BERITA

PSBB DKI, Menko Airlangga Berharap 50% Perkantoran Tetap Beroperasi


Berita Golkar –Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut 50 persen perkantoran tetap bisa beroperasi. Padahal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana kembali melakukan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kami sudah menyampaikan bahwa sebagian besar kegiatan perkantoran melalui fleksibel working hours. Sekitar 50 persen di rumah, dan 50 persen di kantor, dan 11 sektor tetap dibuka,” kata dia dalam Rakornas Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis, 10 September 2020.

Airlangga menyebut DKI Jakarta sebenarnya telah menerapkan PSBB penuh selama Maret April Juni lalu, kemudian menerapkan PSBB transisi mulai Juli hingga awal September ini. Namun karena terjadi peningkatan kasus covid-19, DKI Jakarta berencana kembali menerapkan PSBB penuh.

Ia menambahkan, salah satu sektor yang perlu menjadi pertimbangan adalah penyebaran covid-19 di transportasi umum. Untuk itu, Airlangga meminta Pemprov DKI Jakarta untuk meninjau kebijakan ganjil genap.

“Karena sebagian besar dari yang terpapar dari data yang ada, 62 persen di RS Kemayoran basisnya akibat transportasi umum. Sehingga beberapa hal yang perlu dievaluasi terkait dengan ganjil genap. Ini sudah sampaikan ke Gubernur DKI,” ungkapnya.

Pernyataan Airlangga ini bertentangan dengan apa yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies sebelumnya menyebut aktivitas perkantoran ditiadakan dan tempat hiburan ditutup mulai Senin, 14 September 2020. Namun beberapa aktivitas lain masih diperbolehkan meski dengan pembatasan.

Sebanyak 11 sektor yang masih bisa beroperasi adalah bidang kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informatika, keuangan, dan logistik, bidang usaha perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar atau industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional, dan industri yang bergerak memenuhi kebutuhan sehari-hari.

medcom.id

Airlangga : Sport Science Harus Diutamakan Dalam Pembinaan Olahraga Indonesia ke depan


Berita Golkar, Jakarta –Dalam rangka meningkatkan prestasi atlet Indoensia agar bisa besaing di kancah internasional, Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto mengingatkan pembinaan olahraga Indonesia ke depan harus mengutamakan Sport Science.

“Sport Science itu harus diutamakan dalam pembinaan olahraga Indonesia ke depan. Data-data kompetitor dan statistik perkembangan prestasi atlet itu sangat penting,” ungkap Airlangga Hartarto

Selain menyebut pentingnya Sports ScienceAirlangga Hartarto juga menerima penghargaan dari pemerintah selaku Pembina Olahraga Berprestasi.

“Menjaga kondisi fisik di tengah pandemi Covid 19 sangat penting di era baru ini. Minimal mereka bisa mempertahankan prestasi yang sudah dicapai selana ini,” katanya.

Peringatan Haornas 2020 yang dihadiri Presiden Joko Widodo melalui virtual ini mengusung tiga tema yakni Sports Science, Sports Industry dan Sports Tourism.

Berbicara masalah Sports Industry, Menko Perekonomian ini sepakat dengan Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita untuk lebih didorong dalam membantu perekonomian.

Ditambah dengan beberapa produk peralatan lokal sudah mampu menembus pasar global dan masuk dalam 10 besar dunia.

“Sports Industry memeang harus didorong. Bukan hanya peralatan tetapi apparel juga seperti sepatu, jaket, uniform dan lain-lainnya. Bukan hanya sepakbola saja tetapi bulutangkis dan lainnya,” ujarnya.

Begitu juga masalah Sports Tourism (olahraga wisata), Airlangga juga mendukung. Hanya saja, masalah kesehatan dan keselamatan  harus dijaga di tengah Covid 19.

“Sport Tourism itu juga patut diberikan dukungan. Kegiatan olahraga outdoor memang perlu dilakukan tetapi harus menghindari kerumunan massa dalam jumlah besar. Kewajiban  menggunakan masker dan menjaga jarak harus ditaati sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah di tengah pandemi Covid 19,” tuturnya.

Sumber : Tribunnews.com

Ahmad Doli : Optimistis Golkar Bisa Kuasai Kepala Daerah Pada Pilkada Serentak Sumut


Berita Golkar –Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, partai Golkar Sumut menargetkan menang dalam pilkada serentak yang digelar pada Desember 2020.

Bahkan, Ahmad Doli Kurnia Tadjung menargetkan bisa meraih kemenangan 60 persen secara nasional.

Akan tetapi, untuk Provinsi Sumatera Utara, Golkar menargetkan 40 persen.

Hampir semua pasangan calon (paslon) yang diusung di Sumut adalah kader partai.

“Untuk nasional ada sebanyak 244 paslon yang merupakan kader partai. Sementara di Sumut, dari 23 paslon, 21 di antaranya adalah kader partai,” ujarnya.

“Jadi cuma dua yang enggak, salah satunya adalah Bobby Nasution,” katanya di Kantor DPD Golkar Sumut, Senin (7/9/2020).

Menurut Ketua Komisi II DPR RI ini, Sumut masih dikuasai Golkar.

Indikatornya berdasarkan hasil pemilu sebelumnya.

Ketua DPRD di Sumut rata-rata dari Partai Golkar, di mana dari 33 kabupaten dan kota, 27 di antaranya dari partai berlambang pohon beringin ini.

Menurut Doli, dari 27 kader itu, 14 orang di antaranya sebagai ketua dan sisanya wakil ketua DPRD.

“Itu artinya, di kabupaten dan kota yang jadi pemenangnya adalah Partai Golkar. Walau sekarang di provinsi, kami tidak lagi jadi ketua, kami wakil. Tapi secara nasional, kami melihat Sumut adalah lumbung Partai Golkar,” ucap Doli.

Tahap penetapan calon sudah selesai dan saat ini adalah tahapan pemenangan.

Semua jajaran partai, terutama yang duduk di DPRD diinstruksikan untuk memenangkan semua paslon yang sudah ditetapkan partai.

Soal kampanye, Doli berpesan agar para kader dan paslon melakukan kampanye yang baik, terhormat dan membuat demokrasi berjalan dengan sehat.

“Jadi, jaga nama baik Golkar, karena sudah memberikan kepercayaan kepada para paslon untuk menang,” ujar Doli.

Saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu mengatur agar semuanya harus sesuai protokol kesehatan.

Partai Golkar menganjurkan agar alat dan media kampanye yang berkaitan dengan kesehatan dan kebutuhan masyarakat di masa pandemi seperti pemberian masker dan bagi-bagi hand sanitizer.

“Partai Golkar sebentar lagi ulang tahun, 20 Oktober nanti. Kami akan membagikan jutaan masker ke 270 daerah yang melakukan kampanye,” kata Doli. (medan.tribunnews.com)

Mantan Ketua DPD Golkar Papua Habel Melkias Suwae Meninggal Dunia


Berita Golkar– Habel Melkias Suwae atau akrab disapa HMS, mantan Bupati Jayapura meninggal dunia diduga terkena serangan jantung. Sejumlah tokoh mengaku merasa kehilangan atas meninggalnya politisi senior asal Papua tersebut.

HMS memang merupakan tokoh politik yang cukup berpengaruh di Papua. Selama dua periode dia berhasil menjadi orang nomor satu di Kabupaten Jayapura.

Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Papua dan dalam beberapa tahun ini hingga dia wafat masih menjabat sebagai Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Papua.

Sejumlah politisi, tokoh Papua hingga tokoh Nasional juga kerap menganggap HMS sebagai guru dan orang tua serta sahabat.

Sebab, HMS salah satu politikus yang mampu membina dan mengkaderkan orang lain seperti yang diakui oleh Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia, SE, dalam sambutannya pada saat Penyerahan Jenazah Alm. DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, MM, dalam Rapat Paripurna Khusus DPRD Kabupaten Jayapura.

“Almarhum DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, MM, bukan hanya sebagai pemimpin besar yang mempunyai visi dan memimpin banyak suku yang tidak pernah memperbedakan suku-suku, yang tidak pernah membedakan antar agama satu dan yang lain di Kabupaten Jayapura.

Bagi saya, Kaka Habel adalah guru saya,” kata Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia, saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Khusus Penyerahan Jenazah Alm. DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, MM, di Ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Sabtu (5/9/2020).

“Beliau ini sudah seperti orang tua saya, abang, kaka, guru dan juga sahabat berdebat saya saya,” kata Bahlil menambahkan.

Bahlil mengaku memiliki banyak kenangan dengan Habel Melkias Suwae. Terutama saat Bahlil. “18 tahun saya bersama beliau, banyak kenangan indah yang tak terlupakan bersama beliau,” ungkapnya.

“Andaikan pun disaat tahun 2002, setelah saya jadi aktivis kemudian tidak ada Kaka Habel bina saya, belum tentu saya bisa masuk menjadi anggota kabinet di pemerintahan Presiden Jokowi periode kedua. Kaka Habel begitu baik dalam diri saya.

Banyak hal, baik suka maupun duka dan 18 tahun saya berjalan bersama almarhum, pasang surut persoalan politik atau persoalan ekonomi, kami dua hadapi dengan baik,” sambung Bahlil Lahadalia yang juga sebagai Ketua Umum BPP HPIMI periode 2015-2019 itu.

Bahkan saat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, Bahlil Lahadalia tampak sangat sedih, terutama saat menyerahkan jenazah kepada Bupati Jayapura yang ditandai dengan penyerahan foto almarhum, yang kemudian diletakkan di sisi peti jenazah almarhum yang dibalut bendera Merah Putih.

Tangis kesedihan dari pelayat tampak terus mengiringi sejak kedatangan dan sepanjang jalannya rapat paripurna khusus tersebut.

Bahlil Lahadalia, yang juga seorang pengusaha Nasional ini pun sebentar-sebentar menyeka air matanya, baik dengan sapu tangan yang dibawahnya maupun dengan tisu yang diambil diatas mimbar meja sidang.

Bahkan seakan alam pun turut berduka, dengan turunnya hujan deras setelah jenazah almarhum di letakkan di ruang sidang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura hingga selesainya sidang paripurna khusus tersebut.
Di kesempatan sama, Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyampaikan bela sungkawa dari Presiden RI Joko Widodo, yang dipesan presiden atas kepergian almarhum ke sisi Tuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil Lahadalia juga menceritakan kronologis meninggalnya almarhum yang dipanggilnya Kaka Habel dan telah dianggap sebagi orang tua sekaligus guru.

“18 tahun saya bersama beliau, banyak kenangan indah yang tak terlupakan,” imbuhnya.

Sosok Habel Melkias Suwae pun dinyatakannya sebagai Bupati Terbaik di Indonesia, yang mana konsep pemberdayaan kampungnya yang dibuat beliau semasa menjadi bupati, sekarang juga dipakai oleh Negara dalam bentuk program Dana Desa (DD).

“Pikiran-pikiran besar beliau menjadi inspirasi bagi kita semua,” beber Bahlil lebih lanjut.

“Kaka selamat jalan, saya mohon maaf,” tutup Bahlil Lahadalia terbata-bata dan sempat mengusap air matanya dengan sapu tangan yang dibawanya.

Sebelum dilangsungkan penyerahan jenazah almarhum dari pemerintah Kabupaten Jayapura, yaitu Bupati Jayapura kepada keluarga almarhum, ditutup dengan ucapan belasungkawa dari Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo selaku pimpinan sidang paripurna khusus tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jayapura juga menyerahkan bantuan dana Rp 150 juta kepada keluarga almarhum DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, MM, sebagai uang duka dari Pemkab Jayapura.

Satu per satu pejabat yang hadir dan pelayat yang ada di dalam ruang sidang DPRD Kabupaten Jayapura memberikan penghormatan terakhir, sebelum jenazah dibawa ke rumah duka di Polimak, Ardipura II, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. (lintaspapua.com)

Anggota DPRD Fraksi Golkar Kalsel Resmi Daftar Pilbup Banjar 2020


Berita Golkar – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan, Rusli, resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai wakil rakyat pasca memutuskan maju dalam Pemilihan Bupati Banjar dalam Pilkada Serentak 2020.

Kabar ini dibenarkan oleh bagian Sekretariat DPRD Kalimantan Selatan, melalui Kasubag Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Muhammad Andri Yuzhar.

“Terhitung per 31 Agustus, anggota DPRD Fraksi Golkar, H. Rusli sudah menyampaikan surat pengunduran diri sebagai salah satu syarat Pilkada 2020 Kabupaten Banjar,” tuturnya.

Surat itu juga sudah ditindaklanjuti oleh DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan dan menjadi lampiran bagi Ketua DPRD Provinsi untuk menyurati KPU.

Mengingat, untuk dapat melaksanakan proses Pengganti Antar Waktu (PAW) yang bersangkutan, harus melampirkan surat tersebut’.

“Di KPU prosesnya lima hari, hari Jumat (04/09) sudah kita kirim suratnya,” sambungnya.

Setelah mendapatkan balasan dari KPU Provinsi, surat tersebut kembali dikirim kepada gubernur dan diteruskan ke Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, yang berwenang memberikan mandat untuk menerbitkan surat terkait PAW.

Seperti diketahui, Rusli yang merupakan anggota DPRD Kalimantan Selatan sejak 9 September 2019, resmi maju dalam Pemilihan Bupati Banjar bersama H.M Fadhlan pada Pilkada Serentak tahun ini.

Secara otomatis, pasca pengunduran diri tersebut, posisinya akan digantikan oleh Gusti Rudiansyah, yang pada Pemilu Legislatif 2019 lalu berada satu posisi di bawah Rusli, dari Daerah Pemilihan II, Kabupaten Banjar. (sonora.id)

Pendukung Antar Paslon AP-RB Ke KPU Kota Bajawa


Berita Golkar– Pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Ngada untuk Pilkada 9 Desember 2020 hari terakhir di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngada, Minggu (6/9/2020) dilaksanakan dengan pengawasan protokol kesehatan terkait covid-19 dengan ketat.

Paket Andreas Paru dan Raimundus Bena (AP-RB) yang diusung Partai Golkar dan Partai PKB merupakan satu-satunya paket yang mendaftar di hari terakhir setelah 4 paket lainnya telah mendaftar di hari pertama yakni Bapaslon Paket Firman, pasangan Wilfridus Muga dan Herman Say yang merupakan calon perseorangan.

Diikuti paket PAS-GUD calon Bupati petahana Paulus Soliwoa dan Gregorius Upi Dheo yang diusung oleh Partai Nasdem dan Demokrat, menyusul Paket Credo, pasangan Kristoforus Loko dan Emanuel Dopo yang diusung oleh PAN dan Hanura serta terakhir paket Hebat, Pasangan Helmut Waso dan Yohanes Tay Ruba yang diusung oleh PDIP dan Perindo.

AP-RB didampingi oleh istri masing-masing, tiba di kantor KPU Kabupaten Ngada sekitar pukul 13.08. Selain didampingi istri, AP-RB diantar oleh ribuan pendukungnya mulai dari Kampung Bopati Desa Borani Kecamatan Bajawa menuju kota Bajawa.

Padatnya pendukung yang mengantar AP-RB tersebut membuat pihak keamanan akhirnya mengarahkan arak-arakan roda dua dan roda empat menuju lapangan Kartini Bajawa yang berdekatan dengan kantor KPU.

Selanjutnya Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Ngada itu didampingi Ketua Tim Pemenangan Bernadinus Dhey Ngebu, Ketua PKB Kabupaten Ngada Rikardus Bhara, Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Ngada Stanislaus Pati dan beberapa tim keluarga berjalan kaki menuju kantor KPU Kabupaten Ngada.

AP-RB yang lengkap berpakaian adat Bajawa juga diantar Anggota DPRD Propinsi NTT Thomas Tiba Owa dari Partai Golkar, Anggela Merici Piwung, Ketua PKB Nagekeo Syafar dan Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo Antonius Moti.

Ketua Tim Pemenangan AP-RB Bernadinus Dhey Ngebu dalam kata pembukaan ketika mengantar AP-RB di pintu masuk gedung KPU Ngada mengungkapkan bahwa Bapaslon, Parpol pengusung beserta pendukung datang ke KPU dalam rangka melaksanakan amanat dan undang-undang untuk mengikuti pendaftaran di KPUD Ngada.

Ketua DPRD Kabupaten Ngada mengungkapkan bahwa sang juara yang pada saatnya nanti keluar sebagai pemenang, dihasilkan dari pertandingan yang sangat fair oleh wasit yang adil dalam perhelatan pesta demokrasi 9 Desember 2020 mendatang.

Usai penyerahan dokumen pendaftaran dalam konferensi pers bersama sejumlah wartawan Calon Bupati Andreas Paru mengatakan bahwa Paket AP-RB diusung oleh Partai Golkar untuk bakal Calon Bupati dan PKB mengusung Calon Wakil Bupati melalui proses yang cukup panjang.

Pada 12 Juli 2020, akhirnya calon mendapat SK Partai Golkar dan 21 Juli 2020 mendapat SK dari PKB sehingga pihaknya melakukan penyerahan dokumen pendaftaran kepada KPU.

Bersama Calon Wakil Bupati Raimundus Bena, pilihan untuk maju bersama didasari keinginan untuk perubahan di Kabupaten Ngada.

“Pemimpin-pemimpin terdahulu telah membuat sesuatu dan kami ingin melanjutkan. Karena itu, harus ada akselerasi, harus ada percepatan dan percepatan itu sudah kalian rumuskan melalui visi-misi program dan kegiatan itu demi kesejahteraan lahir batin masyarakat secara keseluruhan,” katanya.

AP-RB menurutnya telah merumuskan visi misi dua sektor yang diunggulkan yaitu pertanian dan sektor pariwisata.

Alasan kedua sektor ini cukup jelas bahwa hampir 60% masyarakat Ngada fokus pada sektor pertanian.

Karena itu sektor pertanian ini akan menjadi sektor yang menjadi pendorong sektor Pariwisata dan juga akan menjadi sektor yang sangat menentukan dalam langkah mewujudkan percepatan pembangunan.

Sektor-sektor lain juga tetap menjadi perhatian yang dalam komitmen pembangunan disebut dengan istilah TANTENELA-PARIS yakni Tani,Ternak, Nelayan dan Pariwisata.

Jadi titikberatnya pada pemberdayaan para petani, peternak, nelayan juga pelaku pariwisata khususnya untuk “TUKA-TUKU-TEKA” (kebutuhan makanan sehari-hari, untuk disimpan dan atau untuk dijual).

Sesuai pantauan Flores Pos, usai pendaftaran ribuan massa pendukung AP-RB langsung menuju Kampung Bopati, Langa; untuk melakukan deklarasi. (florespos.co.id)

Daftar Paslon Usungan Golkar Kalsel di Pilkada 2020


Berita Golkar– Sebagai salah satu Partai besar yang terdapat di Kalimantan Selatan, Golkar telah menjatuhkan pilihan kepada bakal Calon Kepada daerah, baik itu Provinsi maupun Kabupaten Kota.

Menurut Ketua Harian Partai Golkar Kalsel, yang juga sebagai Ketua Pengarah Tim Kampanye Paman Birin-Muhidin, H Supian HK mengatakan untuk pemilihan kepada daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Partai yang bertajuk pohon beringin mengusung pasangan Paman Birin dengan Muhidin.

“Paman Birin dan Muhidin mendapat enam partai politik pengusung, yakni Golkar, PAN, PDI Perjuangan, PKB, PKS, dan NasDem,” bebernya, Rabu (9/9).

Selain itu pasangan Paman Birin dan Muhidin juga mendapat 3 (tiga) partai politik pendukung diantaranya Partai Perindo, PSI, dan PKPI.

Adapun untuk Kota Banjarmasin Golkar mengusung Hj Ananda dan Mushaffa, Kotabaru pasangan Sayed Jafar Alaydrus dan Andi Rudi Latif, Banjarbaru pasangan Gusti Iskandar Sukma Alamsyah dan AR Iwansyah, Banjar pasangan Rusli dan KH M Fadlhan Asy’ary, HSU pasangan Saban Effendi dan Abdullah Alydrus, Balangan pasangan Ansharuddun dan M Noor Iswan, dan Tanah Bumbu pasangan HM Zairullah Azhar dan M Rusli.

“Kami berkoalisi dengan seluruh partai politik untuk memenangkan pemilihan Kepala Daerah,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga melirik tokoh-tokoh yang terdapat di partai politik agar ikut ambil bagian dalam pemenangan, dan juga menggerakkan kaum muda dalam mensosialisasikan calon kepala daerah.

Berkaca dari pemenangan pada sebelumnya pergerakan kaum muda tidak bisa dianggap sebelah mata, sebab pergerakan yang prima dapat membawa dampak positif untuk pasangan calon.

“Tim koalisi partai politik ada yang menggerakan, dan masing-masing partai juga berjalan, seluruh lapisan diperdayakan,” pungkasnya. (wartaniaga.com)

Golkar Usung Paslon Jalur Independen di Pilkada Papua 2020


Berita Golkar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menyebut lima pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dari jalur independen telah mendaftar menjadi peserta Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar di 11 kabupaten pada wilayahnya.

Kepada wartawan di Jayapura, Selasa (08/09) Sekretaris KPU Provinsi Papua Ryllo A Panay mengatakan jumlah ini berdasarkan data yang masuk ke KPU hingga pukul 02.00 Waktu Indonesia Timur atau 24.00 WIB.

“Jadi data yang terakhir diperbaharui ada 35 pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati,” kata Ryllo.

Menurut Ryllo, dari 35 pasangan yang mendaftar tersebut, lima pasangan yang maju melalui jalur independen, yakni Yusuf Wally-Hadi Susilo di Kabupaten Keerom, Jakobus Kawer-Salomo Rumbekwan di Supiori, Yusak Samuel Bisi Wonatorei-Muhammad Imran di Waropen, Yulianus P. Aituru-Bonefasius Jakfu di Asmat dan Robby Wilson Rumansara-Lukas Jantje Punny di Mamberamo Raya.

Ryllo mengungkapkan berdasarkan rekap pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada 11 kabupaten, Kabupaten Keerom sementara ini diikuti oleh tiga pasang calon yakni pasangan Yusuf Wally-Hadi Susilo merupakan calon perseorangan; pasangan Peiter Gusbager-Wahfir Kosasih diusung oleh Partai Golkar, Nasdem dan PDIP; serta pasangan Muh Markum-Mavensisus Musui diusung oleh Gerindra, Garuda, PKS, Gerindra, Garuda, PKS, Perindo, PPP, Hanura dan Demokrat.

Untuk Kabupaten Supiori terdapat lima pasangan calon, yakni pasangan Ronny SG Mamoribo-Alberth Rumbekwan diusung PDIP, Nasdem dan Perindo; pasangan Oberth Rumbarar-Daud IO Marisan diusung PAN, PKB dan Garuda; pasangan Ruth Naomi Rumkabu-Piet Karel Pariaribo diusung oleh Hanura, Gerindra dan PKS; pasangan Jakobus Kawer-Salomo Rumbekwan dari pasangan perseorangan, pasangan Yan Imbab-Nichodemus Ronsumbre diusung Demokrat dan Golkar.

Kabupaten Waropen terdapat empat pasangan calon, yakni pasangan Olen Ostal Daimboa-Yeheskiel Imbiri diusung PAN dan Nasdem; pasangan Yusak Samuel Bisi Wonatorei-Muhammad Imran dari pasangan perseorangan; pasangan Yeremias Bisai-Lamek Maniagasi diusung oleh Demokrat, Hanura, PKS dan PBB serta pasangan Hendrik Wonatorey-Korinus Reri diusung oleh PDIP, Golkar dan PKB.

Kabupaten Nabire terdapat tiga pasangan calon, yakni pasangan Mesak Magai-Ismail Djamaludin diusung PKPI, PPP dan PDIP; pasangan Yufinia Mote-Muhammad Darwis diusung PSI, Garuda, PKS, PKB, PAN, Perindo, dan Berkarya serta pasangan Fransicus X Mote-Tabroni M Cahya diusung Golkar, Nasdem dan Demokrat.

Kabupaten Asmat dua pasangan calon, yakni pasangan Yulianus P Aituru-Bonefasius Jakfu dari calon perseorangan; pasangan Elisa Kambu-Thomas E Safanpo diusung PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, PKS, PSI, PAN dan Demokrat.

Kabupaten Boven Digoel terdapat empat pasangan calon, yakni pasangan Martinus Wagi-Isak Bangri diusung PDIP dan PKS; pasangan Yusak Yaluwo-Jakobus Waremba diusung Demokrat, Golkar dan Perindo; pasangan Lukas Ikwaron-Lexi Wagju diusung Nasdem dan Gerindra serta pasangan Chaerus Anwas-Nathalis B Kaket diusung oleh PPP dan PKB.

Kemudian Kabupaten Merauke terdapat empat pasangan calon, yakni pasangan Romanus Mbaraka-Riduwan diusung PKB dan Demokrat; pasangan Heribertus Silvinus Silubun-Bambang Setiadji diusung oleh PDIP, Hanura dan PPP; pasangan Hendrikus Mahuse-Edy Santosa diusung oleh Nasdem dan PKS serta pasangan Herman Anitus Basik Basik-Sularso diusung oleh Golkar dan Gerindra.

Kabupaten Yahukimo terdapat dua pasangan calon, yakni Didimus Yahuli-Esau Miram diusung Nasdem, Hanura, Perindo dan Golkar serta pasangan Abock Busup-Yulianus Heluka diusung PAN, Gerindra, PPP, PSI, PBB, PKB, PKS dan Demokrat.

Kabupaten Mamberamo Raya terdapat empat pasangan calon, yakni pasangan Jhon Tabo-Evert Mudumi diusung PSI, Golkar, PDIP dan Berkarya; pasangan Kristian Wanimbo-Yonas Tasti diusung Nasdem, Hanura, Gerindra dan PPP; pasangan Robby Wilson Rumansara-Lukas Jantje Punny dari calon perseorangan; pasangan Dorinus Dasinapa–Andi May diusung PKS, PKB, PBB dan Perindo.

Kabupaten Pegunungan Bintang terdapat dua pasangan calon, yakni pasangan Spei Yan Bindana-Piter Kalakmabin diusung GOLKAR, PBB dan PAN serta pasangan Costan Oktemka-Deki Deal diusung Demokrat, Hanura, Nasden dan Gerindra.

Kabupaten Yalimo terdapat dua pasangan, yakni pasangan Lakius Peyon-Nahum Mabel diusung Hanura, PAN, Nasdem, Garuda, PSI, Demokrat, PPP, PDIP, PKPI dan PKS serta pasangan Erdi Dabi-Jhon W. Will diusung oleh PKB, PBB dan Gerindra. (nokenlive.com)

Usungan Golkar, ‘BirinMu’ Diprediksi Lebih Unggul di Pilkada Kalsel 2020


Berita Golkar– Head to head calon Gubenrur Kalsel, Sahbirin Noor – Muhidin dan Denny Indrayana – Difriadi di Pilkada 2020 mulai berebut basis kekuatan di sejumlah kabupaten/kota se Kalsel.

Sebagai kandidat petahana (H Sahbirin Noor), yang mengusung tagline BirinMu diprediksi lebih unggul karena diusung koalisi gemuk oleh partai politik pemilik kursi di DPRD Kalsel. Selain itu linear kandidat Pilkada di 7 kabupaten/kota juga baka menjadi kantong suara Paman Birin dan Muhidin.

Ada 6 partai pengusung yang menjagokan kandidat petahana tersebut yakni Golkar, PAN, PKS, NasDem, PKB, dan PDI Perjuangan. Koalisi gemuk ini mengantongi 40 kursi dari 55 jumlah anggota DPRD Kalsel. Paman Birin dan Haji Muhidin juga didukung tiga partai politik non parlemen DPRD Kalsel yaitu Perindo, PSI dan PKPI.

Kekuatan politik petahana tersebut jauh lebih besar dibandingkan penantangnya yakni pasangan Denny Indrayana – Difriadi yang hanya diusung 3 partai politik yaitu Gerindra, Demokrat, dan PPP dengan modal 14 kursi di DPRD Kalsel.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kalsel, Puar Junaidi mengatakan, pasangan Sahbirin Noor dan Muhidin bisa memenangkan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Menurutnya, duet Ketua DPD Partai Golkar Kalsel yang akrab disapa Paman Birin berpasangan dengan Ketua DPW PAN Kalsel H Muhidin itu, dipastikan membangun linier kantong suara di setiap daerah.

“Kita tidak pernah berpikir memperkuat satu daerah, tetapi kita menyamaratakan menjadi ladang suara kita,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Kalsel ini menambahkan, kader Golkar dan usungan PAN yang mencalon di Pilkada 7 kabupaten/kota juga menjadi kantong suara bagi Paman Birin dan Haji Muhidin.

Di antaranya di Banjarmasin ada Ananda – Mushaffa Zakir, di Banjarbaru Gusti Iskandar – Irwansyah dan Martinus – Darmawan Jaya, di Kabupaten Banjar H Rusli berpasangan dengan KH Muhammad Fadlan Asy’ari.

Kemudian di Kabupaten Hulu Sungai Tengah ada Saban Effendi dan Abdillah Alaydrus, di Kabupaten Balangan Ansharuddin dan Noor Iswan, di Kabupaten Tanah Bumbu ditopang pasangan Zairullah Azhar – Muhammad Rusli, dan di Kabupaten Kotabaru pasangan BirinMu diperkuat kandidat Sayed Ja’far Alaydrus – Andi Rudi Latif.

Puar menambahkan, sebelumnya Paman Birin dan Haji Muhidin merupakan rival pada Pilkada 2015 lalu. Kemudian dua figur ini berduet pada kontestasi Pesta Demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel 2020, menurutnya suara yang diperoleh akan berlipat ganda.

“Semua potensi yang dimiliki Muhidin diberdayakan semaksimal mungkin. Nah artinya Golkar memberdayakan semaksimal mungkin potensi di masing-masing kantong suara dan harapan kita dengan memilih wakil Muhidin itu secara bersama-sama akan meraup suara,” pungkasnya.

Sementara itu, pengamat sosial politik dari UIN Antasari Banjarmasin, Ani Cahyadi tak menampik petahana berpeluang lebih mudah memenangkan Pilkada serentak 2020.

Jika dilihat kekuatan politik dan linear pasangan kandidat pada Pilkada di 7 kabupaten/kota.

“Untuk H2D (Haji Denny & Haji Difri) harus berjuang keras untuk merebut suara dan hati masyarakat,” ujarnya kepada Klikkalsel.com, belum lama tadi.

Sementara itu, Denny Indrayana yang berpasangan dengan Difriadi sebagai penantang tetap optimis berlaga melawan petahana yang begitu kuat secara kekuatan politik.

Putra daerah yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden SBY ini mengaku telah menyusun strategi untuk memenangkan Pilkada.

“Ingin kekayaan Kalimantan Selatan betul-betul untuk memakmurkan rakyat Kalimantan Selatan, karena itu kita menanggapi pesan itu dengan tagline Hijrah Gasan Banua, artinya kita berpindah dari posisi yang sekarang ke posisi yang lebih baik,” ujarnya saat mendaftar di KPU Kalsel, pada pada Sabtu (5/9/2020) lalu.

Bagi Denny dan Difriadi, semua daerah di Kalsel menjadi prioritas untuk meraih suara. Meski pasangan petahana memiliki ditopangan kantong suara di 7 kabupaten/kota yang menggelar pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta pemilihan Walikota dan Wakil Walikota.

“Tentu bagi kami ada strategi dan prioritas, tetapi yang kami lihat semua daerah ini harus dimaksimalkan untuk meraih suara sebanyak-banyaknya dan karena itu, tentu saja dari hari ke hari kita menambahkan keikutsertaan masyarakat yang meyakini Hijrah Gasan Banua itu pilihan untuk Kalimantan Selatan ke depan,” pungkasnya. (klikkalsel.com)

Golkar Jawa Timur : Machfud Arifin-Mujiaman Fokus 19 Posko Pemenangan


Berita Golkar –Partai Golkar bergerak cepat setelah Machfud Arifin-Mujiaman, calon yang diusung, resmi mendaftar ke KPU. Mereka ditugaskan untuk mengamankan 19 posko pemenangan yang tersebar di tingkat kecamatan.

Ketua DPD II Golkar Surabaya Arif Fathoni mengatakan, 19 posko pemenangan tersebut tidak termasuk 154 koordinator kelurahan (korkel) yang sudah dibentuk oleh tim pemenangan. Dia menjelaskan, setiap partai pengusung juga membentuk posko pemenangan. ”Kebetulan Golkar diberi tanggung jawab mengamankan 19 posko,” katanya, Senin (7/9).

Tim di posko diberi tanggung jawab melaporkan kondisi di wilayahnya. Toni juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran kader dan pengurus untuk ikut mengawasi penggunaan APBD dalam pemilihan wali kota (pilwali) Desember mendatang.

”Golkar akan konsisten memantau hal itu. Kita tidak rela. Jangan sampai ada satu rupiah pun yang dipakai untuk memenangkan calon tertentu,” jelasnya.

Selain itu, posko tersebut turut menyasar pemilih potensial di kalangan anak muda. Menurut Toni, suara dari kalangan milenial termasuk dalam kategori pemilih potensial. Jumlahnya cukup besar. Berdasar daftar pemilih, jumlah pemilih milenial mencapai 60 persen.

”Mereka termasuk swing voters atau suara mengambang dan belum memiliki pilihan pasti,” terangnya.

Nah, itulah yang harus dioptimalkan untuk menyosialisasikan program-program pasangan MA-Mujiaman. Sebab, banyak program yang mengakomodasi kebutuhan generasi milenial untuk berkembang. Program itu bukan hanya di atas kertas. Gagasan yang sudah dirancang merupakan program yang realistis dan bisa dikerjakan.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya itu menilai sosok yang mewakili milenial tidak bisa hanya dilihat dari tampilannya. Sosok milenial harus dilihat dari rekam jejak pengabdiannya untuk masyarakat.

”Pak MA memiliki segudang pengalaman dan itu menjadi modal kuat untuk memimpin kota besar seperti Surabaya. Nah, Pak Mujiaman ini juga luar biasa. Bisa dilihat selama memimpin PDAM Surya Sembada, beliau contoh orang yang responsif dalam melayani masyarakat,” paparnya.

Sebab, kata Toni, harapan generasi milenial adalah pemimpin yang melayani. Yang bisa mengakomodasi aspirasi anak-anak muda. Juga, bisa memberikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi generasi milenial. Mulai masalah lapangan kerja hingga industri kreatif yang didominasi anak-anak muda. ”Dan itu semua ada di pasangan MA-Mujiaman,” katanya. (jawapos.com)

Scroll to top