DPD GOLKAR

Bagi Ketua Golkar Katingan Terpilih, Pilkada Menjadi Tantangan

Berita Golkar– Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kalimantan Tengah, Suhartono Firdaus membuka langsung Musyawarah Daerah (Musda) Ke – 5 DPD Golkar Katingan di aula Hotel Citra Katingan, Kamis 13 Agustus 2020.

Musda ini bertajuk, Kita Satu Untuk Indonesia, dengan sub tema, Satukan Langkah, Mantapkan Konsolidasi, Kuatkan Soliditas Untuk Kejayaan Partai Golkar.

Suhartono Firdaus berharap, dalam melaksanakan Musda harus melakukan komunikasi dan kerjasama yang baik agar berjalan dengan hasil yang baik dan sesuai dengan yang diharapkan nantinya.

Dirinya berpesan dan berharap agar Musda DPD Partai Golkar Katingan berjalan dengan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Menurutnya, siapapun ketua yang terpilih, ini akan menjadi tantangan dalam menghadapi Pilkada dan Pilpres kedepannya.

“Kemudian, jaga soliditas, jaga kekompakan. Karena, Musda tidak boleh meninggalkan keretakan, tidak saling sikut, Musda menghasilkan yang terbaik, serta untuk terus berkarya, dimanapun posisi kita sebagai partai Golkar untuk sebuah kebaikan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Katingan periode sebelumnya, H Alfujiansyah mengatakan, dalam perjalanan selama 4 tahun kepengurusan partai Golkar di Kabupaten Katingan yang dipimpin, tentunya banyak hal-hal suka dan dukanya, serta tentunya banyak kekurangan-kekurangan.

“Namun dengan hal kebersamaan tersebut dapat dilewati secara bersama. Dan terkait kegiatan konsolidasi di tingkat Kecamatan, Desa desa dan Kelurahan. Ahamdulillah, semua sudah terbentuk dan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Saat Pemilu Legislatif tahun lalu, partai Golkar berhasil memenangkan kursi di DPRD Katingan sebanyak 4 kursi, sehingga menjadi sejarah bagi partai Golkar.

“Karena di tahun yang lalu, kita masih bertahan pada 3 kursi. mudah-mudahan pada Pemilu yang akan datang dari 4 kursi bisa menjadi 7 kursi bahkan 10 kursi. Paling tidak kita sama dengan PDIP Katingan 10 kursi,” pungkasnya.

Kemudian, dalam laporan Ketua Panitia Edi Rahmat Sosiawan menyampaikan, maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai salah satu kewajiban dalam kepengurusan partai Golkar yang berjenjang dari tingkat Nasional, Provinsi dan tingkat Kabupaten Katingan hingga kecamatan, desa dan kelurahan.

“Yakni dalam rangka laporan pelaksanaan kegiatan selama kepengrusnan periode yang telah lalu sampai saat ini. Kemudian, untuk mendapatkan program partai Golkar Katingan 5 tahun mendatang, dan memilih dan menetapkan ketua DPD partai golkar katingan untuk periode 2020 -2025,” jelasnya.

Peserta Musda ke-5 terdiri pimpinan daerah partai Golkar Provinsi Kalteng, pimpinan DPD partai Golkar Katingan, Pimpinan Kecamatan, Dewan Pertimbangan, Pimpinan Ormas Katingan, serta Pimpinan Kecamatan, dan se-Kabupaten Katingan.

Sumber

Pilgub Sulut : Pasangan ‘CS’ Sudah Final Ungkap Raski Mokodompit

Berita Golkar– Kabar akan adanya bongkar Pasangan Bakal Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur dari Partai Golkar dan PAN terbantahkan.

Melalui Sekretaris DPD Partai Golkar Sulut Raski Mokodompit mengatakan, pasangan Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan Sehan Salim Landjar (SSL) adalah sudah final.

“Apapun kondisinya pasangan CEP-SSL sudah final. Dan meskipun ada kabar head to head kami (Golkar, red) melalui ibu Ketua DPD Golkar Sulut CEP sudah siap menghadapi Pilgub nanti,” ungkap Raski Mokodompit kepada BeritaManado.com, Jumat (14/8/2020) siang ini di ruang kerjanya.

Terkait kabar koalisi Partai Golkar bersama NasDem guna skenario head to head melawan pasangan calon petahana, Mokodompit membenarkan bila komunikasi tersebut memang ada.

“NasDem dan Golkar tentang koalisi di Pilgub sementara berjalan dengan baik. Tapi hasil pembicaraan belum bisa disampaikan. Yang pasti komunikasi dengan NasDem sangat baik sampai hari ini,” ujar Ketua Fraksi Golkar di DPRD Sulut ini.

Diketahui, kabar perubahan Paslon Gubernur dan Wagub dari Golkar tersebut bakal dilakukan guna mengakomodir keinginan koalisi bersama Partai NasDem.

Sumber

Hj. Mundjidah Wahab Menghadiri Musda X Golkar Jombang

Berita Golkar –Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Jombang di Ball Room Hotel Yusro, dihadiri Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab didampingi Asisten Pemerintahan Drs. Anwar M.K.P., Kepala Bakesbangpol Fahruddin Widodo dan Kabag Humas dan Protokol, Rabu (12/8/2020).

Bupati Jombang, Hj, Mundjidah Wahab dalam sambutannya menyebutkan, Partai Golkar dan Parpol lainnya merupakan mitra untuk membangun Kabupaten Jombang ke depan. Partai Golkar merupakan satu mitra kami untuk membangun Jombang ke depan lebih baik.

Jadi pada intinya, semua Partai Politik di Kabupaten Jombang diharapkan menjadi mitra pemerintah. Bersama-sama membangun, menuju Jombang yang lebih baik, dan mewujudkan Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing,” ujar Bupati.

“Kami ucapkan selamat dan mengapresiasi Partai Golkar Kabupaten Jombang yang dalam kondisi pandemi Covid-19 bisa melaksanakan Musda yang ke-X.

Atas nama pemerintah kabupaten Jombang, saya sampaikan banyak terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak khususnya partai Golkar yang selama ini membantu dan bersinergi serta bersama-sama.

Pemkab Jombang dalam membangun kabupaten Jombang untuk lebih maju dan berkembang seperti sekarang ini, demi mendukung tercapainya visi bersama mewujudkan Jombang Yang Berkarakter Dan Berdaya Saing”, tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Diungkapkan Bupati bahwa Partai politik tidaklah berdiri sendiri, tetapi merupakan sebuah sistem yang terikat dengan lingkungan.

Bahkan secara prinsip sebuah Partai yang berada di tengah-tengah masyarakat harus mampu memberikan kontribusi sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat karena suatu Partai merupakan bagian dari masyarakat.

Dengan menerima amanah untuk menjadi bagian dari struktur kepengurusan sebuah Partai Politik, maka pengurusnya telah menerima sebuah tanggungjawab untuk menjadi katalisator atau penyambung lidah rakyat dalam berkontribusi dengan pemerintah daerah.

Maka kedudukan sebagai kader partai di tingkat kepengurusan adalah sebuah panggilan tugas untuk mengabdi dan kader partai bukan lapangan pekerjaan melainkan lapangan pengabdian.

“Kedudukan didalam struktur setiap partai adalah sebuah panggilan untuk mengabdikan dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Dan sebagai kader partai tidak dituntut untuk memberi, tetapi yang duduk di Dewan kepengurusan diwajibkan untuk mengabdi sepenuh hati tanpa harus bertanya tentang apa yang diperolehnya.

“Musyawarah daerah, konferensi atau apapun namanya, dalam suatu organisasi merupakan salah satu agenda kegiatan yang sangat penting artinya bagi kelangsungan kehidupan organisasi yang bersangkutan, baik dalam rangka mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan maupun untuk merumuskan program kerja yang akan dijalankan kedepan.

Bahwa Musda ini juga merupakan ajang silaturahmi satu sama lain, bertukar pikiran, bertukar pandangan, visi dan misi untuk membangun suatu bangsa, membangun kabupaten Jombang.

“Intinya siapapun pimpinan yang terpilih nantinya, semuanya pasti adalah Kader Golkar yang benar-benar memiliki niat dan keinginan untuk memajukan Partai Golkar kedepannya, dan dapat menjadi mitra yang baik dengan pemerintah kabupaten Jombang.

Harus mampu membawa perubahan-perubahan untuk kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Jombang, tandas Bupati Mundjidah Wahab.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Ir Sarmudji mengatakan bahwa seperti apa yang telah disampaikan oleh Ibu Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab atas nasihat dan sarannya.

Bahwa siapapun yang akan terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jombang adalah sebuah Amanat yang harus diemban, dan ini merupakan ladang pengabdian.

Partai Golkar harus dan akan selalu hadir menemani upaya pemerintah dalam mewujudkan kemakmuran masyarakat Jombang,” pungkasnya.

Sumber

H Supian HK: Rekomendasi Partai Golkar Mengarah ke Ananda

Berita Golkar– Pencalonan Hj Ananda merebut kursi Walikota Banjarmasin makin mujur setelah ia mendapat SK pengusungan dari Partai Amanat Nasional (PAN).

DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sebelumnya terkesan tak begitu meliriknya, kini membuka pintu dan dipastikan akan ikut menjagokan Ananda sebagai Calon Walikota Banjarmasin.

Politisi senior Partai Golkar Kalsel, H Supian HK membenarkan Ananda akan diusung partai berlogo Pohon Beringin tersebut.

Ia mengatakan, saat ini yang bersangkutan berada di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Jakarta, yang kemungkinan sedang proses menerima surat keputusan pengusungan.

“Ananda hari ini dipanggil DPP, Insya Allah hari ini keluar suratnya,” tuturnya kepada awak media seusai menghadiri Peringatan Hari Jadi ke-70 Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai Pancasila, Jumat (14/8/2020).

Supian HK yang juga Ketua DPRD Kalsel menambahkan, ada 2 partai politik lainnya turut mengusung Ananda yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin tersebut, yaitu PAN dan PKS.

Ananda mendapat restu dari Partai Golkar, partai yang membesarkannya di dunia politik. Jika SK Partai Golkar sudah mengarah ke Ananda, maka Abdul Haris Makkie, Sekda Provinsi Kalsel yang santer dipasangkan dengan Yuni Abdi Nur Sulaiman harus legowo.

Padahal sebelumnya, diketahui DPD Partai Golkar Kalsel mengirimkan nama melalui surat DPD Partai Golkar Kalsel, A-054/GOLKAR-KS/VI/2020 perihal laporan hasil pelaksanaan tahapan seleksi bakal calon kepala daerah dari Partai Golkar pada Pilkada Tahun 2020.

Melalui surat tersebut DPD Partai Golkar Kalsel menunjuk nama Birokrat Pemprov Kalsel, H Abdul Haris Makkie sebagai Calon Walikota Banjarmasin berpasangan dengan kadernya yakni, Yuni Abdi Nur Sulaiman sebagai bakal calon Wakil Walikota.

“Haris Makkie tetap di Sekda, karena tidak dimajukan sebagai calon walikota,” tutupnya.
Dalam kontestasi Pilkada Kota Banjarmasin, Ananda dipasangkan dengan Mushaffa Zakir kader PKS yang saat ini berstatus anggota DPRD Kota Banjarmasin.

Hal ini seperti yang tertuang pada dalam Surat Keputusan (SK) DPP PAN Nomor : PAN/A/Kpts/KU-SJ/253/VIII/2020 tertanggal 13 Agustus 2020 ditandatangani oleh Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno.

PAN percaya diri sebagai parpol pertama yang memberikan SK kepada Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin tersebut untuk bertarung merebut kursi Walikota Banjarmasin.

SK tersebut mencantumkan nama calon Wakil Walikota, H Mushaffa Zakir, politisi dari PKS.

Dukungan 9 kursi PAN di DPRD Banjarmasin, sudah cukup untuk mengusung Ananda – Mushaffa untuk menantang petahana, Ibnu Sina.

Jika ditambahkan usungan Golkar dan PKS, maka Ananda – Mushaffa mengantongi modal 20 kursi dari koalisi tiga partai politik mendaftar di KPU Kota Banjarmasin, pada tenggat waktu 4-6 September mendatang.

Sumber

Golkar Papua Barat Buka Lagi Pendaftaran Balon Ketua

Berita Golkar– Partai Golkar Papua Barat melakukan langkah diluar kelaziman. Pasalnya, usai Musda tertunda tiga kali, kini partai itu membuka kembali pendaftaran bakal calon.

Pendaftaran hanya dibuka satu hari, yaitu mulai hari ini, 13 Agustus 2020 sampai pukul 16.00 WIB 14 Agustus 2020.

Demikian keterangan pers yang diterima papuakini.co dari Jois Kambu, Wakil Sekretaris PG PB, Kamis (13/08/2020) malam.

Menurutnya, keputusan pembukaan kembali pendaftaran itu merupakan hasil rapat pleno diperluas yang dihadiri sejumlah pengurus Golkar PB, ketua dan sekretaris PG kabupaten/kota, serta organisasi sayap

Saat papuakini,co menanyakan siapa saja pengurus yang hadir, dia tidak merincinya.

Dia menegaskan rapat pleno diperluas sesuai mekanisme Golkar dipimpin oleh pengurus, dalam hal ini ketua dan sekretaris, sesuai jenjangnya, jadi tidak ada DPP yang hadir.

Musda Golkar tertunda-tunda karena alasan tak jelas, walau ada selentingan kabar yang belum berhasil dikonfirmasi bahwa penundaan dilakukan karena ‘jagoan’ usungan DPP PG belum bisa menang dalam Musda.

Musda yang terakhir dijadwalkan akan digelar 15-16 Agustus di DPP PG di Jakarta, untuk memilih Ketua PG Papua Barat periode berikut, itu diikuti dua pasangan calon, yaitu petahana Ketua PG PB, Rudi Timisela, dan Ketua PG Kota Sorong, Lambertus Jitmau.

Keterangan pers itu juga menyebutkan bahwa kedua kandidat itu tak lagi akan mendaftar.

Juga disebutkan bahwa ada sejumlah kader yang akan mendaftar, seperti Amin Ngabalin (Wasekjen DPP Golkar), Dr Drs Stepanus Malak MSi (mantan Ketua Golkar Kabupaten Sorong dan Bupati Sorong, dan drg Alfons Manibuy SSA yang adalah mantan Ketua Golkar Teluk Bintuni dan Bupati Teluk Bintuni.

Sumber

Golkar Surabaya Menyelenggarakan Lomba Jula Juli

Berita Golkar –DPD Partai Golkar Kota Surabaya ikut melestarikan budaya dengan menggelar lomba Jula Juli Suroboyoan bertema kemerdekaan dalam rangka memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020.

“Saat ini Jula Juli di kalangan warga Surabaya sudah tidak familiar lagi. Makanya kita gelar lomba ini untuk mengangkat budaya asli Surabaya,” kata Ketua Panitia Lomba Jula Juli Ahmad Tufel Efendi di Surabaya, Kamis.

Menurut dia, saat ini yang sudah mendaftar ada sekitar 25 orang. Ia berharap pendaftar lebih banyak lagi agar lomba tersebut bisa semarak.

Adapun syarat peserta di antaranya berlaku untuk semua usia, wajib mengikuti akun IF @golkarsurabaya, menyukai halaman facebook DPD Golkar Surabaya, komen dan menyebarkan di IG pribadi dan mengajak lima teman, mengunggah video Jula Juli dengan #golkarsurabaya, #lombajulajuligolkarsurabaya, #julajulikidungkemerdekaan.

Selain itu, video tersebut berdurasi 2-3 menit dikirim ke [email protected] dan lainnya. “Karya harus orisinil Akun peserta tidak boleh private atau anonim serta tidak mengandung sara dan ujaran kebencian,” katanya.

Adapun kriteria penilaian meliputi pertama syair, cengkok dan laras. Kedua, kidungan,pos-posan, kidung lombo, dangdutan, kidung penutup dan terakhir adalah penampilan.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni mengatakan lomba ini merupakan bagian dari komitmen Partai Golkar Surabaya untuk turut melestarikan kebudayaan Surabaya dan Jawa Timur.

“Meski kita saat ini merayakan HUT Kemerdekaan dengan nuansa keprihatinan karena pandemik COVID-19, maka kita gelar kegiatan ini dengan nuansa protokol kesehatan ketat,” katanya.

Sumber

Golkar Trenggalek Berkesempatan Merapat ke Petahana

Berita Golkar– Arik Sriwahyuni Ketua DPD Partai Golkar Trenggalek terpilih menerima tamu yakni bakal calon Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin (petahana).

Kedatangan petahana yang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan ini merupakan komunikasi politik menjelang Pemilihan Bupati Trenggalek pada 9 Desember mendatang.

Usai melakukan pertemuan, Arik Sriwahyuni mengatakan bahwa Partai Golkar ini merupakan parta dewasa yang hingga saat ini belum memutuskan sikap menuju Pilbup 2020.

Jadi siapapun yang melakukan silaturahmi ke DPD Golkar bakal di terima dengan baik. Karena sebagai etika berpolitik dirinya bakal menerima tamu yang datang.

“Untuk peluang rekomendasi kita masih menunggu dari DPP. Hingga saat ini kita masih belum memutuskan arah politik,” ujarnya.

Lanjut Arik, pertemuan dengan bakal calon (petahana) ini juga bakal di laporkan ke DPP Golkar. Tentunya hasil akhirnya bagaimana DPD bakal menunggu dalam Minggu depan.

Apapun yang terjadi DPD Golkar harus mentaati keputusan DPP Golkar. Selama ini DPD Golkar telah berusaha maksimal, siapapun yang merapat ke Golkar tetap dilaporkan ke DPP Golkar.

Sementara itu di tempat yang sama, Moch. Nur Arifin bakal calon dari PDI Perjuangan menjelaskan bahwa kedatangannya ke partai tentu tentang komunikasi politik.

Karena semua tahu bahwa partai Golkar menyampaikan keputusan saat ini masih mengambil sikap 50 – 50.

“Maka untuk jadi 100 persen, kalau sudah di bukakan pintu ya kita bertamu,” ungkap Arifin.

Dalam komunikasi politik, PDI Perjuangan dari awal tetap welcome dengan semua partai. Jadi ini bukan tentang partai apa, karena semakin banyak dukungan dari partai, bakal menjadikan Trenggalek lebih baik kedepannya.

“Terkait Rekomendasi di Partai Golkar bakal kita kembalikan ke Partai, karena kita hanya bisa sebatas usaha,” pungkasnya.

Sumber

Golkar Munculkan Nama Ramoy Markus Luntungan Pada Pilwakot Bitung

Berita Golkar– Wacana bakal munculnya poros baru atau poros tengah di Pilwalkot Bitung bukan hanya isapan jempol belaka.

Beredar kabar jika poros tengah itu domotori Partai Golkar, PAN, Gerindra dan Demokrat.

Menariknya, dari internal Golkar Kota Bitung sendiri memunculkan nama Ramoy Markus Luntungan sebagai bakal calon wali kota yang konon akan disandingkan dengan Gunawan Pontoh dari PAN.

Selain Gunawan Pontoh, ada juga nama Lady Joke Lumantow dari Demokrat yang disiapkan untuk mendampingi Ramoy Markus Luntungan.

“Pak Ramoy yang diusulkan Golkar sedangkan Pak Gunawan dan Ibu Lady diusulkan PAN serta Demokrat untuk mendampingi Pak Ramoy,” kata salah satu internal Golkar.

Menanggapi informasi itu, Wakil Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota DPD II Partai Golkar Kota Bitung, Erwin Wurangian menyatakan dalam politik semua kemungkinan bisa terjadi, termasuk terbentuknya poros baru.

“Semua bisa terjadi. Tapi bagi kami (Golkar,red) semua tergantung DPP yang memutuskan dan kami masih menunggu,” kata Erwin, Kamis (13/08/2020).

Pun demikian kata anggota DPRD Kota Bitung ini, pihaknya tetap menjalin komunikasi dengan Parpol lain seperti PAN, Demokrat dan Gerindra untuk kepentingan Pilwalkot Bitung.

“Nah kalau ada yang bilang kami sementara mempersiapkan Pak Ramoy itu sah-sah saja, karena seperti Parpol lain kami juga sementara melakukan penjejakan dengan beberapa figur seperti Pak Ramoy, Pak Gunawan, Ibu Lady dan beberapa figur lainnya,” katanya.

Sumber

Golkar Kendari Buka Pendaftaran Calon Ketua Baru, Ini Syaratnya

Berita Golkar– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Kendari resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua, Kamis (13/8/2020).

Pengambilan dan pengembalian formulir pendaftaran dibuka mulai 13 – 20 Agustus 2020.

Ketua steering committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) X Golkar Kendari, Maoliddin mengatakan, pendaftaran calon Ketua Golkar Kendari ini terbuka bagi semua kader dan anggota partai yang mau mendaftar dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Bagi kader atau anggota yang ingin mendaftar dipersilahkan mengambil formulir di Kantor DPD II Golkar Kendari.

“Hari ini kita buka pendaftran bagi anggota maupun kader Partai Golkar yang ingin maju sebagai calon ketua, tapi dengan syarat.

Pertama pernah menjadi pengurus partai Golkar tingkat provinsi, pengurus DPD II Kota Kendari, atau minimal pengurus di pimpinan kecamatan selama satu periode penuh,” kata Maoliddin saat ditemui di Kantor DPD II Golkar Kota Kendari, Kamis (13/8/2020).

Maoliddin menjelaskan, kader yang ingin mencalonkan Ketua Golkar Kendari harus mengantongi dukungan minimal 30 persen pemegang hak suara.

Di Musda X Golkar Kendari, ada 13 pemegang hak suara, yakni satu suara dari DPD I Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), satu suara dari DPD II Golkar Kota Kendari, satu suara dari organisasi sayap partai, dan 10 suara dari pimpinan kecamatan.

Kemudian, dukungan bakal calon harus dibuktikan dengan surat dukungan yang ditandatangani oleh ketua dan sekretaris.

Musda X Golkar Kendari bakal digelar tanggal 23 Agustus, sehingga steering committee punya waktu dua hari untuk memverifikasi berkas yang masuk hingga batas pendaftaran.

Kata dia, jika nantinya hanya ada dua bakal calon, maka pemenangnya adalah yang mengantongi surat dukungan di atas 50 persen dari pemilik suara.

Tapi kalau satu calon saja yang mendaftar, maka berdasarkan petunjuk pelaksana (juklak) dipastikan tidak ada pemilihan.

“Kita menyatakan dia terpilih jika memenuhi syarat. Tapi ini tetap dikonsultasikan ke DPD I Golkar Sultra,” katanya.

Namun, jika nantinya ada tiga bakal calon, kata Maoliddin, maka dilakukan pemilihan ketua untuk mencari siapa pemilik suara terbanyak.

Sumber

DPD II Golkar Halbar Gelar Musda V

Berita Golkar– Dewan Pimpinan Partai Golongan Karya tingkat dua (DPD II) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) bakal mengelar musyawarah daerah (Musda) ke V tahun 2020.

Sekertaris DPD II Golkar Halbar, Marten Marau, mengatakan, pihaknya akan melaksanakan Musda ke V tahun 2020 pada Sabtu 15 Agustus yang dipusatkan di Villa Gaba Desa Guaemaadu Kecamatan Jailolo.

“Namun sebelum pelaksanaan Musda ke V, kami juga melaksanakan penjaringan dan Pencalonan bakal calon (balon) ketua DPD II Golkar Halbar periode 2021 – 2025) yang dibuka sejak tanggal 12 dan berakhir pada 14 Agustus besok,” jelas Marten di Sekertariat Panitia pendaftaran, Kamis (13/08/2020).

Jadi lanjut Marten, pada saat Musda tidak adalagi pendaftaran bakal calon, sehingga diharapkan kepada Kader partai atau publik figur yang ingin bertarung agar mendaftarkan diri sebelum pelaksanaan Musda.

“Dan syarat pendaftaran sebagaimana yang tertuang dalam pasal 49 juklat nomor 2 tahun 2020 tentang musyawarah-musyawarah dan rapat partai Golkar, yakni bakal calon ketua DPD II adalah kader yang telah mengabdi selama 5 atau publik figur yang mendapat persetujuan dari DPD I, dan yang bersangkutan yang mendaftar sebagai calon bisa telah memenuhi syarat dukungan 30 persen,” jelasnya.

Sampai saat ini sudah ada yang mendaftarkan sebagai bakal calon, Marten mengatakan.

“mulai dari pembukaan pendaftaran tanggal 12 kemarin sampai saat ini baru satu pendaftar yang mengambil formulir yakni ketua DPD II Golkar Halbar Ahmad Zakir Mando,”akunya.

Dia juga menyampaikan kepada para kader partai Golkar Halbar wajib hadir pada acara Musda ke V tanpa terkecuali,”tegas Marten.

Sumber

Scroll to top