DPD GOLKAR

Gagarin Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pacitan

Berita Golkar – Gagarin akhirnya terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pacitan, masa jabatan 2020-2025, menggantikan Effendi Budi Wirawan, yang sudah empat periode mengendalikan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Politikus Golkar yang saat ini masih duduk sebagai pimpinan DPRD Pacitan tersebut, terpilih secara aklamasi dalam gelaran Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar ke X yang dihelat di Hotel Grand Bromo, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan, Ahad (16/8/2020).

Dalam prosesi Musda ke X Partai Golkar tersebut, ditandai dengan penyerahan Pataka Panji Partai Golkar, dari Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Partai Golkar, Jatim, Sarmuji, kepada Gagarin, sebagai Ketua DPD Partai Golkar Pacitan terpilih.

“Saya terima Pataka Panji Partai Golkar, dari Ketua DPW Partai Golkar Jawa-Timur, Bapak Sarmuji. Dan saya siap untuk mengembangkan dan membuat jaya Partai Golkar. Dan panji ini akan saya kibarkan diseluruh wilayah Kabupaten Pacitan, dari pelosok desa dan ujung kota,” kata Gagarin, saat menerima Pataka Panji Partai Golkar di sela-sela kegiatan Musda Partai Golkar ke X.

Gagarin, dipandang sebagai kader terbaik dan visioner untuk membesarkan Golkar di Pacitan. Selama merintis karir di dunia politik praktis lokal, ia sudah kali ke empat duduk sebagai anggota DPRD. Bahkan tiga periode diantaranya duduk sebagai wakil ketua DPRD Pacitan.

Di perhelatan Pileg tahun 2004 silam, politikus berbasis pengusaha jagal sapi ini, sempat meraih prestasi membanggakan, dalam hal perolehan suara. Dari hasil penetapan perolehan suara oleh KPU Pacitan, Gagarin, berhasil meraup suara melebihi ambang batas bilangan pembagi pemilihan (BPP).

Dan pada Pileg 2019 lalu, Gagarin kembali terpilih sebagai anggota DPRD Pacitan, dengan perolehan suara hampir menyentuh 10 ribu.

Close Ads X
Sebagai Sekretaris DPD Golkar Pacitan, Gagarin juga berhasil mengorganisir lembaga, dan para calon anggota legislatif, hingga Golkar berhasil “mencuri” sembilan kursi di DPRD Pacitan. Pada pemilu sebelumnya, Partai Golkar hanya mendapat enam kursi.

Karir Gagarin di bidang politik kian moncer. Diperhelatan Pilbup serentak 9 Desember nanti, ia juga hendak maju sebagai calon bupati.

Bahkan tiga parpol mitra kerjanya di lembaga DPRD Pacitan, yakni PDIP, PKB dan Nasdem, sepakat untuk berkoalisi mendukung politikus berpostur tinggi besar itu sebagai calon Bupati Pacitan di Pilbup serentak 9 Desember mendatang.

Tak hanya itu, beberapa lembaga survei kredibel, baik nasional maupun lokal, menempatkan posisi Gagarin mengungguli bakal calon lainnya. Tentu prestasi ini sangat diharapkan bagi masyarakat luas, agar di Pacitan segera ada perubahan lima tahun kedepan. Begitupun bagi Partai Golkar, sosok Gagarin diharapakan bisa membawa kejayaan di masa mendatang.

Sumber

Fajri Munthe Pimpin Golkar Subulussalam

Berita Golkar –  DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Subulussalam kini memiliki ketua baru yakni Fajri Munthe yang terpilih secara aklamasi dalam Musda IV yang belangsung, Minggu (16/8/2020).

Terpilihnya Fajri Munthe menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Subulussalam menambah daftar kejayaan keluarga ‘munthe’ di dunia politik setempat.

Dari sepuluh partai politik yang mampu mengantarkan kadernya ke parlemen Kota Subulussalam dalam pemilu 2019, tiga diantaranya kini dipimpin keluarga ‘munthe’.

Ketiga partai tersebut adalah Partai Amanat Nasional, Golkar dan Partai Aceh. Semua pimpinan ketiga partai ini diduduki keluarga munthe atau H Sudirman Munthe alias H Abadi.

Partai Amanat Nasional (PAN) misalnya dipimpin Dewita Karya Munthe, yang tak lain anak saudara kandung H Sudirman.

Kemudian Partai Aceh sendiri sejak 2012 lalu telah dipimpin H Sudirman yang merupakan saudagar sarang burung walet.

Selanjutnya, terkini Partai Golkar yang baru bermusda tadi siang sekarang ketuanya dijabat Fajri Munthe anak kandung H Sudirman.

PA sendiri pada pemilu 2014 merupakan partai pemenang di Kota Subulussalam sehingga menjadi pimpinan DPRK setempat.

Lalu suami Ny Hj Asmidar, anggota DPR Aceh periode 2019-2024 selain menakhodai PA Kota Subulussalam sejak jelang pemilu 2019 lalu dia dipercaya menjadi Plt Ketua PA Aceh Singkil.

Kini, keluarga keluarga munthe ini menunjukan ‘taring’ politiknya yang mampu menguasai partai besar di Kota Subulussalam.

Hal menarik lainnya dari 20 anggota DPTK Subulussalam juga dominasi keluarga Munthe.

Berdasarkan catatan Serambinews.com, sedikitnya lima anggota DPRK Subulussalam yang dilantik Senin (17/8/2020) lalu masih merupakan saudara kandung dalam keluarga besar H Sudirman Munthe alias H Abadi.

Mereka adalah Fazry Munthe, Hariansyah Munthe, Dewita Karya Munthe, Jefri Husni Munthe dan Salehati.

Semuanya adalah anak kandung, menantu serta kemenakan H Sudirman Munthe. Lalu ada pula Bahagia Maha anak angkat H Lukman Munthe (Adik kandung H Abadi).

Selain itu, dalam deretan anggota DPRK Subulussalam juga terdapat Samiun Jabat yang masih bertali kerabat sangat dengan dengan Abadi.

Bukan hanya di level Pemko Subulussalam tapi keluarga Abadi ini juga akan mewarnai legislative di Provinsi Aceh.

Ini karena Hj Asmidar yang tak lain istri H Sudirman Munthe juga akan segera melanggeng ke kursi DPRA dari Partai Aceh.

Nah dari fakta ini bisa dikatakan, legislative Kota Subulussalam periode 2019-2024 akan didominasi keluarga Munthe atau H Abadi.

Sebenarnya, sejak Kota Subulussalam mekar dari Aceh SIngkil keluarga Munthe sudah kerap mengisi kursi legislative di daerah itu.

Diawali Erlinawati Munthe saat pengisian DPRK Subulusalam 2007-2009 dan juga berhasil naik di 2009-2014.

Lalu pemilu 2014-2019, empat anak dan menanti H Sudirman mengisi gedung DPRK Subulussalam bahkan dua merupakan ketua dan wakil di lembaga terhormat itu.

Sehingga sang Munthe terbukti mampu menunjukan ‘taringnya’ dalam kancah politik Kota Sada Kata ini.

Sumber

Edwin Senjaya Terpilih Aklamasi Di Musda Partai Golkar Bandung

Berita Golkar –Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bandung, menggelar musyawarah daerah (Musda) ke X untuk memilih ketua periode 2020 – 2025 yang dilaksanakan di kantor DPD Partai Golkar Kota Bandung, Sabtu (15/8/2020).

Hasilnya, Edwin Senjaya terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD Golkar Kota Bandung, dengan mendapat dukungan dari 30 Penggurus Kecamatan dan seluruh Organisasi sayap Golkar.

Dari Pantauan sebelum hingga saat pelaksanaan musda, tidak ada satu pun peserta yang mendaftar sebagai calon ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung untuk melawan Edwin Senjaya dalam perhelatan perebutan jabatan ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung.

Rizal Khaerul Ketua Panitia Musda Golkar Kota Bandung, dalam sambutannya mengatakan, bahwa hingga acara Musda digelar, hanya Edwin Senjaya yang mendaftar dan memenuhi persyaratan.

“Hingga saat ini, hanya Edwin Senjaya yang mendaftar dan memenuhi persyaratan pencalonan sebagai ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, dengan dukungan 30 PK dan seluruh organisasi sayap Golkar,” kata Rizal.

Edwin Senjaya, usai pelantikan mengatakan ia akan menjalankan amanah partai dengan dukungan seluruh kader, dan berjanji akan menjalankan berbagai agenda partai kedepan.

“Dukungan seluruh kader itu penting, karena tanpa kawan-kawan kita tidak ada apa-apanya,” ujar Edwin.

Mantan Ketua Harian Partai berlambang pohon beringin ini menyebut, melalui kepengurusan yang baru pihaknya akan bekerja keras guna meraih kesuksesan dalam pemilu yang akan datang.

Agenda pemilihan Wali Kota Bandung, gubernur Jawa Barat dan pemilihan presiden mendatang yang harus diisi oleh kader-kader terbaik Partai Golkar.

“Apalagi yang akan maju itu adalah ketua DPD Jawa Barat dan ketua Umum kita, yaitu pak Ade Barkah dan Airlangga Hartarto. Maka Partai Golkar Kota Bandung harus maksimal, harus menjadi percontohan daerah lain di Jawa Barat,” pungkasnya.

Sumber

Bupati Sakarias Hadir Di Musda Golkar Katingan

Berita Golkar – Bupati Katingan Sakariyas hadiri di Musda V DPD Partai Golkar Katingan.Kegiatan dilaksanakan di aula Hotel Citra Katingan, Kamis (13/8/2020).

Musda DPD Partai Golkar ini dibuka Sekretaris DPD Golkar Kalteng, Suhartono Firdaus.

Sementara undangan yang hadir sejumlah petinggi DPD Golkar Kalteng, Ketua DPD Golkar Katingan periode 2026-2020 Alfujiansyah dan para pengurus dari tingkat kecamatan dan desa se Katingan.

Bupati Katingan Sakariyas dalam sambutannya menuturkan, dirinya selaku Bupati Katingan dan pembina partai, serta sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Katingan mengapresiasi pihak pengurus Partai Golkar yang melaksanakan kegiatan Musda ke V tingkat Kabupaten Katingan memilih ketua dan pengurus partai di Katingan.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Partai Golkar dan Fraksi Golkar di DPRD Katingan. Pasalnya selama ini dapat melaksanakan pekerjaan untuk saling bekomunikasi dan kerjasama dengan baik bersama Pemerintah Kabupaten Katingan.

“Kita berharap Partai Golkar bisa eksis di Kabupaten Katingan, seperti Partai PDI Perjuangan. Dan tadi saya sudah sampaikan PDI Perjuangan harus meraih paling tidak lebih 10 kursi tahun depan, dan partai Golkar juga paling tidak bisa berusaha seperti itu juga,” kata Sakariyas yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Katingan ini.

Partai Golkar, kata Sakariyas selalu melakukan komunikasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah.

Ia menggambarkan di Fraksi PDI Perjuangan dalam rangka penyusunan APBD, penyusunan pembahasan dan sebagainya tidak pernah detlok atau saling alot ketika pembahasan dengan Fraksi Partai Golkar.

Meski ada, katanya namun semua di dalam eksekutif dan legislatif pasti mengarah untuk kepentingan pembagunan yang kebih baik di Kabupaten Katingan.

“Harapan saya Partai Golkar tetap selalu membangun komunikasi dan kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah,” imbuh Sakariyas.

Ketua Golkar Aceh Minta Kader Perkuat Konsolidasi hingga ke Desa

Berita Golkar –Ketua Golkar Aceh, TM Nurlif meminta seluruh kader untuk memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat desa dalam rangka membesarkan partai.

Pesan itu disampaikan TM Nurlif kepada Serambinews.com, Jumat (14/8/2020), setelah melakukan tour ke pantai barat selatan (Barsela) dalam rangka menghadiri musyawarah daerah (musda) partai berlambang pohon beringin tersebut.

Adapun kabupaten yang sudah melaksanakan musda yaitu Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya (Abdya), dan Aceh Selatan.

Sebelumnya, pelaksanaan musda juga sudah dilaksanakan di pantai timur yaitu Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, dan Aceh Utara. Beberapa kabupaten/kota yang belum melaksanakan musda akan digelar dalam waktu dekat.

“Saya meminta seluruh perangkat pengurus Golkar untuk melakukan konsolidasi sampai ke semua kecamatan dan seluruh desa dalam 3 bulan ke depan,” katanya.

Nurlif mengaku, bangga atas terlaksananya musda yang berlangsung sukses. Dia juga mengucapkan selamat kepada para ketua partai yang terpilih dalam musda tersebut.

Selain meminta seluruh pengurus partai melakukan konsolidasi, ia juga meminta seluruh ormas yang mendirikan dan yang didirikan oleh Golkar untuk melakukan hal yang sama.

“Seluruh ormas yang mendirikan dan yang didirikan oleh Partai Golkar akan merampungkan konsolidasi di seluruh kabuapten/kota sampai dengan Februari 2021,” tukasnya.

Sumber

Peluang Alfons Manibuy Jadi Ketua Golkar Papua Barat

Berita Golkar – Masuknya Alfons Manibuy dalam bursa kandidat Ketua Golkar Papua Barat mejadikan tokoh senior beringin itu memiliki kans kuat untuk jadi Ketua Golkar Papua Barat.

Mantan Ketua Partai Golkar Teluk Bintuni dan Bupati Teluk Bintuni itu bisa jadi katalis, sekaligus pemersatu, kader-kader Golkar Papua Barat, yang kini terpolarisasi antara dua kandidat ketua: petahana Ketua Golkar Papua Barat Rudi Timisela dan Ketua Golkar Kota Sorong, yang juga Walikota Sorong, Lamberthus Jitmau.

Musda Golkar sendiri sudah tiga kali tertunda, dan dijadwalkan akan dilakukan di DPP PG di kawasan Slipi, Jakarta, 15-16 Agustus 2020.

Alfons Manibuy masuk di tengah ‘anomali’ lantaran Golkar Papua Barat sampai membuka kembali pendaftaran bakal calon ketuanya. Pendaftaran dibuka mendadak, hanya satu hari yang tak sampai 1 x 24 jam, 13-14 Agustus 2020.

Ada tiga orang lain yang disebut mengambil berkas, tapi, infonya, hanya Alfons Manibuy yang mengembalikan berkas di lokasi pendaftaran di sebuah hotel di Jakarta yang dikenal luas sebagai milik kader Golkar asal Papua Barat yang berkiprah di politik nasional.

Masuknya Alfons Manibuy dalam bursa ini, diakui atau tidak, rasanya ada deal politik tertentu dengan salah satu dari kandidat yang ada sebelumnya.

Siapa kandidat itu? Orang Golkar mestinya tahu. (GI)

Robby Omaleng Direkomendasi Calon Bupati Pada Musda Golkar Mimika

Berita Golkar– Sidang Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Golkar Mimika yang digelar di Timika, Rabu (12/8) menghasilkan tiga rekomendasi calon Presiden, calon Gubernur Papua dan calon Bupati Mimika.

Untuk pemilihan kepala negara periode mendatang, mereka mendukung Airlangga Hartarto sebagai calon Presiden.

Untuk pemilihan kepala daerah Provinsi Papua, Golkar Mimika mendukung Klemen Tinal sebagai calon Gubernur.

Sementara untuk pemilihan kepala daerah Kabupaten Mimika, mereka mendukung Robby Kamaniel Omaleng sebagai calon Bupati Mimika.

Yacop Ingratubun selaku Sekretaris Umum DPD Tingkat I Provinsi Papua yang memimpin Musda meminta agar semua rekomendasi yang sudah ada segera disiapkan agar selanjutnya disampaikan kepada DPD Tingkat I, yang kemudian akan diteruskan hingga kepada DPP.

“Kami menunggu surat pernyataan tadi, dan memang kami sudah sepakat untuk di 29 kabupaten/kota ini, seluruh rekomendasi ini akan kami sampaikan lebih awal ke DPP untuk menjadi bahan pertimbangan DPP,” katanya.

Airlangga Hartato saat ini menjabat Ketua Umum Partai Golkar, Klemen Tinal sebagai Wakil Gubernur Papua dan Robby Omeleng menjabat Ketua DPRD Mimika periode 2019-2024

Sebelumnya dalam Musda tersebut, Eltinus Omaleng secara aklamasi terpilih memimpin Partai Golkar di Mimika Periode 2020-2025.

Eltinus Omaleng dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan yang diberikan terhadapnya mulai dari Komisaris Distrik (Komdis), Komisaris Kampung (Komkam), pengurus DPD Tingkai II hingga pengurus DPD Tingkat I Provinis Papua.

“Saya ucapkan terima kasih atas terpilihnya kami sebagai ketua Golkar DPD Kabupaten Mimika. Saya ucapkan terima kasih teman-teman komdis, komkam dan pengurus, serta sekretaris dan rombongan yang dari provinsi,” ucap Eltinus.

Selain itu, setelah terpilih untuk periode 5 tahun mendatang, Eltinus komitmen dan meminta dukungan dari semua pengurus, bahwa, dirinya akan bekerja keras untuk kemenangan Golkar di Mimika lebih baik lagi.

Sumber

Musda ke-VI Golkar Bangkep, Terdapat 2 Nama Yang Diramaikan

Berita Golkar– DPD Partai Golkar Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dijadwalkan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI di Graha KNPI Bangkep, Jumat (14/8/2020).

Ketua Panitia Musda, Arkam Supu mengungkapkan, dua nama diwacanakan siap menduduki tampuk kepemimpinan DPD Golkar Bangkep periode selanjutnya.

Arkam sapaan akrab Arkam Supu menyebut, untuk sementara di internal partai, sudah ada dua nama kandidat yang digadang-gadang akan ikut mewarnai suksesi kali ini. Kedua kandidat itu, diantaranya Ketua DPD Golkar saat ini, Moh Risal Arwi dan Anggota Komisi II DPRD Bangkep, Ferdy Godianto Mustan.

“Kalau cuma dengar-dengar, berdasarkan wacana yang ada di internal kita, selain ketua, Mohammad Risal Arwi dan Ferdi Godianto Mustan,’’ sebut Arkam saat ditemui di sela-sela kesibukannya di sekretariat DPD Partai Golkar, Rabu (12/8/2020).

Lebih lanjut, mantan anggota legislatif Bangkep periode 2014-2019 itu, menjelaskan, setiap anggota partai mempunyai hak untuk mencalonkan diri.

Dan pendaftaran calon akan tetap dibuka sampai sidang paripurna ke tiga, setelah tata tertib musda disahkan pada sidang paripurna kedua.

Meski demikian kata Arkam, setiap kandidat tentu akan diperhadapkan dengan sejumlah kriteria Calon sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai.

Persyaratan itu yang nantinya akan menjadi barometer layak tidaknya seorang anggota mencalonkan diri sebagai kandidat dalam musda.

“Misalnya, seorang calon ketua harus pengurus aktif minimal selama lima tahun. Tidak pernah ada kasus di internal partai. Mendapat dukungan minimal tiga puluh persen dari hak pilih, itu diantaranya” jelas Arkam

Selain itu, Arkam menambahkan, untuk hak pilih, DPD Partai Golkar Bangkep saat ini terhitung ada 14 suara dengan rincian, 12 orang Pimpinan Kecamatan (PK), 1 orang Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), dan 1 orang komisioner.

“Sebenarnya ada 17 hak pilih, jika Soksi sempat terbentuk, tapi karena belum terbentuk sehingga saat ini hanya ada 14,’’ tutup Arkam.

Sumber

Usung Gus Ipul di Pilwali Pasuruan Golkar Mantap Koalisi Dengan PKB

Berita Golkar –DPD Golkar Jatim sepaham dengan PKB untuk mengusung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai Calon Wali Kota Pasuruan. Bagi Golkar, koalisi PKB-Golkar di Pilwali Pasuruan 2020 ini merupakan koalisi yang produktif.

Ketua DPD Golkar Jatim, Sarmuji saat dikonfirmasi tak menampik partainya menjalin koalisi dengan PKB. Menurut Sarmuji, koalisi ini merupakan koalisi produktif bagi dari sisi elektabilitas maupun bagi kebaikan pembangunan di Kota Pasuruan.

“Benar, Golkar berkoalisi dengan PKB untuk Pilkada Pasuruan,” katanya saat dikonfirmasi klikjatim.com, Kamis (13/8/2020).

Terkait rekomendasi PKB yang mengusulkan Gus Ipul sebagai calon wali kota, Sarmuji menilai Gus Ipul merupakan politisi senior berpengalaman.

“Saya yakin beliau (Gus Ipul) bisa membawa Kota Pasuruan jauh lebih baik,” ungkapnya.

Informasi yang berkembang, DPD Golkar Kota Pasuruan telah menyiapkan pendamping Gus Ipul. Yakni politisi muda Golkar Adi Wibowo. Adi Wibowo sendiri saat ini tercatat sebagai Pengurus DPP Golkar.

Sumber

Golkar NTT Siapkan Paslon Dalam Pilkada Timor Tengah Utara

Berita Golkar– Partai Golongan Karya (Golkar) mengusung bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati TTU, David Juandi dan Eusabius Binsasi (Paket Desa Sejahtera) untuk menjadi salah satu kontestan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten TTU pada 9 Desember mendatang.

Meskipun belum ada Surat Keputusan (SK) resmi terkait dengan penetapan bakal calon bupati dan wakil bupati dari DPP Partai Golkar, namun pembicaraan di internal DPD I Partai Golkar NTT mengerucut kepada Paket Desa Sejahtera.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten TTU, Kristiforus Efi, saat menggelar konferensi pers di Kafe Jabal Mart, Kamis (13/8).

Kristoforus mengatakan, pembicaraan terkait dengan keputusan partai Golkar tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

“Oleh karena itu, Partai Golkar Kabupaten TTU bertekad untuk memenangkan kontestasi pilkada tahun ini dengan menggerakan seluruh kemampuan yang dimiliki oleh Partai Golkar,” ujarnya.

Secara umum yang menjadi parameter sehingga partai Golkar mengusung pasangan calon yang akan bertarung dalan pilkada, kata Kristoforus yakni perolehan hasil survei terhadap para bakal calon yang mendaftar dan berproses di partai Golkar.

Kristoforus mejelaskan, berdasarkan informasi lisan yang disampaikan langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, bahwa hasil survei partai Golkar, yang menempati peringkat pertama adalah Gabriel Manek dan diikuti oleh David Juandi.

“Karena bapak Gabriel Manek ada pertimbangan pribadi dan keluarga, yang tetap tidak ingin berpartisipasi dalam kontestasi, sehingga dengan demikian Bapak David Juandi yang menempati posisi kedua ditetapkan sebagai bakal calon bupati TTU,” ujarnya.

Terkait langkah strategis yang akan dilakukan ke depannya, terang Kristoforus, pihkanya akan memperkuat struktur kepengurusan internal Partai Golkar Kabupaten TTU terlebih dahulu, mulai dari tingkat DPD II sampai ketingkat desa dan kelurahan.

“Dengan demikian partai Golkar TTU memiliki infrastruktur partai yang kuat sehingga nantinya bisa mememenangkan paket yang diusung oleh partai,” ujarnya.

Selain itu, tambah Kristiforus, dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan pertemuan dengan partai koalisi lainnya yakni PKB dan Gerindra untuk membahas terkait dengan hal teknis pemenangan Paket Desa Sejahtera di Pilkada Kabupaten TTU.

Sumber

Scroll to top