BERITA

Subandi Kembali Nakhodai Golkar, Terpilih Secara Aklamasi

Berita Golkar –  Subandi akhirnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ke-X Partai Golkar Kabupaten Mojokerto yang digelar di kantor DPD Golkar Kabupaten Mojokerto di Jalan Jayanegara, Puri, Rabu (5/8). Wakil ketua DPRD Kabupaten Mojokerto yang dinilai sukses dalam memimpin Golkar selama periode 2016-2021 ini terpilih secara aklamasi untuk menakhodai partai berlambang pohon beringin tersebut hingga lima tahun ke depan.

Musda digelar dengan peserta terbatas.Mengingat, masih dalam masa pandemi Covid-19.Sehingga hanya dihadiri oleh pemilik suara sah.Sekretaris Panitia Musda Ke-X Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Habibullah mengatakan, karena yang mendaftar sebagai kandidat hanya satu orang, dan persyaratan juga terpenuhi, maka pilihan dilakukan secara aklamasi. ”Hanya satu calon yang mendaftar. Maka ditetapkan sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto 2020-2025,” ujarnya. Dia menegaskan, pelaksanaan musda kali ini memang dipercepat setahun, menyusul instruksi dari DPP Golkar pusat.

Sehingga meski masa kepemimpinan Subandi yang sebelumnya masih menyisakan satu tahun atau berakhir tahun 2021, namun Musda ke-X harus tetap digelar untuk menggerakkan roda organisasi partai.

Baca Juga : Airlangga Harap Dana Pilkada Rp35 T Bantu Selamatkan Ekonomi

Sementara itu, Subandi mengucapkan terima kasih atas dukungan kader partai Golkar di Kabupaten Mojokerto. Sehingga dirinya terpilih kembali menjadi ketua untuk periode 2020-2025. ”Hal ini dak lepas dari dukungan penuh dari partai yang memberikan saya amanah dan kepercayaan,” ungkapnya.

Dia berjanji akan siap mengibarkan panji-panji partai Golkar di Kabupaten Mojokerto. Dengan memenuhi target memantapkan konsolidasi, dan menguatkan solidaritas untuk kejayaan partai Golkar kedepan. ”Target saya ingin mengantarkan partai Golkar di Kabupaten Mojokerto mencapai puncaknya. Sehingga menempatkan partai Golkar di posisi yang paling strategis,” tegasnya. Politisi senior ini menegaskan, di periode ini, Golkar akan lebih solid dan kompak dalam menjalankan target partai, sehingga selalu siap berjuang demi kesejahteraan masyarakat. Sedangkan sebagai program ke depan adalah penambahan perolehan kursi dalam pemilihan legislatif (pileg) atau pemilu 2024. Karena itu, lanjut Subandi, konsolidasi perlu dilakukan dengan mengunjungi semua kader hingga tingkat desa dan dusun. ”Di samping itu kita persiapkan kader-kader muda yang potensi untuk persiapan caleg partai Golkar di Pemilu 2024,” tandasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jatim Sarmuji menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Subandi sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto untuk lima tahun mendatang. ”Hal ini membuktikan bahwa seluruh pimpinan kecamatan, unsur pengurus, unsur organisasi sayap, unsur ormas pendiri, dan unsur ormas yang didirikan, serta konstituen memberikan kepercayaan penuh kepada beliau (Subandi),” kata Sarmuji. Dengan terpilihnya Subandi secara aklamasi, dengan demikian menandakan kinerja selama memimpin Golkar memiliki kinerja yang sangat bagus. ”Artinya atas semua kinerja beliau selama memimpin Partai Golkar betul-betul menunjukkan kinerja yang baik, dan mempunyai target yang terukur serta sistematis,” ujarnya.

DPD Partai Golkar Jatim meyakini, untuk menjalankan kepemimpinan di partai Golkar periode ini subandi akan lebih paham dan mengerti bagaimana menata strategi politik maupun langkah-langkah yang harus diambil dalam meningkatkan kekuatan partai Golkar kedepan. Menurut dia dalam menyunsun kepengurusan 2020-2025 mengakomodir semua lapisan generasi yang mewakili sosial kemasayarakatan di Kabupaten Mojokerto. ’’Kami berharap mereka diakomodir. Sehingga dapat membantu dalam pemenangan 4 sukses partai Golkar . Yakni, sukses konsolidasi organisasi, sukses pilkada 2020, sukses pileg 2024, dan sukses pilpres 2024,’’ tandasnya.

Sumber 

Airlangga Harap Dana Pilkada Rp35 T Bantu Selamatkan Ekonomi

Berita Golkar – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap dana sebesar Rp24 triliun yang akan dikeluarkan untuk menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) diharapkan bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan menyelamatkan Indonesia dari resesi ekonomi.

“Apalagi kita akan adakan Pilkada, itu akan jadi pengungkit. Dananya Rp24 triliun untuk penyelenggaraan. Sementara, dana dari wali kota Rp10 triliun sendiri. Jadi kemungkinan Rp34-35 T akan jadi dana beredar yang bisa tingkatkan konsumsi,” ujarnya Rabu (5/8).

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi pada kuartal II 2020 mengalami kontraksi minus 5,32 persen. Jika dirinci berdasarkan komponen pengeluaran Produk Domestik Bruto (PDB), maka seluruh komponen mengalami kontraksi.

“Kalau kita lihat per komponen, semua komponen mengalami kontraksi cukup dalam,” ujar Kepala BPS Suhariyanto, Rabu (5/8).

Baca Juga: Pilkada MBD, Golkar Dipastikan akan Mengusung Kilikily-Petrus

Ia mengatakan konsumsi rumah tangga tercatat minus 5,51 persen. Angka ini terpaut jauh dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu yang masih tumbuh positif 5,18 persen.

Di sisi lain, sumbangan konsumsi rumah tangga kepada PDB sebesar 57,85 persen. Lebih detail, BPS mencatat mayoritas komponen konsumsi rumah tangga mengalami kontraksi, hanya dua komponen yang tercatat mampu tumbuh positif yakni perumahan dan perlengkapan rumah tangga serta kesehatan dan pendidikan.

Tercatat perumahan dan perlengkapan rumah tangga tumbuh 2,36 persen, meskipun melambat dari kuartal II 2019 yakni 4,76 persen. Sedangkan, komponen kesehatan dan pendidikan tumbuh 2,02 persen melambat dari sebelumnya 6,30 persen.

Sementara itu, komponen hotel dan restoran mengalami kontraksi paling tajam yakni 16,53 persen, dari sebelumnya mampu tumbuh 6,24 persen. Disusul komponen transportasi dan komunikasi jatuh 15,33 persen dari sebelumnya positif 5,08 persen.

Sumber

Airlangga Hartarto: Pilkada 2020 Bisa Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Berita Golkar – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah pada akhir Desember 2020 bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Di luar berbagai langkah yang bakal disiapkan pemerintah, seperti memperkuat jaring pengaman sosial, kontestasi politik ini menjadi harapan lainnya.
Sebagaimana diketahui, pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua ini berkontraksi hingga negatif 5,32 persen. Jika kondisi tersebut berlanjut di kuartal III dan IV, Indonesia terancam mengalami resesi.

Menurut Airlangga, akan ada Rp 30 triliun dana yang beredar saat penyelenggaraan pemilu tersebut. Baik itu dana yang disiapkan pemerintah, maupun dana para calon yang akan berkompetisi.

“Dana yang beredar untuk Pemilukada sekitar untuk penyelenggaraan Rp 24 triliun. Dan mungkin dana dikeluarkan para calon bupati, wali kota, gubernur itu bisa minimal Rp 10 triliun sendiri, sehingga saat pilkada kemungkinan Rp 34-35 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers menyikapi pertumbuhan ekonomi kuartal II, Rabu (5/8).

Airlangga menilai, perputaran uang yang tak sedikit di Pilkada itu dapat meningkatkan sektor konsumsi. Sehingga hal itu dapat menjadi salah satu pendorong agar ekonomi kembali menguat.

Para calon kata Airlangga, tentu akan lebih fokus mengampanyekan hal-hal yang berkaitan dengan penanganan pandemi COVID-19. Semisal penyediaan masker hingga hand sanitizer.

“Dana beredar tentu akan meningkatkan konsumsi terutama untuk alat-alat atau alat peraga bagi calon, termasuk di antaranya masker, hand sanitizer dan alat kesehatan lain. Sehingga Pemilukada itu sendiri akan juga menjadi faktor pengungkit,” ujar Airlangga.

Sumber

TANHAR EFENDI PIMPIN GOLKAR LAHAT

 

Berita – Tanhar Efendi SE terpilih memimpin Partai Golkar Kabupaten Lahat lima tahun kedepan. Hal itu setelah dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar X tahun 2020 yang dilaksanakan di hotel grand zurri pada 3 sampai 4 Agustus 2020.

Ketua DPD Partai Golkar Sumsel DR H Dodi Reza Alex Noerdin, LIC. Econ MBA sebelumnya menyampaikan pemimpin Partai Golkar yang terpilih akan diberikan tugas yang tidak kecil, yang mana harus menjadikan Partai Golkar menjadi partai kebanggaan masyarakat kabupten Lahat dan bisa mengangkat harkat dan martabat partai Golkar.

Baca Juga : Dodi Reza Alex Hadiri Musda X Partai Golkar Lahat

“Fakta Integeritas yang harus ditanda tanggani, merupakan barameter yang harus dicapai, ada target yang harus dituju, ada upaya upaya yang kasap mata dapat dilihat, yang mana benar benar membesarkan partai Golkar bukan menjadikan Golkar sebagai kendaraan saja,” ujarnya.

Tanhar Efendi SH menyampaikan, dengan terpilihnya sebagai Pimpinan Golkar kabupaten Lahat semoga Golkar kedepanya semakin maju, jaya dan menjadi Partai terbesar.

“Semoga Kami di kepemimpinan yang baru dapat menjadikan Partai Golkar ini lebih baik lagi serta dapat menaungi dan menjembati aspirasi masyarakat kabupaten Lahat,” tutup Tanhar. (nur)

Sumber

Safari Sembako Melchias Mekeng dan Rekonsiliasi Batin Pasca Musda Golkar Flotim

Berita Golkar – Anggota Fraksi Golkar DPR RI dari daerah pemilihan NTT I, Melchias Markus Mekeng membagikan paket sembako untuk masyarakat di Kabupaten Flores Timur.

Bantuan yang didistribusikan oleh Ketua Terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yoseph Sani Betan itu dirangkaikan dengan silahturahmi sekaligus ajang rekonsiliasi batin bagi struktur Partai Golkar di tingkat Kecamatan setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Flores Timur pekan lalu.

Bantuan untuk masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19 di era new normal itu dimulai hari ini Selasa, (4/8/2020) dari Kecamatan Solor Barat, Solor Timur dan Solor Selatan. Dilanjutkan lagi untuk delapan kecamatan di pulau Adonara dan delapan kecamatan di Flores Timur daratan.

Melchias Markus Mekeng yang dihubungi SelatanIndonesia.com, Selasa (4/8/2020) mengatakan, bantuan sembako itu sebagai bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di era new normal pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan sederhana ini bisa bermanfaat bagi bapa, mama, basaudara semua di Flores Timur, ” ujar Mekeng.

Ketua Terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yoseph Sani Betan mengatakan, bantuan tersebut disalurkan oleh DPD II Golkar Kabuaten Flores Timur dan diserahkan oleh Pimpinan dan Pengurus partai Golkar masing-masing Kecamatan.

“Para kepala desa dan masyarakat menyampaikan terimaksih kepada Pak Melky Mekeng yang telah menaruh kepedulian terhadap masyarakat dalam kondisi seperti saat ini. Di Kecamatan Solor Barat terpusat di desa Pamangkayo dan desa Lewonama, di Solor Selalatan terpusat di desa Lemanu dan desa Kenere serta kecamatan Solor Timur di desa Lohayong 1 dan Lohayong 2,” ujar Nani Betan, sapaan akrab Yoseph Sani Betan.

Baca Juga: Pastikan Usung Herman-Tb Mulyana Di Pilkada Cianjur, Golkar: Harus Menang

Dikatakan Nani Betan, selain menyalurkan bantuan dari Melky Mekeng, kesempatan itu juga sebagai ajang konsolidasi hati bagi para pengurus partai Golkar tingat kecamatan dan desa setelah pelaksanaan Musda Golkar belum lama ini. “Kita sekalian melakukan konsolidasi dan menggalang kembali kekuatan atas keberhasilan dan kemenangan bersama saat Musda Golkar sebagai langkah awal pelaksanaan konsolidasi partai Golkar,” ujar Nani.

Menurut Nani, Musda Golkar telah menghasilkan riak-riak dalam konteks berdemokrasi sehingga perbedaan yang terjadi saat Musda harus disatukan kembali untuk memulai gerak konsolidasi internal di struktur partai Golkar.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur ini menggambarkan, safari sembako dari Melky Mekeng yang dirangkai dengan konsolidasi partai Golkar itu disambut sangat antusias oleh para pengurus Partai Golkar di tingkat kecamatan, dan desa.

Bantuan sembako dari Anggota Fraksi Golkar DPR RI, Dapil NTT I, Melcihas Markus Mekeng yang diserahkan oleh Ketua terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yoseph Sani Betan di Kecamatan Solor Barat, Selasa (4/8/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Eman Muli

“Hal ini penting supaya kekuatan Golkar tetap terjaga. Dan bantuan yang kita salurkan itu terlebih dahulu diseleksi kelayakan sesuai peruntukan yang layak menerima oleh masing-masing kepala desa,” ujarnya.

Turut hadir menyaksikan dan menyerahkan bantuan sembako itu diantaranya Kepala desa Lewonama Andreas Mado Lewar, Kepala Desa Pamakayo Petrus Kanisiis Sani Herin, Kapala desa Lemanu Sabianus Kolin, Kepala desa Kenere Mikhael Koli Wutun, dan Kepala desa Lohayong Abdul Gapu Keneng.

Turut serta mendampingi Nani Betan sejumlah pengurus DPD II Golkar Kabupaten Flores Timur, Yohanes Jou Parera, Emanuel Antoni Muli, Syafrudin Abbas, Haji Harun Kasim serta segenap pengurus partai Golkar di tiga Kecamatn se daratan Solor.

Sumber

Golkar Targetkan 60 Persen Menang Di Tujuh Pilkada Di NTB

Berita Golkar – DPP Partai Golkar menargetkan mampu meraih kemenangan dengan persentase 60 persen di tujuh kabupaten kota di Nusa Tenggara Barat yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah 2020.

Wakil Ketua Bappilu Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar Hj Sari Yuliati di Mataram, Rabu, mengatakan target tersebut merujuk pada keputusan DPP Partai Golkar bahwa di Pilkada 2020, calon yang diusung partai berlambang pohon beringin di seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya NTB harus menang 60 persen.

“Dari tujuh pilkada di NTB, kita menargetkan 4 atau 5 kabupaten kota itu dimenangkan Golkar,” ujarnya.

Ia menegaskan, untuk memuluskan langkah kemenangan itu, DPP Partai Golkar tentu tidak akan main-main dalam mengusung calon. Karena itu, kata dia, bagi siapapun yang hasil surveinya rendah tidak akan bisa direkomendasikan maju dalam Pilkada Serentak 2020.

Baca Juga: Usung Target Golkar Menang di Pileg 2024

“Survei bagi daerah yang melaksanakan pilkada di seluruh Indonesia itu sudah 80 persennya rampung, termasuk NTB. Khusus Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah dan Sumbawa sudah dalam survei tahap kedua. Jika semua sudah rampung 100 persen, maka desk pilkada akan melakukan rapat dan mendengar masuk dari hasil survei, setelah itu barulah siapa bakal calon yang akan didukung oleh Partai Golkar,” jelas anggota Komisi III DPR RI ini.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTB II Pulau Lombok itu menepis adanya asumsi kepentingan individual dalam keluarnya rekomendasi pasangan bakal calon yang diusung.

“Setiap rekomendasi yang keluar itu sudah melalui proses yang matang dan berjenjang, sehingga semua prosedur ataupun mekanisme sudah dijalankan semua. Jadi tidak ada unsur kepentingan individu atau seseorang dalam keluarnya rekomendasi tersebut,” terang Sari.

Karena itu, dukungan yang dikeluarkan Partai Golkar untuk sejumlah pilkada di NTB, seperti Kota Mataram, Kabupaten Bima, dan Dompu, karena sudah jelas partai koalisinya, secara survei juga tinggi dan tentunya kader partai.

Sumber

Pilkada MBD, Golkar Dipastikan akan Mengusung Kilikily-Petrus

 

Berita Golkar – Partai golkar hampir dipastikan akan mengusung pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati, Niko Kilikily-Bastian Petrus untuk maju di Pilkada Maluku Barat Daya (MBD) yang akan dihelat Desember 2020 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Ramly Umasugi, seperti dilansir di salah satu media lokal di Ambon, kemarin, mengatakan, partai golkar hampir pasti mengusung Kilikily-Petrus. ” Pembicaraan untuk memadukan Kilikily-Petrus sudah oke. Tinggal menunggu rekomendasi saja,” kata Umasugy seperti dilansir dari koran harian lokal itu.

Lanjut Umasugi, golkar berani akan menyerahkan rekomendaisnya kepada Kilikily, karena Kilikily sebelumnya telah mengantongi rekomendasi partai Gerindra. “ Kilikily-Petrus memang sudah dipanggil menghadap DPP Partai Golkar. Dan menurut rencananya, tanggal 8 Agustus 2020 mendatang, Kilikily-Petrus akan diundang mengikuti rapat koordinasi di DPP. Jadi hanya tunggu waktu saja untuk rekomendasi golkar itu diserahkan,” ujar Ramly.

Baca Juga: Dewan Bali Sebut Protokol Kesehatan Indikator Keberhasilan Pilkada Serentak

Pepaduan Golkar-Gerindra ini, akan mematahkan pernyataan Ketua DPD PDIP Maluku, Murad Ismail, yang sebelummnya mengatakan, Pilkada MBD, incumbent akan lawan kotak kosong, itu tidak terbukti.

Untuk diketahui, syarat untuk mengusung pasangan Calkada di MBD, pasanagn calon harus mengantongi syarat minimal 20 persen kursi di DPRD, atau minimal 4 kursi.

Sementara jumlah kursi yang dimiliki partai golkar dan gerindra di DPRD MBD masing-masingi 3 kursi dan totalnya menjadi 6 kursi. Itu berarti, kedua partai ini memenuhi syaraat untuk mengusung pasangan calon.

Sumber 

Ima Blegur Siap Kembali Bertarung di Pilkada Alor

Berita Golkar – Politisi Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai staf khusus Gubernur NTT, DR. Imanuel Ekadianus Blegur, MSi memutuskan siap kembali untuk “bertarung” di konstelasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Alor yang mulai digulir tahun 2023.

Namun persiapan dirinya untuk hajatan tersebut masih “menanyakan” kepada masyarakat melalui survei oleh Partai Politik.

“Saya memutuskan untuk ikut pilkada yang akan datang. Namun masih “tanya” masyarakat lewat survei,” demikian penjelasan Imanuel Blegur kepada Wartawan di Kalabahi, Selasa (4/8/2020).

Imanuel Blegur saat itu didampingi tokoh muda Alor yang aktif di Partai Golkar Provinsi NTT, Sokan Teibang, dan salah seorang tokoh masyarakat di Alor, Yulius Kaat, serta mantan pejabat Pemkab Alor, Urbanus Bella.

Imanuel Blegur saat itu baru selesai melakukan tatap muka dengan sekitar 100 orang masyarakat, baik itu simpatisan, kerabat, dan keluarga.

Imanuel Blegur mengungkapkan, sebenarnya waktu atau jadwal untuk pilkada ini masih jauh. Namun dari fakta yang ada sudah ada sejumlah orang yang jalan melakukan sosialisasi diri.

Oleh karena itu, lanjut mantan anggota DPR RI ini, dirinya juga berhak melakukan sosialisasi, dan untuk rutin yang akan melakukan sosialisasi adalah melalui timnya. Pasalnya, timnya yang ada dari pilkada sebelumnya masih tetap solid, dan alasan berikutnya dirinya masih harus mendampingi Gubernur NTT dalam menjalankan tugas sebagai staf khusus.

“Sosialisasi sudah harus dilakukan, karena kita tidak tahu survei kapan akan dilakukan. Untuk itu kita harus siap,” tandas Imanuel Blegur yang sudah tiga kali bertarung di Pilkada Alor.

Baca Juga: Ini Empat Nama yang Berpotensi Jadi Ketua DPD Golkar Kota Bandung

Imanuel Blegur mangakui, dirinya sudah dihubungi beberapa orang untuk siap mendampinginya sebagai wakil. Namun dirinya minta agar mereka harus melakukan sosialisasi, karena survei nanti bukan diri atau perorangan tetapi dilakukan survei pasangan.

Menyinggung soal kansnya untuk diusung Partai Golkar, mantan Pengurus Pusat Partai Golkar ini mengungkapkan, dirinya memang sekarang tidak masuk dalam struktur pengurus Partai Golkar baik untuk tingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Tetapi dirinya masih sebagai anggota dan kader Partai Golkar, sehingga dirinya memiliki hak yang sama untuk dicalonkan, dan tergantung dari hasil survay nanti.

“Kalau untuk urusan Partai kali ini sedikit lebih ringan beban saya, karena merupakan tanggungjawab dari teman-teman di atas,” ujar Imanuel Blegur.

Imanuel Blegur menambahkan, niatnya untuk kembali maju dalam pilkada ini juga sudah disampaikan dan sekaligus minta doa restu kepada Bupati Alor, Drs. Amon Djobo dan mantan Bupati, Drs. Simeon Th. Pally.

“Saya juga bangun komunikasi atau diskusi dengan Iskandar Lakamau, dan yang lainnya yang namanya sudah beredar nanti akan dibangun komunikasi,” tambah Imanuel Blegur sambil menyampaikan pesan agar dalam sosialisasi diri tetap mengedepankan sikap saling menghargai satu dengan yang lain.

Motivasi Maju

Mengapa dirinya kembali maju dalam konstelasi pilkada lagi, menurut Imanuel Blegur, dirinya terdorong dengan sejumlah motivasi terutama berkaitan dengan upaya pengentasan kemiskinan melalui program yang telah disiapkan.

“Teman saya ahli pertanian, Zeth Malelak mengatakan Alor itu subur. Tanam apa saja hidup. Tapi masih ada warga yang miskin. Kita siapkan program untuk keluarkan warga yang miskin dari garis kemiskinan,” tandas Imanuel Blegur.

Motivasi berikutnya, lanjut Imanuel Blegur, menyiapkan lapangan kerja. Pasalnya anak-anak Alor setiap tahun banyak lulus sekolah dan sarjana, namun banyak juga yang belum bekerja, karena masalah lapangan kerja.

Terkait dengan itu, Imanuel Blegur menandaskan, dirinya telah belajar banyak dari Gubernur NTT bagaimana cara mengatasi kesulitan rakyat. Gubernur selalu memfokuskan hal-hal yang langsung berkaitan dengan kegiatan atau kehidupan masyarakat, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan.

Imanuel Blegur menilai terkait dengan program Pemerintah Kabupaten Alor saat ini dibawah kepemimpinan Drs. Amon Djobo dan Imran Duru, S.Pd, M.Pd telah berjalan baik, dan dirinya siap melanjutkan untuk mengoptimalkan program yang dikenal dengan Alor Kenyang, Alor Sehat, dan Alor Pintar.

“Kita siap melanjutkan program yang ada dengan melakukan conecting antara Program Gubernur dan Bupati,” ujar Imanuel Blegur.

Sumber 

Fraksi Golkar Badung Dorong Eksekutif Jajaki Pendapatan Lain

Berita Golkar – Fraksi Golkar DPRD Badung memberi sejumlah catatan, saran dan kritik kepada pemerintah tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Badung TA 2019, Rancangan Kebijakan Umum APBD Badung TA 2021, dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Badung TA 2021, pada rapat paripurna DPRD Badung, Selasa (4/8).

Dalam pemandangan umumnya yang dibacakan AAN Ketut Agus Nadi Putra, fraksi yang beranggotakan tujuh kader Golkar dan satu dari Nasdem itu, meminta dalam pengelolaan keuangan daerah berbagai program dan kegiatan harus dirancang berorientasi kepada kepentingan masyarakat atau anggarannya untuk kepentingan sektor pelayanan publik. “Wujud dari pertanggunjawaban keuangan tersebut akan terungkap dalam opini auditor pemerintah yang dalam hal ini BPK RI Perwakilan Bali, yang astungkara kembali mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP),” ujar Nadi Putra.

Baca Juga: 3 Daerah di Maluku Utara Masih Menanti Rekomendasi Golkar

Pihaknya pun berpandangan, selama ini baru berbicara cerdas berprogram, namun belum menunjukkan program yang cerdas. “Tentu tolak ukurnya adalah capaian-capaian layanan publik dan pembangunan secara menyeluruh,” kata politi asal Kerobokan itu.

Kemudian Fraksi Golkar pun memberikan catatan strategis, di antaranya untuk postur anggaran 2019. Dilihat kurva anggaran, Golkar menilai, cenderung berbentuk tanjung yang tidak merata dan didominasi anggaran hibah.

Selain itu, sebesar 92 sampai 87 persen pendapatan daerah bertumpu pada sektor pariwisata, sehingga perlu ada langkah-langkah strategis dengan menjajaki sumber-sumber lain. Salah satunya agrikultur atau pertanian yang selama ini tidak digarap dengan optimal, sehingga pertumbuhannya masih negatif.

Demikian juga terhadap penyelesaian jalan lingkar selatan, sehingga ada kesan daerah penghasil susu tidak dipelihara dengan baik. Serta belum tertanganinya permasalahan sampah.

Selain itu, fraksi yang dipimpin IGN Saskara ini juga menyebut database tentang jumlah akomodasi di Badung belum valid, sehingga indikator pencapaian pajak daerah, khususnya pajak hotel kurang optimal. Sorotan lainnya adalah pelayanan perizinan dengan sistem online.

Terkait dengan terjadinya refocusing besar anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 274.919.457.818,68, dan baru dimanfaatkan Rp 33 miilar, Fraksi Golkar mengharapkan sisanya dapat direalisasikan bulan ini, karana dana tersebut khusus dimanfaatkan untuk penanganan dampak Covid-19, bukan untuk kepentingan yang lain.

Selanjutnya berkenaan dengan Rancangan Kebijakan Umum APBD TA 2021, Fraksi Golkar meminta agar dilakukan secara cermat dan teliti dengan mempertimbangkan proyeksi perekonomian daerah tahun 2020 dan prospektif perekonomian daerah tahun 2021.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Badung Putu Parwata, didampingi para Wakil Ketua DPRD I Wayan Suyasa dan I Made Sunarta. Rapat juga dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Ketut Suiasa serta para pejabat di lingkup Badung.

Sumber 

Dodi Reza Alex Hadiri Musda X Partai Golkar Lahat

Berita Golkar – Musyawarah Golkar ke X resmi dibuka di Lahat, Selasa (4/8/2020). Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatra Selatan, Dodi Reza Alex Noerdin menghadiri Musyawarah Golkar ke IX tersebut di Ballroom Grand Zuri Hotel Lahat.

Hadir pula Bupati lahat H Cik Ujang dalam kegiatan tersebut. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lahat Drs H Parhan Berza mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel, serta seluruh tamu undangan dari berbagai partai.

“Saya sampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang pada ketua DPD partai Golkar Provinsi beserta rombongan serta tamu undangan lainnya,” kata dia.

Sebagai ketua DPD Partai Golkar Lahat, dirinya siap menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Partai Golkar kepada calon ketua yang baru.

“Sudah saatnya ada regenerasi, tongkat kepemimpinan Partai Golkar di Lahat akan segera bergulir. Saya berharap agar generasi selanjutnya siap membesarkan partai Golkar. Harapan kedepan, kepemimpinan ketua yang baru dapat mengimbangi partai-partai besar yang ada di Kabupaten Lahat,” tutup Parhan.

Baca Juga : Golkar Kota Bandung Gelar Musda X, Ini Agendanya

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan Dody Reza Alex Noerdin mengucapkan terima kasih atas dedikasi Parhan sebagai ketua DPD Partai Golkar di Kabupaten Lahat.

“Hari ini musda yang ke-X Partai Golkar di Kabupaten Lahat dan ini musda yang paling baik. Siapapun yang terpilih akan saya berikan tugas berat yang di harapkan dapat membawa martabat partai sampai pelosok desa,” ujar Dodi.

Sumber

Scroll to top