BERITA

Pendukung Sompie Singal-Joppi Lengkong, Optimis Golkar Dapat Koalisi

Berita Golkar– Pemilihan Bupati Minahasa Utara (Pilbup Minut) memberi banyak kejutan terkait arus dukungan partai politik.

Untuk sementara, hingga Senin (24/8/2020) hari ini, sudah ada dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang memiliki kuota kursi Partai Politik (Parpol) cukup untuk mengusung calon, yaitu pasangan Joune Ganda-Kevin Lotulung (PDIP, Demokrat, PBB, Perindo, PKPI) dan pasangan Shintia Rumumpe-Petrus Macarau (NasDem, PKB).

Namun demikian, para pendukung pasangan Sompie Singal-Joppi Lengkong yang diusung Golkar diyakini juga akan maju di Pilbup Minut.

Para pendukung optimis, Partai Golkar akan mendapat koalisi.

Saya optimis bapak Sompie Singal dan bapak Joppi Lengkong akan menjadi pasangan calon kepala daerah yang akan ikut serta pada Pilkada Minut 2020,” ujar Akib Rondonuwu.

Akib meyakini, koalisi yang terjadi di tingkat provinsi yaitu Golkar-PAN yang mengusung pasangan Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) di Pilgub Sulut juga akan terjadi di Pilbup Minut.

“Saya optimis ibu CEP dan pak SSL akan memperjuangkan untuk adanya paslon dari Partai Golkar dan PAN yang akan bertarung di Pilkada Minut yang tentunya Sinergis dengan CEP-SSL. Karena kalau tidak, itu juga pertanda bahwa kekuatan CEP-SSL untuk Pilkada Sulut tidak akan kuat,” ujar Akib.

Senada disampaikan Billy Barantian, pendukung Sompie-Joppi.

“Harus tetap optimis karena seperti penyampaian Ketua Harian DPD I Golkar Sulut tinggal tunggu cuaca yang baik untuk disampaikan kepada masyarakat dan juga penyampaian Ketua DPD II Golkar Minut bahwa dengan kepiawaian ibu CEP komitmen-komitmen koalisi sudah jelas,” kata Akib.

“Dari awal kami para pendukung sangat optimis dengan pasangan SS-JL tidak ada keraguan pun kepada kedua pasangan ini, yang kita berikan kepada masyarakat Minut adalah pengalaman kedua birokrat handal yang sudah berbuat untuk Minahasa Utara,” tambah Herman Papia.

Sumber

Herry Asiku: Irham Layak Dapat Rekomendasi Golkar di Pilkada Konsel

Berita Golkar– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) Herry Asiku, menyebut Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dalam waktu dekat bakal mengeluarkan surat rekomendasi terhadap nama bakal calon bupati yang akan didukung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Konawe Selatan (Konsel) 2020.

Saat ini, di Pilkada Konsel, ada dua kader partai yang berebut rekomendasi partai besutan Airlangga Hartarto itu yakni, Surunuddin (petahana) dan Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo.

Herry menilai, Irham Kalenggo layak mendapat rekomendasi partai untuk maju pilkada, karena merupakan salah satu kader terbaik Golkar. Hal itu disampaikan Herry saat membuka musyawarah daerah (Musda) IV Golkar Konsel, di Wonua Monapa, Senin (24/8/2020).

“Semoga ketua kita mendapat rekomendasi dari Partai Golkar. Tapi itulah demokrasi, kita tunggu saja,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Sultra itu mengatakan, untuk pengurus di DPD II Golkar Konsel dan tingkat provinsi tetap solid pada keputusan awal dengan merekomendasikan Irham Kalenggo untuk diusung. Karena itu, sampai saat ini rekomendasi belum dikeluarkan oleh DPP.

“Kita memang tidak dilibatkan di DPP, tapi sampai hari ini kita tetap ngotot bahwa kader terbaik adalah Ketua DPD II Partai Golkar Konsel,” kata Herry.

Untuk diketahui, hingga saat ini Partai Golkar belum mengeluarkan rekomendasi untuk calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada Konsel dan Konawe Kepulauan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Sumber

DPP Golkar Memilih Jilly Eman, JAK: Kemenangan Sudah di Depan Mata

Berita Golkar– Jilly Gabriella Eman menyisihkan Syerly Adelyn Sompotan dan Milky Wenur untuk menjadi bakal calon wali kota Kota Tomohon dari Partai Golkar.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) James Arthur Kojongian, Senin (24/8/2020) mengatakan, ada banyak pertimbangan kenapa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memilihnya.

“Yang pertama Jilly Eman Unggul dalam beberapa survei oleh Partai Golkar. kedua ini adalah bagian dari kaderisasi penting di dalam tubuh Partai Golkar,” ujarnya.

Ditambahkan Wakil Ketua DPRD Sulut ini, Jilly Eman didukung mesin partai yang solid dari tingkat kota, kecamatan sampai desa/kelurahan. Golkar akan sangat solid dan bekerja mendukung putri Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman itu.

“Saya minta seluruh kader untuk bersatu memenangkan JGE sebagai Wali Kota Tomohon periode 2021-2026. Kemenangan sudah di depan mata” kata dia.

Atas nama Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulut, JAK sapaannya juga mengucapkan banyak selamat kepada Jilly Eman yang adalah Ketua DPD AMPI Kota Tomohon.

“Saya minta kepada semua kader Golkar dan AMPI Tomohon supaya bantu JGE,” pungkasnya.

Sumber

Golkar: Rakyat Puas Kinerja Pemerintah, Demokrasi Di Tengah Pandemi Covid 19

Berita Golkar –Pandemi COVID-19 yang merebak sejak awal tahun telah membuat beberapa negara di dunia mengalami penurunan demokrasi. Hal itu disebabkan penanganan COVID-19 yang lamban, lemahnya keamanan hingga memburuknya kondisi ekonomi suatu negara.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Golkar Trifena M. Tinal menyatakan Indonesia juga mengalami dampak itu. Namun, tak seburuk negara lain seperti India dan Filipina.

Salah satu indikasinya yakni hasil survei yang dilakukan oleh SMRC (Sjaiful Mujani Research Center) pada 12 -15 Agustus 2020 terhadap kondisi politik dan demokrasi di Indonesia.

“Hasil survei itu jelas membuktikan kondisi demokrasi Indonesia masih tetap baik. Selain itu saya lihat kondisi politik di Indonesia saat ini juga baik-baik saja,” ungkap Trifena dalam keterangannya, Senin (24/8/2020).

Menurutnya, kondisi politik di Indonesia saat ini baik-baik saja, karena yang menyatakan buruk itu masih lebih kecil dibandingkan yang menyatakan baik. Namun yang menyatakan dalam surveyi tentang kondisi keamanan dan bisa melindungi rakyatnya terdapat sekitar 52%.

Sementara untuk kepuasan terhadap jalannya demokrasi di Indonesia sebanyak 72% menyatakan puas. “Sekali lagi ini fakta jika mayoritas publik masih menyatakan puas terhadap pelaksanaan demokrasi saat ini,” tambah Trifena.

“Secara teori bisa saja seperti itu, namun bisa kita lihat dari hasil survei ini, rakyat masih percaya pada pemerintah. Ini membuat kita semakin yakin jika apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Trifena tanggung jawab pemerintah itu kepada rakyatnya. Maka selama mayoritas rakyatnya masih mempercayai dan menyatakan puas terhadap pemerintah maka presiden dan para pembantunya sudah memimpin sesuai harapan mereka

“Survei ini membuktikan rakyat cukup puas terhadap kinerja pemerintah. Jika ada sekelompok orang atau organisasi baru yang menuntut presiden untuk bertanggung jawab karena belum memenuhi tuntutan rakyat sesuai sumpah dan janjinya, saya pikir itu keliru,” pungkasnya.

Sumber

Golkar Mendukung Eet-Samsu Di Pilkada Bengkalis 2020

Berita Golkar –Partai Golkar resmi mengusung pasangan Indra Gunawan Eet-Samsu Dalimunte pada Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Bengkalis.

“Sudah ditetapkan untuk Pilkada Bengkalis Golkar mengusung Indra Gunawan Eet-Samsu Dalimunte. Dan besok saya ke Jakarta menjemput SK-nya,” kata Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar Riau, Ikhsan, Senin 24 Agustus 2020.

Dijelaskan Ikhsan, dalam menetapkan siapa calon yang didukung DPP telah melalui pertimbangan yang matang dan kajian dari berbagai aspek.

“Yang ditetapkan ini adalah bakal calon yang sudah dianggap partai bisa ikut bertarung, berdasarkan dari berbagai pertimbangan,” terangnya.

Selain pasangan Indra Gunawan Eet-Samsu Delimumthe, Ikhsan mengungkapkan, besok Golkar juga akan menyerahkan SK dukungan pasangan Paisal-Amris untuk Pilkada Kota Dumai.

Seperti yang diketahui, ada empat daerah yang telah diumumkan DPP Golkar untuk Pilkada 2020 ini, diantaranya Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Inhu, Kabupaten Kuansing dan Kabupaten Siak.

Sumber

Golkar Gunungkidul Resmi Mendukung Mayor Sunaryanta Dalam Pilkada

Berita Golkar –Partai Golkar resmi mencalonkan pasangan Mayor Sunaryanta dan Heri Susanto dalam Pilkada di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Surat keputusan dukungan diserahkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Gunungkidul Sugiyarto kepada Sunaryanta.

Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman serta Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah DIY dan Jawa Tengah, Iqbal Wibisono, ikut menyaksikan penyerahan surat dukungan tersebut.

Gandung berharap, seluruh kader Partai Golkar satu suara untuk mendukung pasangan Sunaryanto-Heri. “Jika ada pasangan lain yang membawa nama Golkar, kami akan mengusulkan untuk dipecat,” kata Gandung kepada wartawan di Wonosari, Gunungkidul, Minggu (23/8/2020).

Sedangkan bakal calon Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengaku sudah menggalang dukungan dari relawan yang tersebar di 1.431 dusun. Jumlah relawannya, diklaim Sunaryanta, sudah mencapai 15.000 orang.

Terkait statusnya yang masih menjadi anggota TNI, Sunaryanta mengaku sudah berkomunikasi dengan institusinya. “Saat ini masih dalam proses, mudah-mudahan tidak lama lagi akan keluar keputusan resmi pengunduran diri saya,” kata Sunaryanta.

Sebagai informasi, saat ini Sunaryanta masih tercatat bertugas di Kementerian Pertahanan. Meskipun Partai Golkar sudah menjatuhkan pilihannya pada pasangan Sunaryanta – Heri Susanto, tapi secara aturan belum bisa mendaftar ke KPU.

Pasalnya, Partai Golkar Gunungkidul hanya mempunyai 5 kursi di DPRD, sementara syarat pada aturan, pasangan calon bupati dan wakil bupati minimal diusung parpol dengan 9 kursi di DPRD.

Sunaryanto dan Heri Susanto mengaku terus melakukan komunikasi politik dengan PKB, sehingga pasangan ini bisa melenggang menjadi pasangan calon yang memenuhi syarat untuk maju pilkada.

“Golkar dan PKB sudah pasti bergabung, masih ada satu partai yang saya tidak akan menyebutkan saat ini intens komunikasi dengan saya,” ucap Sunaryanta. Jika secara resmi didukung Golkar dan PKB maka pasangan Sunaryanta dan Heri Susanto bisa langsung mendaftar ke KPU secara calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul.

Sumber

DPP Partai Golkar Segera Umumkan Paslon dalam Pilkada Kukar

Berita Golkar– DPP Partai Golkar akan mengumumkan sekaligus jagoannya di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada di sisa kabupaten/kota Kaltim yang belum diumumkan.

Ketua DPD I Partai Golkar Kaltim Rudy Masud mengibaratkan surat keputusan atau SK ibarat kedelai, yang masih bisa berubah-ubah.

“Seperti kedelai, paginya masih kedelai, siang jadi tempe, malamnya bisa berubah lagi,” kata Rudy Masud memberikan penjelasan saat dihubungi TribunKaltim.co, Minggu (23/8/2020).

Rudi Masud menjelaskan Golkar akan mengumumkan empat pasangan sekaligus untuk Pilkada di Paser, Samarinda, Kukar, dan Kutai Barat.

“Besok Insha Allah kami umumkan di sisa 4 kabupaten/kota, tapi saya tidak mau jumawa menyebutkan siapa nama-namanya,” kata Rudy Masud.

Yang jelas, ujar Rudy Masud, salah satu tolok ukur adalah hasil survei. Sebab, Golkar ingin memastikan kemenangan kepada setiap nama-nama yang diusungnya.

Ia juga memberikan bocoran, yang ia dengar dari DPP untuk Pilkada Kutai Kartanegara, partai berlambang beringin akan mengusung petahana Edi Damanysah- Rendi Solihin.

Sebagai informasi, Edi Damansyah adalah Bupati Kukar yang sedang menjabat saat ini. Sedangkan Rendi Solihin adalah kader partai Golkar yang sedang menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kukar.

Sumber

Ketua DPD Partai Golkar Tomohon Jagokan Robert Pelealu

Berita Golkar– Ajang perebutan tampuk pimpinan Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tomohon di ajang Musyawarah Daerah (Musda) nanti semakin menarik dibahas.

Pasalnya, selain nama-nama dedengkot Partai Golkar yang pernah menjadi pimpinan di DPD II, nama-nama kader terbaik saat ini muncul ke permukaan.

Salah satu yang mencuat dan memiliki kans kuat memimpin beringin di Tomohon adalah Bakal Calon (Balon) Wali Kota dari unsur independen, yakni Robert Pelealu SH MH.

Dikatakan Henny, salah seorang kader Partai Golkar Tomohon Barat, semua kader Partai Golkar berhak untuk mencalonkan diri dan dicalonkan sebagai ketua.

“Dan tentunya, sekarang-kurangnya memahami dan mengerti tentang atas dan tujuan dari Partai Golkar,” ungkap Henny.

Untuk itu, tambahnya, Robert Pelealu yang saat ini telah lolos dalam verivikasi faktual Balon Wali Kota Tomohon dari unsur independen yang pernah mengikuti pengkaderan Partai Golkar.

“Sehingga dijaman karakterdes layak untuk masuk dalam bursa calon Ketua PG,” tegasnya.

Hal senada pun dikatakan beberapa kader Partai Golkar Sulut, antara lain Didi Safei.

Kader Partai Golkar Manado tersebut menilai, semua kader Partai Golkar layak untuk dicalonkan sebagai Ketua PG Tomohon.

“Apalagi mereka yang memiliki visi dan misi memajukan partai tersebut. Termasuk, Robert Pelealu yang adalah juga kader Partai Golkar, yang pernah mengikuti Karakterdes sebagai wadah kaderisasi Partai Golkar,” tutur Safei.

Sementara itu, Robert Pelealu SH ketika dihubungi ternyata merespons positif untuk masuk bursa Calon Ketua Partai Golkar.

Diketahui, Pelealu saat ini berkecimpung sebagai Jaksa di Kejaksaan Agung, pernah beberapakali menjabat Kajari di daerah Jawa Tengah dan Sumatra, terakhir di Tangerang.

Sebelunya diberitakan, Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kota Tomohon direncanakan akan dilaksanakan Rabu, 26 Agustus 2020 mendatang.

Plt Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tomohon Vian Walintukan mengatakan, pendaftaran bagi siapa yang akan mencalonkan diri sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tomohon telah dibuka.

Sumber

Anak Ridwan Bae Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kendari

Berita Golkar– LM Inarto anak Ridwan Bae, mantan Ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Kendari masa bakti 2020-2025, Minggu (23/8/2020).

Inarto terpilih saat Musyawarah Daerah (Musda) X digelar di salah satu hotel di Kota Kendari.

Musda X dipimpin La Ode Aca, dihadiri Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sultra, Ridwan Bae dan Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, serta para pengurus DPD II Golkar lainnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Kendari itu terpilih secara aklamasi setelah dua calon lainnya yakni,

Ada tiga calon dalam merebut Ketua DPD II Kota Kendari, selain Inarto juga ada Sahabuddin dan LM Rajab Jinik, yang pada akhirnya mundur dari pencalonan ketua.

“Saya mundur calon Ketua Golkar kota Kendari. Saya ingin mendukung Inarto yang pimpin kami,”kata Sahabuddin ketika memberikan sambutan dihadapan peserta Musda X partai Golkar.

Pada Musda X partai Golkar seluruh kader yang hadir malakukan deklarasi untuk Ridwan Bae maju di Pemilihan Gubernur Sultra 2024.

Usai terpilih Inarto berjanji menjaga kepercayaan dan amanah partai yang telah dipercayakan kepada dirinya.

Sumber

Rudy Mas’ud Ajak Kader Menangkan Pilkada di Kaltim 2020 Saat Buka Musda Golkar Paser

Berita Golkar – Musyawarah Daerah (Musda) Ke-X DPD Partai Golkar Paser dibuka oleh Ketua DPD Golkar Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, di Hotel Bumi Paser, Tanah Grogot, Minggu (23/08/2020) sore. Agenda Musda salah satunya memilih Ketua DPD Partai Golkar Paser periode 2020-2025.

“Musda merupakan kewajiban setiap pengurus dan kader partai di daerah yang diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Rudy Mas’ud di sela-sela Musda.

Menurutnya, sesuai AD/ART dan arahan DPP Partai Golkar untuk pelaksanaan musda harus mengutamakan azas musyawarah dan mufakat.

“Jadi saya harap penetapan pemimpin partai di daerah melalui jalur musyawarah dan disepakati secara mufakat. Tapi jika tidak ada titik temu maka dilakukan voting atau pemilihan ketua dengan menggunakan hasil suara terbanyak,” terangnya.

Ada tiga poin sesuai amanat DPP Partai Golkar yang harus dilaksanakan. Pertama Musda di Setiap kabupaten/kota di Kaltim selambat-lambatnya digelar 31 Agustus 2020.

Kedua mempersiapkan kader terbaik untuk maju di Pilkada Serentak 2020 dan ketiga setiap anggota DPRD Fraksi Partai Golkar di daerah segera memulai kerja politik untuk memenangkan calon kepala daerah yang diusung.

“Setiap ketentuan dan amanah baik yang tertuang dalam AD/ART maupun yang merupakan amanah DPP Partai Golkar harus dilaksanakan oleh seluruh kader partai di daerah.

Jika ada upaya menentang dari ketentuan AD/ART dan amanah DPP ini, tentu akan ada sanksi administrasi hingga pemecatan bagi yang bersangkutan,” tegasnya.

Terkait Pilkada di Kabupaten Paser lanjut Rudy dilaksanakan sesuai dengan aturan KPU bahwa pendaftaran 4 sampai 6 September 2020.

Untuk itu, Partai Golkar akan mengusung kader terbaiknya untuk memenangkan Pilkada 2020. Bahkan DPP Partai Golkar telah memberikan sinyal, Senin 24 Agustus 2020 Pengurus DPD Partai Golkar Kaltim beserta calon yang diusung akan ke Jakarta mengambil Surat Keputusan (SK) Rekomendasi Pilkada.

“Jadi yang menerima SK nama-namanya akan saya umumkan senin. Takutnya saya kasih tau sekarang, tiba-tiba senin berubah namanya,” kata Rudy.

Mengenai target Pilkada 2020 di Kaltim, Rudy mengaku, DPP Partai Golkar telah menargetkan 60 persen harus memenangkan kontestasi Pilkada tersebut termasuk calon yang diusung Golkar di Paser.

“Calon yang diusung Partai Golkar di Paser saya berharap harus memenangkan Pilkada 2020,” pungkas Rudy.

Sumber

Scroll to top