BERITA

Ketua Golkar Sumedang Ungkap Keuntungan Sistem Pemilu Proporsional Terbuka


Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sumedang,  Sidik Jafar.

Berita Golkar – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sumedang,  Sidik Jafar mengungkap keuntungan sistem pemilu proporsional terbuka.

Diputuskannya sistem Pemilu proporsional terbuka oleh MK sendiri disambut baik peserta Pemilu 2024.

Terlebih partai Golkar, yang dari awal menolak sistem proporsional tertutup dan lebih memilih sistem terbuka.

“Kami DPD Golkar Kabupaten Sumedang merasa bangga dan bahagia dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan sistem pemilu 2004 ini sistem terbuka,” ujar Sidik.

Menurutnya, dengan sistem terbuka ini, semua caleg yang berjumlah 50 orang bisa mendapatkan kesempatan dan peluang yang sama memperoleh kursi di parlemen.

“Dengan sistem terbuka, membuka peluang kepada kader-kader terbaik agar bekerja lebih keras lagi di masing-masing Dapil untuk turun ke bawah, mengambil sedari para calon pemilih untuk memilih caleg dari partai Golkar,” ungkap Sidik.

Selain itu, dengan sistem terbuka, tak terpengaruh nomor urut dan senioritas di fungsionaris. Semuanya mendapatkan hak yang sama dan adil.

“Berbeda dengan sistem tertutup, hanya nomor urut 1 saja yang memperoleh peluang besar. Imbasnya, para calon nomor 2 sampai 8 jadi tidak bekerja. Karena mereka yakin tidak akan terpilih, dan ini akan membuat raihan suara kursi di DPR akan berkurang karena mesin kerja Partai tidak maksimal,” paparnya.

Sidik Jafar mengatakan, keputusan MK sesuai skenario Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional 2 minggu lalu bahwa keputusannya yaitu Golkar memilih sistem pemilu terbuka.

“Dan dijawab usulan dari Partai Golkar ini seperti yang diumumkan pada hari Kamis kemarin bahwa inilah harapan seluruh kader di Golkar dan masyarakat pada umumnya. Sebab, pesta demokrasi ini adalah hajat rakyat 5 tahunan dan kesempatan mereka memilih wakil rakyatnya yang sesuai keinginan masyarakat,” ungkapnya.

Sidik Jafar mengatakan, pihaknya juga menyiapkan para bacaleg Golkar yang betul-betul siap turba alias turun ke bawah.

Termasuk kader keterwakilan gender perempuan, bukan asal memenuhi kuota perempuan 30%, tetapi betul-betul kader-kader yang siap turba dan dibekali pendidikan politik.

“Harapan kami, sekali lagi bahwa ini sesuai dengan tujuan dan keinginan Partai Golkar dengan sistem pemilu terbuka. Dirinya optimis dengan bacaleg yang ada bisa membawa kemenangan bagi partai Golkar tidak hanya di Sumedang tetapi secara nasional,” ungkapnya.

Dirinya yakin, Partai Golkar Sumedang bisa meraih 10 kursi di Pileg 2024 mendatang.

Sebab, pada 2019 silam, Golkar hanya meraih 7 Kursi. Sisanya, 3 kursi dapat diambil di dapil 3, 5, dan 6.

“Di dapil 3, kita punya Bunda Bilqis yang mana memiliki basis besar. Kemudian di dapil 5 ada inkumben Asep Kurnia dan pengusaha Muda Laddy Puspita. Kemudian di dapil 6 ada inkumben Jajang Heryana dan Sonia Sugian yang sama sama memiliki simpatisan yang luar biasa jumlahnya. Kemudian, kader kader lain yang tak diragukan kemampuan politiknya,” pungkas Sidik Jafar.

Sahrul Gunawan Pimpin Depicab SOKSI Kabupaten Bandung, Ace Hasan Beri Tanggapan


Ketua DPD Partai Golkar Jabar Tubagus Ace Hasan Syadzily.

Berita Golkar – Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Bandung.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu diberi tugas memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024.

Ketua DPD Partai Golkar Jabar Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan, optimistis dengan kepemimpinan Sahrul Gunawan sebagai Ketua Depicab SOKSI Kabupaten Bandung, akan mampu membawa semangat baru dalam menyukseskan Partai Golkar di Kabupaten Bandung.

“Tugas Kang Sahrul memenangkan Partai Golkar di Kabupaten Bandung. Semua harus bersatu dan solid sebab dengan waktu hanya tinggal 240 hari lagi,” kata Ketua DPD Partai Golkar Jabar pada acara pelantikan Depicab SOKSI Kabupaten Bandung di Aula Gedung DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Minggu (18/6/2023).

Kang Ace, sapaan akrab Tubagus Hasan Syadzily menyatakan, tugas memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024, bukan hanya diemban Sahrul, tetapi seluruh anggota SOKSI Jabar.

Apalagi, banyak kader SOKSI jadi bakal calon legislatif (bacaleg).

Karena itu, SOKSI harus menjadi garda terdepan dalam memenangkan Partai Golkar di Jawa Barat pada Pemilu 2024.

“SOKSI adalah organisasi yang memiliki ikatan kesejarahan panjang dengan Partai Golkar. Banyak kader SOKSI yang menjadi bacaleg Partai Golkar. Karena itu, menjadi kewajiban kader SOKSI Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung untuk secara bersama-sama memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024,” ujar Kang Ace.

Hadir dalam acara itu, Ketua SOKSI Jabar Ali Hasan, dan Ketua DPD Partai Golkar Kab Bandung Sugianto, serta mantan Bupati Bandung dua periode Dadang M Nasser yang juga kader Partai Golkar.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu menuturkan, di tubuh SOKSI mengalir semangat karya kekaryaan dalam segala kiprahnya.

Sehingga, kekuatan SOKSI harus tercermin dalam gerak langkah organisasi ini. Terlebih, mereka yang duduk menjadi anggota fraksi (DPRD) dari Golkar.

“Kebetulan Ketua Depicab SOKSI Kabupaten Bandung ini, Kang Sahrul Gunawan, selain Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jabar adalah Wakil Bupati Bandung. Sebab itu, fraksi harus memberikan bobot politik kuat untuk mendukung program pembangunan yang dilakukan beliau,” tutur dia.

Kang Ace mencontohkan, jika yang diperjuangkan Sahrul bagi masyarakat Kabupaten Bandung tidak dianggap dalam pemerintahan, Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Bandung harus melakukan protes.

“SOKSI adalah organisasi besar yang juga pendiri Golkar. Karenanya, SOKSI harus mampu memenangkan Partai Golkar, termasuk mengawal semua program pembangunan yang selama ini diperjuangkan Partai Golkar,” ucap Kang Ace.

Dia mengingatkan, pentingnya politik karya kekaryaan yang selama ini menjadi landasan kekuatan Partai Golkar.

“Saya ingatkan SOKSI adalah kekuatan kekaryaan itu. Partai Golkar adalah partai yang sudah berpengalaman dan paling lincah dalam kekuasaan sehingga selalu mampu beradaptasi dalam setiap dinamika politik apa pun,” tutur dia.

Semua kader termasuk kader SOKSI, kata Kang Ace, harus menjadi tim partai.

“Tugas bapak dan ibu, besarkan dulu Partai Golkar, agar mencapai elektabilitas tertinggi,” ucap Kang Ace kepada ratusan kader SOKSI dan pengurus Partai Golkar Kabupaten Bandung.

Rakyat, ujar Kang Ace, selama ini telah merasakani saat kader Golkar hadir dalam kekuasaan. Banyak program karya dan kekaryaan telah mereka rasakan dalam mendapatkan kesejahteraan.

“Nah bagi para Caleg Golkar asih ada waktu bagi partai untuk menilai mana caleg yang bekerja atau tidak. Sebab Partai Golkar ingin mereka yanv menjadi caleg nanti benar-benar kader PDLT yakni mereka kader partai yang memiliki Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela,” ujar Kang Ace.

Saatnya seluruh kader, tutur dia, bekerja untuk merebut kembali kemenangan Golkar di Jabar.

“Target 14 kursi di Kabupaten Bandung harus terlampaui. Sebab kalau kita punya 14 kursi di DPRD, artinya kita bisa maju sendiri dalam pilkada serentak 2024,” tutur Kang Ace.

Legislator DPRD Medan Fraksi Golkar Ajak Warga Kelurahan Menteng Peduli Sampah


Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar DPRD Medan, M Rizki Nugraha.

Berita Golkar – Anggota Komisi III DPRD Medan dari Fraksi Partai Golkar, M Rizki Nugraha, menyebut anggota dewan periode 2019 – 2024 punya kewajiban mensosialisasikan perda yang telah disahkan oleh kedua belah pihak eksekutif dan legislatif.

Salah satu perda tersebut adalah Perda Kota Medan Nomor 6/2015 tentang Pengelolaan Persampahan.

Penegasan itu disampaikan Rizki Nugraha, saat menggelar sosialisasi produk hukum Perda Kota Medan Nomor 6/2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Rahmad Menteng VII, Kompleks PIK Kelurahan Medan Tenggara (Menteng) Kecamatan Medan Denai, Minggu (18/6).

“Namun yang kita butuh adalah bukan kegiatan sosialisasinya, tapi kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan. Baik itu di dalam rumah sendiri maupun lingkungan. Percuma juga kalau sosialisasi perda ini gencar, tapi kesadaran kita untuk menjaga kebersihan gak tumbuh, percuma saja bapak dan ibu,” ungkapnya.

Mengenai pengelolaan sampah, sebut Rizki, pihaknya pernah melakukan kunjungan kerja ke Provinsi DKI Jakarta.

Pemerintahan di sana mengalami krisis tempat pembuangan akhir sampah. Kondisi itu tak jauh berbeda dengan apa yang dialami Pemko Medan.

“Tapi warga di sana punya solusinya, bapak dan ibu. Mereka memanfaatkan sampah menjadi nilai ekonomi, yakni dengan membudidayakan ulat magot untuk pakan ternak. Di Medan pun bisa kita buat seperti itu, asalkan mau bekerja sama,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD AMPI Kota Medan ini mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Medan Tenggara untuk menjaga kelestarian lingkungan, jangan buang sampah sembarangan dan pilah serta pilih lah sampah sebelum diangkut mobil truk sampah.

“Nanti saya akan perjuangkan agar tempat penampungan sampah ada di tiap lingkungan. Supaya apa, petugas kebersihan kita semakin ringan bebannya. Dan secara tak langsung, bapak dan ibu telah membantu meringankan beban Wali Kota Medan kita, bapak Bobby Nasution. Karena kebersihan masuk ke dalam program prioritasnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Darmansyah Siregar yang mewakili Lurah Menteng Tenggara juga mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Jangan buang sampah ke dalam saluran drainase. Nanti kalau sudah banjir, kita juga yang repot. Pilah dan pilih sampah dengan menerapkan pola 3R, Reuse, Reduce, Recycle. Ini saja kita terapkan setiap hari, mudah-mudahan masalah sampah di Kelurahan Medan Tenggara bisa teratasi,” pungkasnya.

Ace Hasan Syadzily Dorong Pendakwah Cakap Pakai Medsos untuk Jaga Kedamaian


Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily.

Berita Golkar – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Tubagus Ace Hasan Syadzily mendorong penceramah atau pendakwah untuk terus meningkatkan kompetensi, termasuk dalam penggunaan media sosial.

Menurutnya, perkembangan dan dinamika yang terjadi di lapangan melahirkan banyak tantangan bagi para pendakwah dalam menyampaikan dakwahnya.

Hal itu disampaikan politisi yang akrab disapa Kang Ace itu pada acara ‘Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Islam Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat’ di Sari Ater Hotel, Bandung, Senin (19/6/2023).

“Sebagaimana kita ketahui arus informasi semakin deras melalui media sosial. Seiring dengan itu masyarakat menginginkan hal instan dalam persoalan agama, cukup bertanya hanya ke ‘Kyai Google’. Padahal sebuah pemahaman agama harus diotentifikasi sanadnya (asal usul dari sumber utamanya). Ini adalah sebuah tantangan bagi para pendakwah saat ini,” papar Kang Ace dikutip dalam keterangan tertulis, Senin (19/6/2023).

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat itu, ceramah dengan mengumbar ujaran kebencian harus dihindari karena tidak sesuai dengan nilai-nilai dakwah sesungguhnya.

Oleh sebab itu, kata dia, penguatan kompetensi penceramah tentu sangat diperlukan.

“Para pendakwah itu selain harus memiliki ilmu agama yang mumpuni, juga harus menjadi teladan bagi umat. Memanfaatkan teknologi informasi dengan memanfaatkan media digital tentu sangat baik tetapi tetap harus dalam koridor dan adab yang benar dengan tidak melakukan hal-hal yang berbau kebencian terhadap sesama,” sambung Kang Ace.

Ia berharap para pendakwah bisa menjadi terdepan dalam membangun toleransi dan kemaslahatan umat.

“Kalau ada ribut-ribut soal pendirian rumah ibadah, tolong didamaikan. Jangan malah memanas-manasi. Sebab tujuan beragama kita itu tiada lain hanya untuk kemaslahatan umat,” pesannya.

Pada acara yang dihadiri sejumlah tokoh agama dan pendakwah itu, Kang Ace menekankan masyarakat membutuhkan kondisi yang aman dan tenang dalam beribadah. Ia mengingatkan bahaya konflik antar umat beragama seperti yang terjadi di beberapa negara Timur Tengah.

“Kita jaga bangsa ini. Kita tidak tenang beribadah kalau ada perang. Karena itu, mari kita menjaga NKRI. Karena menjaga NKRI sama dengan membela agama,” ungkap alumnus Ponpes Cipasung Tasikmalaya itu.

Kang Ace menyatakan menjaga bangsa dan negara adalah sejalan dengan prinsip maqasid syariah dalam Islam, yaitu hifdzu nafs serta memajukan kesejahteraan umum (hifdzu mal).

“Sebab itu mari kita lakukan ceramah dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip dakwah yang benar agar kedamaian, kerukunan dan kemaslahatan umat bisa terbangun di negeri tercinta ini,” ujar Kang Ace.

Rakerda, Golkar Jawa Timur Bahas Strategi Persiapan Menangkan Pemilu 2024


Ketua DPD Golkar Jawa Timur, M Sarmuji.

Berita Golkar – Dewan Pimpinan Daerah I Partai Golkar Jawa Timur mengumpulkan pengurus dari 38 DPD II atau tingkat kabupaten/kota melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) membahas strategi persiapan untuk memenangkan kontestasi Pemilihan Umum 2024.

“Rakerda juga menindaklanjuti hasil Rakernas dengan kerja-kerja konkret,” ujar Ketua DPD I Partai Golkar Jatim M. Sarmuji di sela Rakerda di Surabaya seperti yang diikuti wartawan, Minggu (18/6/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum DPP Golkar Firman Subagya, Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah III DPP Misbakhun, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Harsono beserta jajaran pengurus dan perwakilan DPD Golkar Jatim dari 38 kabupaten/kota se-Jatim.

Pada Rakerda tersebut, kata dia, terdapat tiga agenda poko yang dibahas, yaitu konsentrasi pada konsolidasi kelembagaan mulai tingkat desa sampai tingkat wilayah, mempersiapkan saksi di tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan fokus berorientasi menentukan bakal calon kepala daerah.

Dalam pemenangan Pemilu, menurut Sarmuji, tidak ada strategi tunggal sehingga setiap pihak atau dalam hal ini jajaran pengurus partai tingkat pusat hingga wilayah memiliki kontribusi masing-masing dalam pemenangan.

“Oleh karena itu, semua harus ada penyatuan tekad. Seluruh pendekatan harus kami ambil, baik pendekatan konsolidasi, organisasi, keagamaan dan opini. Tidak ada satu unsur tinggal yang bisa memenangkan Pemilu 2024 sendirian,” ucap dia.

Golkar Jatim, lanjut dia, dalam tiga tahun terakhir terus merapatkan barisan dengan menelurkan program-program demi mencapai kemenangan di ujung pesta demokrasi, seperti menyisir setiap daerah pemilihan di kabupaten/kota.

“Kami mempunyai tanggung jawab bersama untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita. Namun, salah satu sisa pekerjaan sangat signifikan dalam Pemilu adalah mempersiapkan saksi di TPS,” kata Sarmuji.

“Saksi di masing-masing TPS belum lengkap. Ada 153 ribu orang kader baru masuk tahun ini. Padahal sebenarnya sudah tiga kali lipat lebih banyak. Kami tekad mengejar, semua komponen harus terlibat,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu menambahkan.

Gelar Rakorda, Golkar Papua Barat Minta Kader Capai Target Suara 20 Persen di Pemilu 2024


Wakil Ketua Umum Koordinator Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung (tengah) bersama pimpinan DPD dan kader Golkar Papua Barat.

Berita Golkar – DPD Partai Golkar Papua Barat menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pemenangan Pemilu Tahun 2023 pada Sabtu (17/6) di Swiss Bell Hotel Manokwari.

Rakorda ini diikuti oleh DPD Provinsi, Ormas Hasta Karya, DPD Kabupaten dan Fungsionaris tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten.

Wakil Ketua Umum Koordinator Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung meminta para kader partai Golkar di Papua Barat meraih perolehan suara 20 persen pada pemilihan legislatif (pileg) 2024 mendatang.

Doli yang saat ini juga menjabat Ketua Komisi II DPR RI meminta seluruh mesin politik Golkar berlambang pohon beringin itu harus berperan aktif dan solid untuk meraih kemenangan di Pemilu 2024 baik pada Pileg, Pilpres, dan Pilkada Serentak tahun 2024.

“Kita harus memenangkan Golkar 20 persen dulu, yang penting menangkan Golkar dulu, menangkan di setiap kabupaten/kota, menangkan di Provinsi menangkan secara nasional baik Pileg maupun Pilpres. Kenapa harus minimal 20 persen, karena syarat undang-undang,” kata Doli.

Dikatakannya, Golkar ini menang terakhir tahun 2004 nomor satu, sudah pantas dan wajarlah 20 tahun kemudian di 2024 kita nomor satu lagi.

Dia berpesan, pada kader Golkar di Papua Barat harus dapat menjaga diri, agar tidak terjerat masalah hukum.

Kemudian, rajin-rajin berinteraksi dengan masyarakat serta membantu menangkan Golkar di Pileg dan Pilpres.

Menurut Doli, ada tiga instrumen yang akan menjadi ujung tombak kemenangan Golkar ke depan.

Instrumen tersebut yakni komitmen, kemampuan atau rasa kepercayaan diri dan mempunyai instrumen atau perangkat yang lengkap.

“Jika ketiga instrumen ini lengkap maka kemenangan partai Golkar di tahun 2024 sudah di depan mata. PR kita semua, memastikan instrumen ini lengkap,” pungkasnya.

Sebelumnya, PJ Gubernur Papua Barat selaku pembina politik di daerah tersebut saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan Rakorda meminta agar seluruh partai politik di Papua Barat termasuk Partai Golkar mendorong politik kebersamaan dan menghilangkan politik identitas.

“Selamat berkonsolidasi, selamat baku dapa, baku sapa, mendorong hal – hal positif dan mendorong politik kebersamaan. Kita hilangkan politik identitas,” terang Waterpauw.

Menko Perekonomian Airlangga Bertemu CEO Huayou Cobalt Co., Ltd Chen Xuhua


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama CEO Huayou Cobalt Co., Ltd Chen Xuhua.

Berita Golkar – Melalui Proyek Strategis Nasional, Pemerintah mendukung pengembangan investasi industri baterai EV, khususnya untuk Kawasan Industri Terintegrasi Material Baterai Lithium IPIP.

Pembangunan ini telah menarik perhatian para investor global untuk berinvestasi di Indonesia.

Salah satu investor dalam industri tersebut, Huayou Cobalt Co., Ltd, berkesempatan bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian pada Rabu (14/06).

Selama lima tahun ini, investasi dari Huayou Cobalt Co., Ltd telah digelontorkan sebesar USD$21,5 M atau sekitar Rp320,9 T untuk 9 proyek yang menyerap 52.000 tenaga kerja.

Pada pertemuan tersebut Menko Airlangga mengapresiasi realisasi investasi tersebut dan komitmen Huayou Cobalt Co., Ltd yang akan meningkatkan investasinya lima tahun ke depan dengan menjalankan green energy pada proses industri sebagai sumber energi.

Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi kepada CEO Huayou Cobalt Co., Ltd Chen Xuhua atas teknologi yang akan diterapkan di Indonesia oleh perusahaan tersebut karena menggunakan teknologi yang lebih maju dibandingkan dengan teknologi yang ada di China saat ini.

Secara khusus Menko Airlangga juga berpesan kepada perusahaan tersebut agar pembangunan hilirisasi foil tembaga untuk lapisan baterai lithium dipercepat.

Menanggapi hal tersebut, Huayou Cobalt Co., Ltd meminta dukungan Menko Airlangga untuk pengembangan kawasan industri dan pembangunan hydropower dalam rangka mewujudkan hilirisasi yang ramah lingkungan.

Pemilu Tetap Coblos Caleg, Ace Hasan: Golkar Sambut Gembira Putusan MK


Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Tubagus Ace Hasan Syadzily (Kang Ace).

Berita Golkar – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Tubagus Ace Hasan Syadzily (Kang Ace) menyambut positif Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan sistem pemilu sehingga tetap pada sistem coblos caleg. Partai Golkar, kata dia, menyambut dengan gembira keputusan MK ini.

“Partai Golkar tentunya menyambut gembira keputusan MK tentang sistem pemilihan yang tetap menggunakan sistem proporsional terbuka,” kata Tubagus Ace Hasan Syadzily atau biasa disapa Kang Ace dalam acara Rakornis Pemenangan Pemilu dan Badan Saksi Nasional Partai Golkar Jawa Barat di Bandung, seperti dalam keterangan tertulis, Jumat (16/6/2023).

Menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini, sistem proporsional terbuka merupakan sistem yang diperjuangkan Partai Golkar selama ini supaya tetap diterapkan dalam Pemilu 2024, Hal tersebut juga telah diputuskan pada Rakernas Partai Golkar 2023 yang lalu.

Sebab bagi Partai Golkar, kata Kang Ace, sistem proporsional terbuka diyakini lebih memberikan hak bagi rakyat untuk memilih calon wakil Rakyat yang dicalonkan Partai Politik.

“Alhamdulillah, para hakim Konstitusi masih konsisten dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22-24/PUU-VI/2008 pada 23 Desember 2008 tentang sistem proporsional terbuka,” sambungnya.

Putusan MK tersebut, kata dia, telah melahirkan kepastian hukum yang selama ini ditunggu-tunggu para calon anggota Legislatif seluruh Indonesia dengan sistem ini.

“Alhamdulilah dengan sistem ini, para calon anggota legislatif memiliki keberpeluangan yang sama untuk dapat memenangkan pemilihan legislatif di tahun 2024 ini,” pungkasnya.

Pemilu 2024 Tetap Sistem Proporsional Terbuka, Golkar Kaltara Semakin Optimis Capai Target


Ketua DPD Partai Golkar Kaltara Bulungan, Syarwani.

Berita Golkar – Ketua DPD Golkar Kaltara Syarwani, menyampaikan rasa syukur setelah Mahkamah Konstitusi (MK) RI memutuskan menolak gugatan yang menginginkan perubahan UU Nomor 7 Tahun 2017, tentang Pemilu.

Seperti diketahui, dengan ditolaknya perubahan sistem pemilihan umum oleh Mahkamah Konstitusi, maka Pemilu 2024 mendatang tetap dilakukan dengan sistem proporsional terbuka.

“Alhamdulillah. Putusan ini memang yang menjadi harapan kita semua. Dari DPP Golkar juga, sebelumnya bersama beberapa Partai Politik lainnya, telah menyatakan sikap untuk menginginkan Pemilu tetap terbuka,” ungkap Syarwani saat dihubungi wartawan, Kamis (15/06/2023).

Politisi yang kini menjabat sebagai Bupati Bulungan menegaskan, dengan tidak berubahnya sistem Pemilu, maka tahapan-tahapan yang sejauh ini telah berjalan, tidak mengalami perubahan.

Karena dalam melaksanakan tahapan Pemilu, selama ini penyelenggara mengacu pada UU Nomor 7 tahun 2017.

“Kita bersyukur, dari DPD Golkar Kaltara tetap fokus pada bagaimana menjalankan strategi-strategi untuk mencapai target pada Pemilu 2024 mendatang,” kata Syarwani.

Ia mengatakan, dengan lebih konsennya kerja seluruh kader, dan pengurus dalam menjalankan strategi, menyusul adanya putusan sistem Pemilu yang sudah dipastikan terbuka, membuat DPD Golkar Kaltara bisa mencapai target.

“Target kita, bisa menduduki unsur pimpinan di DPRD Kaltara. Begitu pun di kabupaten/kota. Serta dapat mendudukkan wakil kita di DPR RI,” ungkap Syarwani.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi menolak gugatan sistem pemilu, sehingga Pemilu 2024 akan dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka.

“Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang yang terbuka untuk umum di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (15/6/2023).

Sebelumnya, gugatan dengan nomor perkara 114/PUU-XX/2022 itu didaftarkan oleh 6 orang pada 14 November 2022. Mereka berharap MK mengembalikan ke sistem proporsional tertutup.

Pasca Putusan MK tentang Sistem Pemilu 2024, Sekjen Golkar Beri Instruksi ke Kader


Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Golkar, Lodewijk Frederick Paulus.

Berita Golkar – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan uji materi pasal dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur tentang sistem pemilihan umum (pemilu) proporsional terbuka.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Golkar Lodewijk Frederick Paulus didampingi Ketua DPD Golkar Sumsel Bobby Adhityo Rizaldi SE Ak MBA CFE menginstruksikan agar para kader caleg segera gencar melakukan aksi simpatik merebut hati rakyat.

“Sekarang perlu aksi, tidak perlu konsolidasi atau kumpul-kumpul untuk memenangkan hati rakyat, menjadikan Partai Golkar pemenang pemilu dan mengantarkan Airlangga sebagai Presiden,” ungkap Lodewijk Frederick Paulus pada Rakerda Partai Golkar Sumsel 2023 di Hotel Aston Palembang, Kamis (15/6/2023).

Partai Golkar tentunya menyambut baik, adanya putusan MK yang menolak gugatan sistem pemilu tersebut.

“Kita menyambut baik adanya putusan itu dan rekan-rekan pasti ingat saat mulai didengungkan sistem pemilu proposional tertutup. Seorang Airlangga Hartarto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar berinisiasi mengumpulkan para ketum parpol di parlemen ada 8, mendukung terbuka di Hotel Darmawangsa sepakat kita, bahwa kita harus memperjuangkan sistem proposional terbuka,” kata Lodewijk Frederick Paulus.

Menurut Lodewijk parpolnya bersama 7 parpol lainnya bersikeras untuk tetap sistem pemilu proposional terbuka karena hal itu merupakan amanat reformasi dan ingin tetap menjaga kedaulatan rakyat.

“Karena kira yakin ini adalah amanat dari era reformasi. Kedua Partai Golkar dengan lainnya sudah full kita tidak mau mengambil kedaulatan rakyat yang sudah dimiliki selama ini, bagaimana rakyat memilih calon atau orang mewakili mereka atau di kelompok mereka itu, kedaulatan ada di masyarakat dan kita tidak mengambilnya,” katanya.

Purnawirawan jenderal TNI bintang tiga ini pun menilai dengan adanya konstitusi saat ini, parpol jangan sampai menghilangkan kedaulatan rakyat, tetapi bagaimana menyiapkan calon-calon wakil rakyat tersebut yang berkualitas dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Kita parpol menyiapkan Bacaleg berkualitas, kita yakin nantinya bisa berkontribusi di daerah dan bangsanya, ” kata Wakil Ketua DPR RI ini.

Scroll to top