BERITA

Airlangga Jelaskan Bantuan Buat Pegawai Bergaji Di Bawah Rp 5 Juta

Berita Golkar –Pemerintah saat ini sedang menggodok kebijakan stimulus baru untuk menekan dampak virus Corona COVID-19. Salah satunya bantuan untuk pegawai bergaji di bawah Rp 5 juta.

Menanggapi hal tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan saat ini memang pemerintah sedang menyiapkan insentif untuk modal kerja bagi 12 juta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Seluruh skemanya sedang difinalisasi, termasuk support atau bantuan bagi para pekerja.

“Support untuk mereka yang bekerja sedang dimatangkan datanya, sedang disiapkan baik dari BPJS Ketenagakerjaan. Kalau data sudah by name, by address serta by rekening sudah ketemu baru program ini difinalkan,” kata dia dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/8/2020).

Airlangga menjawab pertanyaan terkait insentif untuk sektor swasta yang bergaji di bawah Rp 5 juta.

Dia mengungkapkan untuk para pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 2,1 juta (berdasarkan data Kemenaker) akan dibantu melalui program Kartu Pra Kerja lebih dulu. “Untuk tahap kedua masuk program lanjutan,” imbuh dia.

Sebelumnya Menurut sumber detikcom, kebijakan itu telah dibahas pada rapat terbatas tentang Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Kepresidenan.

Sumber tersebut menghembuskan pemerintah akan memberikan bantuan kepada seluruh pegawai yang gajinya di bawah Rp 5 juta. Bantuannya mencapai Rp 600 ribu per bulan selama 5 bulan.

Sumber

Paket Desa Sejahtera Klaim Golkar

Berita Golkar– Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, David Juandi dan Eusabius Binsasi, yakin direkom partai Golkar. Pasangan dengan tagline Desa Sejahtera ini saat ini sementara melakukan persiapan – persiapan untuk segera deklarasi. Dua parpol pengusung, PKB dan Gerindra dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada serentak di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT)

David Juandi mengatakan, komunikasi dengan pengurus Golkar intens dilakukan. Karena itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, era Bupati Gabriel Manek ini optimistis, Golkar termasuk partai pengusung. “Kita masih menunggu SK rekomendasi dari Golkar,”ujarnya dihubungi Rabu kemarin. Sebelumnya, salah satu politisi senior asal TTU, Drs Gabriel Manek,Msi mengatakan, keputusan pasangan calon bupati dan wakil bupati ditentukan DPP Partai Golkar.

Baca Juga: Pilkada MBD, Golkar Dipastikan akan Mengusung Kilikily-Petrus

“Semua tergantung keputusan DPP Golkar,” kata dia. Anggota DPRD NTT dua periode ini pun belum mengetahui siapa saja bakal calon yang diusung partai berlambang beringin itu.

Selain Golkar, parpol lain yang juga belum menentukan arah politiknya di Pilkada TTU antara lain, PKS, PAN, masing-masing memiliki satu kursi, PDI Perjuangan dua kursi. Sementara NasDem diprediksi bakal mengusung paket sendiri lantaran pada pemilu lalu berhasil meraih delapan kursi.

Pilkada di TTU diprediksi bakal diikuti kurang lebih empat pasangan calon, masing-masing, Davis Juandi- Eusabius Binsasi, sudah memenuhi enam kursi, (PKB dan Gerindra) masing-masing tiga kursi, Yosef Falentinus Kebo dan Agustinus Meol, sementara empat kursi, (Berkarya satu dan Hanura, tiga) Frangky Saunoah dan Amandus Nahas, empat kursi (Demokrat dan Perindo masing-masing dua kursi. Satu paket bakal diusung NasDem, dengan komposisi delapan kursi.

Sumber

Golkar Terbitkan SK Untuk Pasangan Bakal Calon Iwan Dan Lip Di Pilkada Tasikmalaya

Berita Golkar –Pasangan bakal calon Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya, Iwan Saputra dan Iip Miftahul Paoz, akhirnya mendapatkan satu tiket dari DPP Partai Golkar guna melaju di Pilkada Tasikmalaya 9 Desember 2020 nanti.

Hal tersebut dengan turunnya Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya kepada pasangan ini. SK yang ditandatangani oleh Ketua Umum Golkar, Aerlangga Hartanto dan diserahkan oleh Waketum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia dan Ketua DPP Golkar Jawa 1, MQ. Iswara.

Iwan Saputra bersama Iip Miftahul Paoz langsung menerima SK tersebut di kantor DPP Golkar di Jakarta, Rabu 5 Agustus

Dalam SK bernomor SKEP – 199 /DPP/GOLKAR/VII/2020 tentang Pengesahan Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tasikmalaya dari Partai Golkar, tersebut memutuskan Iwan Saputra dan Iip Miftahul Paoz sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tasikmalaya periode 2020-2024 yang diusung partai berlambang pohon beringin tersebut.

Iwan Saputra sebelumnya dikenal ssbagai birokrat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jabatan terakhirnya Kepala Bappeda Kabupaten Tasikmalaya. Sementara Iip Miftahul Paoz merupakan dari kalangan pesantren Haur Kuning Salopa, dan pernah menjadi Komisioner KPU.

“Alhamdulillah SK dari DPP Golkar sudah diterima melalui Waketum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia dan Ketua DPP Golkar Jawa 1, MQ. Iswara,” jalas Iwan Saputra dalam sambungan telponnya.

Dikatakan dia, SK bermap kuning yang diterimanya tercantum jelas nama pasangan Iwan Saputra dan Iip Miftahul Paoz sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tasikmalaya periode 2020 – 2024.

SK tersebut dikeluarkan hasil beberapa parameter dan pertimbangan serta tahapan lainnya. Proses itu terakhir hasil rapat Tim Pilkada Pusat yang dipimpin oleh Ketua Umum DPP Golkar tentang penetapan calon, salah satunya Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tasikmalaya.

Adapun dalam SK tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto dan Sekretaris Jenderal, Lodewijk F Paulus.

“Dalam SK sudah dicantumkan juga nama pasangan, saya dan pasangan Iip Miftahul Paoz. Saya datang ke gedung DPP Golkar didampingi Iip untuk menerima SK tersebut,” tuturnya.

Dikatakan Iwan, yang diterima ini bukan sebuah surat tugas, tapi surat keputusan langsung yang menunjuk dirinya serta Iip menjadi pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tasikmalaya.

Hasil SK yang diterima ini nantinya akan diserahkan ke DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya. Karena nantinya DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan organisasi dan peraturan perundang undangan.

“Surat keputusan yang diterima ini bersifat final dan mengikat bagi seluruh jajaran pengurus, fungsionaris, kader dan anggota Partai Golkar,” ujar dia.***

Sumber

Subandi Kembali Nakhodai Golkar, Terpilih Secara Aklamasi

Berita Golkar –Subandi akhirnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ke-X Partai Golkar Kabupaten Mojokerto yang digelar di kantor DPD Golkar Kabupaten Mojokerto di Jalan Jayanegara, Puri, Rabu (5/8). Wakil ketua DPRD Kabupaten Mojokerto yang dinilai sukses dalam memimpin Golkar selama periode 2016-2021 ini terpilih secara aklamasi untuk menakhodai partai berlambang pohon beringin tersebut hingga lima tahun ke depan.

Musda digelar dengan peserta terbatas.Mengingat, masih dalam masa pandemi Covid-19.Sehingga hanya dihadiri oleh pemilik suara sah.Sekretaris Panitia Musda Ke-X Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Habibullah mengatakan, karena yang mendaftar sebagai kandidat hanya satu orang, dan persyaratan juga terpenuhi, maka pilihan dilakukan secara aklamasi. ”Hanya satu calon yang mendaftar. Maka ditetapkan sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto 2020-2025,” ujarnya. Dia menegaskan, pelaksanaan musda kali ini memang dipercepat setahun, menyusul instruksi dari DPP Golkar pusat.

Sehingga meski masa kepemimpinan Subandi yang sebelumnya masih menyisakan satu tahun atau berakhir tahun 2021, namun Musda ke-X harus tetap digelar untuk menggerakkan roda organisasi partai.

Baca Juga : Airlangga Harap Dana Pilkada Rp35 T Bantu Selamatkan Ekonomi

Sementara itu, Subandi mengucapkan terima kasih atas dukungan kader partai Golkar di Kabupaten Mojokerto. Sehingga dirinya terpilih kembali menjadi ketua untuk periode 2020-2025. ”Hal ini dak lepas dari dukungan penuh dari partai yang memberikan saya amanah dan kepercayaan,” ungkapnya.

Dia berjanji akan siap mengibarkan panji-panji partai Golkar di Kabupaten Mojokerto. Dengan memenuhi target memantapkan konsolidasi, dan menguatkan solidaritas untuk kejayaan partai Golkar kedepan. ”Target saya ingin mengantarkan partai Golkar di Kabupaten Mojokerto mencapai puncaknya. Sehingga menempatkan partai Golkar di posisi yang paling strategis,” tegasnya. Politisi senior ini menegaskan, di periode ini, Golkar akan lebih solid dan kompak dalam menjalankan target partai, sehingga selalu siap berjuang demi kesejahteraan masyarakat. Sedangkan sebagai program ke depan adalah penambahan perolehan kursi dalam pemilihan legislatif (pileg) atau pemilu 2024. Karena itu, lanjut Subandi, konsolidasi perlu dilakukan dengan mengunjungi semua kader hingga tingkat desa dan dusun. ”Di samping itu kita persiapkan kader-kader muda yang potensi untuk persiapan caleg partai Golkar di Pemilu 2024,” tandasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jatim Sarmuji menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Subandi sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto untuk lima tahun mendatang. ”Hal ini membuktikan bahwa seluruh pimpinan kecamatan, unsur pengurus, unsur organisasi sayap, unsur ormas pendiri, dan unsur ormas yang didirikan, serta konstituen memberikan kepercayaan penuh kepada beliau (Subandi),” kata Sarmuji. Dengan terpilihnya Subandi secara aklamasi, dengan demikian menandakan kinerja selama memimpin Golkar memiliki kinerja yang sangat bagus. ”Artinya atas semua kinerja beliau selama memimpin Partai Golkar betul-betul menunjukkan kinerja yang baik, dan mempunyai target yang terukur serta sistematis,” ujarnya.

DPD Partai Golkar Jatim meyakini, untuk menjalankan kepemimpinan di partai Golkar periode ini subandi akan lebih paham dan mengerti bagaimana menata strategi politik maupun langkah-langkah yang harus diambil dalam meningkatkan kekuatan partai Golkar kedepan. Menurut dia dalam menyunsun kepengurusan 2020-2025 mengakomodir semua lapisan generasi yang mewakili sosial kemasayarakatan di Kabupaten Mojokerto. ’’Kami berharap mereka diakomodir. Sehingga dapat membantu dalam pemenangan 4 sukses partai Golkar . Yakni, sukses konsolidasi organisasi, sukses pilkada 2020, sukses pileg 2024, dan sukses pilpres 2024,’’ tandasnya.

Sumber

Airlangga Harap Dana Pilkada Rp35 T Bantu Selamatkan Ekonomi

Berita Golkar– Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap dana sebesar Rp24 triliun yang akan dikeluarkan untuk menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) diharapkan bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan menyelamatkan Indonesia dari resesi ekonomi.

“Apalagi kita akan adakan Pilkada, itu akan jadi pengungkit. Dananya Rp24 triliun untuk penyelenggaraan. Sementara, dana dari wali kota Rp10 triliun sendiri. Jadi kemungkinan Rp34-35 T akan jadi dana beredar yang bisa tingkatkan konsumsi,” ujarnya Rabu (5/8).

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi pada kuartal II 2020 mengalami kontraksi minus 5,32 persen. Jika dirinci berdasarkan komponen pengeluaran Produk Domestik Bruto (PDB), maka seluruh komponen mengalami kontraksi.

“Kalau kita lihat per komponen, semua komponen mengalami kontraksi cukup dalam,” ujar Kepala BPS Suhariyanto, Rabu (5/8).

Baca Juga: Pilkada MBD, Golkar Dipastikan akan Mengusung Kilikily-Petrus

Ia mengatakan konsumsi rumah tangga tercatat minus 5,51 persen. Angka ini terpaut jauh dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu yang masih tumbuh positif 5,18 persen.

Di sisi lain, sumbangan konsumsi rumah tangga kepada PDB sebesar 57,85 persen. Lebih detail, BPS mencatat mayoritas komponen konsumsi rumah tangga mengalami kontraksi, hanya dua komponen yang tercatat mampu tumbuh positif yakni perumahan dan perlengkapan rumah tangga serta kesehatan dan pendidikan.

Tercatat perumahan dan perlengkapan rumah tangga tumbuh 2,36 persen, meskipun melambat dari kuartal II 2019 yakni 4,76 persen. Sedangkan, komponen kesehatan dan pendidikan tumbuh 2,02 persen melambat dari sebelumnya 6,30 persen.

Sementara itu, komponen hotel dan restoran mengalami kontraksi paling tajam yakni 16,53 persen, dari sebelumnya mampu tumbuh 6,24 persen. Disusul komponen transportasi dan komunikasi jatuh 15,33 persen dari sebelumnya positif 5,08 persen.

Sumber

Airlangga Hartarto: Pilkada 2020 Bisa Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Berita Golkar –Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah pada akhir Desember 2020 bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Di luar berbagai langkah yang bakal disiapkan pemerintah, seperti memperkuat jaring pengaman sosial, kontestasi politik ini menjadi harapan lainnya.
Sebagaimana diketahui, pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua ini berkontraksi hingga negatif 5,32 persen. Jika kondisi tersebut berlanjut di kuartal III dan IV, Indonesia terancam mengalami resesi.

Menurut Airlangga, akan ada Rp 30 triliun dana yang beredar saat penyelenggaraan pemilu tersebut. Baik itu dana yang disiapkan pemerintah, maupun dana para calon yang akan berkompetisi.

“Dana yang beredar untuk Pemilukada sekitar untuk penyelenggaraan Rp 24 triliun. Dan mungkin dana dikeluarkan para calon bupati, wali kota, gubernur itu bisa minimal Rp 10 triliun sendiri, sehingga saat pilkada kemungkinan Rp 34-35 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers menyikapi pertumbuhan ekonomi kuartal II, Rabu (5/8).

Airlangga menilai, perputaran uang yang tak sedikit di Pilkada itu dapat meningkatkan sektor konsumsi. Sehingga hal itu dapat menjadi salah satu pendorong agar ekonomi kembali menguat.

Para calon kata Airlangga, tentu akan lebih fokus mengampanyekan hal-hal yang berkaitan dengan penanganan pandemi COVID-19. Semisal penyediaan masker hingga hand sanitizer.

“Dana beredar tentu akan meningkatkan konsumsi terutama untuk alat-alat atau alat peraga bagi calon, termasuk di antaranya masker, hand sanitizer dan alat kesehatan lain. Sehingga Pemilukada itu sendiri akan juga menjadi faktor pengungkit,” ujar Airlangga.

Sumber

TANHAR EFENDI PIMPIN GOLKAR LAHAT

 

Berita –Tanhar Efendi SE terpilih memimpin Partai Golkar Kabupaten Lahat lima tahun kedepan. Hal itu setelah dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar X tahun 2020 yang dilaksanakan di hotel grand zurri pada 3 sampai 4 Agustus 2020.

Ketua DPD Partai Golkar Sumsel DR H Dodi Reza Alex Noerdin, LIC. Econ MBA sebelumnya menyampaikan pemimpin Partai Golkar yang terpilih akan diberikan tugas yang tidak kecil, yang mana harus menjadikan Partai Golkar menjadi partai kebanggaan masyarakat kabupten Lahat dan bisa mengangkat harkat dan martabat partai Golkar.

Baca Juga : Dodi Reza Alex Hadiri Musda X Partai Golkar Lahat

“Fakta Integeritas yang harus ditanda tanggani, merupakan barameter yang harus dicapai, ada target yang harus dituju, ada upaya upaya yang kasap mata dapat dilihat, yang mana benar benar membesarkan partai Golkar bukan menjadikan Golkar sebagai kendaraan saja,” ujarnya.

Tanhar Efendi SH menyampaikan, dengan terpilihnya sebagai Pimpinan Golkar kabupaten Lahat semoga Golkar kedepanya semakin maju, jaya dan menjadi Partai terbesar.

“Semoga Kami di kepemimpinan yang baru dapat menjadikan Partai Golkar ini lebih baik lagi serta dapat menaungi dan menjembati aspirasi masyarakat kabupaten Lahat,” tutup Tanhar. (nur)

Sumber

Safari Sembako Melchias Mekeng dan Rekonsiliasi Batin Pasca Musda Golkar Flotim

Berita Golkar– Anggota Fraksi Golkar DPR RI dari daerah pemilihan NTT I, Melchias Markus Mekeng membagikan paket sembako untuk masyarakat di Kabupaten Flores Timur.

Bantuan yang didistribusikan oleh Ketua Terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yoseph Sani Betan itu dirangkaikan dengan silahturahmi sekaligus ajang rekonsiliasi batin bagi struktur Partai Golkar di tingkat Kecamatan setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Flores Timur pekan lalu.

Bantuan untuk masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19 di era new normal itu dimulai hari ini Selasa, (4/8/2020) dari Kecamatan Solor Barat, Solor Timur dan Solor Selatan. Dilanjutkan lagi untuk delapan kecamatan di pulau Adonara dan delapan kecamatan di Flores Timur daratan.

Melchias Markus Mekeng yang dihubungi SelatanIndonesia.com, Selasa (4/8/2020) mengatakan, bantuan sembako itu sebagai bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di era new normal pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan sederhana ini bisa bermanfaat bagi bapa, mama, basaudara semua di Flores Timur, ” ujar Mekeng.

Ketua Terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yoseph Sani Betan mengatakan, bantuan tersebut disalurkan oleh DPD II Golkar Kabuaten Flores Timur dan diserahkan oleh Pimpinan dan Pengurus partai Golkar masing-masing Kecamatan.

“Para kepala desa dan masyarakat menyampaikan terimaksih kepada Pak Melky Mekeng yang telah menaruh kepedulian terhadap masyarakat dalam kondisi seperti saat ini. Di Kecamatan Solor Barat terpusat di desa Pamangkayo dan desa Lewonama, di Solor Selalatan terpusat di desa Lemanu dan desa Kenere serta kecamatan Solor Timur di desa Lohayong 1 dan Lohayong 2,” ujar Nani Betan, sapaan akrab Yoseph Sani Betan.

Baca Juga: Pastikan Usung Herman-Tb Mulyana Di Pilkada Cianjur, Golkar: Harus Menang

Dikatakan Nani Betan, selain menyalurkan bantuan dari Melky Mekeng, kesempatan itu juga sebagai ajang konsolidasi hati bagi para pengurus partai Golkar tingat kecamatan dan desa setelah pelaksanaan Musda Golkar belum lama ini. “Kita sekalian melakukan konsolidasi dan menggalang kembali kekuatan atas keberhasilan dan kemenangan bersama saat Musda Golkar sebagai langkah awal pelaksanaan konsolidasi partai Golkar,” ujar Nani.

Menurut Nani, Musda Golkar telah menghasilkan riak-riak dalam konteks berdemokrasi sehingga perbedaan yang terjadi saat Musda harus disatukan kembali untuk memulai gerak konsolidasi internal di struktur partai Golkar.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur ini menggambarkan, safari sembako dari Melky Mekeng yang dirangkai dengan konsolidasi partai Golkar itu disambut sangat antusias oleh para pengurus Partai Golkar di tingkat kecamatan, dan desa.

blank

Bantuan sembako dari Anggota Fraksi Golkar DPR RI, Dapil NTT I, Melcihas Markus Mekeng yang diserahkan oleh Ketua terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yoseph Sani Betan di Kecamatan Solor Barat, Selasa (4/8/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Eman Muli

“Hal ini penting supaya kekuatan Golkar tetap terjaga. Dan bantuan yang kita salurkan itu terlebih dahulu diseleksi kelayakan sesuai peruntukan yang layak menerima oleh masing-masing kepala desa,” ujarnya.

Turut hadir menyaksikan dan menyerahkan bantuan sembako itu diantaranya Kepala desa Lewonama Andreas Mado Lewar, Kepala Desa Pamakayo Petrus Kanisiis Sani Herin, Kapala desa Lemanu Sabianus Kolin, Kepala desa Kenere Mikhael Koli Wutun, dan Kepala desa Lohayong Abdul Gapu Keneng.

Turut serta mendampingi Nani Betan sejumlah pengurus DPD II Golkar Kabupaten Flores Timur, Yohanes Jou Parera, Emanuel Antoni Muli, Syafrudin Abbas, Haji Harun Kasim serta segenap pengurus partai Golkar di tiga Kecamatn se daratan Solor.

Sumber

Golkar Targetkan 60 Persen Menang Di Tujuh Pilkada Di NTB

Berita Golkar– DPP Partai Golkar menargetkan mampu meraih kemenangan dengan persentase 60 persen di tujuh kabupaten kota di Nusa Tenggara Barat yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah 2020.

Wakil Ketua Bappilu Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar Hj Sari Yuliati di Mataram, Rabu, mengatakan target tersebut merujuk pada keputusan DPP Partai Golkar bahwa di Pilkada 2020, calon yang diusung partai berlambang pohon beringin di seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya NTB harus menang 60 persen.

“Dari tujuh pilkada di NTB, kita menargetkan 4 atau 5 kabupaten kota itu dimenangkan Golkar,” ujarnya.

Ia menegaskan, untuk memuluskan langkah kemenangan itu, DPP Partai Golkar tentu tidak akan main-main dalam mengusung calon. Karena itu, kata dia, bagi siapapun yang hasil surveinya rendah tidak akan bisa direkomendasikan maju dalam Pilkada Serentak 2020.

Baca Juga: Usung Target Golkar Menang di Pileg 2024

“Survei bagi daerah yang melaksanakan pilkada di seluruh Indonesia itu sudah 80 persennya rampung, termasuk NTB. Khusus Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah dan Sumbawa sudah dalam survei tahap kedua. Jika semua sudah rampung 100 persen, maka desk pilkada akan melakukan rapat dan mendengar masuk dari hasil survei, setelah itu barulah siapa bakal calon yang akan didukung oleh Partai Golkar,” jelas anggota Komisi III DPR RI ini.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTB II Pulau Lombok itu menepis adanya asumsi kepentingan individual dalam keluarnya rekomendasi pasangan bakal calon yang diusung.

“Setiap rekomendasi yang keluar itu sudah melalui proses yang matang dan berjenjang, sehingga semua prosedur ataupun mekanisme sudah dijalankan semua. Jadi tidak ada unsur kepentingan individu atau seseorang dalam keluarnya rekomendasi tersebut,” terang Sari.

Karena itu, dukungan yang dikeluarkan Partai Golkar untuk sejumlah pilkada di NTB, seperti Kota Mataram, Kabupaten Bima, dan Dompu, karena sudah jelas partai koalisinya, secara survei juga tinggi dan tentunya kader partai.

Sumber

Pilkada MBD, Golkar Dipastikan akan Mengusung Kilikily-Petrus

 

Berita Golkar– Partai golkar hampir dipastikan akan mengusung pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati, Niko Kilikily-Bastian Petrus untuk maju di Pilkada Maluku Barat Daya (MBD) yang akan dihelat Desember 2020 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Ramly Umasugi, seperti dilansir di salah satu media lokal di Ambon, kemarin, mengatakan, partai golkar hampir pasti mengusung Kilikily-Petrus. ” Pembicaraan untuk memadukan Kilikily-Petrus sudah oke. Tinggal menunggu rekomendasi saja,” kata Umasugy seperti dilansir dari koran harian lokal itu.

Lanjut Umasugi, golkar berani akan menyerahkan rekomendaisnya kepada Kilikily, karena Kilikily sebelumnya telah mengantongi rekomendasi partai Gerindra. “ Kilikily-Petrus memang sudah dipanggil menghadap DPP Partai Golkar. Dan menurut rencananya, tanggal 8 Agustus 2020 mendatang, Kilikily-Petrus akan diundang mengikuti rapat koordinasi di DPP. Jadi hanya tunggu waktu saja untuk rekomendasi golkar itu diserahkan,” ujar Ramly.

Baca Juga: Dewan Bali Sebut Protokol Kesehatan Indikator Keberhasilan Pilkada Serentak

Pepaduan Golkar-Gerindra ini, akan mematahkan pernyataan Ketua DPD PDIP Maluku, Murad Ismail, yang sebelummnya mengatakan, Pilkada MBD, incumbent akan lawan kotak kosong, itu tidak terbukti.

Untuk diketahui, syarat untuk mengusung pasangan Calkada di MBD, pasanagn calon harus mengantongi syarat minimal 20 persen kursi di DPRD, atau minimal 4 kursi.

Sementara jumlah kursi yang dimiliki partai golkar dan gerindra di DPRD MBD masing-masingi 3 kursi dan totalnya menjadi 6 kursi. Itu berarti, kedua partai ini memenuhi syaraat untuk mengusung pasangan calon.

Sumber

Scroll to top