BERITA

Golkar Siap Total Menangkan ‘PANAH’ di Pilkada Melawi


Berita Golkar– Partai Golkar siap all out memenangkan bakal pasangan calon (paslon) Panji-Abang Ahmaddin (PANAH) pada Pilkada Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, 9 Desember 2020 mendatang.

Sebagai kader Partai Golkar, Taufik, yang merupakan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Melawi berkomitmen untuk memenangkan bakal paslon PANAH yang diusung partainya dan Partai NasDem dalam Pilkada Melawi tahun 2020 ini.

Dia menyatakan, agar seluruh kader, relawan maupun simpatisan sampai ke tingkat desa harus mengamankan instruksi rekomendasi partai dan menjalankan tugas yang telah diberikan DPP Partai Golkar kepada bakal paslon PANAH.

“Jangan ada yang membangkang. Instruksi ini sudah tegas dari DPP, DPD provinsi dan kabupaten. Kalau ada indikasi pembangkangan akan ditindak tegas. Partai akan menindak tegas kader yang tidak mengikuti instruksi pemenangan Pilkada,” kata Taufik, Kamis (10/9).

Untuk itu, ia meminta seluruh kader dan unsur kekuatan lainnya di daerah setempat untuk merapatkan barisan serta mengerahkan seluruh potensi kekuatan yang ada, guna memenangkan bakal paslon yang diusung partainya itu.

Dengan segala daya upaya, lanjut Sekretaris DPD Golkar Melawi itu, dirinya mengajak bersama jajaran DPD Golkar Melawi untuk bekerja keras memenangkan kader partainya yang maju sebagai bakal calon wakil bupati dalam kontestasi Pilkada Melawi ini.

“Saya atas nama Fraksi Partai Golkar dan Sekretaris DPD Golkar Melawi sudah siap memenangkan bakal pasangan PANAH,” terang wakil rakyat Dapil Melawi 1 itu.

Sebelumnya, Anggota DPR RI dari Partai Golkar Dapil 2 Kalbar, Adrianus Asia Sidot, menegaskan, tidak pandang bulu kepada kader yang tidak bekerja dan tidak mendukung atau main mata dengan Paslon lain, akan mendapat sanksi tegas dari DPP Golkar.

Ia menegaskan, bahwa Golkar tidak ragu menjatuhkan sanksi hingga memecat kader yang tidak tegak lurus dengan keputusan partai.

Menurut Sidot, pemberian sanksi kepada kader yang main mata dinilai wajar diberikan, jika beda sikap dengan dukungan pilihan partainya. “Kalau kader tidak bekerja atau membelot ke Paslon lain laporkan ke partai,” pesan Anggota Komisi X itu.

Peringatan Sidot ini bukan tanpa alasan. Sebab, kemenangan di Pilkada Melawi menjadi salah satu daerah pertaruhan partainya terkait kesuksesan Golkar di Pemilu 2020 secara Nasional. Maka kinerja seluruh kader akan menjadi catatan partai.

Melawinews.com

Dampingi Tri Erna, Tim Formatur Golkar Kudus Pilih Mawahib – Irwansyah


Berita Golkar –Tim formatur DPD Partai Golkar Kudus akhirnya menunjuk dua politisi yakni Mawahib dan Irwansyah sebagai Sekretaris dan bendahara DPD Partai Golkar Kudus periode 2020-2025. Keduanya akan mendampingi Tri Erna yang pada Musda pekan lalu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kudus.

Tim formatur Partai Golkar terdiri atas lima orang yakni perwakilan unsur DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kudus Tri Erna Sulistyowati, perwakilan KPPG, dan dua orang perwakilan dari pimpinan kecamatan (PK).

Dihubungi Suarabaru.id, Mawahib yang juga merupakan anggota formatur menjelaskan proses penyusunan kepengurusan DPD Partai Golkar Kudus saat ini terus dilakukan. Untuk posisi pengurus harian, sudah ada kesepakatan dimana dirinya ditunjuk sebagai Sekretaris dan Irwansyah sebagai Bendahara.

“Sebenarnya pembentukan pengurus oleh tim formatur maksimal satu bulan setelah Musda. Tapi, sepekan setelah Musda kepengurusan sudah terbentuk,”ujar Mawahib yang juga anggota DPRD Jateng tersebut.

Mawahib juga menyebutkan, terpilihnya Irwansyah sebagai Bendahara atas pertimbangan kolaborasi politisi senior dan politisi muda. Irwansyah yang merupakan anggota DPRD Kudus merupakan politisi muda yang memiliki karier cemerlang.

Sebagai bagian dari tim fornatur, Mawahib mengatakan, pimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Kudus akan segera melakukan konsolidasi internal, termasuk untuk menyusun kepengurusan secara lengkap.

“Sesuai amanat dari DPP pengurus periode 2020-2025 akan merangkul keluarga besar partai golkar,” katanya.

Konsolidasi Partai

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kudus periode 2020-2025 Tri Erna Sulistyowati sebelumnya juga menargetkan Partai Golkar mengincar sembilan kursi DPRD Kudus pada pemilu mendatang. Selain itu, Partai Golkar juga pede mengusung calon bupati pada Pilkada mendatang.

Pada Musda lalu, Erna mengatakan, jajaran pengurus dan kader telah melakukan banyak program dalam lima tahun terakhir. Bukti kongkrit atas program yang telah berjalan yakni naiknya jumlah kursi Partai Golkar DPRD Kudus dari semula empat menjadi tujuh kursi.

“Keberhaslan ini berkat kerjasama seluruh pengurus semua tingkatan Pimdes, PK, hingga DPD Partai Golkar Kabupaten Kudus, bersama segenap kader dan para pengurus,” kata Erna.

suarabaru.id

Musda X Golkar Deliserdang Akan Kembali Di Gelar Pada 12 September


Berita Golkar –Setelah sempat tertunda beberapa hari lalu, DPD Tingkat II Partai Golkar Deliserdang kembali akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) X pada Sabtu tanggal 12 September 2020, di Cadika Komplek Pemkab Deliserdang, Kecamatan Lubukpakam.

“Jadi hari Sabtu (12/9) Musda Golkar Deliserdang kembali akan di Gelar setelah sempat tertunda pada Selasa (1/9),” kata Ketua DPD Tingkat II Partai Golkar Deliserdang Tengku Achmad Thalaa Syariful Alamsyah yang akrab disapa Tengku Ameck, melalui Seketaris DPD Tingkat II Partai Golkar Deliserdang Ricky Prandana Nasution, Kamis (10/9) malam.

Digelarnya kembali Musda Golkar Deliserdang berdasarkan Surat dari DPD Tingkat II Partai Golkar Deliserdang Nomor B-188/GK-DS/IX/2020.

Perihal: Instruksi pelaksanaan Musda X Partai Golkar Deliserdang tertanggal 10 September 2020 ditandatangani Ketua DPD Tingkat II Partai Golkar Deliserdang Tengku Achmad Thalaa Syariful Alamsyah dan Seketaris DPD Tingkat II Partai Golkar Deliserdang Ricky Prandana Nasution.

Ricky yang merupakan mantan Ketua DPRD Deliserdang Periode 2014-2019 itu menjelaskan dengan akan digelarnya Musda Golkar X ini, maka tahap-tahapan akan diperpanjang kembali termasuk dibukanya pendaftaran Calon Ketua DPD Tingkat II Partai Golkar Deliserdang.

“Tahapan pendaftaran calon ketua diperpanjang kembali pada hari Jumat (11/9). Bagi siapa kader kader yang mencalonkan diri ya, boleh besok mendaftarkan sampai pukul 16:00 WIB. Bagi yang sudah mendaftar tidak perlu mendaftar lagi,” jelas Ricky.

Ricky mengatakan, untuk pihak pihak penyelenggara atau Panitia Musda X masih tetap yang sebelumnya dan belum ada perubahan.

Untuk itu, Ricky pun berharap proses Musda kali ini dapat berjalan dengan baik.

“Harapan kita pada Sabtu (12/9) terselenggaralah dengan baik karena ini Partai kita maka harus kita jaga citranya. Dan kepada yang memiliki hak untuk memilih diingatkan untuk jangan lupa untuk membawa mandat tugas yang selanjutnya akan di verifikasi Panitia Musda” tandasnya.

Sementara sebelumnya Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Tingkat II Partai Golkar Deliserdang yang direncanakan akan digelar pada Selasa (1/9), akhirnya DPD Tingkat I Partai Golkar Sumut menunda pelaksanaan Musda tersebut dengan batas waktu tidak ditentukan.

“Ia benar, Musdanya ditunda karena persiapan panitia belum matang (rampung). Jadi penundaannya hingga batas waktu tidak ditentukan. Itu sesuai dengan surat dari DPD Tingkat I Partai Golkar Sumut,” kata Ricky.

waspada.id

Fraksi Golkar DPRD DKI : Menilai PSBB Total Di Jakarta Kurang Tepat


Berita Golkar  –Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan menilai penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar alias PSBB total kurang tepat untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.

“Penerapan PSBB Total, kami nilai bukan langkah yang tepat untuk mengendalikan penyebaran Covid-19,” ucap Judistira saat dihubungi di Jakarta, Kamis, 10 September 2020.

Menurut Judistira, pengendalian penularan Covid-19 di Ibu Kota harus dibarengi dengan semangat produktif namun masyarakat tetap aman dari Covid-19.

Selama ini, menurut Judistira, banyak hal yang tidak konsisten utamanya dalam hal pengawasan protokol kesehatan dari Pemprov DKI di masa PSBB transisi.

Salah satu contohnya, kata dia, bagaimana penanganan dan perhatian terhadap warga yang diketahui terpapar dari hasil uji usap (swab test), apakah ada pengawasan oleh Pemprov DKI selama isolasi mandiri di rumah, kemudian, apakah diperhatikan kebutuhan dasarnya selama mereka isolasi mandiri.

“Saya temukan tidak ada pengawasan itu maupun perhatian dari pemerintah, ini yang akhirnya menciptakan klaster-klaster baru penyebaran COVID-19 semakin tinggi,” katanya.

Ia mengaku, banyak masukan dari pihaknya sudah banyak disampaikan kepada Pemprov DKI, tapi hal itu seakan tidak didengar, misalnya perihal ganjil genap yang diberlakukan, ternyata pasien di Wisma Atlet rata-rata adalah pengguna transportasi publik, kemudian pembukaan bioskop, tapi tidak dihiraukan.

Lebih lanjut, menurutnya Pemprov DKI jangan hanya melakukan testing sebanyak-banyaknya, namun tidak siap menangani lonjakan angka positif Covid-19 agar bisa dikendalikan.

Untuk itu, dia meminta kepada Gubernur dan jajaran Pemprov DKI fokus kepada pengawasan dan edukasi masyarakat tentang pentingnya melakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak) sampai ke permukiman padat penduduk.

“Sampaikan bahwa masyarakat adalah garda terdepan dalam pencegahan COVID-19, tenaga medis sampai petugas makam adalah garda paling akhir,” tuturnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi “menginjak rem darurat” yang mencabut kebijakan PSBB Transisi dan mengembalikannya kepada kebijakan PSBB yang diperketat.

“Dengan melihat keadaan darurat ini di Jakarta, tidak ada pilihan lain selain keputusan untuk tarik rem darurat. Artinya kita terpaksa berlakukan PSBB seperti awal pandemi. inilah rem darurat yang harus kita tarik,” kata Anies dalam keterangan pers yang disampaikan di Balai Kota Jakarta, Rabu malam 9 September 2020.

Anies mengatakan, kebijakan itu diambil setelah Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta menggelar rapat pada Rabu kemarin. Saat itu, rapat dihadiri oleh Forum Pimpinan Komunikasi Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta.

Alasan Anies untuk mengambil keputusan tersebut bagi Jakarta, karena tiga indikator yang sangat diperhatiakan oleh Pemprov DKI Jakarta yaitu tingkat kematian, ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU khusus COVID-19 dan tingkat kasus positif di Jakarta.

tempo.co

Golkar Akan Perjuangkan E-Pokir, Usai WO Paripurna DPRD DKI



Berita Golkar –Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta merupakan salah satu fraksi yang walkout (WO) atau keluar dari ruang rapat paripurna DPRD DKI saat pengesahan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) DKI 2019. Usai walkout, Golkar mengaku akan terus memperjuangkan aplikasi E-Pokir (pokok-pokok pikiran).

“Memperjuangkan aspirasi rakyat lewat dewan yang tidak dilaksanakan oleh eksekutif. Memperjuangkan E-Pokir konsep baru yang menjadi hak rakyat yang dititipkan ke anggota Dewan,” kata Ketua F-Golkar DPRD DKI, Basri Baco kepada wartawan, Rabu (9/9/2020).

Basri mengatakan anggota DPRD DKI tak bisa dihalangi secara sepihak oleh Pemprov DKI dan pimpinan DPRD DKI. Menurut Basri, DPRD wajib mewujudkan aspirasi warga dari masing-masing daerah pemilihan (dapil).

“Dewan mau mengabdi untuk konstituennya tidak boleh dihalangi oleh kebijakan sepihak oleh eksekutif dan pimpinan dewan. Dewan wajib mewujudkan aspirasi masyarakat dari dapilnya masing-masing karena itu tugas dan kewajiban anggota dewan. Kami akan berjuang mewujudkan hal ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Fraksi Golkar bersama dengan NasDem, PAN dan PSI DPRD DKI Jakarta memilih untuk walkout atau meninggalkan ruang rapat saat rapat paripurna pengesahan Raperda tentang P2APBD DKI 2019. Keempat fraksi memilih WO dari ruang rapat karena menganggap laporan anggaran itu tidak transparan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta kepada setiap fraksi untuk menyampaikan ke pimpinan DPRD DKI.

Sebelumnya, Fraksi Golkar bersama dengan NasDem, PAN dan PSI DPRD DKI Jakarta memilih untuk walkout atau meninggalkan ruang rapat saat rapat paripurna pengesahan Raperda tentang P2APBD DKI 2019. Keempat fraksi memilih WO dari ruang rapat karena menganggap laporan anggaran itu tidak transparan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta kepada setiap fraksi untuk menyampaikan ke pimpinan DPRD DKI. (detiknews)

Poros Muda Golkar Indonesia Siap Menangkan Kader Golkar Pada Pilkada 2020


Berita Golkar –Pilkada serentak seluruh Indonesia akan dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020, Poros Muda Golkar ambil bagian dalam menyukseskan pilkada serentak se Indonesia ini.

Koordinator Presidium Poros Muda Golkar Indonesia, Tb Uuy Faisal Hamdan mengungkapkan “Poros Muda Golkar Indonesia memiliki kader – kader muda Golkar, khususnya Generasi Milenial. Kami dari Poros Muda golkar sebagai wadah berhimpun para kader muda golkar/ forum silaturahmi , kajian & diskusi yang tersebar sampai keseluruh provinsi se Indonesia”, ungkap Uuy saat ditemui tim media di kawasan Sudirman, Karet, Jakarta Pusat pada Kamis pagi (10/09-2020)

“Kami siap memenangkan Kandidat- kandidat calon kepala daerah yang didukung maupun yang diusung oleh Partai Golkar, salah satu contoh pengurus partai ataupun kader partai Golkar yang akan kami dukung secara maksimal diantaranya, Pilkada Kabupaten Serang pada paslon Hj Ratu Tatu Chasanah – Pandji Tirtayasa, pada Paslon Pilkada Kota Tangerang Selatan Benjamin Davnie – Pilar Saga Ichsan.

Serta Paslon Pilkada Sumbar Fakhrizal dan Genius Umar, tegas Uuy putra Banten berdarah Minang ini

“Adapun kader yang diusung Golkar tentunya sudah berpengalaman dan memiliki rekam jejak yang jelas, seperti Tatu Chasanah kepemimpinan nya sudah terbukti dan teruji bukan janji, dalam menjalankan pemerintahan di Kabupaten Serang dan banyak kontribusi secara kongkrit untuk masyarakat.

Begitu juga calon yang diusung Golkar di Kota Tangsel, Benyamin Davnie yang memiliki rekam jejak yang bersih selama menjabat dengan menggandeng pengusaha muda Pilar Saga Ihsan”

Untuk di Sumatera Barat sendiri Partai Golkar mendukung Pasangan Calon Irjen Pol Fakhrizal dan Genius Umar, ini sudah tepat, dimana Mantan Kapolda ini digandeng dengan Walikota Pariaman yang penuh prestasi dan berpengalaman di birokrasi, semua kader kami yakin calon yang di usung Partai Golkar adalah yang terbaik dari yang baik, dan kami dari Poros Muda Golkar siap untuk memenangkan,” ujar Uuy mengakhiri. (sumaterapost)

Anggapan Golkar Kalsel Soal Tren Koalisi Partai


Berita Golkar– Tren koalisi partai yang tidak seragam, terlihat di pilkada serentak Kalimantan Selatan.

Contohnya, Partai Golkar dan Partai Gerindra. Masing-masing menjadi motor dalam koalisi partai pendukung peserta pemilihan gubernur (pilgub).

Diketahui, Golkar bersama PAN, PKS, Nasdem, PDIP dan PKB mengusung H Sahbirin-H Muhidin (Birinmu).

Sedangkan Gerindra bersama Partai Demokrat dan PPP mengusung duet H Denny-H Difiriadi (H2D).

Namun, kedua partai ini bergandengan di pemilihan bupati (pilbup) Kotabaru, sama-sama mendukung Sayed Jafar-Andi Rudi Latif.

Begitu juga di pilbup Banjar, partai yang dikomandoi Airlangga Hartarto ini juga sejalan dengan partai besutan Prabowo Subianto mengusung duet H Rusli – KH Fadlan.

Menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, H Supian HK, itu adalah hal yang biasa. Meski berseberangan di pemilihan gubernur dan di saat bersamaan berkoalisi di beberapa pemilihan bupati, tak akan mengganggu kinerja pemenangan di masing-masing tingkatan pilkada.

“Kami rasa ini tidak akan berpengaruh. Karena, masing-masing di tiap tingkatan siap memenangkan,” kata Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Birinmu ini.

Adanya fenoma demikian pun menurutnya menunjukkan berlangsungnya dinamika politik dan diyakininya masyarakat pun dapat memahami hal tersebut.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris DPD Partai Gerindra Kalsel, Ilham Nor. Berkoalisi dengan partai manapun, setiap kader wajib memenangkan pasangan calon yang ditetapkan DPP Partai Gerindra.

“Intinya, Gerindra dan seluruh kadernya wajib memenangkan paslon yang sudah disetujui oleh ketum, Bapak H Prabowo Subianto,” kata Sekretaris Tim Pemenangan H2D ini.

Terkait adanya dinamika koalisi di pemiihan gubernur dan pemilihan bupati, kata Ilham, diyakininya tidak akan menjadi masalah dalam pergerakan kadernya dalam upaya pemenangan. “Mereka sudah paham dengan instruksi dari partai, jadi tidak akan jadi masalah,” pungkasnya.

Banjarmasin.tribunnews

Iqbal, Anggota DPRD Golkar Loteng Dirikan Rumah Pintar



Berita Golkar– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Muhammad Iqbal mulai memperhatikan warga untuk meningkatkan minat baca di Kecamatan Pujut, khususnya di Desa Rembitan.

Bahkan politisi Golkar ini sudah menyiapkan rumah pintar. Di lokasi itu terdapat beragam koleksi buku baca dan lainnya. Layaknya sebuah perpustakaan.

“Kami sedang gagas untuk di ruang lingkup Desa Rembitan dulu, dan inilah langkah awal dalam membina dan menumbuhkembangkan minat baca anak dan warga,” terangnya pada Radarmandalika.id, kemarin.

Iqbal menerangkan, Rumah Pintar yang digagas dia ini dibangun dengan struktur rumah panggung kayu.

Ia menceritakan, saat masih duduk di bangku kuliah, dia aktif di organisasi eksternal kampus dan konsentrasi bagaimana membina dan mendidik para aktivis kampus lewat organisasi yang sudah sangat terkenal di kalangan mahasiswa kampus yakni, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Iqbal mengaku masih mengkalsifikasikan untuk lulusan sarjana yang ada di Desa Rembitan untuk bersama melakukan pembinaan, dan menjalankan program tersebut. Sehingga kemanfaatan yang lebih luas akan tercipta bukan hanya di satu desa saja.

“Kami bahkan akan membuat Rumah Pintar ini menjadi percontohan untuk desa sekitar, supaya dapat di kembangkan di desa-desa terdekat,” harap Iqbal.

Radarmandalika

Golkar Jakpus Apresiasi Pendidikan Politik Yang Digelar Beringin Ibukota


Berita Golkar –Pendidikan politik yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta mendapatkan apresiasi dari banyak kader yang menjadi pastisipan. Mereka menilai agenda tersebut sangat penting dalam melahirkan kader partai beringin yang berkualitas.

Salah seorang kader Golkar dari Pimpinan Kecamatan Golkar Cempaka Putih, Tasdi menyebut jika pelatihan pendidikan politik tersebut sangat cocok untuk kondisi saat ini. Di mana, setiap kader perlu pembekalan yang sangat baik menjelang bergulirnya Pilkada serentak.

Banyak partai sudah mulai bergerak untuk Pilkada. Golkar tentu tidak boleh ketinggalan. Saya pikir apa yang sudah dilakukan Golkar Jakarta sangat bagus, karena sudah memulainya sejak awal” kata Tasdi di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Selasa (8/9).

Yeni Indriati dari PK Golkar Kecamatan Sawah Besar juga sangat mengapresiasi yang sudah dijalankan DPD Partai Golkar DKI Jakarta.

Sudah lama tidak ada pelatihan seperti ini, biasanya dekat-dekat pemilihan umum (Pemilu). Baru ini dimulai sejak awal kepengurusan. Kalau sering diadakan pelatihan, akhirnya kadernya berkualitas. Semoga Golkar Jakarta menang di 2024,” ujar Yeni saat mengikuti kelas pendidikan politik.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta, sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco mengungkapkan, pendidikan politik ini sangat penting untuk belajar berorganisasi. Sebab bisa menjadi modal bagus menghadapi Pilkada 2022 dan Pemilu dua tahun setelahnya.

Prestasi Golkar Jakarta Pusat di 2019 kemarin menjadi anomali. Di saat suara Golkar di wilayah lain turun, hanya di Jakarta Pusat yang naik, dan tentu ini adalah awal perjuangan kita di 2022 untuk Pilkada dan 2024 untuk Pileg,” ujar Baco

DPD Partai Golkar DKI Jakarta sendiri terhitung sudah melaksanakan kegiatan pendidikan politik bagi Pimpinan Kecamatan dan Kelurahan se-Jakarta sebanyak lima kali.

Paling anyar, sebanyak 150 peserta dari PK se-Jakarta Pusat yang mendapat kesempatan pelatihan pendidikan politik.

Rangkaian pendidikan politik ini direncanakan akan berlangsung sebanyak 20 kali dalam enam wilayah se-DKI Jakarta yang dimulai pada 30 Agustus-13 Oktober 2020.

Total, bakal ada 2000 peserta yang bakal hadir mulai dari kader, Pimpinan Kecamatan dan Kelurahan, ormas sayap partai, masyarakat umum sampai mahasiswa.

Pendidikan politik ini juga dilakukan secara berkala pada bulan-bulan berikutnya untuk meningkatkan kapasitas diri kader Partai Golkar dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat umum sebagai bentuk tanggung jawab dan menjalankan amanat UUD 1945 Partai Golkar kepada masyarakat.

rmoljakarta

Airlangga: Kasus COVID-19 Jakarta Tinggi Karena Aturan Ganjil Genap



Berita Golkar – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total.

Airlangga menilai tingginya kasus COVID-19 di Ibu Kota disebabkan kebijakan Pemprov DKI sendiri. Salah satu contohnya, kata Airlangga, adalah kebijakan ganjil-genap.

Kebijakan itu dianggap memaksa masyarakat menggunakan transportasi publik yang notabene menjadi sumber penularan virus Corona. “Sebagian besar data yang terpapar (COVID-19) 62 persen dari RS kemayoran basisnya karena transportasi umum.

Beberapa kebijakan yang perlu dievaluasi termasuk ganjil-genap. Ini kemarin kami sudah sampaikan ke gubernur DKI,” ucap Airlangga dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Kadin, Kamis (10/9/2020).

Airlangga bilang perkantoran yang sudah beraktivitas lagi bukanlah penyebab tingginya kasus COVID-19 di Jakarta. Ia berdalih perkantoran sudah menerapkan skema jam kerja fleksibel.

Airlangga mencontohkan sejumlah perusahaan menerapkan 50 persen bekerja di rumah dan bekerja di kantor. Hal ini ia yakini sudah dipatuhi oleh 11 sektor yang tetap buka selama beberapa bulan terakhir menyusul pelonggaran PSBB. “Kami sampaikan bahwa sebagian besar kegiatan perkantoran itu melalui fleksibel working hours,” ucap Airlangga.

Adapun menurut data Pemprov DKI Jakarta, per 9 September kasus COVID-19 DKI Jakarta mencapai 11.245. Angka itu naik signifikan dari 30 Juni 2020 yang mencapai 4.123 sebagai bulan terakhir dilakukan PSBB. Usai PSBB Juni 2020, pemerintah sempat memberlakukan normal baru atau PSBB transisi yang diiringi pembukaan lagi pusat keramaian dan tempat kerja.

Tirto.id

Scroll to top