BERITA

Diusung 6 Parpol, Bacalon Bupati Kukar Edi Damansyah Masih Berharap Koalisi dengan Partai Golkar

Berita Golkar– Beberapa partai telah berkoalisi dengan pasangan Bakal Calon Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah dalam kontestasi Pilkada 2020. Pria yang berpasangan dengan Ketua Fraksi Golkar DPRD Kukar Rendi Solihin ini telah mengantongi beberapa kursi partai.

Partai tersebut antara lain PDI-Perjuangan, Nasdem, Gerindra, Perindo, PPP dan PKS. Semua partai yang disebutkan itu berkoalisi dan berusaha memenangkan Pilkada Kukar 2020 mendatang. Namun hanya satu partai besar lagi yang masih belum menentukan arah siapa calon yang diusung. Partai Golkar saat ini sepertinya sedang memantau pergerakan politik yang ada di Pilkada Kukar ini.

Namun Edi Damansyah berharap partai berlambang pohon beringin ini dapat berkoalisi dengan partai lain pengusung dirinya. “Sebab saudara Rendi Solihin juga merupakan kader partai. Di sisi lain bagaimana koalisi ini di dalam bekerja sama ini, pandangan sama, persepsi sama,” ucapnya. Terpisah, Ketua DPD Golkar Kaltim pun saat ini masih menunggu keputusan DPP. Sebab ia pun masih menunggu hasil survei dari DPP Golkar. “Masih menunggu,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, DPD Gerindra Kaltim menyerahkan surat keputusan (SK) rekomendasi usungan Bakal Calon Kepala Daerah. Penyerahan dilakukan oleh DPD kepada Bacalon bersangkutan di Hotel Selyca Mulia Samarinda, Rabu (5/8/2020) petang. Ada tujuh Bacalon Kepala daerah kabupaten/kota yang diberikan, yakni Samarinda, Paser, Bontang, Kutim, Kukar, Kubar dan Mahulu pada kegiatan Rabu (5/8/2020) sore.

Sementara Kota Balikpapan dan Kabupaten Berau tidak tercantum dalam rekomendasi Bacalon siapa yang akan maju ke Pilkada 2020 nanti. Ketua DPD Gerindra Kaltim Andi Harun mengatakan, dari sembilan daerah yang menggelar pilkada, sebetulnya, partainya telah mengeluarkan rekomendasi usungan.

Baca Juga: Golkar Sebut Manuver Tjok Pemecutan Langkah Pribadi, Tak Pengaruhi Soliditas

Saat penyerahan rekomendasi tersebut hanga dua daerah yang ditunda penyerahannya. “Pada hari ini (kemarin), kami melakukan penundaan terhadap dua daerah,” ujarnya kepada awak media usai kegiatan. Padahal, DPP Gerindra telah mengeluarkan surat rekomendasi Rahmad Masud dan Sabaruddin Panrecalle untuk maju dalam Pilkada 2020.

Alasan penundaan diberikannya SK agar pihak Rahmad Masud menentukan siapa wakil yang ia pilih. Sebab PDI-P mengusung Thohari Aziz sebagai wakil yang menemani Rahmad Masud dalam pilkada Balikpapan. “Sehingga untuk sementara, kita memberikan kesempatan kepada Bacalon Walikota (Rahmad Masud) menentukan sikap final terhadap posisi wakil,” katanya.

Selanjutnya ia memberikan tanggung jawab kepada DPC Gerindra Balikpapan. Sebab, surat rekomendasi yang dikeluarkan Gerindra atas nama Rahmad Masud dan Sabaruddin itu sudah ditandatangani Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto dan sekretaris jenderalnya, Ahmad Muzani. “Bagi kami, dua tanda tangan itu adalah sakral. Dan kita tidak ingin bermain-main dengan instruksi ketua umum sekaligus pembina itu,” ujar Andi Harun.

DPD Gerindra memberikan tenggat waktu kepada DPC Gerindra Balikpapan selama sepekan. Tujuannya untuk menyelesaikan persoalan dobelnya Bacalon Wakil Walikota yang akan mendampingi Rahmad Masud. “Saya sudah perintahkan. Paling lambat satu minggu, memberi sikap akhir. Selanjutnya kita komunikasikan dengan DPP, bagaimana untuk Pilkada Balikpapan,” ucapnya.

Hal yang berbeda terjadi di Kabupaten Berau. Gerindra mengeluarkan rekomendasi Bacalon Bupati Muharram. Sementara Wakilnya Syarifatul Syadiah ditunjuk oleh partai berlambang kepala garuda tersebut. Setelah SK terbit, Syarifatul mengundurkan diri dari posisinya sebagai Bacalon Wakil Bupati sehingga SK yang telah keluar mengalami perubahan. “Mengakibatkan SK DPP yang telah dikeluarkan, dilakukan penundaan oleh ketua umum untuk daerah yang dimaksud,” kata Andi Harun.

Sumber

Merayakan Idul Adha, Golkar Kepri Berqurban 11 Sapi dan 10 Kambing

Berita Golkar –Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441H, DPD I Partai Golkar Kepulauan Riau menyumbangkan 11 ekor sapi dan 10 ekor kambing untuk yayasan panti asuhan, kaum duafa dan masyarakat Kota Batam, Sabtu (1/8).

Acara penyerahan tersebut dilaksanakan di depan kantor DPD Tingkat II Partai Golkar Kota Batam yang beralamat di Komplek Trikarsa Equalita, Batam Center.

Total 3000 paket daging qurban akan dibagi menjadi 41 panti asuhan yang terkenal di Kota Batam dan tambah kaum duafah serta masyarakat umum.

Baca Juga :Musda Golkar Bangli, Empat Kader Perebutkan Posisi Ketua

Sekretaris Panitia Qurban DPD Golkar Kota Batam, Muhammad Noer menjelaskan paket daging qurban ini dibagikan secara lengkap. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kerumunan.

blank

“Jadi, panti yang sudah terdata akan mengirimkan perwakilan dan dengan menunjukkan kupon yang telah kita bagikan sebelumnya,” jelas M Noer.

Sementara itu Kader Golkar sekakigus salah satu panitia qurban Budi Sudarmawan ketika dimintai keterangannya oleh awak media suaralira.com, Kamis (06/08) mengatakan, panitia menerapkan protokol kesehatan dalam pembagian daging qurban.

Kondisi sekarang menjadi perhatian pengurus DPD Golkar Kota Batam dan Panitia agar sama-sama menjaga kebersihan dan kesehatan. “Tentu, itu yang menjadi perhatian kami ditengah pandemi ini,” papar Budi.

Selain itu, menyatakan bahwa Sekretaris panitia agar jajaran panitia mesti menjaga jarak dan wajib menggunakan masker. Turut hadir dalam acara ini, Ketua DPD Golkar Kepri Ma’ruf Maulana, Ketua Panitia Qurban DPD Golkar M Al Ichsan, Anggota DPR RI Ansar Ahmad, serta jajaran pengurus Partai Golkar Kepulauan Riau dan Batam.

Dengan berqurban ini menjadi ibadah kita semua dan bermanfaat bagi warga sekitar dan sesuai sasaran pembagian kupon oleh pihak yang terkait, singkatnya Budi menjelaskan.

Sumber

Sari Yuliati Desak Penegak Hukum Seret Semua Pihak yang Lindungi Pelarian Djoko Tjandra

Berita Golkar– Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati mendesak aparat penegak hukum menelusuri dan mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dalam kasus pelarian Djoko Tjandra. “Semua yang terlibat dan melindungi pelarian Djoko Tjandra harus diproses secara hukum, apabila itu terbukti,” tegas Sari di Mataram, dikutip dari Antara, Rabu (5/8/2020).

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II Pulau Lombok itu, juga meminta aparat penegak hukum melakukan investigasi menyeluruh khususnya di internal penegak hukum terutama terhadap siapa saja yang terlibat dan melindungi terpidana kasus cessie Bank Bali itu.

Baca Juga: Tokoh Golkar Bangli Optimis Paket Bagus Menangkan Pilkada Bangli

Selain itu, politikus dari Partai Golkar tersebut, tak lupa mengapresiasi atas kinerja Polri yang telah berhasil menangkap Djoko Tjandra usai ditetapkan sebagai buronan dan kabur keluar negeri. “Selain memberikan apresiasi kepada Polri, saya juga memberikan semangat kepada kepolisian untuk tetap istiqomah dalam menjalankan tugas sesuai tupoksinya,” kata Sari Yuliati.

Pria bernama asli Joko Soegiarto Tjandra, yang terbukti melakukan pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali berdasarkan putusan Mahkamah Agung pada 2009, seharusnya menjalani hukuman kurungan selama dua tahun dan denda sebesar Rp15 juta saat itu. Namun, dia berhasil kabur keluar negeri.

Puncaknya, pada Kamis (30/7), Kepolisian RI mengumumkan bahwa Djoko Tjandra telah berhasil diamankan di Malaysia. Pria yang menjadi buronan selama 11 tahun itu kemudian dibawa ke Indonesia dan kini menjadi warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat.

Sumber

Ketua IIPG Minta Perempuan Golkar Aktif di Medsos Publikasikan Programnya

Berita Golkar – Ketua Umum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga Hartarto, meminta kader Perempuan Partai Golkar menangkap peluang di zaman teknologi media digital. Hal tersebut bukan hanya untuk mendapatkan suara dan simpati publik, tetapi juga buat berkomunikasi. Pasalnya, saat ini teknologi media digital menjadi hal esensial untuk bisa bertahan di dunia politik. “Perempuan Golkar Indonesia sangat aktif dan memiliki program-program yang baik. Namun akan lebih baik jika program dan keaktifan tersebut terpublikasi di media sosial (medsos). hal ini tentunya akan mendukung kemajuan Partai Golkar,” kata Yanti, seperti dalam keterangan tertulisnya. Hal tersebut dikatakan Yanti, saat membuka dan memberi sambutan dalam diskusi virtual bertajuk Pelatihan Virtual Komunikasi Efektif Menggunakan Facebook dan Instagram, di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Untuk diketahui, diskusi tersebut diselenggarakan Bidang Media dan Opini Partai Golkar (MPO) serta Perempuan Golkar Untuk Indonesia, bekerja sama dengan Facebook Indonesia. Kurang lebih sebanyak 250 Perempuan Partai Golkar mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias Terkait pelenggaraan pelatihan tersebut, Manajer Kebijakan Publik Facebook Indonesia Hazelia Margaretha, menyambut baik kerja sama dengan MPO dan Perempuan Golkar Untuk Indonesia “Program pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Facebook untuk memperkuat demokrasi Indonesia, dengan menjalin kerja sama yang lebih erat dengan berbagai instansi, organisasi politik, dan pemerintah,” kata Hazelia.

Baca Juga : Airlangga Hartarto Bahas Pilkada Di Masa Pandemik Bersama Ridwan Kamil

Hazelia pun berharap, dengan pelatihan tersebut kader Perempuan Golkar dapat menggunakan sosial media dalam membangun hubungan dengan konstituen dan mendengar aspirasi masyarakat. Senada dengan Hazelia, Yanti mengatakan, saat ini banyak pihak yang memanfaatkan media sosial guna membangun opini untuk mendukung tujuan politik. “Dengan adanya media sosial, tidak ada lagi hambatan untuk berkomunikasi maupun berdiskusi dengan masyarakat,” kata Yanti. Di sisi lain, Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia perlu menyiapkan perluasan infrastruktur telekomunikasi untuk memasuki masa transformasi digital. Bahkan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, transformasi digital penting dalam penanggulangan Covid-19.

Baca Juga : Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2020 Jadi Pertaruhan

Ketua DPP Partai Golkar bidang MPO sekaligus Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid pun mengatakan, transformasi digital yang dicanangkan pemerintah akan membuat media sosial berkembang semakin pesat sehingga dapat berdampak besar pada ranah politik. Lebih lanjut, Meutya menambahkan, media sosial telah menjadi media baru untuk mempengaruhi perilaku politik pemilih, serta membangun persepsi atas tindakan atau keputusan aktor-aktor politik. “Interaksi yang terjadi di media sosial menjadi penting karena dapat menunjukan pencapaian-pencapaian dan gagasan yang dapat memberi gambaran kepada masyarakat terkait kinerja aktor politik,” kata Meutya.

Sumber

Airlangga Hartarto Bahas Pilkada Di Masa Pandemik Bersama Ridwan Kamil

Berita Golkar –Pejabat teras Partai Golkar gelar pertemuan silaturahmi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwam Kamil di Hotel Fourseason, Jakarta, Selasa malam (4/6).

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, Sekretaris Jenderal Lodewijk F. Paulus, Wakil Ketua Umum Agus Gumiwang Kartasasmita dan Nurul Arifin serta Ketua Badan Pemenangan Pemilu Maman Aburrahman “Kami berdiskusi mengenai persiapan pilkada di 8 daerah di Jawa Barat di tengah situasi pandemik Covid-19,” ujar Airlangga Hartarto di akun Twitter pribadinya, Rabu (5/8).

Airlangga memastikan, Partai Golkar dalam gelaran pilkada nanti akan selalu mendukung kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Baca Juga : Airlangga Hartarto: Pilkada 2020 Bisa Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Jawa Barat sendiri memiliki potensi besar dari jumlah penduduk. Jumlahnya mencapai 20 persen dari penduduk Indonesia. Potensi penduduk yang besar itu, kata Menko Perekonomian itu, juga berpotensi dalam percepatan pembangunan nasional.

“Maka, potensi yang besar ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait transformasi ekonomi digital bahwa Indonesia membutuhkan 600.000 anak muda yg paham digital dan harapannya dapat dimulai dari Jawa Barat,” jelasnya.

Terpenting, sambungnya, saat yang dibutuhkan adalah kebersamaan dan saling mendukung untuk segera melepaskan diri dari belenggu pandemik Covid-19.

“Saya berharap kita harus saling mendukung dan memberikan harapan agar keluar dari pandemik dengan selamat. Kita harus tetap patuhi semua protokol kesehatan agar semua dapat tetap sehat dan ekonomi pun selamat,” pungkasnya.

Sumber

Musda Golkar Bangli, Empat Kader Perebutkan Posisi Ketua

Berita Golkar – DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bangli bakal menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tanggal 25 Agustus mendatang. Adapun salah satu agenda Musda yakni pemilihan Ketua untuk periode (2020-2025). Semakin mendekatnya pelaksanaan musda, disebut sebut ada empat kader Golkar Bangli bakal bersaing memperebutkan posisi ketua.

blank

Bali Tribune / I Nengah Budiada

Informasi dinternal partai Golkar ada empat nama yang akan bersaing memperebutkan pososi ketua DPD II Golkar Bangli yakni I Nengah Budiada yang nota bene dalam struktur kepengurusan duduk sebagai Wakil Ketua Bidang OKK. Selain itu muncul nama I Nyoman Basma, dimana politisi asal Desa Suter, Kecamatan Kintamani di pengurusan duduk sebagai Wakil Ketua Bidang Kepemudaan.

blank

Bali Tribune / I Nyoman Basma

Disebut-sebut Sekretaris Golkar Bangli, I Nengah Darsana juga bakal ikut berkompetisi dan tidak ketinggalan ikut bersaing pula Plt Ketua DPD II Golkar Bangli Gusti Made Winuntara. ”Nama-nama ini yang nantinya akan berkompetisi memperebutkan posisi Ketua DPD II Golkar Bangli,” sebutnya, Rabu (5/8).

 

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Pilkada 2020 Bisa Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Lanjutnya untuk dapat merebut posisi ketua tentu para kader memilki strategi tersendiri untuk meyakinkan pemegang hak suara yang jumlahnya 10 suara. “Keempatnya memilki peluang yang sama, tinggal meyakinkan pemegang hak suara,” sebutnya.

Terpisah Sekretaris DPD II Golkar Bangli, I Nengah Drasana mengatakan Musda merupakan amanah dari hasi Munas Partai Golkar beberpa waktu yang lalu dan menjalankan intruksi DPD I Golkar Bali. Untuk Musda diagendakan pada tanggal 25 Agustus nanti.

Sebutnya adapun agenda Musda diantaranya membahas masalah tatib dan laporan pertanggung jawaban (LPJ) dari Ketua sebelumnya.”Agenda diisi pula dengan pemilihan dan pembentukan pengurus masa bakti ( 2020-2025),” ujar pria yang juga Ketua Fraksi Golkar di DPRD Bangli ini,

blank

Bali Tribune / Gusti Made Winuntara

Sementara disinggung terkait pemilihan ketua, kata Nengah Darsana untuk pemegang hak suara sebanyak 10 orang yakni DPD I memilki 1 hak suara, DPD II 1 suara, dewan penasehat 1 suara, Organisasi sayap 1 suara, Organisasi pendiri 1 suara, Organisasi yang didirikan 1 suara dan Pengurus Kecamatan (PK) 4 suara.

Selain itu ada persayaratan yang harus terpenuhi dari para calon yakni syarat khusus dan umum . Untuk syarata umum diantaranya takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan untuk syarat khusus minimal 5 tahun duduk di kepengurusan, pendidikan terakhir strata S1, memilki prestasi, dedikasi loyalitas, dan tidak pernah menjadi pengurus di partai lain. ”Syarat untuk maju harus mengantongi 30 persen dari pemilik suara atau minimal 3 suara,” sebutnya.

Lantas disinggung apakah pihaknya ikut berkompetsi dalam perebutan kursi ketua secara diplomatis Nengah Darsana mengatakan seluruh kader bisa ikut maju asalkan memenuhi persyaratan. “Semua kader boleh maju dan juga memilki peluang yang sama,” kata Nengah Darsana.

Sumber

Golkar Sebut Manuver Tjok Pemecutan Langkah Pribadi, Tak Pengaruhi Soliditas

Berita Golkar– DPD I Golkar Bali tidak gusar oleh manuver sesepuh Beringin, Ida Tjokorda Pemecutan XI, yang mendatangi pasangan incumbent I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa dari PDIP untuk memberikan dukungan di Pilkada Badung 2020.

Manuver Tjok Pemecutan itu dianggap sebagai langkah pribadi, yang tidak akan mempengaruhi soliditas Partai Golkar. Penegasan ini disampaikan Ketua DPD I Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry, dalam keterangan persnya di Kantor DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati Nomor 9 Denpasar, Rabu (5/8) siang. “Gerak langkah beliau (Tjok Pemecutan, Red) atas nama pribadi, sehingga kami Golkar Bali dan Golkar Badung tidak mengomentari yang begitu,” ujar Sugawa Korry

Sugawa Korry menyebutkan, walaupun Tjok Pemecutan adalah kader senior Beringin, namun tidak bisa begitu saja pernyataannya dikaitkan dengan Golkar. Apalagi, ketika pernyataan itu pribadi selaku pinisepuh Puri Pemecutan, Denpasar. Selain itu, Tjok Pemecutan juga tidak dalam konteks membawa atau menyeret kebijakan Partai Golkar.

Baca Juga: Tanhar Efendi Pimpin Gokar Lahat

“Walaupun Tjok Pemecutan sebagai kader Golkar, tapi itu keputusan pribadi. Dia pinisepuh Puri Pemecutan. Selama ini, saya tidak melihat Tjok Pemecutan membawa kebijakan Partai Golkar,” tegas Sugawa Korry, yang dalam keterangan persnya kemarin didampingi Sekretaris DPD I Golkar Bali Made Dauh Wijana dan Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara.

Menurut Sugawa Korry, dalam Pilkada Badung 2020, Golkar bersama Gerindra dan NasDem sudah final berkoalisi mengusung pasangan I Gusti Ngurah Agung Diatmika-I Wayan Muntra sebagai Calon Bupati (Cabup)-Calon Wakil Bupati (Cawabup). Pasangan ini akan tarung head to head melawan jago PDIP, yang kemungkinan usung kembali incumbent Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa.

“Pasangan Diatmika-Muntra ini sudah pasangan tunggal yang final. Tidak akan ada perubahan lagi, tinggal dimintakan rekomendasi dari masing-masing partai koalisi,” tandas politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng yang juga Wakil Ketua DPRD Bali dari Fraksi Golkar ini.

Sugawa Korry mnenegaskan, pasangan Diatmika-Muntra adalah paket calon yang diinginkan masyarakat Badung, yang direpresentasikan oleh 3 mantan Bupati Badung, yakni I Gusti Bagus Alit Putra (1990-2000), I Wayan Subawa (2005), dan Anak Agung Gde Agung (2005-2015).

“Ketiga tokoh yakni Alit Putra, Wayan Subawa, dan Anak Agung Gde Agung adalah representasi masyarakat Badung. Selain itu, KRBB (Koalisi Rakyat Badung Bangkit yang beranggotakan Golkar-Gerindra-NasDem, Red) juga menangkap aspirasi bahwa masyarakat antusias mendukung Diatmika-Muntra,” terang Sugawa Korry.

Sementara itu, Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara, mengatakan pasangan Diatmika-Muntra diajukan sebagai paket calon tunggal KRBB untuk Pilkada Badung 2020, sudah dibahas dalam rapat Tim Pilkada Golkar Bali, Selasa (4/8) sore. “Hasil rapa menerima pasangan Diatmika-Muntra yang diajukan KRBB untuk ditindaklanjuti ke DPP Golkar guna mendapatkan rekomendasi,” jelas Suamba Negara.

Pasangan Diatmika-Muntra akan maju tarung ke Pilkada Badung 2020, dengan modal kekuatan politik awal 10 kursi DPRD Badung hasil Pileg 2020 yang hanya kuasai 25,00 persen suara parlemen. Rinciannya, 7 kursi legislatif (17,50 persen suara parlemen) milik Golkar, 2 kursi legislatif (5,00 persen suara parlemen) milik Gerindra, dan 1 kursi legislatif (2,50 persen suara parlemen) milik NasDem.

IGN Agung Diatmika adalah tokoh non kader asal Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung yang kini menjabat Ketua Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) Provinsi Bali. Sedangkan Wayan Muntra adalah kafder Beringin asal Asal Desa Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung yang kini menjabat Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD I Golkar Bali—sebelumnya sempat menjadi Ketua DPD II Golkar Badung 2015-2019.

Sebaliknya, pasangan Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa yang diwacanakan akan diusung kembali oleh PDIP, merupakan paket incumbent yang kini masih menjabat Bupati-Wakil Bupati Badung 2016-2021. Dalam Pilkada Badung 2020 nanti, Giri Prasta-Suiasa akan diusung PDIP dengan dukungan Demokrat.

Mereka akan maju tarung dengan modal kekuatan politik awal 30 kursi DPRD Badung hasil Pileg 2020 yang mendominasi 75,00 persen suara parlemen. Rinciannya, 28 kursi legislatif (70,00 persen suara parlemen) milik PDIP dan 2 kursi legislatif (5,00 persen suara parlemen) milik Demokrat.

Pasangan Giri Prasta-Suiasa mendapat dukungan dari Tjok Pemecutan, sesepuh Golkar dari Puri Pemecutan yang mantan Ketua DPRD Badung di era Orde Baru (ketika Badung dan Denpasar masih menyatu). Tjok Pemecutan secara khusus datang menemui Giri Prasta dan Ketut Suiasa di Pusat Pemerintah (Puspem) Badung kawasan Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Selasa (4/8) siang, untuk menyatakan dukungannya.

Tjok Pemecutan mengatakan medukung pasangan Giri Prasta-Suiasa di Pilkada Badung 2020, dengan alasan pasangan incumbent ini sudah ter-bukti berpihak kepada kepentingan masyarakat Gumi Keris, program-programnya pro rakyat.

Giri Prasta dinilai sebagai sosok pemimpin yang polos dan merakyat dalam memimpin Badung. “Saya sudah mendukung Giri Prasta sejak tarung di Pilkada Badung 2015, karena saya paham rakyat menginginkan Giri Prasta-Suiasa,” tandas Tjok Pemecutan usai pertemuan siang itu.

Sumber

Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2020 Jadi Pertaruhan

Berita Golkar –Ekonomi Indonesia terkontraksi 5,32 persen pada kuartal II 2020. Badan Pusat Statistik mencatat, ekonomi terkontraksi 4,19 persen secara kuartalan dan terkontraksi 1,26 persen secara kumulatif.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, meski mengalami pertumbuhan negatif, kontraksi ekonomi RI tidak jatuh dalam dibanding beberapa negara dunia.

Namun tentu saja, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 mendatang jadi pertaruhan Indonesia bakal masuk jurang resesi atau sebaliknya. “Di antara peer country, (kontraksi ekonomi) Indonesia tidak sedalam yang lain.

Memang pertaruhannya bagi Indonesia adalah bagaimana kita di kuartal III terjadi recovery atau pembalikan,” kata Airlangga dalam konferensi video, Rabu (5/8/2020).

Airlangga menuturkan, perbaikan bisa dicapai dengan memperkuat realisasi jaring pengaman sosial (social safety net) baik dalam bentuk barang melalui bantuan sosial (bansos) maupun uang tunai.

Begitu juga dengan dukungan yang dikucurkan untuk dunia usaha, seperti subsidi bunga untuk ultra mikro dan UMKM, pengelolaan persyaratan kredit UMKM, penempatan dana, penjaminan kredit modal kerja, dan insentif pajak.

“Tentu kita juga berharap ada efek perbaikan (dalam ekspor impor) melalui perekonomian global, baik China maupun negara lain yang recover terlebih dahulu,” tutur Airlangga.

Sementara itu, negara-negara yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi negatif lebih dalam, antara lain Amerika Serikat -9,5 persen di kuartal I 2020, China -6,8 persen di kuartal I 2020, dan negara-negara kawasan Eropa -11,9 persen di kuartal II 2020.

Baca Juga : Airlangga Harap Dana Pilkada Rp35 T Bantu Selamatkan Ekonomi

Selanjutnya, negara tetangga RI, yakni Singapura terkontraksi 12 persen, dan Meksiko terkontraksi -18,9 persen.

Sebelumnya, BPS mengumumkan ekonomi RI terkontraksi 5,32 persen pada kuartal II 2020. Menurut pengeluaran, seluruh komponen kompak mengalami pertumbuhan negatif.

Konsumsi rumah tangga terkontraksi 5,51 persen, investasi/PMTB tumbuh negatif 8,61 persen, ekspor terkontraksi 11,66 persen, konsumsi pemerintah negatif 6,90 persen, LNPRT -7,76 persen, dan impor -16,96 persen.

Dari kontraksi 5,32 persen, konsumsi rumah tangga mencatat kontraksi terdalam sebesar -2,96 persen, diikuti investasi -2,73 persen, konsumsi pemerintah -0,53 persen, konsumsi LNPRT -0,10 persen, dan lainnya -1 persen.

Sumber

FINAL! Golkar Bali Kirim Nama Diatmika – Muntra ke DPP Golkar

Berita Golkar– Pilkada Badung dipastikan bakal berjalan seru. Itu karena Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB) yang dimotori Partai Golkar-Gerindra-NasDem, sepakat merekomendasikan pasangan

I Gusti Agung Diatmika-Wayan Muntra (Diatmika-Muntra) untuk head to head melawan petahana, yaitu I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa dalam Pilkada Badung 2020. DPD I Partai Golkar Bali mengirim rekomendasi ke DPP Golkar pada Rabu siang (5/8).

Keputusan itu diungkap ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry didampingi Sekretaris DPD Golkar Bali I Made Dauh Wijana dan Ketua Pemenangan pemilu dan Pilkada Golkar Bali Dewa Made Suamba Negara di Kantor DPD I Golkar Bali, Denpasar.

Dewa Suamba menyampaikan, bahwa pihaknya sudah final menentukan Diatmika-Muntra maju di Pilkada Badung sebagai calon tunggal. Setelah direstui, namanya langsung dikirim ke DPP Golkar. Sugawa Korry menambahkan, pasangan Diatmika-Muntra merupakan pasangan representasi masyarakat Badung.

Dua nama ini merupakan hasil kesepakatan tiga mantan Bupati Badung, yakni I Gusti Bagus Alit Putra, I Wayan Subawa dan Anak Agung Gde Agung. “Proses internal sudah berjalan mengajukan kepada Diatmika-Muntra kami buat surat pengantar siapa calon ini diusulkan masyrakat Badung. Yang direpresentasikan oleh tiga tokoh Badung. Kami bisa menyebutkan kami bisa sebutkan representasi dari masyarakat Badung. Jadi kami juga pertimbangan mendasar,” ujar Sugawa Korry.

Baca Juga: Golkar Targetkan 60 Persen Menang Di Tujuh Pilkada Di NTB

Untuk survei di Badung, Golkar langsung membuat survei kekuatan antara Diatmika-Muntra dan Giri-Suiasa. Bagaimana kekuatan dan kelemahan mereka serta masukan dari masyarakat Badung. Selain itu, DPD Golkar Bali akan membantu para calon kepala daerah yang diusung seperti membuat tim hukum menyiapkan 20 lawyer membantu konsultasi hukum.

Dibantu tim IT dan juga tim pakar terdiri dari lima orang. “20 orang lawyer membantu konsultasi hukum, tim IT, itu yang tugasnya serba IT mekanisme dibantu DPD I dan menyiapkan tim pakar terdiri segera diusulkan lima orang tugasnya memberikan masukan objektif terkait visi msi isi konter isu bahan- bahan debat publik,” tegasnya.

Sumber

Tokoh Golkar Bangli Optimis Paket Bagus Menangkan Pilkada Bangli

Berita Golkar– Tokoh senior Partai Golkar asal Kintamani, Bangli, I Wayan Mantik optimis pasangan yang diusung Golkar, Made Subrata – Kuta Parwatha (Bagus) akan memenangkan Pilkada Bangli 9 Desember mendatang.

“Saya melihat pasangan Subrata- Kuta Parwata ada peluang lebih dari paket lainnya. Saya punya optimisme. Kalau tidak, buat apa mendukung,” ujarnya penuh keyakinan, Rabu (5/8/2020).

Disinggung mesin Golkar bisa solid mendukung paket Bagus karena keduanya adalah “kader PDIP”, Mantik menjawab diplomatis. “Perbedaan selalu ada. Sekarang bagaimana bisa mengemas agar menjadi kesatuan yang kuat,” sebut Mantik. Pihaknya yakin, jika komunikasi intens dilakukan kepada semua kader Golkar, mesin politik akan maksimal.

“Kalaupun misalnya saya tidak dilibatkan, saya pribadi tetap pilih calon Golkar. Kalau diajak berkomunikasi tentu lebih maksimal lagi,” katanya sembari tersenyum. Mantik menambahkan, ada “angin kencang” warga Bangli ingin perubahan ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: Airlangga Harap Dana Pilkada Rp35 T Bantu Selamatkan Ekonomi

“Intinya ingin Bangli menjadi lebih baik. Masyarakat sudah pintar menilai tentang apa yang dilakukan sebelumnya,” sebut Mantik. Ditanya adanya sentiment kedaerahan dari warga Kintamani untuk memenangkan Subrata yang asal Kintamani, Mantik tidak menampiknya.

“Itu pasti. Namun terpenting apa yang bisa diberikan kepada Bangli ketika terpilih,” sebutnya. Mantik mencontohkan, sektor pertanian hingga pariwisata sangat berpotensi mensejahterakan rakyat Bangli. Misalnya ketika petani pasca panen. Agar harga tidak anjlok, pemimpin harus melakukan langkah strategis agar hasil pertanian petani bisa terjaga dari sisi harga.

“Bagaimana Bangli kedepan ini. Mau dibawa kemana oleh calon yang menang. Saya udah bosan mengemis. Kita punya potensi besar. Kalau mau meningkatkan PAD dari sektor pariwisata ayo kita bangun pariwisata Bangli,” ujar Mantik.

Selama ini kata Mantik, sektor pariwisata hanya dibangun secara wiraswasta. Belum ada langkah nyata pemerintah dalam membangun pariwisata. Pemerintah, kata Mantik, hanya terlihat aktif mengurus kontribusi yang masuk.

Sumber

Scroll to top