Bulan: November 2021

Barisan Muda Kosgoro 1957 Gelar Kegiatan Orientama

Berita Golkar – DPP Barisan Muda Kosgoro 1957 menggelar giat Orientasi Tatap Muka (Orientama) akhir pekan kemarin. Mengambil tajuk ‘Solidaritas Perkuat Kebangsaan’ giat ini bertujuan menguatkan pemahaman kader mengenai nilai-nilai Tri Dharma Kosgoro 1957 yakni pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas.

“Ini bagian dari program rutin kaderisasi kami sebagai penguatan nilai-nilai organisasi,” ujar Ketua Umum DPP Barisan Muda Kosgoro 1957 Ilham Akbar melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (22/11).

Ilham mengatakan bahwa Orientama merupakan langkah awal proses kaderisasi yang wajib diikuti oleh seluruh kader Barisan Muda KOSGORO 1957 se-Indonesia.

Oleh karena itu, kegiatan ini diarahkan untuk menyiapkan kader muda terbaik Kosgoro 1957 dan Partai Golkar. “Termasuk memanaskan mesin Partai Golkar konsolidasi pemenangan pemilu 2024,” tegas dia.

Ke depannya, kata Ilham, pihaknya akan mengadakan Orientama dua kali per tahun dan mengundang seluruh DPD BMK 1957 Provinsi. Tujuannya agar para kader bisa menyelenggarakan kegiatan ini di daerahnya masing-masing.

Turut hadir sejumlah tokoh-tokoh di antaranya Sekretaris Jenderal PPK Kosogoro Sabil Rachman, Ketua PDK Kosgoro Jawa Timur Syamsul Bachri, Zulfikar Arse serta Ketua Bidang Olahraga dan Pemuda DPP Partai Golkar Ilham Permana, serta Ketua Umum DPP AMPI Dito Ariotedjo dalam acara yang berlangsung di Kinasih Resort and Conference Caringin Bogor.

Ketua Panitia Penyelenggara Orientama Avi Cenna Isnaini mengatakan selain berbentuk paparan materi, giat juga dibungkus dengan acara outbound. Tujuannya untuk menjaga soliditas dan solidaritas sesama kader.

“Ke depannya para kader diharapkan dapat adaptif dalam situasional apa pun demi menjaga kesatuan dan persatuan, karena merupakan salah satu pedoman perjuangan Tri Dharma dari Kosogoro,” katanya.

Menko Airlangga: 2022 Menjadi Golden Moment Indonesia Untuk Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Berita Golkar – Indonesia tengah berada pada masa momentum positif karena pandemi Covid-19 yang terkendali dengan baik. Angka Rt atau effective reproduction number berada di bawah 1 yang berarti wabah dapat dikendalikan.

Kondisi tersebut memunculkan optimisme di masyarakat dan kalangan dunia usaha. Terlihat dari berbagai indikator yang mengalami kenaikan, di antaranya kredit yang mulai mengalami peningkatan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada di level 113,4 pada bulan Oktober 2021, Indeks PMI Manufaktur yang mencapai 57,2 di bulan Oktober 2021, dan dunia usaha yang mulai melakukan perekrutan kembali yang tercermin dari turunnya tingkat pengangguran.

Dengan kondisi yang baik ini, Indonesia diharapkan dapat mengoptimalkan berbagai peluang yang ada untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tahun depan.

“Ini merupakan golden moment Indonesia untuk melakukan akselerasi pertumbuhan ekonomi. Walaupun masih ada tantangan terkait Covid-19 dan variannya, namun hal itu dapat dimitigasi,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara 12th Kompas100 CEO Forum dengan tajuk “Ekonomi Sehat 2022” yang diselenggarakan oleh Harian Kompas di Jakarta Convention Center, Kamis (18/11).

Pada tahun 2022, upaya penanganan pandemi yang sistematis dan pelaksanaan program vaksinasi secara konsisten diperkirakan dapat mendorong ekonomi untuk pulih dan tumbuh di kisaran 5,2% (yoy).

Pemerintah juga tetap memberikan dukungan kepada dunia usaha untuk menjaga proses keberlangsungan usaha selama masa pemulihan.

Khusus untuk UMKM, berbagai program telah diberikan antara lain Subsidi Bunga, Penempatan Dana Pemerintah pada Bank Umum Mitra untuk mendukung perluasan kredit modal kerja dan restrukturisasi kredit UMKM, Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM, Banpres Produktif Usaha Mikro, Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung, dan insentif PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah (DTP).

Hingga 12 November 2021, total realisasi program PEN telah mencapai Rp483,91 triliun atau 65 persen dari total pagu anggaran Rp744,77 triliun.

Pemerintah akan tetap menjaga fleksibilitas APBN dan melanjutkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Pelaksanaan Program PEN ini akan dilanjutkan di tahun 2022 untuk mengantisipasi perluasan dampak Covid-19 di tahun 2022.

Pemerintah telah menyediakan alokasi anggaran sebesar Rp321,2 triliun di tahun 2022. Alokasi program PEN di tahun 2022 akan diarahkan untuk mendorong perekonomian melalui 4 Klaster Program, di antaranya Kesehatan Rp77,05 triliun, Perlindungan Masyarakat Rp126,54 triliun, Program Prioritas Rp90,04 triliun, dan Dukungan UMKM dan Korporasi Rp27,48 triliun.

Pentingnya pemulihan kesehatan masyarakat juga akan tetap menjadi prioritas utama. Di saat yang sama, upaya penguatan program perlindungan sosial yang berfokus pada masyarakat miskin dan rentan juga akan dilakukan untuk membantu menjaga pemenuhan kebutuhan dasar.

Upaya penguatan ini juga akan diringi dengan kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala sehingga dapat meningkatkan efektivitas program.

Selanjutnya, meski pandemi memunculkan berbagai tantangan, pandemi juga telah mengakselerasi digitalisasi dan inovasi.

Selama pandemi, perilaku masyarakat dipaksa untuk berubah dengan lebih mengadopsi teknologi digital. Hal ini akan terus berlanjut bahkan setelah pandemi.

Tingginya pemanfaatan teknologi digital ini menjadikan ekonomi digital sebagai peluang baru bagi ekonomi Indonesia.

Digitalisasi menjadi salah satu “kendaraan” yang mempercepat transformasi menuju ekonomi baru dan menghasilkan nilai tambah lebih tinggi.

Melalui digitalisasi, Pemerintah bekerja sama dengan swasta diharapkan mampu membantu seluruh pihak (utamanya usaha mikro kecil) untuk on boarding dan melakukan servisifikasi.

Pemerintah berkomitmen memfasilitasi akselerasi digitalisasi melalui peningkatan kualitas dan kuantitas talent digital melalui upskiling dan reskilling, pembangunan dan pemerataan infrastruktur digital, pembangunan database digital termasuk memastikan data safety dan security, dan peningkatan literasi digital masyarakat (konsumen digital).

Industri berbasis teknologi dan digitalisasi diperkirakan akan menjadi engine of growth baru yang membutuhkan SDM yang bertalenta dan technopreneur yang berdaya saing. Hal ini mengindikasikan bahwa pengembangan SDM harus beriringan dengan pengembangan ekonomi digital yang mengedepankan inovasi.

Kompas100 CEO Forum kedua belas diselenggarakan dengan tujuan membangkitkan optimisme sekaligus menjadi wadah dialog antara Pemerintah, pimpinan perusahaan dan komunitas-komunitas publik.

Turut hadir dalam acara yang dimoderatori oleh Chatib Basri di Jakarta Convention Center tersebut, antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, beserta para CEO dari berbagai perusahaan.

Gema MKGR Siap Menangkan Ketum Airlangga Hartarto

Berita Golkar – Generasi Muda (Gema) Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) siap memenangkan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Dukungan diberikan karena bantuan-bantuan yang diberikan Airlangga selama masa pandemi Covid-19 sangat dirasakan masyarakat.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Gema Ormas MKGR, Adies Kadir saat pelantikan kepengurusan baru Gema Ormas MKGR periode 2020-2025 di Grha Beta MKGR, Jakarta Pusat (18/11/2021).

“Generasi muda yang terdampak pandemi Covid-19 dalam menjalankan roda usahanya mendapatkan bantuan modal sebesar masing-masing Rp 2,5 juta dari Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto melalui Gema Ormas MKGR,” tutur Adies Kadir.

“DPP Ormas MKGR menyatakan sikap untuk siap mendukung Airlangga Hartarto maju di pilpres 2024,” imbuh Wakil Ketua Komisi III DPR RI tersebut.

Pelantikan pengurus baru Gema Ormas MKGR dihadiri Wakil Ketua DPP Ormas MKGR Yahya Zaini, Sekjen Ilham Permana, lalu jajaran pengurus DPP Ormas MKGR serta pengurus Gema Ormas MKGR yang baru.

Adies menegaskan, meski sejumlah hasil survei menunjukkan elektabilitas Airlangga tidak cukup baik, namun hal tersebut tidak berpengaruh.

“Biar saja orang melihat survei capres itu tinggi, tidak masalah. Yang jadi pertanyaan partainya yang mana? Jadi kami tidak berpikir ke situ dulu,” kata dia.

“Kami kerja saja dulu untuk melebarkan organisasi kami. Kami tidak risau dengan survei tinggi tapi yang penting partainya,” imbuh Adies.

Adies Kadir berharap, para pengurus baru Gema Ormas MKGR segera mengkonsolidasikan kekuatan ke seluruh Indonesia untuk mendukung Airlangga Hartarto.

“Setelah pimpinan dan pengurus baru ini kami lantik, selanjutnya akan ada konsolidasi ke 34 provinsi,” tutur Adies.

Ketua Gema Ormas MKGR terpilih, Yudi Betaubun juga mengaku siap untuk memenangkan Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024 mendatang.

Yudi beserta jajaran pengurus telah bersiap melakukan konsolidasi ke daerah-daerah.

Dia menargetkan pengurus baru agar bisa memenuhi angka minimal di setiap provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga tingkat ranting.

“Jadi kami akan menjalankan amanat dari Ketum untuk melakukan konsolidasi dulu ke daerah. Kami yakin generasi milenial dan alfa sebagai penentu siapa yang akan memimpin negara ini nanti,” ujar Yudi.

Legislator Golkar: Komisi X Serap Aspirasi dari Pihak Kampus Terkait Evaluasi MBKM

Berita Golkar – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar Hetifah Sjaifudian mengungkapkan, beberapa perguruan tinggi menyambut baik program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

Karena, dengan adanya program tersebut akan membuat dunia pendidikan serta SDM Indonesia lebih memiliki daya saing.

Namun, Hetifah tak menampik bahwa dalam pelaksanaannya masih banyak hal-hal dalam program MKBM yang harus dibenahi agar tujuannya dalam meningkatkan kemampuan SDM Indonesia benar-benar terwujud.

“Kami dari Komisi X DPR sangat senang sekali karena mendapatkan suatu informasi terkait dinamika dan juga saran-saran untuk pelaksanaan MBKM ini,” ujar Hetifah, dikutip dari salah satu pemberitaan pada media online, Kamis (18/11/2021).

Hetifah menyampaikan hal tersebu saat memimpin Tim Kunker Panja MBKM Komisi X DPR RI di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten.

Hetifah mencontohkan, salah satunya ketika perguruan tinggi swasta memastikan bobot 20 SKS untuk belajar di luar program studinya, pertanyaan yang akan muncul adalah bagiamana cara pengaturannya dan kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki perguruan tinggi.

“Banyak sebetulnya hal yang telah kami gali, hasil dari sini akan kami olah menjadi satu rekomendasi dan saya meyakini Kemendikbudristek akan mengakomodir masukan ini agar MBKM ini lebih efektif,” tutur politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Di UPH sendiri, sambungnya, sebelum ada program MBKM ini, pihak kampus sudah melakukan hal yang hampir sama. Salah satunya melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri dan juga Project Community Service Learning (PCSL).

“Intinya best practice ini perlu kita sebarluaskan juga, namun juga tadi ada beberapa masukan dari perguruan tinggi swasta lain, jadi semua itu tentunya menjadi masukan yang berharga. InsyaAllah menjadi sesuatu untuk meningkatkan kualitas dari MBKM kita,” imbuh wakil rakyat dapil Kaltim ini.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UPH (Hon) Jonathan L. Parapak mengatakan, secara konsep sebenarnya program MBKM sudah cukup baik untuk menjawab persoalan kesenjangan kualitas pendidikan.

Misalnya program pertukaran pelajar dan memberikan keleluasaan mahasiswa untuk belajar di perguruan tinggi lain. Dosen juga mempunyai kesempatan lebih luas dalam menjalankan Tridharma di luar kampus sehingga terjadi proses saling belajar.

“Tetapi menurut saya yang perlu diperhatikan adalah perguruan tinggi swasta di kota kecil atau daerah 3T yang masih menghadapi tantangan kesulitan akses dan sumber daya, sehingga mungkin mahasiswanya terhambat untuk menikmati program MBKM,” ucapnya.

Sedangkan, menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah, program MBKM ini terkesan agak terburu buru, sehingga sosialisasinya ke setiap program sudi yang ada di kampus belum maksimal.

Dirinya memberi beberapa catatan terkait program MBKM ini. Pertama terkait lamanya waktu dalam berkegiatan MBKM, karena setiap mahasiswa memiliki jadwal yang sudah dimiliki pada setiap semester.

Kemudian, konversi SKS, di mana tidak semua Prodi langsung bisa menerima konversi SKS, karena Prodi memerlukan pemahaman dan pertimbangan yang matang. Terakhir, perlu kesamaan persepsi terkait MBKM antar prodi, fakultas dan antar universitas.

“Hal inilah yang menurut saya menyebabkan MBKM lebih terkesan dipaksakan, namun demikian UMT siap dan sudah melaksanakan kegiatan ini. Dari 8 Kegiatan MBKM, UMT sudah melaksanakan 5 kegiatan, walau jumlahnya belum maksimal. Namun UMT sudah dapat memberikan gambaran dan evaluasi dari setiap kegiatan yang dilakukan,” pungkasnya.

Airlangga Hartarto Ajak Muhammadiyah Terus Tebar Optimisme di Tengah Pandemi

Berita Golkar – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengucapkan selamat milad ke-109 tahun untuk Muhammadiyah. Airlangga mengajak Muhammadiyah terus menebar optimisme menghadapi pandemi Covid-19.

“Mari optimistis menghadapi pandemi Covid-19 dengan menebar nilai-nilai keagamaan,” tutur Airlangga dalam pesan video, Kamis (18/11).

Ketum Golkar menegaskan, sebagai persyarikatan, kiprah Muhammadiyah sudah dirasakan masyarakat dan bangsa Indonesia. Organisasi kemasyarakatan yang kini dipimpin Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar

Nashir ini banyak berkiprah di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan. “Muhammadiyah telah menunjukkan kiprah yang telah dirasakan oleh bangsa dan negara Indonesia,” tutur Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini mendoakan Muhammadiyah dapat terus melanjutkan kiprahnya untuk kemaslahatan umat. Muhammadiyah juga diharap tetap istiqomah dengan perjuangan-perjuangan yang telah dilakukannya selama ini.

“Semoga Muhammadiyah dapat berfastabiqul khairat, istiqomah, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia,” tegas Airlangga.

Sebelumnya, dalam keterangan resmi Muhammadiyah, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan agar seluruh bangsa, utamanya dalam masa pemulihan Covid-19 ini, terus menjaga semangat optimisme, kebersamaan, menguatkan nilai-nilai yang memperkuat kebersamaan dan menghindari nilai-nilai yang merusaknya.

“Dalam kaitan dengan Covid-19, Muhammadiyah sejak awal konsisten terus berusaha dengan segala kemampuan yang dimiliki, sumber dana, sumber daya dan sistem yang kita gerakkan, untuk hadir ikut menjadi bagian memberi solusi dan sekaligus optimisme dalam menghadapi pandemi yang sangat berat ini,” ujar Haedar.

Selain masyarakat tetap disiplin menjaga protokol kesehatan, Haedar berpesan masalah seberat apapun akan lebih mudah diatasi jika bangsa Indonesai bersama dan bersatu.

Dalam konteks membangun kebersamaan itu, ia menyebut bangsa ini harus mampu mengeliminasi perbedaan-perbedaan tajam yang membuat retak dan pecah.

Haedar juga mengajak warga bangsa mengembangkan nilai-nilai utama dengan semangat ta’awun dan kebhinekaan.

Bangsa Indonesia tidak akan pernah maju jika masing-masing berjalan sendiri, atau menumbuhkan kepentingan sendiri. Ketum PP Muhammadiyah mengajak setiap pihak untuk mencari titik temu dan menggalang usaha-usaha bersama.

“Dampak pandemi ini sangat berat pada kesehatan, pada ekonomi bahkan juga dalam kehidupan sosial dan psikologi masyarakat dan bangsa. Maka kerja sama dari seluruh pihak dengan program-program lintas menjadi sangatlah penting. Nilai ta’awun atau membangun kerja sama untuk kebaikan bangsa harus kita utamakan,” ujarnya.

Erwin Aksa buka Kegiatan Kelas Pendidikan Politik Golkar Institute di Makassar

Berita Golkar – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Erwin Aksa membuka pendidikan Golkar Institute Kelas Makassar, Kamis (18/11/2021) pagi. Erwin hadir mewakili Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Ini kali ketiga Erwin Aksa memimpin konsolidasi beringin di Sulsel sejak ditunjuk sebagai Waketum DPP Bidang Penggalangan Strategis. Kegiatan berlangsung di Hotel Novotel Jl. Chairil Anwar No.28, Sawerigading.

Golkar Institute adalah sekolah pemerintah dan kebijakan publik. Golkar mendidik 50 kader-kader muda terbaik selama tiga hari. Dalam kesempatan itu turut hadir Ketua Golkar Institute sekaligus fungsionaris DPP Golkar Ace Hasan Syadzily.

Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe, Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin, Ketua Golkar Lutim Aripin. Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, dan sejumlah alumni angkatan pertama Golkar.

Erwin Aksa mengatakan Makassar adalah sekolah pendidikan politik ketiga Golkar setelah Jawa Barat dan Medan. Total ada 8 kota yang dipilih DPP untuk pendidikan kader muda.

“Pendidikan politik sangat penting untuk tingkatkan kapasitas, khususnya kader muda dari Golkar. Inilah generasi penerus Golkar ke depan untuk menciptakan calon pemimpin masa depan,” kata Erwin Aksa.

Erwin mengatakan Golkar sudah harus melakukan transformasi lebih cepat dan lebih awal. Utamanya untuk memenangkan pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2024.

Erwin menyerukan kader melakukan konsolidasi sedini mungkin bukan hanya pendidikan politik, tetapi juga penguatan organisasi baik sayap ataupun ormas.

“Saya harap pengurus DPD I audit organisasi sehingga seluruh infrastruktur partai daerah sampai lurah desa bisa jalan dengan baik, mari bergerak bersama-sama menangkan Golkar 2024,” katanya.

Erwin mengingatkan persaingan Golkar sangat tinggi menghadapi pemilu dan pilpres 2024.

Kalau tidak segera berubah, merekrut tokoh muda, tampilkan pondasi baik, Golkar bisa terancam ditinggal pemilih setia Golkar

“Hasil Golkar institute diimplementasikan dalam pemenangan pemilu dan pilpres. Kita butuh strategi tepat terukur. Kita harus berbenah. Kita harap Sulsel lumbung suara Golkar bisa jaya,” katanya.

“Kita harap 2024 kepala daerah Golkar awalnya 7 bisa naik dua kali lipat dari sekarang. Kita tahu Sulsel daerah kuning, daerah Golkar. Dari sekarang kita tanam padi, nanti 2024 padi menguning lalu kita panen,” kata Erwin.

Golkar adalah partai pemenang pemilu legislatif di Sulsel, dengan 13 kursi. Golkar juga tercatat sebagai pemilik kepala daerah terbanyak di Sulsel. Golkar terus bergerak memperkenalkan Airlangga Hartarto calon presiden 2024.

Sejauh ini survei elektabilitas Airlangga Hartarto masih jauh dibandingkan nama Prabowo Subianto, Anies Baswedan, maupun Ganjar Pranowo.

Menko Airlangga: Indonesia bisa Terapkan SDG’s lewat Penerapan Ekonomi Hijau

Berita Golkar – Pemerintah terus berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan, sebagaimana diatur dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024, di mana pembangunan berkelanjutan telah ditetapkan sebagai salah satu aspek penting untuk memberikan akses pembangunan yang merata dan inklusif, serta sebagai upaya untuk menjaga lingkungan.

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah mendorong pengembangan energi terbarukan melalui kebijakan mandatori B-30, pengembangan mobil listrik, serta pemanfaatan panas bumi dan tenaga surya.

Perkebunan kelapa sawit rakyat yang berkelanjutan, ekowisata, dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Ramah Lingkungan, juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Pemerintah juga telah menetapkan ekonomi hijau sebagai salah satu strategi utama transformasi ekonomi dalam jangka menengah panjang. Strategi ini juga akan membantu Indonesia dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Terobosan baru sangat dibutuhkan untuk dapat melakukan lompatan dalam pencapaian target SDGs ini, terutama di masa pandemi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara webinar dengan bertajuk “SDGs on Corporate: What are The New Challenges and Opportunities in New Normal” secara virtual, Selasa (16/11).

Selain itu, Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk mewujudkan SDGs, tetapi membutuhkan upaya kolektif dari semua pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta.

Untuk sektor swasta, praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) harus diterapkan di semua kegiatan bisnis.

“Perusahaan harus memperkuat manajemen risikonya agar dapat bertahan di masa depan. Situasi pandemi ini menjadi pelajaran yang sangat berharga. Akan banyak kerugian yang harus ditanggung jika prinsip ESG ini tidak diterapkan. Selain itu, penerapan ESG juga terbukti berdampak positif terhadap kinerja perusahaan,” papar Menko Airlangga.

Komponen sosial dalam prinsip ESG adalah kunci dalam mencapai keberlanjutan sosial. Kurangnya pembangunan sosial, termasuk kemiskinan, ketimpangan dan lemahnya supremasi hukum, dapat menghambat operasi dan pertumbuhan bisnis.

Perusahaan diharapkan melakukan due diligence untuk mencapai keberlanjutan sosial. Langkah ini dapat membuka pasar baru, membantu mempertahankan dan menarik mitra bisnis, atau menjadi sumber inovasi untuk lini produk atau layanan baru.

“Pencapaian SDGs memerlukan upaya bersama dalam menjawab berbagai tantangan mulai dari lingkungan, perubahan iklim, hingga kemiskinan dan ketimpangan. Pemerintah berharap para pelaku usaha dapat mengambil bagian dalam menjawab tantangan tersebut guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam acara webinar, antara lain Rector of Airlangga University Prof. Dr. Mohammad Nasih, Deans of FEB Airlangga Universityl, Chairman of ICSP Prof. Eko Ganis Sukoharsono, Chairman of NCSR Dr. Ali Darwin, Ak., M.Sc.

Nurul Arifin Menilai Masih adanya Diskriminasi antara Televisi dengan Platform

Berita Golkar – Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin Fraksi Partai Golkar menilai masih adanya diskriminasi antara siaran televisi dengan platform.

Dalam siaran televisi, menurut Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI tersebut, Komisi Penyiaran Informasi (KPI) cenderung berlebihan dalam menyensor hal-hal yang dianggap negatif. Berbeda dengan siaran digital yang menurutnya tanpa pengawasan yang ketat dari KPI.

“Siaran-siaran platform itu sama sekali tidak ada sensornya, dan masyarakat sudah menonton itu bukan dari televisi tapi dari gawai. (Penyensoran) ini juga perlu pertimbangan,” ujar Nurul saat Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dan Dirut Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI di Gedung Nusantara II, Senayan, Selasa (16/11/2021).

Nurul juga menambahkan seharusnya jika ingin melakukan penyensoran, seharusnya tidak hanya menyasar kepada siaran televisi tetapi juga siaran platform.

Hal itu, menurutnya, agar terdapat asas keadilan dan kesetaraan. Sehingga, tidak terjadi diskriminasi.

“Yang pakai baju sedikit terbuka disensor semua, di-blurin. Ini kan sesuatu yang berlebihan dibandingkan siaran platform yang tidak ada sensornya,” tegas Nurul.

Nurul berkomitmen agar semua hal terkait penyiaran akan dikritisi dan dielaborasi olehnya. Sehingga, akan jelas sikap pemerintah dalam menanggapi situasi seperti itu.

Diketahui, dalam rapat tersebut juga membahas penjelasan Menkominfo terkait persiapan pelaksanaan digitalisasi penyiaran (ASO) dan penjelasan Dirut LPP TVRI terkait dengan langkah-langkah persiapan LPP TVRI dalam pelaksanaan digitalisasi penyiaran.

Menko Airlangga: Dukungan Fintech dalam Menyukseskan Program Kartu Prakerja

Berita Golkar – Keberadaan pandemi Covid-19 juga telah memperlihatkan bahwa digitalisasi merupakan keniscayaan yang mendorong Pemerintah, otoritas, pelaku usaha, dan masyarakat untuk dapat adaptif dalam merespon berbagai perubahan sehingga dapat mengoptimalkan potensi inovasi teknologi dan penciptaan nilai tambah.

Penggunaan teknologi digital pun terus meningkat, didorong oleh tren pergeseran perilaku masyarakat dan perubahan model bisnis.

Pada tahun 2021, nilai ekonomi digital diprediksi mencapai USD 70 miliar atau tumbuh 49% (yoy), dari nilai tahun lalu sebesar USD 47 miliar.

Salah satu sektor ekonomi digital yang berkembang pesat dan sangat dinamis adalah sektor Teknologi Keuangan (Fintech).

Fintech, sebagai enabler aktivitas ekonomi digital, telah menghadirkan beragam layanan, mulai dari pinjaman (lending), urun dana (equity crowdfunding), pembayaran (payment), sampai ke inovasi keuangan digital lainnya.

DANA Indonesia merupakan salah satu perusahaan Fintech yang bergerak di bidang pembayaran dan turut serta menyukseskan program strategis Pemerintah, seperti Program Kartu Prakerja.

Program Kartu Prakerja merupakan inovasi program Pemerintah dalam memberikan bantuan pelatihan dan insentif yang sepenuhnya digital, mulai dari treasury perbendaharaan negara sampai ke e-wallet penerima bantuan.

“Selain itu, terdapat aspek bantuan sosial dalam Program Kartu Prakerja, dengan mensyaratkan partisipasi aktif dari mereka yang ingin bergabung. Peminatnya harus mendaftarkan diri, mengikuti proses seleksi, dan menyelesaikan pelatihan, baru mereka bisa menerima dana bantuan sosial,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara webinar Dana Talk yang bertajuk “Sinergi dalam Bantuan Sosial” yang dilakukan secara virtual, Senin (15/11).

Pendaftar Program Kartu Prakerja saat ini telah mencapai lebih dari 77 Juta orang. Dari 22 gelombang pendaftaran yang dibuka, telah ditetapkan sebanyak 11,4 juta orang penerima Kartu Prakerja dari 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

“Para penerima Kartu Prakerja ini memperoleh bantuannya secara langsung melalui rekening atau e-wallet yang disediakan oleh Mitra Pembayaran Kartu Prakerja, tanpa perantara ataupun biaya tambahan. Dari data diketahui bahwa 93% Penerima Kartu Prakerja memilih e-wallet untuk penyaluran insentifnya, sisanya menggunakan rekening bank,” ungkap Menko Airlangga.

Selain meningkatkan kompetensi untuk bekerja dan berwirausaha bagi penerimanya, Kartu Prakerja juga mengakselerasi inklusi keuangan, di mana sebanyak 27% Penerima yang sebelumnya tidak mempunyai rekening/e-wallet, kini setelah mengikuti program Kartu Prakerja telah memiliki rekening/e-wallet.

“Dengan capaian yang dihasilkan program Kartu Prakerja, Pemerintah akan terus melanjutkan program ini di tahun 2022. Oleh karenanya, berbagai capaian, tata kelola dan akuntabilitas program ini perlu dijaga dan ditingkatkan, dengan dukungan dari seluruh stakeholders dalam ekosistem Kartu Prakerja,” tegasnya.

Sebagai salah satu mitra resmi pembayaran dalam ekosistem Kartu Prakerja, DANA Indonesia diharapkan dapat terus mendorong literasi keuangan digital masyarakat, serta para Penerima Kartu Prakerja yang selalu berbeda setiap tahunnya.

Selain itu, sebagai perusahaan Fintech, diharapkan DANA Indonesia juga dapat membantu Pemerintah dalam mengedukasi dan meningkatkan kemampuan digital di tanah air, guna mempercepat proses transformasi digital.

“Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama memperkuat sinergi lintas sektor dan lintas stakeholders, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi digital ke depan untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Gubernur Bank Indonesia – Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Fillianingsih Hendarta, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari, Wakil Direktur Utama Bank Negara Indonesia Adi Sulystiowati, dan Chief Executive Officer DANA Vince Iswara.

Golkar Sambut Positif Deklarasi Relawan “Sahabat Airlangga” di Bandung

Berita Golkar – Ketua DPP Partai Golkar yang juga Plt DPD Golkar Jawa Barat, TB Ace Hasan Syadzily menyambut positif adanya deklarasi relawan “Sahabat Airlangga” untuk mendukung Ketua Umum Golkar yang juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai calon presiden 2024.

Ia menyampaikan terima kasih kepada inisiator Sahabat Airlangga atas deklarasi dukungan tersebut.

“Acara ini adalah murni inisiatif dari masyarakat. Kami terima dengan tangan terbuka,” kata Ace saat memberikan sambutan di acara “Deklarasi Sahabat Airlangga” di Bandung, Senin, 15 November 2021.

“Ini menjadi energi bagi kami di Partai Golkar untuk menegaskan bahwa Pak Airlangga bukan hanya milik Partai Golkar tetapi juga milik masyarakat Jawa Barat dan milik rakyat Indonesia,” sambungnya.

Ace mengatakan, deklarasi ini juga menjadi bukti adanya keinginan kuat dari anak-anak muda, generasi milenial dan generasi Z, untuk melakukan perubahan.

Sekaligus melanjutkan tongkat estafet pembangunan yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Sebab, menurut Ace, Airlangga bukan semata-mata seorang politisi tetapi teknokrat dan ekonom yang memiliki visi ke depan untuk kemajuan Indonesia.

“Pak Airlangga bukan pemimpin yang lahir secara tiba-tiba. Beliau adalah seorang insinyur, seorang ekonom. Pak Ailangga juga yang meletakkan dasar sistem perindustrian nasional kita. Karena prestasi-prestasi itulah, Partai Golkar meminta Pak Airlangga untuk menjadi calon presiden di tahun 2024,” sambung Ace.

Ace meminta kepada semua relawan Sahabat Airlangga untuk ikut menularkan segala prestasi Airlangga kepada masyarakat.

“Saya sangat berharap dari teman-teman sekalian apa yang saya sampaikan tadi sampaikan kepada masyarakat. Kita tidak menjual calon yang tidak kompeten. Kita justru menjual dan memberikan harapan bagi kemajuan bangsa Indonesia,” tutup Ace.

Scroll to top