BERITA

Ketua DPD Golkar Sumut: Kader Harus Siap Berkorban demi Menangkan Target Pemilu 2024


Ketua DPD I Partai Golongan Karya Sumatera Utara, Musa Rajekshah.

Berita Golkar– Ketua DPD I Partai Golongan Karya Sumatera Utara, Musa Rajekshah menegaskan, kader dan sayap Golkar DPD II harus siap berkorban untuk target kerja menangkan Golkar di Pemilihan Presiden, Kepala Daerah, Legislatif di tahun politik 2024.

Banyak cara untuk berkorban, sambungnya, antara lain berkorban melakukan kegiatan sosial di tengah-tengah masyarakat dan meningkatkan ekonomi masyarakat, melakukan komunikasi komunikatif dengan para tokoh-tokoh, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh Ormas.

Hal itu ditegaskan Musa Rajekshah pada pembukaan kegiatan konsolidasi dan pendidikan politik Partai Golkar di Hotel Beristera Sitinjo Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (25/5/22).

Musa Rajekshah menegaskan, kegiatan pendidikan politik dan konsolidasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada semua kader partai golkar di tiga kabupaten tentang apa tujuan masuk berorganisasi ke Partai Golkar.

Tujuannya adalah, target kerja dalam pesta demokrasi tahun 2024, dan seperti apa pola kerja yang akan dilakukan.

Ia menjelaskan, kerja politik tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, tetapi terencana dan terukur.

“Melalui konsolidasi ini, diminta supaya Ketua DPD kabupaten dan Kota termasuk Ketua DPD Dairi, menguatkan basis massa. Pengurus kecamatan (PK) harus diaktifkan temasuk pengurus desa harus ada,” tegas Musa.

“Tidak bisa hanya sekedar memenuhi tujuan politik saja, tetapi harus siap berkorban untuk kerja politik partai Golkar. Untuk target kerja Pilpres, kita sudah sepakat mulai dari pusat sampai jajaran terbawah, akan mencalon ketua umum kita, Airlangga Hartarto,” tegasnya.

Musa yang akrab disapa Ijek juga menginstruksikan supaya semua Ketua DPD melakukan kegiatan sosial. Kegiatan jangan hanya sementara.

Semua Ketua DPD kabupaten/kota, jangan hanya menunggu arahan dari Ketua DPD I, dan harus melakukan terobosan untuk memajukan partai Golkar.

Sementara Ketua DPD II Golkar Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD I, mempercayakan DPD II Golkar Dairi jadi tuan rumah konsolidasi dan pendidikan politik Partai Golkar untuk tiga kabupaten.

Eddy mengatakan, DPD II Golkar Dairi siap menjalankan arahan dan strategi disampaikan Ketua DPD I.

“Arahan dan strategi itu yang kami gunakan untuk memajukan Golkar di Dairi. Kami akan berusaha kerja ke dalam untuk melakukan pembenahan mulai tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa termasuk keluar atau kepada masyarakat melalui kegiatan sosial,” ujarnya.

Ia juga mengajak semua pengurus DPD II dan Pengurus Kecamatan, memamfaatkan setiap kesempatan untuk meningkatkan kemampuan berpolitik serta mempersiapkan Partai Golkar dalam menghadapi pesta demokrasi Pilpres 2024, pemilihan legislatif dan Pilkada 2024 mendatang.

Pada kesempatan, Eddy KA Berutu menyampaikan keinginanya, akan kembali maju sebagai calon Bupati Dairi untuk periode kedua pada Pilkada 2024 nanti.

Hadir dalam kegiatan itu, diantaranya, Sekretaris DPD I, H Datuk Ilhamsyah, Bendahara DPD I, H.M Ikhwan Nasution, anggota fraksi Golkar DPRD Sumut, Frans Dante Ginting, Ketua DPD Karo, Ferianta Purba, Ketua DPD II Pakpak Bharat, Elson Angkat serta pengurus PK dari kabupaten Dairi, Karo dan Pakpak Bharat.

Menko Airlangga: Langkah Konkret Indonesia Wujudkan Proses Transisi Energi yang Adil dan Terjangkau


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri).

Berita Golkar– Indonesia berkomitmen mengurangi penggunaan bahan bakar fosil secara bertahap demi keamanan iklim di masa depan.

Komitmen tersebut terwujud dalam berbagai langkah konkret dan inovatif di antaranya, platform SDG Indonesia One yang telah mencapai USD3,2 miliar dalam waktu kurang dari 4 tahun, penerbitan Sukuk Hijau, dan rencana mekanisme penerapan carbon pricing untuk mobilisasi peralihan energi di sektor swasta.

Selain itu, ada juga program Energy Transition Mechanism (ETM) dengan Asian Development Bank, dan secara kolektif mengurangi emisi gas CO2 sebesar 200 juta ton per tahun secara bersama dengan Filipina dan Vietnam.

Langkah-langkah tersebut dijelaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ketika menjadi panelis pada sesi workshop bertema “Financing a Just Transition in Emerging Markets” dalam rangkaian pertemuan World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022 di Davos, Swiss, Selasa (24/05).

Workshop tersebut mengupas tentang best practices yang dapat diimplementasikan oleh Pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat untuk meningkatkan pembiayaan dalam mewujudkan transisi energi yang adil dan terjangkau, khususnya di negara berkembang.

Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menjelaskan bahwa Indonesia mengambil bagian dalam mencapai phase down batu bara.

Untuk itu, Menko Airlangga kembali mengingatkan tugas penting generasi ini untuk mewariskan planet yang layak huni bagi generasi mendatang.

Perlu dilakukan transformasi pada gaya hidup manusia, terutama di sektor energi yang mewakili 72% dari total emisi global.

Tidak hanya berfokus dengan proses transisi energi, Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah juga memikirkan lapangan pekerjaan di sektor pertambangan batu bara yang akan terdampak dari transisi energi yang dilakukan.

“Untuk mengatasi dilema ini, kita harus menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih baik dan lebih ramah lingkungan, serta berinvestasi dalam pelatihan dan reskilling pekerja. Hanya dengan begitu, transisi energi ini dapat disebut adil,” kata Menko Airlangga.

Transisi energi yang adil dan terjangkau menuju ekonomi hijau dapat menghasilkan hingga USD26 triliun dalam net benefits dan 65 juta pekerjaan bernilai tinggi pada tahun 2030.

Namun dibutuhkan biaya besar untuk mencapainya. Misalnya, dibutuhkan sekitar USD25 miliar untuk menurunkan 5,5 gigawatt pembangkit listrik tenaga batu bara di Indonesia secara bertahap atau setara dengan seperempat dari pendanaan iklim tahunan yang dijanjikan oleh negara maju kepada negara berkembang.

Menanggapi hal ini, Menko Airlangga menegaskan pentingnya negara-negara maju untk memenuhi komitmen dalam penyediaan dana guna mendukung transisi energi global setiap tahunnya.

Tangani Wabah PMK di Indonesia, Legislator Golkar: Harus Ada Kebijakan Ekstrem


Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi.

Berita Golkar– Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menilai perlu ada langkah kebijakan ekstrem atau fundamental dalam penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Indonesia.

Sebab, menurutnya, tata kelola dunia peternakan di tanah air masih belum baik.

Mulai dari pengawasan oleh pemerintah hingga distribusi daging sapi oleh para peternak dan penjual di tingkat masyarakat.

“Ini problem kita. Dunia peternakan kita masih kacau. Untuk itu, jika terjadi problem terus-menerus, saya katakan harus ada kebijakan yang ekstrim. Fundamental. Kalau saya sih kalau (sapi) sudah sakit ya musnahkan saja. Kalau dimusnahkan, berarti berikan alternatif. Negara memberikan pergantian terhadap ternak-ternak yang dimusnahkan,” ujar Dedi saat Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian, Dirut Perum Bulog, dan Dirut PT Berdikari, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (23/5/2022).

Dari sisi pengawasan oleh pemerintah, Dedi menilai hal itu tidak akan efektif. Hal itu lantaran minimnya tenaga teknis yang melayani kesehatan hewan di berbagai daerah, khususnya tingkat kabupaten/kota.

“Tenaga teknis ini, semakin tidak ada. Di pusat masih ada jaminan peternakan dipegang oleh dokter hewan. Bapak cek di daerah, kabid atau stafnya bukan yang dokter hewan yang mengerti, lebih mengedepankan pendekatan struktural itu,” ujar Dedi kepada Mentan.

Selain dari sisi pemerintah, pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penyakit hewan ternak tersebut dinilai Dedi masih belum memadai.

Pengetahuan tentang daging sapi yang seperti apa yang aman dapat dikonsumsi, termasuk kepala dan kaki sapi yang dianjurkan untuk tidak dikonsumsi, tidak dijamin akan dilakukan anjuran tersebut.

“Lha wong kita aja sapi sehat dimasukkan air biar berat timbangannya. Apalagi yang gini-gini, bisa saja pura-pura dibuang tapi lalu dibawa ke pasar,” seloroh Dedi.

Karena itu, ia meminta agar pemerintah agar kekhawatiran akan wabah PMK ini segera di atas agar tidak terus melanda. Terlebih jelang momentum Hari Raya Iduladha.

“Jangan sampai Iduladha kita ada lagi kecemasan. Makanya harus hati-hati, apalagi kebiasaan kita menggeser ke arah isu SARA,” tutup politisi Partai Golkar ini.

Diketahui, Kementerian Pertanian (Kementan) menyampaikan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) telah menyebar ke 52 daerah di 15 provinsi di seluruh Indonesia.

Penyebaran meluas dari semula hanya enam daerah di dua provinsi yakni Aceh dan Jawa Timur yang dinyatakan Kementan terdapat temuan PMK pada ternak.

Kelima belas provinsi tersebut yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan total ternak ruminansia yang terdapat di 15 provinsi tersebut sebanyak 13,8 juta ekor. Namun, jumlah ternak yang terdampak PMK hanya 3,9 juta ekor.

Kondisi Ekonomi Indonesia Makin Baik, Menko Airlangga Ajak Investor Investasi di Indonesia


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Berita Golkar– Dalam serangkaian agenda World Economic Forum (WEF) yang diselenggarakan di Davos, Swiss, pada tanggal 22 hingga 26 Mei 2022.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hadir langsung untuk menyampaikan kondisi ekonomi Indonesia yang semakin membaik serta mengajak para investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Juga disampaikan dalam kesempatan tersebut bahwa Indonesia saat ini tengah gencar melakukan transformasi di berbagai sektor.

“Indonesia adalah salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia, dan saat ini adalah momen emas untuk berinvestasi di Indonesia,” kata Menko Airlangga dalam pertemuan pers terkait Indonesia Economic Outlook 2022 dan Presidensi G20 Indonesia, di Davos, Senin (23/05).

“Kondisi pandemi di Indonesia saat ini juga telah membaik, atas arahan Presiden Joko Widodo, masyarakat sudah bisa mulai melepaskan masker di ruangan terbuka yang tidak dalam keramaian. Ini merupakan salah satu langkah awal transisi dari pandemi ke endemi,” lanjut Menko Airlangga.

Menko Airlangga juga menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo menjadi Champion Global Crisis Response Group (GCRG) yang berfokus pada isu pangan, energi, dan keuangan.

Hal ini menjadikan Indonesia juga turut berperan penting dalam mengatasi tantangan besar yang saling terkait dalam ketahanan pangan, energi, dan keuangan global akibat konflik Rusia-Ukraina.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan terkait Presidensi G20 Indonesia yang mengusung tiga agenda utama yakni arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi berbasis digital, dan transisi energi.

“Dalam arsitektur kesehatan global, Indonesia mengusulkan untuk menciptakan mekanisme pembiayaan yang bisa mendukung tersedianya vaksin untuk negara-negara yang membutuhkan. Hal ini penting karena saat ini pandemi Covid-19 masih belum selesai dan masih ada negara-negara, terutama di Afrika, yang belum memiliki akses yang luas dalam mendapatkan vaksin seperti negara-negara berkembang lainnya,” jelas Menko Airlangga.

Terkait dengan transformasi ekonomi berbasis digital, Menko Airlangga menyampaikan bahwa digitaliasasi di Indonesia telah meningkat tajam selama pandemi.

Peningkatan ini juga menjadi pendorong pemulihan ekonomi Indonesia di masa pandemi.

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia pada tahun 2021 dapat terlihat dari transaksi komersial yang mencapai lebih dari US$27 miliar dan dengan lebih dari 2.300 start-up.

Hal itu menempatkan Indonesia sebagai negara ke-5 di dunia dengan jumlah start-up terbanyak.

Ditambah lagi Indonesia memiliki 370 juta pengguna koneksi seluler dan 204 juta pengguna internet (74% dari total populasi).

Nilai transaksi uang elektronik juga tercatat telah melebihi US$2,4 miliar per Desember 2021.

Tingkat inklusi keuangan di 2019 mencapai sebesar 76,19% dan ditargetkan akan mencapai 90% pada 2025, kemudian juga terdapat 785 juta bisnis fintech pada 2021.

Mengenai transisi energi, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen dalam bertransisi menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Saat ini, Indonesia sedang mengembangkan prototipe pajak karbon untuk pembangkit listrik tenaga batu bara, dan juga melakukan retirement pembangkit listrik tenaga batu bara untuk menggantinya dengan EBT yang mempunyai model pembiayaan yang terjangkau dan berkelanjutan.

“Salah satu yang menjadi penting dalam transisi energi ini adalah tentang bagaimana menyiapkan pendanaannya melalui mekanisme blended finance dan mengembangkan protokol obligasi transisi sebagai peluang untuk memberikan pembiayaan kepada perusahaan yang memiliki target transisi ke industri hijau di masa depan. Kita tidak bisa melakukan transformasi tanpa pembiayaan yang memadai,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Investasi, Menteri Perindustrian, Menteri Eenergi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Komunikasi dan Informatika, Wakil Menteri BUMN, Duta Besar Indonesia untuk Swiss , Ketua Umum Kadin, Chair B20, dan Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI).

Dukung Airlangga Capres 2024, DPD Golkar Jabar Galang Suara Buruh


Foto bersama saat DPD Golkar Jabar menerima dukungan dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Korwil Jabar di Kantor DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Senin (23/5/2022).

Berita Golkar– DPD Partai Golkar Jawa Barat mulai membangun kekuatan dengan mengggalang suara buruh demi memuluskan langkah Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres) di ajang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Jabar, TB Ace Hasan Syadzily menyatakan, Partai Golkar telah bertekad mengusung Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto sebagai capres 2024.

Demi mewujudkan tekad tersebut, pihaknya mulai menggalang kekuatan dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya buruh.

Menurut Ace, Airlangga Hartarto sendiri selama ini memiliki kedekatan dengan buruh dan sangat intens melakukan komunikasi dengan buruh.

Dia berharap, kedekatan itu bisa memberikan keuntungan bagi Airlangga Hartarto sebagai capres dari Partai Golkar.

“Kita harapkan kedekatan ini tentu akan melahirkan hubungan yang saling menguntungkan antara Pak Airlangga sebagai capres dengan para buruh. Pengalaman (Airlangga Hartarto) di pemerintahan akan mendorong kesejahteraan buruh,” ujar Ace saat menerima dukungan dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Korwil Jabar di Kantor DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Senin (23/5/2022).

Oleh karenanya, lanjut Ace, DPD Partai Golkar Jabar membuka pintu lebar-lebar terhadap dukungan yang diberikan buruh.

Terlebih, kata Ace, Partai Golkar pun mempunyai kesamaan cita-cita dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh.

“Kami berharap, dengan bergabungnya SBSI untuk menyerahkan aspirasinya menjadi energi baru untuk Partai Golkar, agar perjuangan untuk menyejahterakan buruh bisa berlangsung secara sinergis,” kata Ace.

Tidak hanya membuka pintu dukungan, Ace juga menegaskan bahwa Partai Golkar menggelar karpet merah bagi buruh untuk bergabung dengan Partai Golkar, bahkan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Golkar.

“Jika di antara para aktivis buruh ada yang ingin bergabung dengan Partai Golkar, bukan saja menyalurkan aspirasinya, tetapi mau didorong untuk menjadi caleg, kami persilakan dengan mekanisme internal Partai Golkar, kami sangat terbuka,” tegasnya.

Kunker ke Swiss, Menko Airlangga Hadir dan Beri Sambutan di Indonesia Paviliun


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah).

Berita Golkar– Dalam rangkaian agenda kunjungan kerja ke Davos, Swiss pada Senin (23/05), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, berkesempatan hadir dan menyampaikan sambutan di Paviliun Indonesia pada perhelatan WEFAM 2022.

Menko Airlangga merefleksikan pengalaman dunia dalam menghadapi pandemi Covid-19 pada dua tahun terakhir.

Indonesia Pavilion adalah sebuah wadah untuk berdiskusi, mengadakan seminar, dan menjalin koneksi dengan entitas dari negara lain.

Sedangkan Indonesian Night bertujuan untuk mempromosikan budaya dan kuliner Indonesia ke dunia.

Sebelumnya Indonesia juga pernah membuka Indonesia Pavilion di WEFAM 2018, 2019, dan 2020.

“Dua tahun terakhir semua negara berada dalam keadaan sulit akibat pandemi Covid-19. Kabar baiknya, Indonesia menunjukkan ketahanannya dan mulai menunjukkan proses recovery di mana perekonomian Indonesia pada Triwulan I tahun ini mencatat pertumbuhan sebesar 5,1% yoy,” kata Menko Airlangga dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Menko Airlangga juga berbicara mengenai isu global terutama permasalahan geopolitik yang memberikan tantangan tersendiri bagi Presidensi G20 Indonesia.

Menko Airlangga juga menekankan agar dunia tidak menutup mata pada permasalahan-permasalahan global lainnya yang terjadi secara simultan dengan konflik Rusia-Ukraina seperti agenda perubahan iklim dan vaksinasi yang belum merata di seluruh dunia.

“Perang di Ukraina mempertanyakan eksistensi G20. Ada juga perdebatan sengit tentang siapa yang harus atau tidak boleh diundang. Sebagai Presidensi G20, kepentingan Indonesia adalah menjaga keutuhan G20. G20 harus dipertahankan sebagai G20 – bukan menjadi G19, atau G13,” tegas Menko Airlangga.

Menko Perekonomian juga menekankan pentingnya peran dan kerja sama semua anggota G20 dalam menjaga stabilitas dunia.

“Selama krisis keuangan global 2008, G20-lah yang mencegah ekonomi dunia jatuh lebih dalam ke jurang depresi. Negara-negara yang membentuk G20 terdiri dari dua pertiga dari populasi dunia, 85% dari PDB dunia, 75% dari perdagangan dunia, dan 80% dari investasi global. Keputusan yang dicapai di G20 akan memperbaiki banyak hal di dunia ini,” jelas Menko Airlangga.

Terakhir, Menko Airlangga mengharapkan agar semua anggota G20 dapat hadir, kalau bisa secara fisik, pada rangkaian pertemuan G20 sehingga dapat menghasilkan konsensus global demi recovery dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan sesuai dengan slogan Presidensi G20 Indonesia “Recover Together, Recover Stronger”.

Milad KPPG ke-20, DPD Golkar Deli Serdang Gelar Tasyakuran


Foto bersama DPD Partai Golkar Deli Serdang saat kegiatan Milad KPPG ke-20.

Berita Golkar– Dalam rangka Milad KPPG ke-20, DPD Partai Golkar Deli Serdang menyelenggarakan tasyakuran dengan potong tumpeng di aula Beringin, Jalan Karya Jasa Desa Tanjung Garbus, pukul 11.00 WIB, pada Senin (23/5).

Ketua DPD Partai Golkar Deli Serdang H. Hamdani Syahputra S.Sos menuturkan agar Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menguatkan konsolidasi secara internal. Sehingga kepengurusannya bisa solid dan kuat.

“KPPG Delser yang baru dilantik sekitar 2 bulan lalu, harus melakukan konsolidasi internal untuk penguatan kepengurusan KPPG Delser, baik di tingkat kabupaten maupun tingkat kecamatan bahkan tingkat desa,” ungkap pria yang akrab disapa bang Danny ini.

Selain itu, dihadapan pengurus dan anggota yang hadir, Ketua Danny juga mengatakan agar setiap pengurus memiliki pengetahuan bagaimana berorganisasi terutama di partai politik, sehingga memahami, tugas, fungsi dan tanggung jawabnya sebagai kader perempuan partai golkar khususnya Golkar Delser.

Sementara Ketua KPPG Deli Serdang Lisa Hayati menjelaskan KPPG saat ini telah berusia 20 tahun, usia yang bisa dibilang mulai memasuki masa pendewasaan.

Sedang KPPG sebagai sayap partai Golkar terbentuk sejak 23 Mei 2022.

Partai Golkar, yang merupakan partai besar di Indonesia senantiasa melakukan penguatan kader dari berbagai lini. Tak terkecuali untuk basis kader pemuda dan perempuan.

“Karenanya, pada tahun 2002, melalui RAPIMNAS ke-V Partai Golkar, lahir gagasan untuk membentuk organisasi sayap pemuda dan perempuan, guna mendukung kerja-kerja politik di lapangan,” paparnya.

Di hari ulang tahun KPPG tahun ini, Lisa mengatakan sesuai tema, KPPG Delser menyatakan siap mengoptimalkan kepemimpinan perempuan Se-Sumut yaitu memenangkan Ketum Airlangga Hartarto sebagai Presiden dan H. Musa Rajekshah sebagai Gubernur Sumut.

“Untuk mencapai tujuan tersebut tentunya dibutuhkan kerja keras dan kerja cerdas,” imbuhnya.

Sedangkan ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Hj. Dewi Pertiwi mengutarakan siap bersinergi dengan KPPG untuk mencapai tujuan partai terutama terkait target 2 juta Kader.

“Sebagai sayap partai Golkar, IIPG dan KPPG Delser butuh bekerjasama, sehingga target yang sudah dicanangkan Ketua DPD Partai Golkar Sumut bapak H. Musa Rajekshah bisa tercapai,” ungkap istri ketua DPD Partai Golkar Deli Serdang ini.

Kemudian mewakili Fraksi Golkar Deli Serdang, Zul Amri mengatakan, Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Deli Serdang akan membantu membuka jalan kepada KPPG Delser atau pun hasta karya lainnya untuk dapat masuk ke jajaran SKPD Kabupaten Deli Serdang dan menjalin kerjasama yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Banyak program-program pemerintah yang bisa melibatkan Hasta Karya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Sehingga bisa mengejar target 2 juta kader. Kita berharap ini bisa terus terlaksana,” ungkap pria yang juga Sekretaris DPD Partai Golkar Deli Serdang ini.

Dalam acara tersebut juga dihadiri, bendahara Guntur Hasibuan, Wakil Ketua OKK Agusli, Wakil ketua MPO Riza Budiwan, Ketua AMPG Darma Purba, Wakil Ketua bidang Agama Muluddin, ketua PK Galang Iwan, Ketua HWK dan pengurus DPD partai Golkar Deli Serdang serta pengurus KPPG Deli Serdang.

HUT ke-20, KPPG Brebes Laksanakan Donor Darah


Foto bersama kegiatan KPPG Brebes.

Berita Golkar– Hari jadi Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) ke-20, dewan pimpinan daerah KPPG Kab. Brebes menggelar berbagai kegiatan.

Salah satunya donor darah yang dilaksanakan di Aula PMI Kab. Brebes (23/05/2022).

Ketua KPPG Kab. Brebes, Viva Fabiola Muammar mengatakan kegiatan ini sebagai wujud kontribusi KPPG Brebes dalam rangka memenuhi kebutuhan darah di PMI Kab. Brebes.

Viva menegasakan, kegiatan ini adalah kegiatan prioritas pengurus KPPG Brebes di bidang sosial dan kesehatan.

Hal ini dimaksudkan agar kader-kader KPPG Brebes memiliki rasa kepedulian terhadap aspek-aspek sosial, kemasyarakatan, dan kesehatan.

Sementara itu, ketua penyelenggara kegiatan HUT KPPG Kab. Brebes, Yuni Astuti, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah ikhtiar kader-kader KPPG Brebes dalam membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

“Dengan kegiatan ini, kami tidak ingin lagi mendengar ada pasien yang membutuhkan darah tidak terlayani karena stok darah di PMI tidak tersedia”, tuturnya.

Rangkaian acara kegiatan HUT KPPG ke-20 ditutup dengan doa dan pemotongan tumpeng bersama seluruh kader dan pengurus KPPG di Aula Kantor DPD Partai Golkar Kab. Brebes.

Turut hadir dalam kegiatan ini segenap jajaran pengurus DPD Partai Golkar kab. Brebes.

DPD Golkar Bali Apresiasi Respon Gubernur Bali


Ketua DPD I Golkar Bali, Dr. I Nyoman Sugawa Korry.

Berita Golkar– Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (DPD Golkar) Provinsi Bali mengapresiasi Gubernur Bali, Wayan Koster.

Apresiasi ini diberikan karena Gubernur Koster merespons usulan Fraksi Golkar DPRD Bali, masyarakat, dan para cendekiawan yang memperhatikan eksistensi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali.

Termasuk pandangan Ketua DPD 1 Golkar Bali, Dr. I Nyoman Sugawa Korry, baik ditujukan langsung kepada Gubernur Bali maupun melalui tulisan-tulisan ringkas terkait usulan penerbitan keputusan untuk mengubah status bantuan Pemerintah Provinsi Bali pada saat awal-awal pendirian LPD di Pulau Dewata.

“Dengan bergulirnya masalah hukum terkait pengelolaan LPD, status bantuan tersebut menjadi multi tafsir dan dengan keputusan gubernur tersebut status bantuan tersebut menjadi jelas,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan saat berbagai persoalan hukum menimpa LPD, Badan Advokasi Hukum dan HAM Golkar Bali yang dikomandoi Sri Wigunawati telah membuat kajian kritis terkait hal tersebut.

Diusulkan agar pemda mengubah status dana bantuan tersebut. Hal tersebut direspons dengan baik oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

“Kepada pengelola LPD kami harapkan belajar dari pengalaman. Diharapkan kunci utama ditaati dengan baik, yaitu memberi contoh yang jujur dan bersih, taat ikuti SOP, taat melaksanakan audit dari akuntan independent, dan jangan keluar dari core bisnis sebagai lembaga keuangan milik masyarakat adat di Bali,” tegasnya.

Ketua SOKSI Jabar Komitmen Menangkan Golkar pada Pemilu, Pilpres, dan Pilkada 2024


Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Jawa Barat, Yod Mintaraga.

Berita Golkar– Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Jawa Barat, Yod Mintaraga, menegaskan komitmennya untuk memenangkan Partai Golkar dalam Pemilu, Pilpres dan Pilkada tahun 2024.

Dalam pandangannya, pesta demokrasi kali ini memiliki tantangan yang lebih berat karena dilakukan secara serentak.

“Besok kita ada Pemilu serentak. Ini beda dari Pemilu sebelumnya,” kata Yod pada para wartawan usai acara syukuran HUT Ke-62 SOKSI di Bandung, Jumat (20/5).

Oleh karena itu, Yod mengajak para kader SOKSI untuk menjaga soliditas dan berjuang bersama demi meraih kemenangan.

“Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Kalau mau menang Golkar harus kompak,”cetusnya.

Yod menjelaskan, sebagai salah satu pilar Golkar, SOKSI punya tanggung jawab politik untuk menyukseskan agenda partai.

“Memenangkan Golkar dan memenjadikan Airlangga sebagai Presiden adalah harga mati bagi SOKSI,” tegas Anggota Komisi V DPRD Jabar itu.

Disinggung soal munculnya isu pelengseran Airlangga Hartarto dari jabatannya sebagai Ketua Umum partai Golkar, Yod menanggapinya dengan santai.

Baginya isu seperti itu biasa dalam dinamika kehidupan politik di Indonesia.

“Tapi sebagai orang SOKSI saya mengajak rekan-rekan dan para senior untuk kembali ke dalam naungan pohon beringin,” tandasnya.

Scroll to top