihadapi Bangsa Indonesia dan sebagian besar negara di dunia. Bahkan, diprediksi pandemi Covid-19 dapat berlangsung lama karena virus ini terus bermutasi.

Secara khusus untuk Provinsi Lampung, Airlangga menargetkan jajaran Partai Golkar Lampung bisa membantu menurunkan kasus positif Covid-19 dalam sepekan ke depan. Salah satu strateginya adalah menambah ketersediaan ranjang penanganan Covid-19 di rumah sakit.

“Saya ingin dalam satu minggu kedepan, Lampung turun. Minimal strateginya menambah bed occupancy rate, sehingga di Bandar Lampung itu bisa diturunkan,” tegas Airlangga.

Ia meminta kader Golkar ikut menggencarkan tracing dan testing di Lampung. Menurutnya, hal wajar jika angka positif naik seiring kenaikan angka testing di masyarakat.

Airlangga menegaskan, hal itu lebih baik dibandingkan membiarkan masyarakat berkeliaran tanpa terdeteksi Covid-19 atau tidak.

KPCPEN juga meminta Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19.

“Silahkan masing-masing daerah apakah itu di kecamatan, di kelurahan, buatkan isolasi terpusat, sehingga terkontrol, terutama yang lansia, dan punya komorbid,” kata Airlangga.

SMRC: Kepercayaan Jokowi kepada Airlangga Hartarto Semakin Terlihat

Berita Golkar – Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menyatakan kepercayaan Joko Widodo kepada Golkar, terutama Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto semakin terlihat.

Menurut Saidiman, kepercayaan Jokowi kepada Airlangga setidaknya dilatarbelakangi dua hal, pertama terkait prestasi.

“Jokowi terlihat sangat nyaman bekerja sama dengan Airlangga karena mereka memiliki visi yang relatif sama. Sejauh ini, visi Presiden bisa diimplementasikan dengan cukup baik,” kata Saidiman, dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (11/8).

Dalam visi besar Jokowi untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi melalui penyederhanaan perizinan, kata dia, Airlangga mampu melakukannya dengan baik.

Pencapaian ini salah satunya melalui peresmian online single submission (OSS) berbasis risiko yang akan mempermudah proses perizinan usaha melalui sistem perizinan online satu pintu.

“Ini sangat fundamental dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” jelas Saidiman.

Pada pencapaian lain, Saidiman mengingatkan peran Airlangga berhasil mengeluarkan Indonesia dari resesi, dampak pertumbuhan ekonomi kuartal dua 2021 mencapai 7,07 persen.

“Jelas ini adalah prestasi tim pemulihan ekonomi di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto,” kata Saidiman.

Kepercayaan kedua, menurut Saidiman, terkait status Airlangga sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar, partai dengan massa besar dan tersebar relatif merata di semua daerah.

Saidiman berpendapat Golkar selama ini juga dikenal sebagai partai yang lincah dan piawai mendukung agenda-agenda kebijakan pemerintah di parlemen.

“Di bawah kepemimpinan Airlangga, partai besar ini terlihat sangat solid. Ini adalah modal politik yang sangat penting bagi Presiden,” katanya.

Oleh karena itu, kombinasi antara profesionalitas kerja Airlangga serta kekuatan politik besar dan solid di belakangnya menjadikan posisinya sulit tergantikan.

Dilihat dari rekam jejak dan modal politik yang tersedia, Airlangga Hartarto sangat besar kemungkinan mendapatkan dukungan politik, langsung maupun tidak langsung, dari Jokowi.

“Bagaimana pun, capaian pembangunan yang sudah ditorehkan oleh pemerintahan Jokowi perlu dilanjutkan. Airlangga Hartarto memiliki modal politik dan rekam jejak profesional yang sangat memadai untuk melanjutkan kerja-kerja Jokowi,” tutur Saidiman.

Menko Airlangga Yakin Kerja Sama Indonesia – Jepang sebagai Mitra Strategis Terus Berlanjut

Berita Golkar – Negara Jepang merupakan mitra yang sangat penting bagi Indonesia. Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan global, termasuk Pandemi Covid-19, hubungan antar kedua negara tetap terjalin kuat bahkan masih terbuka ruang untuk penguatan hubungan yang bisa digali.

Nilai perdagangan bilateral Indonesia-Jepang pada tahun 2020 mencapai 24,3 miliar USD. Selama periode 2018 hingga 2020 Jepang konsisten menduduki peringkat ke-3 sebagai tujuan ekspor utama Indonesia dengan nilai ekspor di Tahun 2020 mencapai 13,6 miliar USD.

Kondisi ini terus berlanjut, di mana pada semester 1 – 2021, nilai ekspor Indonesia ke Jepang telah mencapai nilai 7,9 miliar USD.

“Saya percaya kerjasama ekonomi yang kuat ini akan tetap terjalin baik saat ini di masa yang akan datang. Bahkan akan terus meningkat yang didorong oleh pemanfaatan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) secara maksimal bagi kesejahteraan rakyat kedua negara khususnya sebagai upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada kegiatan Indonesia-Japan Business Network (IJBNet) secara virtual, Selasa (10/8).

Dari sisi investasi, selama periode 2018 hingga Semester I – 2021 Penanaman Modal Asing (PMA) dari Jepang yang masuk ke Indonesia mencapai 12,9 miliar USD.

Adapun Jepang menjadi negara terbesar ke-3 PMA yang masuk ke Indonesia selama periode tersebut. Sementara itu, total proyek PMA asal Jepang selama periode tersebut mencapai lebih dari 19 ribu proyek.

Hingga paruh pertama tahun 2021, PMA asal Jepang yang masuk ke Indonesia telah mencapai 1,04 miliar USD.

Pemerintah Indonesia mengharapkan PMA asal Jepang yang masuk di Tahun 2021 akan mampu melampaui realisasi di tahun 2020 yang mencapai 2,6 miliar USD.

Membaiknya perekonomian Indonesia membawa dampak positif di sektor investasi. Dari sektor investasi, data Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh sebesar 7,54 persen (year-on-year) di triwulan II-2021.

Kenaikan PMTB sejalan dengan naiknya investasi di sektor riil. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi pada triwulan II-2021 mencapai Rp 223,0 triliun atau meningkat 16,2 persen dibandingkan triwulan II-2020 yang didorong oleh kinerja PMA yang mencapai Rp 116,8 triliun atau meningkat 19,6 persen year on year. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik tinggi bagi investor asing, salah satunya Jepang.

Dalam rangka meningkatkan iklim investasi, Pemerintah Indonesia telah melakukan launching Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko atau dikenal dengan OSS versi RBA pada tanggal 9 Agustus 2021 lalu.

Diharapkan dengan keberadaan OSS Berbasis Risiko akan dapat mempermudah para pelaku usaha untuk memperoleh perizinan, serta mengurangi inkonsistensi dan interlocking regulasi antara pusat dan daerah.

Tujuan utamanya tentunya, sejalan dengan UU Cipta Kerja, adalah kemudahan penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi pencari kerja dan kesejahteraan pekerja, peningkatan produktivitas pekerja, serta peningkatan investasi.

Terkait fenomena kebijakan beberapa negara yang merelokasi pabriknya dari Tiongkok ke negara lain, perusahaan Jepang juga melakukan relokasi ke negara lain, khususnya Indonesia.

Dari total 7 perusahaan multinasional yang telah berkomitmen untuk masuk ke Indonesia, terdapat 3 perusahaan Jepang yang akan merelokasi pabriknya dari Tiongkok ke Indonesia.

“Selamat ulang tahun yang ke-3 bagi IJBNET. Semoga ke depannya IJB dapat terus melaksanakan program-program kerjasama bisnis Indonesia-Jepang demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan kedua negara,” pungkas Airlangga.

Turut hadir dalam kegiatan Indonesia-Japan Business Network (IJBNet) antara lain, Mr. Kenji Kanasugi Duta Besar Jepang untuk RI, Heri Akhmadi Duta Besar RI untuk Jepang, Suyoto Rais Ketua Umum IJBNet.

Pidato Kebangsaan, Ketua Umum Partai Golkar Yakin Indonesia Akan Jadi Bangsa Maju

Berita Golkar – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, partainya optimistis bahwa Indonesia akan menjadi negara maju pada tahun 2045.

Menurut dia, optimisme tersebut harus digaungkan kepada semua pihak sebagai momentum menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 pada 17 Agustus 2021.

“Menjelang peringatan proklamasi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-76, kita gaungkan semangat kebangsaan. Kita gelorakan serta kita dorong optimisme bahwa bangsa kita akan mencapai Indonesia maju dan sejahtera,” kata Airlangga dalam Pidato Kebangsaan Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk memperingati 50 Tahun CSIS Indonesia, Selasa (10/8/2021).

Airlangga melanjutkan, Partai Golkar telah memiliki visi negara kesejahteraan 2045. Hal itu dalam rangka meyakini bahwa Indonesia akan menjadi negara maju pada tahun tersebut. Ia pun berharap Indonesia akan sejajar dengan negara-negara yang perekonomiannya besar di dunia.

Golkar meyakini bahwa Indonesia akan menjadi negara maju dan sejajar dengan negara-negara ekonomi besar lainnya di dunia,” ucapnya.

Kendati demikian, Airlangga mengingatkan bahwa saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19. Menurut dia, pandemi Covid-19 membuat Indonesia harus kembali memikirkan skenario untuk mewujudkan visi Indonesia Maju 2045.

“Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini membuat kita harus melakukan restarting, rebooting tentang skenario kita untuk mewujudkan visi 2045 tersebut,” tuturnya.

Ia berpandangan bahwa pemerintah dan seluruh elemen masyarakat telah melakukan berbagai upaya dalam menekan laju penularan virus Corona di Indonesia.

Namun, menurut dia, Indonesia masih memiliki tantangan baru dalam penanganan pandemi Covid-19, yaitu munculnya varian baru virus corona, yaitu varian Delta.

Oleh karena itu, Airlangga mengingatkan amanat dari Presiden Joko Widodo terkait respons cepat dibutuhkan untuk penanganan pandemi.

Airlangga yang juga merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) mengungkapkan sejumlah hal yang sudah dilakukan pemerintah untuk merespons cepat penanganan pandemi.

“Bapak Presiden, Bapak Joko Widodo mengamanatkan untuk respons cepat. Program vaksinasi nasional terus digenjot dengan target dua sampai dua setengah juta per hari sejak Agustus,” ucap Airlangga.

“Kita dorong program memakai masker, disiapkan tempat isolasi terpusat di setiap desa, kelurahan, kecamatan. Penanganan kesehatan, penyediaan obat-obatan, fasilitas kesehatan, dan perhatian terhadap para tenaga kesehatan terus diberikan,” kata dia.

Menko Airlangga: Konsumsi Buah Nusantara untuk Jaga Imunitas Tubuh

Berita Golkar – Perekonomian Indonesia pada triwulan II-2021 mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,07% (yoy) yang merupakan rekor pertumbuhan triwulanan tertinggi bahkan sejak krisis keuangan global menghantam dunia tahun 2008 lalu.

Hal ini menjadi sebuah pijakan penting bagi pemulihan ekonomi di tengah tekanan dan tantangan pandemi Covid-19. Pemerintah terus berupaya dalam pemulihan ekonomi dengan menangani sisi kesehatan dan perekonomian secara bersamaan.

Penyelenggaraan Gelar Buah Nusantara (GBN) ke-6 tahun 2021 merupakan salah satu upaya dalam rangka mendorong peningkatan daya saing serta konsumsi buah nusantara yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan.

GBN ke-6 diselenggarakan juga untuk memperingati Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-76 serta mendukung program Bangga Buatan Indonesia dengan melibatkan lebih banyak lapisan masyarakat, mulai dari petani selaku produsen buah, pelaku UMKM, eksportir buah, pelaku pasar, serta kementerian/lembaga terkait baik di pusat maupun di daerah yang berkolaborasi untuk melakukan gerakan bersama dalam rangka peningkatan konsumsi buah nusantara.

Membuka acara GBN ke-6, Presiden Joko Widodo berpesan bahwa di masa pandemi masyarakat harus menjaga stamina dan meningkatkan imunitas tubuh dengan lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit.

“Kita punya banyak buah-buahan khas Indonesia yang mudah diperoleh, terjangkau dan mengandung banyak vitamin yang menyehatkan. Meskipun banyak, namun tingkat konsumsi buah di Indonesia masih rendah. Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih banyak mengonsumsi buah – buahan dan mencintai aneka buah nusantara yang melimpah dengan kandungan gizi yang tidak kalah dibandingkan buah impor. Dengan mengonsumsi buah nusantara, kita tidak hanya menambah asupan gizi di masa pandemi, tetapi juga membantu petani-petani buah di negara kita agar semakin semangat, produktif dan sejahtera,” tutur Presiden.

Presiden juga menambahkan, dengan menggunakan cara-cara kekinian dengan memanfaatkan teknologi, edukasi untuk mengonsumsi buah buahan nusantara harus dilakukan secara berkelanjutan dan termasuk dalam muatan sistem pendidikan di sekolah-sekolah serta edukasi keluarga agar dapat menjangkau anak-anak dan generasi muda bisa mencintai buah.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa hortikultura merupakan salah satu subsektor pertanian yang memiliki potensi untuk didorong dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani, ekonomi daerah, ekonomi nasional dan bahkan mampu meningkatkan devisa negara melalui ekspor.

Pada tahun 2020, ekspor hortikultura sebesar USD 645,48 juta, yaitu meningkat sebesar 37,75 persen dibanding tahun 2019.

Peningkatan ekspor ini didominasi oleh komoditas buah-buahan dimana selama masa pandemi Covid-19 pada tahun 2020, nilai realisasi ekspor buah-buahan tercatat sebesar USD 389,9 juta, meningkat 30,31 persen dibanding tahun 2019 dengan 5 negara tujuan utama yaitu China, Hongkong, Malaysia, Arab Saudi, dan Pakistan.

Dari sisi produksi buah, dari tahun 2000 hingga 2020, rata-rata pertumbuhan produksi buah Indonesia per tahun meningkat rata-rata 6,06 persen.

Namun ironisnya peningkatan produksi ini tidak diikuti dengan peningkatan konsumsi masyarakat Indonesia untuk buah.

Rata-rata konsumsi masyarakat Indonesia untuk buah-buahan tahun 2020 sebesar 88,56 gram/kapita/hari, turun sebesar 1,4 persen dibanding 2019.

Angka konsumsi hanya sebesar 59,04 persen dari batas minimal angka kecukupan gizi Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang merekomendasikan konsumsi buah sebesar 150 gram/kapita/hari.

“Rangkaian acara Gelar Buah Nusantara ke-6 tahun 2021 ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan buah nusantara untuk berjaya di dalam negeri dan berdaya saing di luar negeri dengan harga yang kompetitif. Saya juga berharap agar GBN ini menjadi ajang promosi dan sosialisasi secara luas di seluruh Indonesia dengan melibatkan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sehingga GBN ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencintai dan mengonsumsi buah nusantara sekaligus ikut mendorong perekonomian daerah dan perekonomian nasional. Konsumsi buah nusantara untuk menjaga imunitas tubuh! Ayo makan buah!,” pungkas Menko Airlangga.

Pada gelaran GBN ke-6 tahun ini akan dilakukan beberapa kegiatan yang terdiri dari pengiriman lebih dari 5.000 paket buah ke tenaga kesehatan di 4 rumah sakit, kepada peserta vaksinasi di dua lokasi, webinar series, display buah di Istana Negara dan bazar di lokasi strategis (kantor pemerintahan, bandara, stasiun, rest area), promosi buah nusantara di berbagai market place, serta edukasi/kampanye gerakan konsumsi buah melalui berbagai media sosial.

Turut hadir dalam pembukaan acara GBN ke-6 adalah para Menteri Kabinet Indonesia Maju dan para Gubernur, Bupati dan Walikota.

Menko Airlangga Apresiasi Inisiasi Masyarakat Membuat Sentra Vaksinasi

Berita Golkar – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), pada hari Sabtu (07/08), melakukan kunjungan ke sentra Vaksinasi Kanisius yang berlokasi di Jakarta Convention Center (JCC) untuk meninjau perkembangan pelaksanaan vaksinasi.

Vaksinasi bertujuan untuk memutus rantai penularan penyakit. Seseorang yang sudah divaksinasi akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik karena vaksin menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh dapat secara aktif melawan penyakit tertentu, sehingga kemungkinan terjadinya gejala berat pada orang yang sudah divaksinasi akan lebih kecil.

Pemerintah terus berkolaborasi dan melakukan kerja ekstra dengan berbagai Kementerian dan Lembaga dalam upaya mengendalikan pandemi Covid-19, termasuk dengan seluruh elemen masyarakat. Diharapkan dari upaya vaksinasi dapat mengurangi angka Bed Ocupancy Rate (BOR) di fasilitas kesehatan, yang tentunya berkorelasi dengan turunnya angka kematian.

Data sampai dengan tanggal 7 Agustus 2021 pukul 18.00 menunjukkan dari total sasaran vaksinasi sebesar 208.265.720, status vaksinasi di Indonesia telah mencapai 23,99% untuk vaksinasi dosis pertama, dan 11,30% untuk vaksinasi dosis kedua. Pencapaian tersebut tidak lepas dari peran kerjasama antara Pemerintah, swasta dan masyarakat

Dalam sambutannya, Menko Airlangga mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan oleh Kanisius dan antusiasme masyarakat yang datang untuk divaksinasi.

“Dapat menarik minat masyarakat dan kami lihat lansia juga hadir, juga beberapa penyandang disabilitas bahkan ada ibu-ibu berusia 92 tahun. Terimakasih karena ini adalah bentuk dari social responsibility yang dilakukan oleh alumni Kanisius dan juga mitra-mitra Kanisius,” ujar Menko Airlangga.

Lebih lanjut Menko Airlangga menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi ini dapat menginspirasi kemunculan sentra vaksin lainnya.

“Kami mengapresiasi civil society untuk ikut serta membuat sentra-sentra vaksin. Sentra Kanisius adalah yang pertama dan ini menginspirasi para alumni tidak hanya di Jakarta tapi juga di kota-kota lain,” kata Menko Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan hal terkait kedatangan vaksin yang harus diimbangi dengan laju tenaga kesehatan sebagai vaksinator.

“Bulan ini akan datang lebih dari 70 juta. Untuk perbandingan, Januari-Juli kita dapat vaksin 90 juta, sekarang sebulan 70 juta. Jadi bisa dibayangkan nanti kecepatan penyuntikannya harus banyak,” tutur Menkes Budi.

Sentra Vaksinasi Kanisius berkordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat dan Tim Medis dari Pro Sehat.

Melibatkan 400 orang tenaga kesehatan yang terbagi ke dalam dua regu dan dibantu oleh 150 orang tenaga non kesehatan.

Sentra Vaksinasi Kanisius didasari oleh tujuan untuk mewujudkan peran Yayasan Alumni Kanisius Menteng Enam Empat (AM64) dalam membantu Pemerintah Indonesia untuk mencapai target vaksinasi.

Sentra Vaksinasi Kanisius yang diinisiasi oleh Yayasan AM64 ini berlangsung di JCC dari tanggal 5-18 Juli 2021 (penyuntikan dosis pertama) dan 2 Agustus sampai dengan 15 Agustus (penyuntikan dosis kedua).

Sentra Vaksinasi Kanisius buka setiap hari (Senin-Minggu) antara pukul 08.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB. Mengusung tema “Aman-Halal-Gratis”, vaksinasi terbuka untuk masyarakat umum. Melalui sentra Vaksinasi Kanisius, diharapkan dapat didistribusikan sebanyak 140.000 dosis vaksin kepada 70.000 akseptor.

“Saya minta ini terus berjalan, karena komitmen alumni Kanisius untuk masyarakat ini sejalan dengan program Pemerintah. Kami mengapresiasi, karena untuk menghadapi Covid-19 kita harus memeranginya secara bersama-sama. Tidak hanya Pemerintah, tidak hanya TNI-Polri, tetapi juga melibatkan civil society sebagai bagian dari tanggung jawab sosial,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir mendampingi Menko Airlangga di Sentra Vaksinasi Kanisius di antaranya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Arie Setiadi, dan Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury.

Scroll to top