DPD GOLKAR

Arina Ditawari Jadi Pengurus Golkar Setelah 10 Tahun Tidak Aktif

Berita Golkar– Sempat 10 tahun ‘minggir’ dari hingar bingan politik, Anak Agung Arina Saraswati Hardy kembali akan masuk kepengurusan Golkar.

Srikandi Politik mantan anggota Fraksi Golkar DPRD Bali Dapil Gianyar 2004-2009 ini masuk daftar kader yang diburu Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, untuk diajak gabung.

Informasi terbaru yang dihimpun NusaBali, Selasa (18/8), AA Arina Saraswati Hardy yang notabene putri dari tokoh Golkar Anak Agung Arka Hardiana (almarhum), bakal ditarik memperkuat kepengurusan DPD I Golkar Bali 2020-2025 di bawah komando Sugawa Korry.

Arina Hardy diincar, karena termasuk kader potensial, namun kurang diberikan porsi maksimal.

“Dia (Aeina Hardy) merupakan kader potensial. Dia aktif pada zamannya Ketua DPD I Golkar Bali dijabat Tjokorda Gede Budi Suryawan (2005-2010).

Saat itu, Arina Hardy menjadi salah satu Wakil Ketua DPD I Golkar Bali.

Setelah peralihan kepemimpinan Golkar Bali pasca Tjok Budi Suryawan, Arina Hardy kurang diberi porsi,” ujar seorang kader senior Golkar kepada NusaBali di Denpasar, Selasa ke-marin.

Belakangan, Arina Hardy mulai aktif lagi setelah lama menghilang. Salah satunya, Arina Hardy terlibat memimpin tim paduan suara saat Musda Golkar Denpasar di Gedung Madu Sedana, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Minggu (16/8) sore.

Saat itulah Arina Hardy ditawari Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, masuk kepengurusan partai.

Ketika dikonfirmasi NusaBali, Sugawa Korry mengakui memang menawarkan kursi kepengutusan DPD I Golkar Bali kepada Arina Hardy. “Ya, namanya mantan pengurus yang potensial, kita tawari-lah. Kalau Arina bergabung, kan bagus untuk kebesaran partai,” jelas Sugawa Korry.

Sugawa Korry mengatakan, DPD I Golkar Bali kini menunggu keputusan Arina Hardy. Dari pembicaraan sebelumnya, ada peluang Arina Hardy masuk struktur kepengurusan DPD I Golkar Bali.

“Kami banyak ngobrol soal Golkar. Intinya, beliau (Arina) siap membesarkan Golkar,” tegas politisi senior asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng yang juga Wakil Ketua DPRD Bali dari Fraksi Golkar ini.

Sementara itu, Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara, enggan menjawab saat dikonfirmasi soal rencana bergabungnya Arina Hardy.

“Tanya langsung kepada yang bersangkutan,” elak Suamba Negara, Selasa kemarin.

Bagaimana reaksi Arina Hardy sendiri? Saat dikonfirmasi NusaBali, Selasa kemarin, Arina Hardy mengaku belum memberikan jawaban kepada DPD I Golkar Bali.

“Saya memang dipinang masuk pengurus DPD I Golkar Golkar. Cuma, saya belum memberikan jawaban,” kilah Arina Hardy.

Mantan anggota Komisi II DPRD Bali 2004-2009 ini mengakui masih sibuk mengurusi kegiatan usaha dan kampus.

“Sementara belum berpikir masuk dunia politik.

Sebenarnya, sejak usainya Musda DPD I Golkar Bali, saya sudah diajak masuk kepengurusan oleh Pak Dewa Suamba Negara,” ujar Arina Hardy, yang putuskan tidak maju selaki caleg incumbent di Pileg 2009, karena sang ayah, AA Arka Hardiana, yang saat itu maju tarung.

Sumber

Meikel Maringka Dapat Dukungan Jelang Musda Golkar Manado

Berita Golkar– Jelang Musda DPD II Golkar Manado akhir Agustus ini, telah mencuat beberapa nama kandidat ketua.

Kemunculan nama-nama sebagai calon ketua partai berlambang pohon beringin ini tidak lepas dari dukungan.

Demikian halnya dengan Meikel Stif Maringka SH (MSM), yang mendapat dukungan untuk memegang tampuk pimpinan Golkar Kota Manado dari Sekretaris AMPI Manado Jandry Kandores.

Dukungan tersebut menurut Jandry Kandores sangat tepat bagi MSM yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Manado.

“MSM layak maju pada Musda Golkar 29 Agustus,” kata Jandry Kandores kepada BeritaManado.com, Selasa (18/8/2020).

Alasannya, MSM sudah memenuhi unsur syarat calon ketua.

“Punya ijazah S1, sudah mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan kader Golkar,” beber Jandry.

Bahkan ditambahkannya, kwalitas MSM yang saat ini telah dipercayakan sebagai Ketua AMPI Manado, sudah tidak diragukan lagi untuk menjadi ketua DPD II Golkar Manado.

“Punya kapabilitas dan akseptabilitas dalam menakhodai organisasi, seperti AMPI Kota Manado,” tandas Jandry.

Sumber

Dodi Reza Siapkan Kejutan Di Pilkada Ogan Ilir

Berita Golkar –Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat I Partai Golkar Sumatera Selatan, Dodi Reza Alex Noerdin menghadiri musyawarah daerah ke – X partai Golongan Karya (Golkar) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Pada kesempatan itu, Dodi mengatakan, dalam waktu dekat akan mengumumkan pasangan yang didukung pada pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Ogan Ilir.

“Dalam minggu – minggu ini saya akan mengumumkan calon Bupati dan Wakil Bupati untuk maju pada pemilihan serentak 9 Desember 2020 mendatang,” ujarnya ketika diwawancarai awak media, Selasa (18/8/2020) siang.

Ditegaskan Dodi, teruntuk Kabupaten OI, partainya akan memberikan kejutan pasangan yang akan diusung.

“Iya untuk di Ogan Ilir, partai kami sudah menyiapkan kejutan. Tunggu saja ketika pengumuman nanti,” ungkap Bupati Musi Banyuasin tersebut.

Sama halnya dengan Kabupaten Ogan Ilir, Golkar belum mengambil keputusan untuk pilkada di Kabupaten Musi Rawas.

“Karena memang, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan seperti kader dan tentunya elektabilitas individual”

“Walaupun kader kalau elektabilitasnya rendah, ya masih terus dipertimbangkan,” kata Dodi.

Sementara dalam Musda Golkar OKI, Bakri Tarmusi kembali terpilih sebagai ketua Golkar Kabupaten OKI.

Sumber

Musda Golkar Jembrana Dibuka Sugawa Korry

Berita Golkar– Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Jembrana tahun 2020 dilaksanakan, Selasa (18/8).

Musda DPD Partai Golkar Jembrana dilaksanakan di Kantor DPD II Partai Golkar di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara.

Dihadiri sejumlah pimpinan atau perwakilan partai di Jembrana, Musda Partai Golkar Jembana dibuka Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry dengan pemukulan gong. Nampak hadir bakal calon Bupati Jembrana dari Koalisi Jembrana Maju (KJM), I Nengah Tamba.

Dalam Musda Partai Golkar dari informasi muncul tiga (3) kandidat yakni Made Suardana (Plt Ketua DPD II Golkar Jembrana), Wayan Suardika (Mantan Ketua DPD II Golkar Jembrana) dan Ketut Widastra (Mantan anggota DPRD Jembrana).

Hingga berita ini ditulis Musda Partai Golkar Jembrana masih berlangsung (Komang Tole).

Sumber

Wakil Ketua Bappilu DPD II Golkar Denpasar Dicalonkan Jadi Cawali Denpasar

Berita Golkar– Srikandi Golkar asal Puri Greneceng, Denpasar Utara, Anak Agung Ayu Sunasri, diusulkan maju menjadi Calon Walikota (Cawali) Denpasar dalam Pilkada 2020.

Usulan ini muncul saat digelar Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Denpasar di Gedung Madu Sedana, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Minggu (16/8) sore.

Adalah Ida Bagus Gde Udiyana, salah satu kader senior Golkar, yang memunculkan nama Rai Sunasri untuk diusung ke Pilkada Denpasar 2020 saat Musda sore itu.

“Partai Golkar adalah partai yang kedepankan soliditas dan memiliki banyak kader potensial. Jadi, sudah selayaknya kader sendiri diberikan prioritas. Saya usulkan agar Ibu Rai Sunasri diusung sebagai Calon Walikota di Pilkada Denpasar 2020,” ujar mantan anggota Fraksi Golkar DPRD Bali Dapil Denpasar 2014-2019 ini.

Rai Sunasri diharapkan berpaket dengan figur lain yang diajukan parpol yang berkoalisi bersama Golkar di Pilkada Denpasar 2020.

Rai Sunasri bersama tandemnya disodorkan tarung head to head melawan pasangan I Gusti Ngurah Jaya Negara-I Kadek Agus Arya Wibawa, yang diprediksi bakal diusung PDIP sebagai Cawali-Cawawali Denpasar di Pilkada, 9 Desember 2020 mendatang.

Rai Sunasri adalah Srikandi Politik asal Puri Gerenceng yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Bappilu DPD II Golkar Denpasar 2015-2020.

Rai Sunasri sempat diusung Golkar sebagai Calon Walil Walikota (Cawawali) Denpasar dalam Pilkada Denpasar 2015 lalu, bertandem dengan I Made Arjaya (mantan politisi PDIP) yang menempati posisi Cawali Denpasar.

Sayangnya, kala itu Arjaya-Rai Sunasri dipecundangi pasangan incumbent dari PDIP, IB Rai Dharmawijaya Mantra-IGN Jaya Negara.

Jauh sebelumnya, Rai Sunasri juga sempat duduk di Komisi C DPRD Denpasar 2004-2009.

Sementara itu, pimpinan sidang Musda Golkar Denpasar, Dewa Made Suamba Negara (Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali), menyatakan menginventarisir usulan Rai Sunasri menjadi kandidat Cawali Denpasar.

Menurut Suamba Negara, usulan ini sebagai aspirasi arus bawah untuk selanjutnya diusulkan kepada DPD I Golkar Bali.

Sedangkan Sekretaris DPD I Golkar Bali, Made Dauh Wijana, sempat hendak memperkenalkan Rai Sunasri seraya naik podium di arena Musda Golkar Denpasar sore itu.

Namun, Suamba Negara selaku pimpinan sidang tiba-tiba saja menyela dan melarang Rai Sunasri naik podium.

“Tidak usah dipamerkan di depan dulu, nanti cukup dicatat dan ditindaklanjuti ke DPD I Golkar Bali,” sergah Suamba Negara.

Sebaliknya, Rai Sunasri yang hadir dalam Musda Golkar Denpasar sore itu mengatakan dirinya disulkan maju tarung ke Pilkada 2020.

Tetapi, kata Rai Sunasri, itu adalah sebagai aspirasi dan usulan kader.

“Saya ikuti proses saja. Ini kan baru usulan namanya,” ujar Rai Sunasri kepada NusaBali.

Yang pasti, munculnya nama Rai Sunasri sebagai usulan dari akar rumput, membuat peta persaingan berebut rekomendasi di internal Golkar untuk Pilkada Denpasar 2020 kian memanas.

Sebab, sebelumnya sudah ada 2 kandidat yang berproses di Golkar dengan mendaftarkan pencalonannya.

Pertama, Anak Agung Ngurah Manik Danendra (AMD), tokoh independen asal Puri Tegal Denpasar Pemecutan, Denpasar Barat.

Kedua, Anak Agung Ngurah Agung, kader senior Wakil Sekretaris DPD I Golkar Bali asal Puri Gerenceng yang notabene misan dari Rai Sunasri.

Hanya saja, nasib Ngurah Agung cukup tragis: tidak diikutkan partainya dalam survei kandidat di internal Golkar, dengan alasan yang bersangktan tak mau setor urunan biaya survei.

Sementara, Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, berjanji akan mempertimbangkan usulan untuk mengusung Rai Sunasri ke Pilkada Denpasar 2020 ini.

Tentunya, dipertimbangkan dengan proses dan mekanisme yang ada di organisasi.

“Ini adalah usulan kader di Musda Giolkar Denpasar. Partai akan menindaklanjuti usulan ini.

Kita ikuti proses. Ya, baguslah ada usulan agar kader dikedepankan di Pilkada 2020,” tandas Sugawa Korry.

Sumber

Nirwan Arifuddin Ikut Dalam Penjaringan Balon Ketua DPD II Golkar Bulukumba

Berita Golkar– Dewan Pimpinan Partai Golongan Karya tingkat dua (DPD II) Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan bakal menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke X tahun 2020.

Sebelum Musda ke X yang dijadwalkan pada 23 Agustus 2020 mendatang, Panitia nampak disibukkan penjaringan balon Ketua Partai Golkar DPD II Kabupaten Bulukumba.

Menurut Panitia Pendaftaran, Badaruddin menyebutkan kalau pendaftaran dan pengembalian formulir mulai 17,18 Agustus 2020

“Mulai hari ini kita buka pendaftaran secara teransparans hingga besok tanggal 18/08/2020 pendaftaran dan pengembalian hingga tanggal 19/08/2020”, jelas Badaruddin pada Senin (17/8 2020) di sekretariat Partai Golkar di jalan Jenderal Sudirman kota Bulukumba.

Nirwan Arifuddin Ikut Dalam Penjaringan Balon Ketua DPD Golkar Bulukumba.
Pantauan media, Senin (17/8/2020) siang, tampak juru bicara (Jubir) Nirwan Arifuddin SH yakni Muh Darwis K turut mendaftarkan nama Nirwan sebagai salah satu balon Ketua Partai Golkar DPD II Kabupaten Bulukumba.

“Saya diamanahkan untuk mendaftarkan Nirwan sebagai Balon Ketua Golkar DPD II Bulukumba”,singkat Darwis yang ditemui langsung di sekretariat Partai Golkar itu.

Sementara itu, Nirwan yang dikonfirmasi melalui whatsappnya membenarkan kabar itu. bahkan Ia menyebut kalau rencana musda X partai Golkar DPD II Bulukumba masih perlu ditinjau karena SK DPD I belum selesai.

“rencana musda X partai Golkar DPD II Bulukumba masih perlu ditinjau karena SK DPD I belum selesai dan tentunya akan rancuh”, singkat Nirwan.

Sumber

Kejutan Golkar di Pilkada Ogan Ilir 2020

Berita Golkar –Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Sumatera Selatan (Sumsel), Dodi Reza Alex Noerdin mengungkapkan, partai berlogo beringin itu siap memberikan kejutan di Pilkada Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan (Sumsel) 2020.

Pasalnya, hingga saat ini, Golkarbelum mengungkap ke arah mana dukungan tersebut akan ditujukan.

Dia menyebut semua itu akan segera diungkap dalam minggu-minggu ini. “(Pilkada) Ogan Ilir akan ada kejutan dari kita (Golkar), tunggu saja,” kata Dodi usai menghadiri Musda X Golkar Kabupaten OKI di Kayuagung, Selasa (18/08).

Sementara untuk satu Kabupaten lainnya di Sumsel yang juga belum ditentukan dukungan oleh partai Golkar adalah Pilkada Musi Rawas. Untuk pilihan ini, kata Dodi ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan seperti kader ataupun elektabilitas.

“Untuk kader juga tetap dilihat elektabilitasnya. Walaupun kader kalau elektabilitasnya rendah,” ujarnya.

Sebelumnya, kader partai Golkar di Kabupaten Ogan Ilir yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Ogan Ilir, Suharto sempat diisukan akan mendampingi petahana di Pilkada Ogan Ilir.

Selain itu, kader lainnya, Endang PU Ishak juga sempat diisukan akan menduduki posisi sebagai calon wakil bupati pasangan Ilyas Panji Alam.

Sebagaimana diketahui, di Sumatera Selatan sendiri tujuh Kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkadatahun ini diantaranya Kabupaten Ogan Ilir, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Kabupaten PALI.

Sumber

Golkar Mataram Kompak Dukung Bapaslon HARUM

Berita Golkar– Partai Golkar telah memutuskan mengusung Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum) pada Pilkada Kota Mataram 2020.

Atas dasar itu, Ketua Tim Pemenangan Paket Harum H Didi Sumardi sangat yakin suara pendukung Partai Golkar tak akan terpecah.

“Partai Golkar sudah klop mendukung dan mengusung paket Harum. Tidak ada lagi ke mana-mana,” tegas pria yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Mataram ini.

Didi menampik adanya irisan dukungan Golkar ke pasangan lain.

Kata dia, irisan dukungan Golkar ke pasangan lain hanya bersifat personal. Bukan secara organisasi kepartaian.

Didi yakin dengan kekuatan figur Mohan-Mujib. Menurutnya, figur dari bapaslon menjadi sentral menghimpun dukungan dari masyarakat Kota Mataram.

“Kami yakin, figur ini yang diinginkan masyarakat,” yakinnya.

Dia juga melihat sekarang ini masyarakat sudah dewasa dan cerdas.

“Sentralnya ada di figur. Apalagi paket Harum banyak didukung partai lain,” ungkap politisi senior ini.

Senada, Anggota Tim Pemenangan Paket Harum Abdul Malik menegaskan, tidak ada basis dukungan Golkar pecah.

Sesuai arahan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato, Kader Golkar wajib mendukung paket Harum.

“Tidak ada kader Golkar yang abu-abu,” tegasnya.

“Kita solid mendukung paket H Mohan-TGH Mujib,” imbuhnya.

Sebagai informasi, belakangan beredar kabar, pendukung Golkar akan terpecah mendukung tiga pasangan calon di Pilkada 9 Desember mendatang.

Yakni ke pasangan Harum, pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru), dan pasangan HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda (Muda).

Ketiga bapaslon memiliki pendukung militan. Mohan-Mujib misalnya.

Mereka merupakan kader Golkar. Bahkan, sampai saat ini Mohan masih menjadi Ketua DPD II Golkar Kota Mataram.

Sementara TGH Mujiburrahman kader Golkar yang menjadi anggota DPRD Kota Mataram. Sehingga, basis dukungan Golkar ke paket Harum cukup kuat.

Namun di balik itu ada nama Baihaqi yang masih menjadi kader Golkar.

Yang tak kalah pentingnya, Baihaqi merupakan menantu dari Sekretaris DPD I Golkar NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda yang kini menjabat Ketua DPRD NTB.

Jadi, tidak menutup kemungkinan pasangan Baihaqi-Diyah mendapat irisan dukungan Golkar.

Tak hanya Baihaqi, basis dukungan Golkar kemungkinan juga akan mengarah ke paket Muda.

Seperti diketahui Ahda merupakan putra sulung Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh yang juga pernah menjabat Ketua DPD II Golkar.

Bahkan Ahyar kini digadang-gadang menjadi calon kuat memimpin Golkar NTB.

Sumber

Partai Golkar Penajam Paser Utara (PPU) Gelar Musda

Berita Golkar– Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) II Partai Golkar Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur akan menggelar Musyawarah Daerah atau Musda Golkar PPU di Graha Pemuda, Rabu (19/8/2020) besok.

Pelaksana Tugas ( Plt) Ketua DPD II Golkar PPU, Nanang Ali mengatakan, Musda ini digelar untuk memilih ketua selama lima tahun kepengurusan. Ia mengatakan, Musda Golkar PPU ini akan dihadiri sekitar 300 pengurus dan kader mulai tingkat desa sampai kabupaten.

“Biasanya kalau kami gelar musda itu peserta sampai ribuan, tapi karena covid-19 sehingga kami hanya undang sekitar 300 orang saja,” kata Nanang, Selasa (18/8/2020).

Ia mengatakan, mereka yang akan hadir adalah pengurus dari tingkat desa dan kelurahan dan kecamatan. Untuk Musda ini rencananya akan dibuka Ketua DPD I Golkar Kaltim Rudy Masud.

Sementara itu untuk calon, Nanang mengatakan sampai saat ini baru dirinya yang mendaftarkan sebagai calon ketua.

“Masih ada waktu sampai besok untuk mendaftar sebagai calon ketua. Sementara sih saya saja yang mendaftar tidak tahu kalau besok,” ucapnya.

Untuk hak suara, Nanang mengakui bahwa ada 10 yang memiliki hak suara dalam Musda tersebut. Mereka bersal dari 4 PTK, DPD II dan DPD I serta yang mendirikan dan dirikan serta organisasi sayap partai.

Sumber

Taufiq Mukri – Supriadi Berpeluang Besar Kantongi Rekomendasi Golkar

Berita Golkar– Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati HM Taufiq Mukri- H Supriadi (Pantas) berpeluang besar mendapatkan Rekomendasi B1-KWK dari Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai partai pengusungnya.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jhoni Abdi mengungkapkan sejauh ini Rekomendasi dari Partai Golkar sudah di proses, dan seluruh mekanisme sudah disampaikan bahwa hasil survei tertinggilah yang tentu akan mendapatkan rekomendasi partai.

“Kami sudah melaksanakan tiga kali survei, pertama dilaksanakan pada 9 Januari 2020 bahwa elektabilitas pasangan Taufiq Mukri-Supriadi masih tertinggi diangka 46 persen,” papar Abdi, Senin 17 Agustus 2020.

Kemudian Abdi menambahkan, dari hasil survei yang berbeda digelar tanggal 8 juni 2020 Lalu, hasilnya pasangan PANTAS masih berada di posisi tertinggi, dan urutan kedua Hj Suprianti dengan angka 35 persen.

“Terakhir survei di tanggal 21 Juli 2020, pasangan Taufiq Mukri-Supriadi masih diatas, disusul pasangan Rudini-Samsudin 17 persen, dan pasangan Suprianti-Sanidin 15 Persen. Dan kita punya data interens dari lembaga survei,” katanya.

Namun untuk semua keputusan merupakan kewenangan dari di Dewan Pimpinan Pusat (DPD) Golkar.

Abdi juga memastikan sebelum masa pendaftaran Rekomendasi pada pasangan yang diusung Golkar akan keluar.

“Kemungkinan dalam waktu dekat sekitar tanggal 20-25 Agustus ini, dari B1KWK Parpol dan BKWK Parpol akan keluar,” tandasnya.

Sumber

Scroll to top