BERITA

Menko Airlangga dan Menkeu Salurkan Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung di Medan Rp 1,2 Juta

Berita Golkar – Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Warung (BTPKLW), di Mapolrestabes Medan, Kamis (9/9/2021).

Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengaku bangga melihat pedagang kaki lima dan warung mendapatkan bantuan tunai masing-masing Rp 1,2 juta. Sehingga bantuan itu untuk meningkatkan usaha.

“Terkhusus untuk warga maupun pedagang kaki lima dan warung yang ada di Kota Medan mendapat perhatian penuh dari Presiden RI. Sehingga bantuan yang sudah disalurkan bisa digunakan dengan baik,” ujarnya.

Kata Airlangga, bantuan ini bersih dan aman digunakan. “Apalagi yang menerima bantuan tercetak di sistem Polri, jadi penyaluran bantuan ini tepat sasaran,” urainya.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati yang hadir dalam kesempatan itu menambahkan, bersyukur Presiden RI Joko Widodo perhatian penuh kepada masyarakat Indonesia yang terdampak Covid-19, terutama para pedagang kaki lima dan warung yang merasakan langsung dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Saya harapkan batuan tunai langsung itu bisa digunakan untuk modal usaha yang ada. Saya mengharapkan usaha pedagang kaki lima yang terdampak PPKM di Medan bergerak dan maju menjalankan usaha yang sudah dijalankannya di Kota Medan,” jelasnya.

Hadir dalam acara itu Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak; Waka Polda Sumut, Brigjen Pol Dadang Hartanto; Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Hasanuddin; Gubernur Sumut, Edy Rahmaydi; Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajeckshah; Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution; Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko.

Menpora Sambut Kedatangan Kontingen Indonesia, Hasil Paralimpiade Tokyo 2020 Lampaui Target

Berita Golkar – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyambut kedatangan kloter terakhir kontingen Paralimpiade Tokyo 2020.

Kontingen Paralimpiade Tokyo 2020 disambut Menpora di VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta pada Selasa (7/9/2021) dini hari WIB.

Sementara itu, turut hadir Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti, serta Asisten Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Surono.

Saat tiba di ruang VIP penjemputan Bandara Soetta, para atlet masuk dan mengambil buket bunga yang diletakkan di meja secara bergantian.

Kemudian berpose di hadapan awak media dan dilanjutkan dengan sambutan Menpora Amali.

Acara tersebut menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

Dikutip dari laman resmi Kemenpora, Menpora Amali mengucapkan selamat datang kepada para kontingen Indonesia dalam sambutannya.

“Saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia menyampaikan selamat datang kepada kontingen Indonesia yang baru saja berjuang dan telah mengharumkan nama bangsa di multi event olahraga Paralimpiade Tokyo tahun 2020,” kata Menpora Amali seperti yang dirilis laman Kemenpora pada Selasa (7/9/2021).

Zainudin Amali juga menyampaikan rasa bangga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh rakyat Indonesia.

Hal tersebut dikarenakan para kontingen Indonesia telah mengukir prestasi yang membanggakan buat untuk Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020.

“Salam hangat dan rasa bangga dari bapak Presiden Joko Widodo, semalam beliau sampaikan kepada saya karena saya melapor akan menjemput kontingen Indonesia yang akan kembali ke tanah air. Beliau menyampaikan, salam hangat dan ucapan terimakasih atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia kepada para pendamping, para pelatih, para atlet dan kontingan Indonesia,” ujar Zainudin Amali.

Menpora menambahkan, para atlet kontingen Indonesia akan diterima secara langsung oleh Presiden Jokowi di Istana negara setelah masa karantina selesai.

“Beliau menyampaikan pesan setelah selesai pelaksanaan karantina akan diatur jadwal untuk para atlet dan kontingen Indonesia, akan diterima langsung oleh bapak presiden,” ungkap Zainudin.

Hasil Paralimpiade Tokyo 2020 dinilai melampaui target dari pemerintah dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk perbaikan peringkat dari Paralimpiade di Rio De Jeneiro 2016.

Pada Paralimpiade Rio 2016, Indonesia menempati peringkat 76 dengan perolehan satu perunggu.

Sementara pada Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia berhasil menempati peringkat 43 dengan perolehan 9 medali yakni 2 emas, 3 perak dan 4 perunggu.

“Alhamdulillah target-target yang ada tercapai, bahkan terlampaui. Karena itu saya atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih kepada NPC, Pak Semmy Marbun dan para atlet atas raihan prestasi,” ucap Zainudin.

Rombongan kontingen Indonesia yang tiba pada kloter terakhir antara lain;

– Leani Ratri Oktila

– Khalimatus Sadiyah

– Hary Susanto

– Dheva Anrimusthi

– Fredy Setiawan

– Suryo Nugroho

– Sapto Yogo Purnomo

– Ukun Rukaendi

– Famini

– Jaenal Aripin

– Elvin Elhudia Sesa

– Karisma Evi Tiarani

– Putri Aulia

– Setiyo Budi Hartanto

Selain para atlet, terdapat Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, CdM, pelatih dan ofisial juga yang hadir dalam rombongan.

Diketahui, Indonesia berhasil meraih total sembilan medali pada Paralimpiade Tokyo 2020.

Berikut rincian sembilan medali di Paralimpiade Tokyo 2020 yang terdiri dari dua emas, tiga perak dan empat perunggu.

Medali Emas

– Cabor Badminton kategori ganda putri SL3-SU5 : Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah

– Cabor Badminton kategori ganda campuran SL3-SU5 : Hary Susanto/Leani Ratri Oktila

Medali Perak

– Cabor Angkat Besi kelas 41 kilogram putri : Ni Nengah Widiasih

– Cabor Badminton kategori tunggal putra SU5 : Dheva Anrimusthi

– Cabor Badminton kategori tunggal putri SL4 : Leani Ratri Oktila

Medali Perunggu

– Cabor Atletik kategori lari 100 meter putra T37 : Sapto Yogo Purnomo

– Cabor Tenis Meja kategori tunggal putra TT10 : David Jacobs

– Cabor Badminton kategori tunggal putra SU5 : Suryo Nugroho

– Cabor Badminton kategori tunggal putra SL4 : Fredy Setiawan

Cen Sui Lan Terus Perjuangkan Pembangunan Daerah Kepri

Berita Golkar – Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri mengajukan penambahan jalan nasional sepanjang 700 kilometer di Kepri kepada Kementerian PUPR.

Tindak lanjut usulan Pemprov Kepri tersebut disampaikan Cen Sui Lan, agar pembangunan infrastruktur jalan di kabupaten/kota se-Provinsi Kepri, lebih banyak menggunakan dana APBN (pusat).

Berdasarkan data Bina Marga Kementerian PUPR Provinsi Kepri (2019), panjang ruas jalan nasional di Provinsi Kepulauan Riau adalah 586,83 kilometer. Jalan arteri primer sepanjang 196,93 kilometer. Jalan kolektor primer-1 sepanjang 389,90 kilometer. Sedangkan panjang ruas jalan kabupaten dan kota sepanjang 3.827,17 kilometer.

Jalan nasional yang ada di Provinsi Kepulauan Riau sepanjang 586,83 kilometer, lebih banyak berada di Kota Batam, Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. Satu contoh yaitu Jalan Lintas Barat di Kabupaten Bintan.

Sementara, jalan kabupaten dan kota mencapai 3.827,17 kilometer. Untuk membangunan jalan kabupaten dan kota tersebut, memerlukan biaya yang sangat besar. Sementara, dana APBD kabupaten dan kota sangat minim. Apalagi di masa pandemi ini, APBD difokuskan kepada penanganan Covid-19. Justru itu,

Cen Sui Lan turut mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, agar sejumlah jalan di kabupaten kota ditingkat statusnya sebagai jalan nasional. Seperti apa yang diusulkan Pemerintah Provinsi Kepri, pemerintah kabupaten dan kota se-Kepri lainnya.

Cen Sui Lan, kembali menegaskan kepada Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono dan Dirjen Bina Marga Hedi Rahardian, tentang penambahan jalan nasional di Provinsi Kepri tersebut.

Menurut Cen Sui Lan, jalan di Kepri harus diperpanjang dengan penambahan 700 kilometer, dijadikan sebagai jalan nasional. Usulan penambahan ini sesuai dengan yang diusulkan stakeholder Pemprov Kepri kepada Menteri.

Cen Sui Lan meminta agar dibuatkan SK penetapan penambahan jalan nasional di Kepri itu, oleh Menteri PUPR. Sehingga, dana APBN lewat Ditjen Bina Marga bisa lebih banyak dialokasikan ke Provinsi Kepri, untuk membangun jalan baru berstatus nasional dan preservasi jalan-jalan nasional yang sudah ada di Provinsi Kepri.

Permintaan tersebut disampaikan Cen Sui Lan pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR dan Dirjen Bina Marga Hedi Rahardian, Rabu (1/9/2021) lalu.

RDP tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi V DPR, Gedung Nusantara, Senayan Jakarta. Dengan agenda membahas Evaluasi TA 2021 dan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) 2022.

Cen Sui Lan menjelaskan, dengan penambahan panjang jalan nasional di Provinsi Kepri sepanjang 700 kilometer itu, otomatis dana APBN jadi lebih besar buat Kepri, untuk masa mendatang. Hasilnya, kondisi infrastruktur transportasi arus barang dan jasa, jadi lebih lancar.

Serta memberikan multiplier effect ekonomi jadi lebih meningkat, kemudian pertumbuhan ekonomi jadi naik dan akhirnya dapat menyerap tenaga kerja dan bisa menyerap pengangguran yang ada.

“Jadi, kita usulkan dan menyampaikan secara resmi penambahan 700 kilometer untuk dijadikan jalan nasional di wilayah Kepri itu,” kata Cen Sui Lan saat memberikan keterangan resmi, Senin (6/9/2021) malam.

Cen Sui Lan menyebutkan, 700 kilometer penambahan jalan nasional di Kepri itu, berada di kabupaten dan kota se-Kepri. Antara lain di Kota Batam ditambah sepanjang 168 kilometer.

Di Kota Tanjungpinang ditambah menjadi jalan nasional sepanjang 37 kilometer. Di Kabupaten Bintan sepanjang 140 kilometer. Di wilayah Kabupaten Karimun 55 kilometer.

Di Kabupaten Lingga sepanjang 84 kilometer, di Kabupaten Natuna 169 kilometer. Serta di Kabupaten Anambas sepanjang 46 kilometer.

“Surat permohonan penetapan SK jalan nasional di Kepri untuk Menteri PUPR itu, sudah saya serahkan melalui Pak Dirjen Bina Marga KeMenterian PUPR. Surat itu beserta lampirannya dari Pemprov Kepri. Total usulan penambahan jalan nasional di Kepri itu, sepanjang 700 kilometer,” sebut Cen Sui Lan.

“Semoga SK penetapan jalan nasional di Kepri yang diusulkan ini, segera ditandatangani Menteri PUPR Pak Basuki Hadimulyono,” ujar Cen Sui Lan menambahkan.

Menko Airlangga: Pastikan Semua Vaksin Berkhasiat untuk Lindungi Masyarakat

Berita Golkar – Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, percepatan vaksinasi baik dalam hal distribusi maupun pelaksanaannya harus dilakukan dengan baik.

Vaksinasi merupakan langkah penting dalam mempercepat pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional.

Kedatangan vaksin jadi produksi Sinovac pada Senin (6/09), merupakan kedatangan vaksin tahap ke-50 ke Indonesia sekaligus menjadi upaya nyata Pemerintah dalam menjaga ketersediaan stok vaksin.

“Penambahan 5 juta dosis vaksin produksi Sinovac yang datang hari memastikan bahwa stok vaksin sudah aman,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam penyambutan secara virtual kedatangan vaksin tahap ke-50.

Terhitung sejak kedatangan vaksin pertama pada Desember 2020, secara keseluruhan Indonesia telah menerima sekitar 225,4 juta dosis vaksin dalam berbagai merk, dalam bentuk bulk maupun vaksin jadi.

Vaksin jadi Sinovac yang telah diterima sampai dengan hari ini yakni sebanyak 33 juta dosis, sementara dalam bentuk bulk sebanyak 153,9 juta dosis.

Vaksin lainnya yang telah diterima yakni Astra Zeneca 19,5 juta dosis, Moderna 8 juta dosis, Pfizer 2,75 juta dosis, dan Sinopharm 8,25 juta dosis.

“Pemerintah selalu memastikan safety, quality, dan efficacy untuk seluruh jenis vaksin yang diperoleh. Semua sudah melalui proses evaluasi oleh Badan POM dan rekomendasi dari ITAGI, WHO, dan para ahli. Semua merk vaksin berkhasiat untuk melindungi. Jadi, masyarakat tidak perlu memilih-milih. Vaksin yang terbaik adalah vaksin yang saat ini tersedia,” tutur Menko Airlangga.

Hingga 5 September 2021 telah disuntikkan sebanyak 105,7 juta dosis vaksin kepada masyarakat. Sebanyak 66,78 juta orang atau 32,07% dari target vaksinasi telah menerima dosis pertama dan 38,22 juta orang atau 18,35% telah menerima dosis kedua.

Selain itu, vaksinasi dosis ketiga sebagai booster kepada tenaga kesehatan juga telah dilakukan kepada 713.068 orang.

Untuk vaksinasi anak usia 12-17 tahun, sebanyak 2,77 juta anak telah mendapat vaksinasi dosis pertama dan 1,9 juta anak telah menerima dosis kedua.

“Kita telah berada pada jalur yang tepat dan sesuai target. Jumlah vaksinasi Indonesia berada di peringkat ke-6 dunia. Tapi kita harus tetap berupaya keras untuk percepatan vaksinasi, terutama untuk penduduk usia lanjut. Pemerintah akan terus merumuskan strategi percepatan untuk melindungi kelompok tersebut,” ujar Menko Airlangga.

Setelah melakukan vaksinasi pada tenaga kesehatan dan petugas publik, saat ini Pemerintah bekerja ekstra untuk melakukan vaksinasi kepada penduduk usia lanjut usia dan masyarakat umum, khususnya usia di atas 12 tahun termasuk Ibu hamil.

Akselerasi vaksinasi ini diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri masyarakat untuk beraktivitas kembali dan menggerakkan roda perekonomian.

Perlu ditekankan bahwa vaksinasi hanyalah salah satu strategi Pemerintah dalam menanganani pandemi Covid-19.

Pemerintah juga terus mendorong peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam penerapan PPKM termasuk menerapkan protokol kesehatan 3M dan terus meningkatkan kapasitas 3T.

Dampak positif dari percepatan vaksinasi dan penerapan PPKM telah terlihat dengan adanya penurunan jumlah kasus aktif dan penurunan kasus tingkat sedang hingga berat.

Tingkat kesembuhan nasional mencapai 92,8% yang berarti lebih besar dari tingkat kesembuhan global sebesar 89,4%.

Jumlah Kasus Aktif Nasional juga menurun 65,3% dibandingkan awal PPKM leveling di 9 Agustus lalu dan BOR nasional dalam seminggu ini juga terjadi penurunan 76%.

“Pandemi belum berakhir. Meski terjadi tren penurunan, masyarakat harus tetap waspada. Semoga kerjasama yang baik dari semua pihak dalam penanggulangan pandemi Covid-19 khususnya program vaksinasi dapat terus dikembangkan sehingga bangsa kita berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian nasional,” pungkas Menko Airlangga.

Survei CISA: Elektabilitas Ketum Golkar Airlangga Hartarto Mulai Naik

Berita Golkar – Elektabilitas Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mulai merangkak naik. Bahkan, berdasarkan survei Center For Indonesia Strategic Action (CISA) sejumlah tokoh-tokoh popular di Indonesia pun sudah terlewati.

Dalam survei tersebut, elektabilitas Airlangga sudah berada di angka 7,58 persen disusul Ridwan Kamil 5,92 persen, Sandiaga Uno 5,08 persen, Muhaimin Iskandar 5 persen, dan Puan Maharani yang masih berada di posisi bawah dengan 3,67 persen.

Diketahui, survei yang dilakukan CISA pada 27-31 Agustus 2021 ini menyasar 1.200 responden di 34 provinsi melalui wawancara langsung.

Penarikan sample dilakukan dengan metode simple random sampling dengan margin of error 2,85 persen, dan diklaim memiliki tingkat kepercayaan 85 persen.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Golkar di MPR RI, Idris Laena mengaku gembira atas capaian tersebut. Itu artinya, para kader Partai Golkar semakin solid di bawah kepemimpinan Airlangga.

“Yang perlu dicatat bahwa Airlangga itu baru muncul dan terus bekerja keras untuk mengatasi Covid-19 dan masalah ekonomi hal ini mengingat Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian, yang juga Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” kata Idris dalam keterangan tertulisnya pada salah satu media pemberitaan online, Minggu (5/9/2021).

Ia juga menegaskan, hasil survei CISA itu menegaskan, bahwa pengurus DPP Golkar serta para kader tetap patuh pada Keputusan Rapimnas dan Rakernas Partai Golkar yang telah menetapkan Airlangga Hartarto sebagai capres yang akan diusung oleh Partai Golkar.

“Karena itu, ke depan seluruh kader partai sudah harus lebih masif lagi, mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Airlangga Hartarto calon presiden yang paling pantas untuk didukung,” tandasnya.

Menurut Idris, optimisme dan kepercayaan masyarakat kepada Airlangga Hartarto dianggap tak lepas dan hasil kinerjanya selama ini, terutama terkait jabatannya sebagai Menteri Koordinator bidang Perekonomian. Airlangga terbukti berhasil meningkatkan perekonomian Indonesia di tengah ancaman resesi.

“Banyak pihak yang memprediksi, Indonesia akan mengalami resesi. Namun ternyata, tim ekonomi Indonesia di bawah koordinator Pak Airlangga, mampu menanggulangi ancaman resesi tersebut. Bahkan, ekonomi RI pada triwulan 2 tahun 2021 ini meningkat 7,07 persen,” ujar Politisi asal Riau itu.

Data tersebut, kata dia, merupakan angka riil dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut dikomparasikan dengan kurun waktu yang sama, yakni pada triwulan 2 tahun 2020.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi ini juga imbas dari meningkatnya kepercayaan asing. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan nilai ekspor dalam triwulan kedua tahun 2021.

Tren positif itu akhirnya membawa ekses positif pada iklim investasi, yang ditandai dengan peningkatan penanaman modal asing (PMA) yang tumbuh 5,6 persen di triwulan ini.

Dalam hal mengatasi dampak pandemi Covid-19, lanjut Idris, Airlangga juga telah memberikan subsidi gaji dan insentif sebesar Rp 1,2 juta bagi pelaku UMKM mikro. Airlangga juga merealisasikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Lebih lanjut dia mengatakan, Partai Golkar sejak kepemimpinan Airlangga kembali mendapatkan banyak kepercayaan rakyat untuk menempatkan 85 kadernya di DPR RI Pusat.

Ditambah banyak kandidat yang diusung Golkar telah berhasil memenangkan hati rakyat di level pemimpin daerah, pada Pilkada Serentak 2020 lalu.

Survei CSIA: Elektabilitas Ketum Golkar Airlangga Hartarto Mulai Naik

Berita Golkar – Elektabilitas Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mulai merangkak naik. Bahkan, berdasarkan survei Center For Indonesia Strategic Action (CISA) sejumlah tokoh-tokoh popular di Indonesia pun sudah terlewati.

Dalam survei tersebut, elektabilitas Airlangga sudah berada di angka 7,58 persen disusul Ridwan Kamil 5,92 persen, Sandiaga Uno 5,08 persen, Muhaimin Iskandar 5 persen, dan Puan Maharani yang masih berada di posisi bawah dengan 3,67 persen.

Diketahui, survei yang dilakukan CISA pada 27-31 Agustus 2021 ini menyasar 1.200 responden di 34 provinsi melalui wawancara langsung.

Penarikan sample dilakukan dengan metode simple random sampling dengan margin of error 2,85 persen, dan diklaim memiliki tingkat kepercayaan 85 persen.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Golkar di MPR RI, Idris Laena mengaku gembira atas capaian tersebut. Itu artinya, para kader Partai Golkar semakin solid di bawah kepemimpinan Airlangga.

“Yang perlu dicatat bahwa Airlangga itu baru muncul dan terus bekerja keras untuk mengatasi Covid-19 dan masalah ekonomi hal ini mengingat Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian, yang juga Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” kata Idris dalam keterangan tertulisnya pada salah satu media pemberitaan online, Minggu (5/9/2021).

Ia juga menegaskan, hasil survei CISA itu menegaskan, bahwa pengurus DPP Golkar serta para kader tetap patuh pada Keputusan Rapimnas dan Rakernas Partai Golkar yang telah menetapkan Airlangga Hartarto sebagai capres yang akan diusung oleh Partai Golkar.

“Karena itu, ke depan seluruh kader partai sudah harus lebih masif lagi, mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Airlangga Hartarto calon presiden yang paling pantas untuk didukung,” tandasnya.

Menurut Idris, optimisme dan kepercayaan masyarakat kepada Airlangga Hartarto dianggap tak lepas dan hasil kinerjanya selama ini, terutama terkait jabatannya sebagai Menteri Koordinator bidang Perekonomian. Airlangga terbukti berhasil meningkatkan perekonomian Indonesia di tengah ancaman resesi.

“Banyak pihak yang memprediksi, Indonesia akan mengalami resesi. Namun ternyata, tim ekonomi Indonesia di bawah koordinator Pak Airlangga, mampu menanggulangi ancaman resesi tersebut. Bahkan, ekonomi RI pada triwulan 2 tahun 2021 ini meningkat 7,07 persen,” ujar Politisi asal Riau itu.

Data tersebut, kata dia, merupakan angka riil dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut dikomparasikan dengan kurun waktu yang sama, yakni pada triwulan 2 tahun 2020.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi ini juga imbas dari meningkatnya kepercayaan asing. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan nilai ekspor dalam triwulan kedua tahun 2021.

Tren positif itu akhirnya membawa ekses positif pada iklim investasi, yang ditandai dengan peningkatan penanaman modal asing (PMA) yang tumbuh 5,6 persen di triwulan ini.

Dalam hal mengatasi dampak pandemi Covid-19, lanjut Idris, Airlangga juga telah memberikan subsidi gaji dan insentif sebesar Rp 1,2 juta bagi pelaku UMKM mikro. Airlangga juga merealisasikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Lebih lanjut dia mengatakan, Partai Golkar sejak kepemimpinan Airlangga kembali mendapatkan banyak kepercayaan rakyat untuk menempatkan 85 kadernya di DPR RI Pusat.

Ditambah banyak kandidat yang diusung Golkar telah berhasil memenangkan hati rakyat di level pemimpin daerah, pada Pilkada Serentak 2020 lalu.

Menko Airlangga: Kartu Prakerja Buka Harapan Masyarakat Papua untuk Tingkatkan Skill dan Majukan Usaha

Berita Golkar – Melengkapi kunjungannya di Pulau Papua, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali bertemu dengan para penerima Kartu Prakerja di Provinsi Papua, tepatnya di Kota Jayapura. Ada 12 penerima Kartu Prakerja yang pagi ini berbincang serius tapi santai dengan Menko Airlangga.

Menko Airlangga menyampaikan bahwa Kartu Prakerja membawa banyak manfaat terutama dalam masa pandemi saat ini.

Khususnya untuk membantu mereka para pengusaha UMKM yang ingin meningkatkan skill-nya sekaligus mendapatkan tambahan permodalan dari insentif Kartu Prakerja. Selain itu, juga untuk mereka yang terkena PHK akibat pandemi Covid-19.

Secara nasional, Kartu Prakerja telah menerima sebanyak 10.081.935 orang dari Gelombang 1-19, dari pendaftar sejumlah 69.311.037 orang.

Khusus untuk Provinsi Papua, selama 19 gelombang itu terdapat 225.051 orang pendaftar, dan yang diterima sebanyak 77.796 orang.

Sementara, untuk Kota Jayapura ada 35.064 orang yang mendaftar dalam 19 gelombang, dan yang diterima sebanyak 14.661 orang.

Menko Airlangga langsung menyapa para penerima Kartu Prakerja dan menanyakan kabar mereka. Dia pun masih mengingat pernah bertemu dengan salah satu alumni Kartu Prakerja dari Provinsi Papua di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Alumni Kartu Prakerja yang Menko Airlangga maksud adalah Verly Nomi Pelmelai. Verly mengikuti pelatihan “Berdandan untuk Diri Sendiri”, pelatihan ini sangat berguna bagi dirinya, karena dapat diaplikasikan kepada anaknya sendiri sehingga berhasil meraih Juara II dalam kontes Puteri Cilik Papua.

Selain itu, Verly juga mengikuti pelatihan Microsoft Excel yang sangat membantu tugasnya sebagai bendahara gereja yang harus membuat laporan triwulanan.

Insentif Kartu Prakerja ia gunakan untuk membeli peralatan makeup dan kebutuhan sehari-hari. Seperti yang disebutkan sebelumnya, ia pernah diundang ke Istana Negara untuk bertemu Presiden RI beberapa waktu lalu.

“Waktu itu, saya dapat telepon (dari PMO Kartu Prakerja) untuk bertemu dengan Pak Presiden Jokowi dan Pak Menko. Saya sangat senang dan hal ini tidak akan saya lupakan,” ungkap Verly.

Setelah menjadi penerima pada Gelombang ke-6, Verly menjadi alumni aktif dalam forum alumni Kartu Prakerja, dan juga menjadi salah seorang pelopor yang merawat Alumni Prakerja.

Dia menuturkan bahwa forum itu menjadi wadah di media sosial (Facebook dan Instagram) untuk menuangkan ide-ide tentang kewirausahaan supaya alumni Prakerja pada khusunya danmasyarakat Indonesia pada umumnya, dapat berpartisipasi dalam wadah itu.

Menko Airlangga mengapresiasi hal tersebut, “Kumpulkan saja semua (alumni Prakerja) di Papua, jadi semuanya bisa terkoneksi online.”

Ada juga pria berusia 40 tahun bernama John Wempi Wona yang memaksimalkan manfaat yang diterima dari Kartu Prakerja dengan mengambil tujuh jenis pelatihan.

Jumlah tersebut lebih banyak dari rata-rata jumlah pelatihan yang diambil seorang penerima Kartu Prakerja. Tiga pelatihan di antara 7 tersebut adalah: (1) Sukses Jualan Online di Marketplace, (2) Kursus Akuntansi Dasar dan Keuangan Bisnis – Bersertifikat, dan (3) Bisnis Rumahan/UMKM Harus Tahu: Menentukan Badan Usaha.

Saat ini, John berwirausaha online yang menjual berbagai jenis barang, seperti busana wanita, tas wanita, aksesoris wanita, kosmetik, dan ramuan tradisional. Penjualannya dikirim ke area Papua dengan mengambil barang dari Jakarta dan Surabaya.

Pada kesempatan itu juga, John menjadi salah satu alumni Kartu Prakerja yang mendapatkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BNI.

John mendapatkan KUR senilai Rp30 juta. Hal ini akan dia gunakan untuk membangun usaha offline ke depannya, yang menjual berbagai merchandise PON XX 2020 yang akan berlangsung bulan depan.

Selain John, KUR juga diberikan BNI kepada alumni Kartu Prakerja lainnya yang memenuhi syarat.

Turut hadir dalam acara ini adalah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian, Sekretaris Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, Wali Kota Jayapura, Pimpinan Wilayah 16 (Papua/Papua Barat) BNI, dan VP Divisi Hubungan Kelembagaan BNI.

Menko Airlangga Optimis Papua Barat jadi Zona Hijau Covid-19 dengan dukungan Isoter Terapung dan Antusiasme Vaksinasi

Berita Golkar – Upaya keras Pemerintah menangani pandemi Covid-19, baik di sektor hulu maupun hilir, telah memperlihatkan dampak yang signifikan dengan melandainya Kasus Konfirmasi Harian dan Kasus Aktif Covid-19.

Dengan dukungan aktif dari seluruh komponen masyarakat, Konfirmasi Kasus Harian secara nasional yang pada bulan Juli 2021 memuncak hingga 56.757 kasus harian telah terkonfirmasi menurun per 30 Agustus 2021 menjadi 5.436 kasus harian.

Isolasi Terpusat (Isoter) Terapung yang diinisiasi oleh Pemerintah dan telah beroperasi sejak 21 Agustus 2021, merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah menangani Covid-19 di sektor hilir.

Isoter Terapung sebanyak 5 kapal yang disiapkan Pemerintah bagi pasien Covid-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan tersebut, dialokasikan di Pelabuhan Bitung, Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Jayapura, dan Pelabuhan Sorong.

“Pemerintah telah menyiapkan fasilitas ini. Saya berharap masyarakat dapat maksimal memanfaatkannya. Di Isoter Terapung KM Sirimau ini penanganannya sudah baik dan saya berharap semua Kota bisa mengikuti best practice yang ada di Kota Sorong,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ketika meninjau langsung KM Sirimau sebagai lokasi Isoter Terapung di Pelabuhan Sorong, Jumat (3/9). Pelabuhan Sorong sendiri akan dikembangkan lebih lanjut dan menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN),

Dengan ditangani oleh 2 dokter serta 8 perawat dan dukungan penuh dari TNI dan Polri, pada KM Sirimau disiapkan sebanyak 160 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Sejak semakin membaiknya kondisi penanganan Covid-19 di Kota Sorong, tercatat 5 orang pasien Covid-19 yang masih dirawat di KM Sirimau pada awal September ini.

Dua speedboat juga disiapkan untuk mobilisasi tenaga kesehatan dan pasien serta pengangkutan logistik.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga menyapa para pasien yang sedang melakukan isolasi dan memastikan bahwa pelayanan yang didapatkan oleh pasien tersebut maksimal dan sesuai standar.

Selain itu, Menko Airlangga juga memberikan bantuan berupa sembako dan masker kepada para tenaga kesehatan, tenaga keamanan dan tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Sorong.

Isoter yang dioperasikan di atas laut ini menggunakan kapal yang tidak sedang beroperasi. Selain memanfaatkan fasilitas keberadaan kapal, udara yang mengandung klorin dalam isoter terapung bisa menstilmulus dan mempercepat kesembuhan.

Adanya tempat isolasi dengan konsep ini menarik antusiasme masyarakat untuk mau di isolasi secara terpusat sehingga menyebabkan semakin banyak pasien Covid-19 yang terpantau dan mendapat pelayanan kesehatan maksimal dari masyarakat.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Papua Barat ini, Menko Airlangga juga meninjau sentra vaksinasi yang ditargetkan bagi 1.000 orang warga Kota Sorong.

Vaksinasi merupakan penanganan Covid-19 di hulu. Khusus untuk Provinsi Papua Barat, 203 ribu warga telah divaksin dosis pertama atau mencapai 25,67%.

Di wilayah barat Pulau Papua ini, Kabupaten Manokwari menjadi yang tertinggi pencapaiannya hingga 45,86%.

“Secara nasional, lebih dari 100 juta dosis telah disuntikkan. Di bulan Agustus dan September ini datang 70 juta dosis vaksin. Saya berharap vaksinasi bisa dipercepat, khususnya di Provinsi Papua Barat. Apalagi didukung oleh TNI, Polri, dan Bidan. Vaksinasi bisa dipercepat penyuntikannya termasuk untuk Ibu hamil dan anak-anak usia 12-17 tahun,” kata Menko Airlangga.

Dalam peninjauan ini, Suci Rahmadhani dan Olivia Maria Gracia Yabarmase yang merupakan siswi kelas 8 dari SMP 9 Sorong berkesempatan untuk berfoto bersama dengan Menko Airlangga setelah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama.

Menko Airlangga yang didampingi oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Wali Kota Sorong Lambert Jitmau juga berdialog singkat sekaligus menyemangati kedua siswi sebagai penerus bangsa masa depan.

“Di Provinsi Papua Barat sudah ada Isoter Terapung, ada juga sentra vaksin untuk masyarakat dan anak-anak. Saya lihat antusiasnya. Jika antusiasme ini terus dijaga, saya optimis Provinsi Papua Barat secara keseluruhan dapat membaik dan konsisten menjadi kelompok wilayah zona hijau atau zonasi risiko rendah Covid-19,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Perindustrian, Juru Bicara Satgas Covid-19, Anggota DPR RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, serta Deputi Bidang Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM.

Lodewijk F. Paulus Realisasikan Internet Masuk Desa

Berita Golkar – Ketersediaan internet di tengah program kerja dari rumah menjadi penting warga di pedesaan masa pandemi Covid-19.

Persoalan itu, menjadi perhatian anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, H. Lodewijk F. Paulus untuk mencari jalan pengadaan melalui penyaluran program yang diselenggarakan Pemerintah.

Di Metro, lokus bantuan Wifi gratis untuk warga telah direalisasi H. Lodewijk F. Paulus melalui program aspirasi DPR RI, atau bantuan Menteri Kominfo.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Kota Metro Farida, memonitoring bantuan internet desa, dipasangkan di Puskesmas Banjarsari, Kecamatan Metro Utara.

“Program ini berkat upaya dukungan anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Letjen TNI (purn) H. Lodewijk F Paulus,” kata Farida, Jumat (3/9/2021).

Kadis Kominfo Metro Farida didampingi Sekretaris Dinas Kominfo Subehi dan dokter umum Puskesmas Banjarsari dr. Ade Kurniawan menjelaskan, bantuan WiFi gratis tersebut berasal dari Badan Aksesbilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang pengalokasiannya diupayakan oleh Anggota Komisi I DPR-RI dari Fraksi Golkar, Lodewijk F Paulus melalui Program Aspirasi.

“Tujuan kedatangan kami kesini yakni untuk melakukan peninjauan langsung internet desa yang menggunakan teknologi satelit yang perangkatnya sudah terpasang di Puskesmas Banjarsari. Namun sinyal yang dihasilkan masih harus dilakukan penyempurnaan kembali guna menghasilkan sinyal yang baik,” ujar Farida.

Dikatakan Farida, keberadaan internet ini untuk membantu kelancaran Puskesmas Banjarsari dalam hal penggunaan akses internet.

Diharapkan bantuan tersebut dapat bermaanfat untuk fasilitas kesehatan di Puskesmas yang saat ini lebih dominan dalam penanganan Covid-19, baik dari data BPJS, maupun data vaksinasi.

Dalam kesempatan yang sama dr. Ade Kurniawan mengucapkan terima kasih atas bantuan jaringan internet gratis di Puskesmas Banjarsari melalui program aspirasi anggota DPR RI Hi. Lodewijk F Paulus.

Dengan adanya bantuan jaringan internet gratis, dapat membantu kerja dan pelayanan di Puskesmas.

Pasawaran, Bandar Lampung dan Pringsewu

Progam bantuan internet sebelumnya telah lebih dulu dilakukan Lodewijk F. Paulus di kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, dan Pringsewu.

Di Pesawaran, direalisasi pada 5 titik jaringan WiFi gratis di Lampung Selatan yaitu di Desa Sri Katon, Desa Bumi Asih, Desa Banjar Agung, Desa Palas dan Desa Sidomukti.

Kemudian di Pesawaran dan Pringsewu. Di sana dipasangkan di lembaga pendidikan, dan lembaga yang memang memnbutuhkan layanan internet.

Menko Airlangga: Inflasi Tetap Terkendali di Tengah Mulai Meningkatnya Demand Sektor Manufaktur

Berita Golkar – Di tengah masih berlanjutnya pembatasan aktivitas masyarakat pada Agustus 2021, inflasi masih tetap terkendali sebesar 0,03% (mtm) atau 1,59% (yoy). Inflasi ini utamanya disumbang oleh komponen inflasi inti dengan andil sebesar 0,14%.

Perkembangan inflasi inti ini menunjukkan peningkatan jika dibandingkan bulan Juli 2021 sebesar 0,07% (mtm) menjadi sebesar 0,21% (mtm) pada Agustus 2021.

Peningkatan inflasi inti terutama didorong dari kelompok Pendidikan yang mengalami inflasi sebesar 1,20% (mtm), sejalan dengan momentum dimulainya tahun ajaran baru 2021/2022.

“Inflasi inti yang masih tetap meningkat pada Agustus 2021 merupakan suatu hal yang positif. Meskipun ini tetap perlu menjadi perhatian, melihat permintaan domestik yang belum kuat sepenuhnya,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di Jakarta, Rabu (1/9).

Komponen Harga Diatur Pemerintah (Administered Prices/AP) mengalami inflasi sebesar 0,02% (mtm) atau 0,65% (yoy). Namun, ini tidak memberikan andil terhadap inflasi Agustus.

Andil inflasi Rokok Kretek sebesar 0,01% telah di-offset oleh deflasi tarif angkutan udara dengan andil sebesar -0,01%, dikarenakan pembatasan aktivitas masyarakat.

Sementara itu, komponen Harga Bergejolak (Volatile Food/VF) mengalami deflasi sebesar -0,64% (mtm), dan 3,80% (yoy). Komoditas yang mengalami penurunan harga dan memberikan andil deflasi yakni Cabai Rawit (-0,05%), Daging Ayam Ras dan Cabai Merah (andil masing-masing sebesar -0,04%), Bayam, Buncis, Kacang Panjang, Kangkung, dan Sawi Hijau (andil masing-masing sebesar -0,01%).

Sedangkan, komoditas VF yang masih mengalami kenaikan harga dan menyumbang inflasi yakni Minyak Goreng (0,02%); Tomat, Ikan Segar, dan Pepaya (andil masing-masing sebesar 0,01%).

“Realisasi inflasi VF secara tahunan masih sesuai dengan target yang telah disepakati pada High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat pada 11 Februari 2021 lalu, yakni sebesar 3% – 5% (yoy). Ke depan, pasokan yang memadai dan kelancaran distribusi di tengah pembatasan aktivitas masyarakat akan terus dijaga melalui sinergi yang erat antara Pemerintah Pusat dan Daerah, Bank Indonesia serta seluruh stakeholders untuk mendukung pencapaian inflasi tahun 2021,” ujar Menko Airlangga.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menambahkan bahwa inflasi yang terkendali ini juga dibarengi dengan demand yang mulai meningkat yang tercermin dari PMI pada bulan Agustus juga meningkat.

Selanjutnya, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Agustus 2021 berada pada level 43,7.

Level tersebut menunjukkan adanya kenaikan performa sektor manufaktur dari bulan sebelumnya yang berada pada level 40,1.

Level PMI Indonesia juga lebih baik dibandingkan dengan beberapa negara di ASEAN, seperti Myanmar (36,5), Vietnam (40,2), dan Malaysia (43,4).

Level PMI Indonesia yang membaik menunjukkan adanya potensi peningkatan permintaan yang diiringi dengan naiknya kapasitas output dan penyerapan tenaga kerja.

Membaiknya level PMI Agustus 2021 sejalan dengan meningkatnya efektivitas PPKM sehingga situasi Covid-19 terus menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Kondisi ini mengangkat ekspektasi perusahaan manufaktur tentang perkiraan produksi dalam 12 bulan ke depan mampu mencapai level yang optimis.

Selain itu, berbagai program pengendalian Covid-19 dan pemulihan ekonomi yang terus dilakukan oleh Pemerintah diharapkan mampu mendorong tingkat permintaan ke level yang lebih baik dan menjadi insentif dalam mengakselerasi output di sektor manufaktur.

Scroll to top