BERITA

6 Pernyataan Airlangga Hartarto soal Covid-19: Prestasi Indonesia di Dunia, Optimistis Lewati Krisis

Berita Golkar – Airlangga Hartanto mendapat kepercayaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memimpin tim khusus penanganan Covid-19 termasuk pemulihan perekonomian.

Sekitar sebulan menjadi Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Airlangga telah menunjukkan sikap dan berbagai upaya di tengah pandemi.

Termasuk pula berbicara posisi Indonesia di kancah dunia, khususnya angka kesembuhan Indonesia disebutnya lebih tinggi dari rata-rata dunia.

Selain itu, ia yang menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian itu mengaku optimistis dapat melewati krisis akibat pandemi covid-19.

Inilah sikap dan pernyataan Airlangga Hartarto di tengah pandemi Covid-19:

1. ‘Mari Kita Berkarya’

Diberitakan Tribunnews.com, memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-75, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak masyarakat tetap semangat dan selalu berjuang meski dalam keadaan pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Menurut Airlangga, bangsa Indonesia sejak dahulu dikenal sebagai bangsa yang tangguh dan tabah dalam menghadapi segala macam tantangan. “Kita buktikan, bangsa Indonesia tangguh dan tabah menghadapi setiap tantangan. Kita harus melihat di setiap krisis selalu terdapat peluang dan kesempatan,” kata Airlangga dalam akun Instagram pribadinya @airlanggahartarto_official.

Menko Airlangga menegaskan, seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, harus berkolaborasi dan bahu membahu dalam menghadapi pandemi dan krisis ini. “Mari kita berkarya, peduli, dan saling bantu, bergotong royong, serta berkontribusi nyata untuk menjaga kesatuan dan persatuan, mengupayakan kesejahteraan sosial untuk seluruh rakyat, sekaligus mewujudkan Indonesia Maju yang kita cita-citakan,” ujarnya.

Menko Airlangga juga meminta agar masyarakat tetap produktif dalam berkegiatan sehari-hari tapi tetap menjalankan protokol kesehatan dan keselamatan. “Untuk itu, kita harus bergerak cepat dan tepat dalam mencegah serta menghentikan pandemi, sekaligus bekerja efektif, kreatif dan inovatif untuk upaya pemulihan dan kebangkitan ekonomi,” ujarnya. “Saya mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-75. Mari kita rayakan Hari Kemerdekaan 17 Agustus ini dengan rasa syukur, sukacita, optimisme, dan semangat cinta tanah air yang tinggi,” ujarnya.

2. Pilkada Tumbuhkan Ekonomi Nasional

Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2020 yang akan digelar 9 Desember di berbagai daerah di Tanah Air, diyakini bakal menjadi salah satu harapan untuk meningkatkan belanja dan produksi masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Airlangga Hartarto. Pasalnya, dana yang berputar selama kampanye Pemilihan Kepala Daerah nanti, cukup besar. Bahkan menurut Airlangga akan mencapai Rp 35 triliun. Dana tersebut tidak hanya disiapkan oleh pemerintah, namun juga para kontestan. “Dana yang beredar untuk Pemilukada untuk penyelenggaraan Rp 24 triliun. Kemungkinan dana yang dikeluarkan para calon bupati, wali kota, gubernur itu bisa mencapai minimal Rp 10 triliun sendiri.” “Sehingga saat pilkada kemungkinan Rp 34-35 triliun,” ujar Airlangga kepada media dalam menyikapi pertumbuhan ekonomi kuartal II, Rabu (5/8/2020).

Kondisi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua ini berkontraksi hingga negatif 5,32 persen. Apabila tidak ada perbaikan dan peningkatan kegiatan perekonomian, maka pada kuartal III dan IV, perekonomian Indonesia terancam mengalami resesi. Pasalnya jika selama dua kuartal atau lebih pertumbuhan ekonomi negatif, maka sebuah negara bisa dikatakan berada dalam kondisi resesi. Pilkada yang memberi efek peningkatakan kegiatan perekonomian diharapkan oleh Airlangga dapat meningkatkan perputaran uang yang tak sedikit.

Selain itu juga dapat meningkatkan sektor konsumsi masyarakat. Kebutuhan alat peraga pilkada seperti kaos, poster dan kegiatan kampanye lainnya akan dibelanjakan oleh pemerintah daerah dan para kontestan.

Tak jarang selama kampanye Pemilukada permintaan pasar terhadap sembako juga meningkat. Ini tentu saja akan membuat kebutuhan belanja masyarakat juga meningkat dan diharapkan mendorong perekonomian nasional untuk kembali menguat. “Dana beredar akan meningkatkan konsumsi masyarakat terutama untuk alat-alat atau alat peraga bagi calon, termasuk di antaranya masker, hand sanitizer dan alat kesehatan lain. Sehingga Pemilukada akan menjadi faktor pengungkit,” ujar Airlangga.

Selain memaparkan program-programnya, para kandidat juga diharapkan untuk lebih fokus mengampanyekan hal-hal yang berkaitan dengan penanganan pandemi COVID-19. Kreativitas para kandidat untuk berkampanye dalam penyediaan masker hingga hand sanitizer akan berpengaruh positif bagi perekonomian nasional.

3. Angka Kesembuhan Lebih baik dari Rata-rata Dunia

Sementara diberitakan Kompas.com, Airlangga Hartarto menyebut, penanganan Covid-19 di Indonesia lebih baik dari rata-rata dunia. Menurut dia, hal ini terlihat dari angka kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia. “Indonesia ini suasananya lebih baik di mana kasus sembuh itu sudah mencapai 70 persen,” kata Airlangga setelah rapat dengan Presiden Jokowi, dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/8/2020). “Di mana 70 persen ini lebih tinggi daripada global secara rata-rata yang 68,1 persen,” sambungnya.

Airlangga juga mengklaim angka kematian akibat Covid-19 terus menurun. Meskipun ia juga mengakui, secara total, angkanya masih lebih tinggi daripada rata-rata global. “Tingkat fatality rate bisa ditekan sampai 4,35 persen, walaupun masih sedikit di atas global rata-rata, tapi jauh menurun dari bulan-bulan sebelumnya,” ujar dia.

Untuk itu, Airlangga memastikan pemerintah akan terus menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Hal ini juga sesuai instruksi Presiden Jokowi untuk memasifkan kampanye penggunaan masker. “Pak Presiden mengarahkan agar kampanye masker lebih dimasifkan karena salah satu yang kita bisa mencegah untuk memotong pengembangan daripada penularan adalah dengan penggunaan masker,” ujarnya.

Kendati demikian, Airlangga tak menyampaikan data terkait tes Covid-19 di Indonesia. Hingga Senin (24/8/2020) pukul 12.00 WIB, total pemeriksaan telah mencapai 2.056.166 spesimen dari 1.173.369 orang. Angka itu masih terhitung kecil jika dibandingkan dengan 270 juta penduduk. Jika dihitung per 1 juta penduduk, tes di Indonesia hanya mencapai 7.435, peringkat 163 dari 215 negara.

4. Optimistis

Masih dari Tribunnews.com, Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi di kuartal III akan mengalami perbaikan. Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartanto mengatakan sejumlah tren ekonomi menunjukkan hal positif. “Kita lihat perusahaan di bursa, 36 persen membukukan profitabilitas lebih baik dari tahun lalu,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/8/2020).

Selain itu, menurut dia sektor keuangan saat ini juga masih tergolong positif. Begitu juga dengan sektor pertanian dan perkebunan. “Apalagi didukung harga komoditas yang sudah membaik. Baik harga minyak, harga nikel, logam mulia, atau kelapa sawit. Sehingga kita harap ekspor kelapa sawit sampai akhir tahun angkanya tidak berbeda dengan tahun lalu,” katanya.

Indikator-indikator tersebut, menurut Airlangga, yang membuat pemerintah optimis bahwa Indonesia bisa melewati masa Pandemi Covid-19 dengan baik, serta dapat menanggulangi dampak ekonomi yang ditimbulkan. “Inilah yang membangkitkan optimisme bahwa kita bisa melampaui krisis Covid19 dan PEN secara beriringan,” katanya.

5. Ekspor Indonesia Meningkat

Airlangga di akun Instagram pribadinya pada 19 Agustus lalu mengunggah capaian ekspor Indonesia. Ia menyebut bahwa ekspor Indonesia meningkat. Khususnya di 3 sektor perekonomian.

Ini unggahannya:

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kinerja ekspor Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Pada Maret 2020, ekspor meningkat di angka 14,29 persen atau mencapai 14,09 miliar dolar AS, sekitar Rp219,89 triliun, dengan kurs Rp15.606 per dolar AS.

Ada tiga sektor yang berkontribusi signifikan dalam mendongkrak ekspor ini, yakni sektor pertanian, perikanan, dan otomotif.

Pertama, nilai ekspor pertanian Indonesia pada Februari 2020 mengalami kenaikan sampai 0,91 persen secara month to month (MtM) dan 28,04 persen secara year of year (YoY). Komoditas andalan adalah biji kakao, sarang burung, tanaman obat, aromatik, dan subsektor rempah-rempah.

Di tengah pandemi Covid-19, sektor pertanian terbukti mampu menjaga stabilitas ekonomi, termasuk untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kedua, ekspor sektor perikanan pada Maret 2020 meningkat sampai 6,34 persen atau mencapai 427,71 juta dolar AS. Secara kumulatif sepanjang triwulan pertama, nilai ekspor sektor perikanan adalah 1,24 miliar dolar AS dengan peningkatan sebesar 9,82 persen secara YoY. Sedangkan, volume ekspornya 295.130 ton atau meningkat 10,96 persen secara YoY.

Ketiga, berdasarkan data Gaikindo, kenaikan ekspor hingga Maret 2020 tercatat mencapai 9 persen. Volume ekspor mobil CBU “Made in Indonesia” ditopang oleh beberapa merek utama, yaitu Toyota, Suzuki, Mitsubishi, DFSK, dan Wuling.

Pemerintah terus berkomitmen untuk mengoptimalkan peningkatan pada tiga sektor ini. Selain itu pemerintah juga mendorong kontribusi ekspor pada sektor lainnnya guna mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

6. Belanja Pemerintah Pulihkan Ekonomi

Artikel lain Tribunnews.com mengabarkan, Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan PEN Airlangga Hartarto kembali menegaskan komitmennya memulihkan Indonesia dari pandemi Covid-19.

Dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) yang digelar di Bali, Menko Airlangga mengatakan, pemerintah kini fokus pada akselerasi realisasi anggaran program-program strategis penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dan program di Kementerian/Lembaga (K/L). “Saya dan para menteri di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian membahas hal-hal terkait strategi percepatan realisasi belanja program-program strategis, supaya ekonomi Indonesia tahun ini tumbuh positif,” tutur Menko Airlangga dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) di Nusa Dua, Bali, Jumat (21/8/2020).

Menko Airlangga juga mengatakan, RKTM ini membahas program dan kebijakan strategis penanganan dampak pandemi Covid-19 dari sisi ekonomi.

Salah satunya melalui percepatan realisasi belanja pemerintah dan program strategis jangka pendek untuk mendorong percepatan realisasi anggaran. Menurut Airlangga, percepatan belanja pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal III 2020 dan pertumbuhan ekonomi tahun 2020.

Dia mengatakan, pemerintah tengah mendorong strategi tersebut dengan berbagai upaya ekstra. “Kami juga menyiapkan sistem monitoring dan evaluasi yang rutin dan secara regular dilaksanakan koordinasi untuk percepatan realisasi belanja ini,” kata Menko Airlangga.

Airlangga juga menjelaskan usulan program yang sedang disiapkan, antara lain; Pinjaman PEN Daerah yang diatur oleh Peraturan Menteri Keuangan No. 105/2020; Tambahan Dana Insentif Daerah (DID) untuk Program PEN; Program Padat Karya Peremajaan Sawit Rakyat (PSR); Pengembangan Desa dan UMKM Digital; Penambahan kuota alokasi Program Kartu Prakerja; Program Gerakan Belanja di Pasar Rakyat; serta Program Padat Karya dalam Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Sementara itu, lanjutnya, sejumlah Kementerian dan Lembaga juga mengajukan beberapa usulan program, yakni: Program Bangga Buatan Indonesia; Program Beli Karet untuk Aspal 2020-2021; Progrgram Beli Bahan Baku Industri Kecil dan Menengah; Program Beli Produk UMKM; Program Beli Produk Rakyat melalui Pegadaian; serta Program Padat Karya Penyangga Wisata.

Usulan-usulan program tersebut diajukan karena bertujuan mendorong pemulihan ekonomi; berdampak signifikan terhadap penyerapan pekerja (padat karya), maupun share pertumbuhan ekonomi dan nilai programnya yang cukup besar. “Upaya akselerasi government spending dalam rangka penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi kini memang diupayakan dari berbagai aspek.” “Dari sisi ketenagakerjaan, Program Kartu Prakerja kini telah memasuki gelombang ke-5 yang pendaftarannya akan ditutup pada Minggu, 23 Agustus 2020,” ujarnya

Menko Airlangga menjelaskan, dari empat gelombang sebelumnya terdata lebih dari 13 juta orang dari seluruh provinsi di Indonesia yang melakukan pendaftaran.

Sebanyak 9 juta orang telah melakukan verifikasi email dan sekitar 7 juta orang telah dilakukan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK). “Dari aspek pangan dan pertanian, Pemerintah telah berhasil mendorong Produk Domestik Bruto sektor pertanian triwulan II 2020 memasuki jalur pertumbuhan positif 2,19% year on year,” kata Menko Airlangga.

Rapat Koordinasi ini dihadiri secara langsung oleh sembilan Menteri, yakni Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Pertanian, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Koperasi dan UKM, dan Wakil Menteri BUMN I.

Selain itu, turut hadir pula lima menteri secara virtual, yaitu Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Perhubungan, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sumber

Golkar DKI Gelar Pendidikan Politik, Ini Targetnya

Berita Golkar – Mesin politik Partai Golkar Jakarta terus berjalan. Dipimpin Ahmed Zaki Iskandar, partai berlambang pohon beringin ini menggelar acara pendidikan politik untuk semua kader Golkar di seluruh DKI Jakarta.

Acara yang digelar di Kantor DPD Partai Jakarta ini, dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto secara virtual, Jumat malam (28/8).

Menurut Airlangga, pendidikan politik ini sangat perlu dilakukan, guna meningkatkan kapasitas diri kader Partai Golkar dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat umum sebagai bentuk tanggung jawab Partai Golkar kepada masyarakat.

Kata Airlangga, partai politik wajib hadir kepada masyarakat dalam situasi apapun, terutama di masa sulit. Maka Partai Golkar sebagai partai besar di Indonesia telah siap menjadi wadah aspirasi segala aspek dari masyarakat, terlebih kantor Golkar DKI Jakarta telah hadir sebagai kantor yang ramah publik.

“Tiada hari tanpa kampanye kebaikan, tidak harus menunggu pemilu dan pilkada. Kita bisa terus kampanye kebaikan sampai kapanpun. Misalnya hari ini kampanye tentang penggunaan masker,” ujar Airlangga kepada peserta acara.

Airlangga pun meminta kader Partai Golkar untuk terus mengkampanyekan pakai masker. Sebab hal itu, bagian dari bentuk pendidikan politik kepada masyarakat dan momentumnya sangat tepat.

“Kita harus bina semua kader militan dari sekarang. Kader militan wajib dibekali ilmu-ilmu manajemen massa yang baik. Golkar DKI Jakarta harus mempelopori itu,” tegas Airlangga.

Hal senada diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar. Menurutnya, dengan adanya pendidikan politik, semua kader Golkar Jakarta harus bisa menjabarkan dan menjelaskan kepada masyarakat, tentang visi misi Partai Golkar DKI.

“Sebelum kita turun ke tengah-tengah masyarakat dan menarik simpati masyarakat, maka manajemen pengelolaan organisasi yang efektif dan efisien harus dikuasi dulu. Nah, pendidikan politik ini salah satu cara untuk mendalami cara yang paling baik mengelola organisasi,” jelas Zaki.

Sementara itu di tempat yang sama, ketua penyelenggara acara Firlie Ganinduto mengatakan, acara pendidikan politik ini sebagai bentuk tanggung jawab Partai Golkar kepada masyarakat Jakarta.

“Acara dilakukan di 20 titik di 6 wilayah se -DKI Jakarta dan dihadiri mulai kader tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan kelurahan, mahasiswa, milenial, dan masyarakat umum lainnya yang diharapkan melahirkan die hard supporters Partai Golkar DKI Jakarta,” pungkasnya.

Sumber

Airlangga: Tidak Harus Tunggu Pilkada, Setiap Hari Harus Kampanye Kebaikan

Berita Golkar –Partai Golkar DKI Jakarta menggelar pendidikan politis untuk siapkan kader unggul bagi partai berlambang beringin.

Acara yang digelar di Kantor DPD Partai Jakarta ini, dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto secara virtual, Jumat malam (28/8). Dikatakan Airlangga, pendidikan politik ini sangat perlu dilakukan, guna meningkatkan kapasitas diri kader Partai Golkar dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat umum sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

Sambungnya, kader partai politik wajib hadir kepada masyarakat dalam situasi apapun, terutama di masa sulit. Terlebih, bagi kader di ibukota di mana kantor DPD Golkar DKI Jakarta hadir sebagai kantor yang ramah publik. “Tiada hari tanpa kampanye kebaikan, tidak harus menunggu pemilu dan pilkada. Kita bisa terus kampanye kebaikan sampai kapanpun. Misalnya hari ini kampanye tentang penggunaan masker,” ujar Airlangga.

Airlangga menekankan kepada kader di Jakarta khususnya, untuk terus mengkampanyekan memakai masker sebagai wujud berbagi pendidikan terutama dalam melawan pandemik Covid-19. “Kita harus bina semua kader militan dari sekarang. Kader militan wajib dibekali ilmu-ilmu manajemen massa yang baik. Golkar DKI Jakarta harus mempelopori itu,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar. Menurutnya, dengan adanya pendidikan politik, semua kader Golkar Jakarta harus bisa menjabarkan dan menjelaskan kepada masyarakat, tentang visi misi organisasi. “Sebelum kita turun ke tengah-tengah masyarakat dan menarik simpati masyarakat, maka manajemen pengelolaan organisasi yang efektif dan efisien harus dikuasi dulu. Nah, pendidikan politik ini salah satu cara untuk mendalami cara yang paling baik mengelola organisasi,” jelasnya.

Sementara itu, ketua penyelenggara acara Firlie Ganinduto mengatakan, acara pendidikan politik ini sebagai bentuk tanggung jawab Partai Golkar kepada masyarakat Jakarta. “Acara dilakukan di 20 titik di 6 wilayah se -DKI Jakarta dan dihadiri mulai kader tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan kelurahan, mahasiswa, milenial, dan masyarakat umum lainnya yang diharapkan melahirkan die hard supporters Partai Golkar DKI Jakarta,” pungkasnya.

Sumber

Peringati Tahun Baru Islam, Ketum Golkar: Pandemi Covid-19 Ujian Dan Momentum Transformasi Diri

Berita Golkar – Partai Golkar Jawa Timur telah menggelar lomba tartil Al Quran dalam rangka tahun baru Islam pada tanggal 10-23 Agustus lalu.

Lomba tartil Al Quran tersebut dilaksanakan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur bersama dengan DPD Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Provinsi Jawa Timur, DPD Satkar Ulama Provinsi Jawa Timur dan DPD Pengajian AL Hidayah Provinsi Jawa Timur. Pengumuman pemenang pun digelar pada Sabtu (29/8). Acara dibuka dengan sambutan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

“Saya sangat menyambut baik kegiatan keagamaan seperti ini, dengan melibatkan  organisasi-organisasi keagamaan di lingkungan Partai Golkar Provinsi Jawa Timur,” ujar Airlangga dalam keterangannya.

Dikatakan Airlangga, kegiatan peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1442 H menjadi lebih bermakna dengan penyelenggaraan lomba baca Al-Quran secara  tartil, terutama bagi syiar Islam. Dia pun menyinggung soal kondisi bangsa saat ini di tengah pandemik Covid-19. Tahun baru Islam di masa pandemik harus dimaknai positif bahwa manusia sedang diuji oleh Tuhannya.

“Di era pandemik Covid-19 ini, seharusnya menyadarkan kita bahwa ada hikmah dibalik ujian yang diberikan Allah SWT kepada kita. Covid-19 yang melanda 215 negara di seluruh dunia dan menjadikan dunia mengalami kemunduran,” jelasnya.

“Saat ini, terjadi krisis perekonomian dunia terparah sepanjang sejarah. Ekonomi negara-negara maju bahkan minus belasan persen, sampai minus 17 persen, termasuk negara kita yang minus 5,32 persen,” imbuh Menko Bidang Perekonomian itu.

Tahun baru Islam, sambungnya, adalah waktu yang tepat untuk menjadikan momentum musibah pandemik sebagai sebuah kebangkitan baru untuk melakukan sebuah lompatan besar.

“Kita manfaatkan momentum ini untuk hijrah. Hijrah dalam pengertian melakukan tranformasi diri. Dimulai dengan membenahi diri secara fundamental dari berbagai segi baik ekonomi, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk juga soal kesehatan dan pendidikan,” ucapnya.

Kemajuan suatu bangsa, kata Airlangga, tidak tergantung kepada orang lain atau negara lain. Kemajuan bangsa Indonesia tergantung dari keinginan yang kuat, kemampuandan kerja keras kita sendiri untuk mengubahnya.

“Allah berfirman dalam Surat Al-Radu ayat 11: Sesungguhnya Allah tidak akan  mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri,” demikian Airlangga.

sumber

Zainuddin Purba Tunggu Diskresi Jelang Musda X Partai Golkar Binjai

Berita Golkar –Pada 30 Agustus mendatang, Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Binjai akan dilaksanakan.

Dalam Musda kali ini, disebutkan masih dua kandidat yang akan menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar Binjai, yakni H Noor Sri Syah Alam Putra alias Kires dan Zainuddin Purba alias Pak Uda.

Hanya saja, dari dua kandidat tersebut, Kires mengaku siap untuk berkompetisi. Sementara Pak Uda, disebutkan masih menunggu diskresi dari DPP Partai Golkar.

Ketua DPRD Binjai sekaligus panitia Musda X Golkar, Kires, Kamis (27/8), menjelaskan, saat ini pihaknya sudah membentuk panitia Musda yang dilakukan pada 24 Agustus.

Untuk jadwal pendaftaran, lanjut Kires, akan dibuka pada 28 hingga 29 Agustus. “Sesuai jadwal, Musda akan dilaksanakan pada 30 Agustus di Pondok Punokawan,” ungkap Kires.

Sejauh ini, kata Kires, dirinya sudah siap maju sebagai kandidat Ketua DPD Golkar Binjai. “Untuk Pak Uda, karena sudah dua periode sebagai Ketua DPD Golkar Binjai, maka beliau masih menunggu diskresi dari DPP,” ungkapnya.

“Ada tahapan yang harus dilalui beliau untuk mendapatkan diskresi. Salah satunya memiliki prestasi selama menjabat DPD. Itu nanti dilihat dari hasil evaluasi. Kalau diskresi diberikan, beliau dipastikan maju,” tegasnya.

Sumber

Golkar Dukung ESA Sebagai Pasangan Balon Bupati Dan Wabup Bengkalis

Berita Golkar –Setelah menunggu sekian lama akhirnya DPP Partai Golkar menyerahkan Surat Keputusan (SK) penetapan pasangan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, H Indra Gunawan Eet Phd dan H Syamsu Dalimunthe, (ESA) pada Rabu (26/8/20) di kantor DPP Partai Golkar Jakarta.

“SK ini diserahkan oleh pengurus DPP Partai Golkar Idris Laena yang didampingi jajaran pengurus DPP lainnya kepada DPD I Partai Golkar Riau yang langsung diterima oleh Eet selaku Sekretaris DPD I Golkar Riau,” jelas ketua DPD II Partai Golkar Bengkalis, Syahrial Basri MSi melalui Ponsel, Rabu (26/8/20).

Hadir dalam penyerahan SK tersebut lanjut Syahrial sejumlah pengurus DPD I Partai Golkar Riau seperti Wakil Ketua Bapilu, Ikshan ST, Ketua DPD II Partai Golkar Bengkalis, Syahrial Basri MSi, Sekretaris DPD II Partai Golkar Bengkalis M Syafri.

“Alhamdulillah hal yang kita tunggu-tunggu yakni penyerahan SK penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis hari ini telah diserahkan kepada kita,” Kata Syahrial lagi.

Usai menyerahkan SK Idris Laena mewakili Ketum berpesan agar seluruh kader partai Golkar baik yang berada di Provinsi Riau terkhusus di Bengkalis untuk memenangkan pasangan Esa.

“Dengan diberikannya SK ini, seluruh kader partai Golkar khususnya di Bengkalis wajib untuk memenangkan pasangan Esa,” kata anggota DPR RI Dapil Riau ini.

Idris juga mengatakan Pilkada Bupati Bengkalis dapat menjadi indikator kemenangan 60 persen Pilkada serentak 2020 di 9 wilayah di Provinsi Riau,” Dari sembilan wilayah di Riau, target minimal 5 wilayah dimenangkan oleh Golkar, Bengkalis ini salah satu wilayah yang menjadi target kemenangan,” jelas Idris.

Ditempat yang sama Eet mengucapkan syukur atas kepercayaan DPP Partai Golkar yang telah menunjuk dirinya bersama Syamsu Dalimunthe sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis.

” Alhamdulillah dan terimakasih kepada DPP atas dukungan ini. Saya juga mohon doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Bengkalis agar apa yang saya cita-citakan jika diberi amanah, yakni membangun Kabupaten Bengkalis agar lebih baik lagi, dapat segera terwujud, amin,” ujar Eet.

Selain Golkar (8 kursi) Paslon ESA juga diusung oleh Partai Perindo (1 kursi) dengan demikian Paslon Esa dipastikan akan bertarung dengan Paslon lainnya untuk memperebutkan kursi Bengkalis 1.

Sumber

Golkar Usung Pasangan Cellica- Aep Pada Pilkada Karawang

Berita Golkar –DPP Partai Golar merestui pasangan Cellica Nurrachadiana-Aep Syaefulloh maju dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karawang dalam Pilkada Serentak Thun 2020.

Diungkapkan, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang, Syukur Mulyono, kabar tersbut ia terima usai mendapat telepon dari Kantor DPP Partainya , Rabu (26/8), malam, pukul 22.00 WIB.

“Alhamdulillah DPP Golkar Sudah mengeluarkan SK untuk pasangan Calon Cellica Nurrachadiana- Aep Syaefulloh. SK rekomendasi sesuai format yang dibutuhkan untuk pendaftaran di KPU. Artinya tidak ada persoalan apapun soal usungan partai Golkar di Pilkada,” kata Syukur dalam konfrensi pers yang di gelar DPD Golkar Kabupaten Karawang, Kamis (27/8).

“Besok atau lusa mau diambil di kantor DPP Partai Golkar Jakarta, SK ini juga sesuai dengan surat hasil rapat Pleno yang di tetapkan oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang ” lanjutnya.

Dukungan DPP Golkar disampaikan tadi malam Rabu malam Kamis Pukul 22.00 Wib melalui telepon yang di terima langsung Oleh Dengan begitu, pasangan Cellica Nurrachadiana Aep Syaefulloh menyatakan siap berkompetisi di pesta demokrasi Pilkada Kabupaten Karawang tahun 2020.

Syukur optimis dengan dukungan Golkar, pasangan Cellica- Aep akan menang dan bisa lanjut menuntaskan pembangunan yang masih tertunda di Kabupaten Karawang.

Syukur menambahkan, dengan tambahan 7 kursi di DPRD dari Golkar , pasangan Cellica Nurrachadiana-Aep Saepulloh memiliki modal yang lebih dari cukup untuk mengukti Pilkada Serentak 2020.

Sumber

 

 

Sebentar Lagi Golkar Papua Umumkan Dukungan Resmi Balon Pilkada

Berita Golkar– DPD Golkar Provinsi Papua masih menunggu putusan DPP, terkait SK dukungan terhadap 11 bakal calon, pada Pilkada 11 Kabupaten di Provinsi Papua.

” Sampai hari ini kita masih menunggu keputusan DPP, kita harap dalam waktu 2-3 hari kedepan sudah ada rekomendasi untuk para bakal calon yang kami rekomendasikan,” kata Ketua DPD 1 Golkar Papua, Klemen Tinal kepada wartawan, Kamis (27/08/20).

Klemen memberi warning, agar bakal calon yang telah menerima rekomendasi Golkar, agar dapat melengkapi dukungan dari Parpol lainnya, agar memenuhi kouta sebagai syarat dukungan pencalonan.

“Harus cepat mengurus dukungan dari Parpol lain, supaya juga kuota dia (bakal calon,red)terpenuhi untuk mendaftar di KPU, jangan digantung,” katanya.

Sebab kata Klemen, Golkar tak segan memberikan SK tersebut kepada bakal calon lain, jika calon yang telah direkomendasikan itu tidak memenuhi kouta atau persyarakat dukungan tersebut.

“Kalau sampai calon ini tidak memenuhi dukungan sebagaimana kouta yang ditentukan, maka kita akan berikan ke kandidat lain yang memenuhi sayat. iitu konsekuensinya,” tegas Klemen.

Artinya, lanjut Klemen jika memang hal tersebut terjadi, maka masyarakat bisa menilai kapasitas serta kualias bakal calon ini.

“Itu kan sama menunjukkan dirinya tidak mampu, urus dukungan partai saja tidak mampu, apalagi mau urus pemerintahan, jadi kalau tidak penuhi, maka secara otomatis kita akan tarik dan berikan kepada calon lain,” kata Pria yang juga menjabat Ketua Bapilu Golkar Wilayah Papua dan Papua Barat ini.

Sebelumnya, Sekertaris DPD Golkar Papua, Yacob Ingratubun menyebut, telah ada 6 pasangan bakal calon yang menerima rekomendasi dukungan dari Golkar.

Para bakal calon tersebut, masing-masing, Kabupaten Waropen kepada Hendrik Wonoteray – Korinus Reri, Kabupaten Asmat kepada pasanga incumbern, Elisa Kambu- Thomas Effe Safando, Pegunungan Bintang kepada Spey Yan Bidana – Pieter Kalakmabin, Kabupaten Boven Digoel kepada Mantan Bupati Yusak Yaluwo – Yacob Yaremba, Kabupaten Keerom kepada Pieter Gusbager – Wahfir Kosasi dan Kabupaten Supiori kepada Yan Imbab – Mandosir Yustinus.

Sumber

Rohidin : Musyawarah Mufakat Lebih Mengedepankan Kekeluargaan

Berita Golkar –Dari 10 DPD 2 kabupaten dan kota Partai Golkar, 8 diantaranya telah selesai melaksanakan musda, sebab itu dengan hasil yang sangat memuaskan tersebut, Ketua DPD 1 partai golkar memberikan apresiasi kepada seluruh kader dan pengurus partai golkar.

“Ketua DPD 1 partai golkar Prop bengkulu DR.H Rohidin Mersyah melalui Wakil Ketua Bid infokom partai golkar H. Zulkarnain Kaka Jodho Memberikan apresiasi kepada semua pengurus DPD 2 yang sudah mengadakan musda.

Alhamdulillah dengan hasil yang sangat memuaskan yaitu dengan melakukan Musda dari kabupaten kaur, dilanjutkan Kab Lebong, Bengkulu utara , Seluma, kemudian Rejang Lebong serta Mukomuko dan Kepahiang dan terakhir kemaren Bengkulu Selatan dan insya allah Kota Bengkulu dan Benteng akan menyusul.” Sampai Kaka Jodho

Rohidin Mersyah merasa optimis dengan komposisi kepengurusan yang baru tersebut.

“Dari delapan kabupaten ini yang melaksanakan musda, alhamdulillah kita yakini bahwa partai Golkar kedepan akan sangat besar karena memiliki pengurus yang mumpuni dan pengurus yang betul-betul aspiratif.

Betul-betul mengakomodir semua kepentingan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh Agama dan etnis yang ada di semua kabupaten yang ada di provinsi Bengkulu.” Lanjut Kaka Jodho yang didaulat sebagai jubir partai Golkar.

Kaka Jodho melanjutkan pesan dari Ketua DPD 1 Partai Golkar, bahwa Mengedepankan kekeluargaan itulah partai golkar.

“Untuk itu sekali lagi ketua DPD 1 partai Golkar DR. H. Rohidin Mersyah mengapresiasi hasil musda yang betul-betul musyawarah mufakat, lebih mengedepankan kekeluargaan dan itulah Golkar yang sebenarnya, Golkar mengedepankan bagaimana rasa gotong royong.

Bersamaan dalam memenangkan partai Golkar dalam pengusungan semua tingkatan pilkada baik di kabupaten-kabupaten yang melaksanakan pilkada tahun 2020 ini dan insya allah pilkada gubernur diharapkan yang diusung partai Golkar untuk dimenangkan.” Pungkas Kaka Jodho.

Diharapkan kepengurusan partai Golkar yang sudah terpilih ini bisa memenangkan pemilihan legislatif di 2024 dan pemilihan presiden di 2024 diharapkan itu insya allah menjadi kenyataan apabila kebersamaan itu lalu silaturahim diantara seluruh kader selalu dibangun dengan kebersamaan.

Berikut nama ketua DPD II Gokar terpilih di Provinsi Bengkulu:

Kaur : Gusril Pauzi

Bengkulu Selatan : Reskan Efendi

Seluma : Yudi Harzan

Bengkulu Utara : Juhaili

Rejang Lebong : Wahono

Lebong : Lovi Irawan

Kepahiang : Darmawansyah

Mukomuko : Choirul Huda.

Sumber

Hasil Survei Makmur-Ahda Internal, Klaim Ungguli Mohan-Mujib

Berita Golkar– Perang terbuka dua bakal pasangan calon mulai dilakukan terang-terangan. Yakni pasangan HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda (Muda) vs H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (Harum).

Di babak awal ini, mereka saling klaim menang hasil survei. Jika sebelumnya H Mohan menyebut elektabilitas Harum mencapai 50 persen mengungguli tiga bakal pasangan calon yang lain, maka Rabu (26/8) kemarin, hasil berbeda diungkapkan tim dari pasangan Muda.

“Survei yang kami lakukan tanggal 10-17 Agustus, pasangan Muda meraih persentase 31,13 persen dari 1.389 responden,” jelas Koordinator Tim Media Center Pasangan MUDA, Jumawal kepada Lombok Post.

Responden, katanya, berasal dari 325 lingkungan yang ada di Kota Mataram. Dengan masing-masing lingkungan diambil lima orang responden secara acak. Metode survei random cluster diyakini memiliki tingkat kepercayaan yang cukup tinggi. Karena tim Media Center Pasangan Muda secara tatap muka bertemu langsung dengan responden.

“Pertanyaannya sederhana. Apakah warga tahu empat bakal calon yang sudah mulai muncul. Kemudian dari empat bakal calon yang mereka tahu, siapa yang dipilih,” jelas Jumawal.

Hasilnya, pasangan Muda diklaim mendapat persentase tertinggi. Mengungguli pasangan Harum. “Total 432 suara diperoleh atau persentasenya 31,13 persen,” ungkapnya.

Sementara pasangan Harum mendapat perolehan 406 suara atau 29,23 persen. Sedangkan asangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (Salaman) 301 suara atau 21,73 persen, dan pasangan H Baihaqi-Baiq Diyah Ratu Ganefia (Baru), 117 suara atau 9,46 persen.

“Sisanya 117 responden atau 8,45 persen menyatakan tidak tahu,” terangnya.

Meski hasil survei dilakukan oleh tim internal, pasangan Muda meyakini, hasil ini memberi gambaran bagaimana popularitas mereka di tengah masyarakat Kota Mataram saat ini.

“Ini survei yang luar biasa. Karena dilakukan melibatkan responden dari seluruh lingkungan yang ada di Kota Mataram,” ungkap Bakal Calon Wali Kota Mataram HL Makmur Said.

Survei yang dilakukan tim Media Center bekerja sama dengan AAF dan MIM ini menurutnya menjadi gambaran pemahaman masyarakat Kota Mataram menghadapi Pilkada saat ini. Karena dilakukan dari pintu ke pintu.

“Jadi kami sekarang juga tahu di mana pasangan Muda dikenal atau unggul dan di lingkungan mana yang belum. Alhamdulillah angkanya lumayan,” ujar Makmur.

Dengan survei ini, pasangan Muda menurutnya semakin semangat turun ke masyarakat. Berjuang menyampaikan program dan visi misi mereka berdua.

Ia yakin, semua pasangan bakal calon punya peluang yang sama untuk menang. “Maka ini akan membuat kami terus berjuang,” pungkas mantan Sekda Kota Mataram selama 11 tahun itu.

Sumber

Scroll to top