BERITA

Resmi Akomodasi Putusan MK, Doli Sebut Komitmen Komisi II Hilangkan Keraguan pada Masyarakat


Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Berita Golkar – Dalam rapat yang digelar Minggu (25/8/2024), Komisi II DPR RI bersama penyelenggara pemilu dan perwakilan pemerintah menyepakati Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait Pilkada 2024 yang mengakomodasi dua putusan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan rapat tersebut merupakan komitmen pihaknya agar tidak ada lagi keraguan pada masyarakat Indonesia terkait proses pencalonan kepala daerah.

”Jadi saya menegaskan kembali kami sudah memenuhi janji kami jadi tidak ada lagi keraguan pada masyarakat Indonesia. Sekarang kita sudah punya peraturan yang lengkap dari peraturan prinsip undang-undang, dimana yang terakhir itu berdasarkan tulisan Mahkamah Konstitusi No. 60 dan 70 dan juga sudah diikuti oleh peraturan yang lebih teknis Peraturan KPU tentang Pencalonan Kepala Daerah,” kata Doli pada Parlementaria usai memimpin rapat di Gendung Nusantara II, Senayan, Jakarta.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini pun mengungkapkan Komisi II DPR RI secara khusus mengundang Menteri Hukum dan HAM untuk hadir dalam rapat guna memastikan bahwa putusan yang disepakati bisa segera di harmonisasi dan diundangkan.

”Ini baru pertama kali kita mengundang Menteri Hukum dan HAM dalam pembahasan peraturan KPU dan peraturan Bawaslu untuk memastikan bahwa setelah secara politik diputuskan dalam rapat konsultasi ini, tadi komitmen Pak Menteri Hukum dan HAM mengatakan bahwa ini segera langsung diproses untuk diharmonisasi dan diundangkan. Mudah-mudahan bisa hari ini selesai. Kemudian dari Kementerian Dalam Negeri juga seperti itu, KPU yang membuat draft juga seperti itu, Bawaslu dan DKPP semuanya setuju,” jelasnya.

Legislator Dapil Sumatera Utara III ini pun berharap setelah putusan ini tidak ada lagi keraguan yang muncul pada publik terkait jalannya proses pencalonan kepala daerah dalam Pilkada serentak 2024.

”Jadi InsyaAllah tidak lagi ada keraguan, tidak ada lagi syak wasangka, tidak ada lagi spekulasi maka kita sudah punya peraturan yang lengkap untuk pencalonan sampai juga tentang Pilkada 2024,” harapnya.

Di akhir, pun berterima kasih kepada setiap elemen masyarakat yang sudah menyampaikan aspirasi baik secara langsung hadir di DPR maupun melalui media sosial, menurutnya hal tersebut adalah bagian dari demokrasi yang perlu dihargai.

”Dalam kesempatan ini sekali lagi tidak hentinya mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa, kami bangga sekali apa yang sudah diperjuangkan oleh adik-adik. Kemudian para guru besar, kemudian juga pada elemen masyarakat, seluruhnya sipil yang beberapa hari kemarin datang ke DPR untuk mengingatkan kami, mengawal kami, dan saya kira inilah proses sejarah yang luar biasa. Kita menegakkan konstitusi kita, menjaga, dan merawat demokrasi di republik yang kita cintai ini,” pungkas Doli.

Anggota Komisi III DPR RI Supriansa Minta Anggaran Biaya Makan Warga Binaan Ditambah


Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa.

Berita Golkar – Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa minta Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Ditjen Lapas, untuk meninjau ulang anggaran biaya makan bagi warga binaan, yang sejak belasan tahun silam belum juga naik atau meningkat.

“Anggaran BM (biaya makan) warga binaan belum naik-naik dari dulu sekarang, masih sekitar 20 ribu rupiah untuk tiga kali makan. Jadi sekali makan hanya berapa ribu anggarannya. Sehingga bisa dibayangkan apa menunya, apa lauknya dan lain sebagainya,” ujar Supriansa dalam rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas di ruang rapat Komisi III, Gedung Nusantaran II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (23/8/2024).

Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini berharap agar masalah anggaran biaya makan bagi warga binaan ini dapat menjadi perhatian Menteri Hukum dan HAM yang baru, khususnya atensi dari Ditjen Lapas.

Pasalnya hal tersebut juga menjadi perhatian Komisi III setelah mendapat aduan atau laporan dari para warga binaan.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi Dirjen Imigrasi atas kinerjanya.

Ia menilai setelah disediakan alat khusus bagi orang yang datang dan pergi ke luar negeri, maka sudah tidak tampak lagi antrean yang panjang di keimigrasian.

Dengan kata lain sudah tertata dengan baik. Hal itu merupakan terobosan yang sangat luar biasa.

“Sekarang saya lihat sudah sangat tertata dengan terobosan dari Imigrasi. Antrean untuk orang yang mau atau dari luar negeri sudah tidak panjang seperti dulu lagi, dengan alat khusus tinggal ditempel paspornya, bisa langsung terbuka dan keluar. Ini terobosan yang harus diapresiasi,” pungkasnya.

ASBC 2024, Menpora Dito Harap Jadi Wadah Tingkatkan Jam Terbang Atlet Indonesia


Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo. (tengah).

Berita Golkar – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo berharap Asian School Badminton Championship (ASBC) 2024 menjadi wadah penting bagi atlet Indonesia untuk meningkatkan jam terbang bermain.

Demikian disampaikan Menpora Dito kepada wartawan di Media Center Kemenpora, Jakarta, Kamis (22/8).

Kejuaraan level internasional memang dibutuhkan atlet untuk mengasah kemampuan dan mentalitas mereka.

“ASBC ini untuk mengasah dan juga menambah jam terbang atlet pelajar kita,” ujar Menpora Dito.

Dikatakan Menpora Dito, ajang ini juga sekaligus menjaring segala potensi atlet pelajar Merah Putih.

Jika memenuhi kualifikasi, tidak menutup kemungkinan mereka akan terus dibina. Bahkan bisa saja dialihkan ke Pelatnas PBSI.

Disamping itu, Menpora Dito juga menyampaikan saat ini tengah berlangsung turnamen bulutangkis U-16 Piala Menpora. Adapun kategori yang dipertandingkan adalah tunggal putra dan tunggal putri.

Terdapat 6 wilayah yang menjadi tempat penyelenggaraan. Keenamnya adalah Makassar, Jayapura, Bali, Palembang, Balikpapan, dan Solo.

Para peserta terbaik pada setiap kota nantinya akan kembali bertanding di babak final. Partai puncaknya akan dilaksanakan di Jakarta.

“Jadi ini adalah dalam rangka mencari bibit atlet, yang mana kalau memang punya potensi akan dibina PBSI,” jelas Menpora Dito.

Seperti diketahui, Asian School Badminton Championship 2024 akan diselenggarakan pada 25 Agustus-2 September. Semarang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

Selain Indonesia, negara peserta lainnya yang ikut berpartisipasi adalah Brunei Darussalam, Hongkong, Malaysia, Singapura, Sri Lanka, dan Thailand.

Canangkan Program GENCARKAN, Menko Airlangga: Orkestrasi Pemangku Kepentingan Penting


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, AIrlangga Hartarto.

Berita Golkar – Tingkat inklusi keuangan nasional dalam sepuluh tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan dan ditargetkan akan mencapai 90% pada akhir 2024.

Sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi seluruh anggota Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) serta untuk mengakselerasi peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencanangkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), sekaligus untuk mewujudkan target inklusi keuangan sebesar 98% di 2045.

“Capaian yang baik ini merupakan hasil kerja keras dan kerja sama dari seluruh anggota DNKI, pelaku usaha sektor keuangan, sektor swasta, mitra pembangunan Pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan dalam orkestrasi yang harmonis di bawah Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI),” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Harian DNKI, dalam acara Pencanangan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) di Jakarta, Kamis (22/08).

Di bawah DNKI, berbagai program peningkatan inklusi keuangan telah dijalankan, yakni selama 2023 telah dilakukan edukasi keuangan yang menjangkau lebih dari 10 juta peserta.

Untuk program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) juga sudah dijalankan dan secara kumulatif sejak 2015 telah berhasil membuka sekitar 58 juta rekening atau 86% dari total pelajar di Indonesia.

Selain itu, program pemberdayaan aset tidak berwujud juga telah banyak membantu masyarakat dan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam mengakses layanan keuangan formal.

Inovasi teknologi pada sistem pembayaran seperti QRIS juga sudah mencapai lebih dari 45 juta pengguna dan uang elektronik juga telah digunakan oleh sekitar 156,4 juta pengguna.

“Pengembangan layanan keuangan digital dan fintech saat ini telah mendorong perluasan akses pada layanan keuangan formal ke masyarakat yang secara tradisional terhambat untuk memperoleh layanan keuangan, karena alasan jarak, keterbatasan titik akses layanan keuangan, hambatan administratif maupun biaya,” ungkap Menko Airlangga.

Berbagai program bantuan Pemerintah yang disalurkan secara non tunai atau e-wallet juga telah meningkatkan inklusi keuangan nasional.

Hal ini ditunjukkan diantaranya melalui Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan kepada 9,16 juta KPM, Prakerja yang telah diterima oleh lebih dari 18 juta penerima manfaat, Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah menjangkau lebih dari 43 juta debitur dengan total penyaluran kredit sebesar Rp449 triliun, Kartu Tani yang telah disalurkan kepada 10,69 juta petani dan KIP Kuliah yang telah disalurkan kepada 666,7 ribu mahasiswa.

Selain itu, BOS Non Tunai serta Program Transaksi Non Tunai pada layanan pemerintah juga telah terbukti mendukung inklusi keuangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Tahun depan surveinya bisa dilakukan keseluruhan, jadi semua produk yang disurvei bukan hanya yang di bawah OJK saja, tapi juga program Pemerintah lainnya. Program-program tersebut yang kita dorong sebagai jasa keuangan melalui berbagai servis, dan tiap tahun ada angkanya yang besar,” ujar Menko Airlangga.

Perlindungan konsumen serta dukungan kebijakan dan regulasi juga terus diperkuat untuk memastikan masyarakat dapat menikmati layanan keuangan berkualitas.

Di sisi lain, terdapat tantangan yang masih harus diselesaikan diantaranya yakni kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan simbolis program inklusi keuangan, yakni KEJAR, Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SIMUDA), Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR), dan Kredit/Pembiayaan Sektor Prioritas Pertanian/Peternakan (K/PSP), kepada penerima dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan pelaku UMK, dan juga penyerahan beberapa penghargaan terkait literasi dan inklusi keuangan kepada perbankan serta kabupaten/kota terbaik.

Menko Airlangga: Leluhur Kita Mengajarkan Hidup Rukun, Tidak Berebut, dan Berdampingan Secara Damai


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, AIrlangga Hartarto.

Berita Golkar – Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keragaman tradisi dan budaya yang masih terus dijaga turun-temurun, salah satunya yakni Festival Yaa Qawiyyu yang digelar setiap tahun pada bulan Safar.

Tradisi yang juga disebut Saparan tersebut menjadi momen yang selalu dinanti-nantikan oleh warga di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Tradisi tersebut merupakan puncak acara pembagian lebih dari 6 ton apem yang berasal dari sedekah masyarakat dan disebarkan selepas shalat Jumat kepada lebih dari sepuluh ribu khalayak yang berdatangan dari seantero tanah air termasuk dari mancanegara.

”Tradisi pembagian apem sambil melafalkan wirid Yaa Qawiyyu merupakan simbol dari kekuatan spiritual dan kedermawanan yang harus terus kita lestarikan. Yaa Qawiyyu mengajarkan kita akan pentingnya kekuatan doa dan ikhtiar dalam menghadapi berbagai tantangan hidup,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri prosesi acara puncak Saparan Apem Yaa Qawiyyu, Jumat (22/08).

Tradisi penyebaran penganan yang terbuat dari tepung beras tersebut bermula dari Kyahi Ageng Gribig dan menjadi metode yang praktis dalam menyiarkan Islam di tanah Jawa.

Bernama asli Syekh Wasibagno Timur, Kyahi Ageng Gribig merupakan ulama besar yang gigih mensyiarkan ajaran Islam di tanah Jawa dan dikenal masih keturunan dari Raja Majapahit, Brawijaya V.

Semasa hidupnya, Kyahi Ageng Gribig merupakan seorang alim ulama yang terkenal dermawan dan tak pernah pelit untuk membagikan ilmu serta harta yang dimilikinya.

“Saat hidup beliau menjadi amir tanah perdikan di Jatinom. Beliau merupakan penasihat spiritual Raja Mataram Sultan Agung Adi Prabu Anyakrakusuma,” ungkap Menko Airlangga yang juga merupakan keturunan dari Kyahi Ageng Gribig.

Event budaya tahunan ini tidak hanya memperkenalkan keunikan kue apem yang menjadi simbol utama dalam kegiatan ini, tapi juga sekaligus mampu mendatangkan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat dan daerah setempat, serta memberikan dampak positif bagi pariwisata di daerah Klaten dan sekitarnya.

Melalui kesempatan tersebut, Menko Airlangga sangat mengapresiasi masyarakat Kabupaten Klaten yang hingga saat ini turut berkontribusi dalam melanjutkan tradisi dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.

Tradisi ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara pelestarian budaya dan upaya untuk mengembangkan perekonomian masyarakat.

“Acara ini hendaknya dimaknai sebagai momen untuk muhasabah secara spiritual dan kultural. Menjadi pengingat akan warisan nilai-nilai yang diajarkan oleh Kyahi Ageng Gribig yang dalam dakwahnya selalu konsisten dengan kelembutan, kebijaksanaan, dan ketegasan yang menyentuh hati. Tradisi ini juga mengajarkan kita untuk senantiasa rukun, tidak saling berebut, dan bisa hidup berdampingan secara damai dengan sesama,” pungkas Menko Airlangga.

Menko Airlangga Apresiasi Sinergi Tradisi Masyarakat Menjaga Kekayaan Budaya Luhur Bangsa


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, AIrlangga Hartarto. (tengah)

Berita Golkar – Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keragaman tradisi dan budaya yang masih terus dijaga turun-temurun.

Salah satu tradisi yang hingga saat ini masih terus terselenggara yakni tradisi Penyebaran Apem Yaa Qawiyyu yang sarat dengan kearifan lokal.

Acara tersebut merupakan salah satu acara budaya yang paling dinanti di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, yang menonjolkan kekayaan tradisi dan keunikan kuliner lokal.

Kegiatan ini telah mengundang banyak perhatian masyarakat dan mampu menarik minat wisatawan untuk datang menghadiri. Sedikitnya ada lebih dari 10.000 orang yang hadir pada acara tersebut.

Tidak hanya berasal dari Kabupaten Klaten dan Kabupaten sekitarnya, masyarakat yang hadir juga berdatangan dari seantero tanah air dan menjadi sekaligus menjadi penarik wisatawan mancanegara.

”Saya sangat mengapresiasi masyarakat Kabupaten Klaten yang hingga saat ini turut berkontribusi dalam melanjutkan tradisi dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia. Tradisi ini menunjukkan sinergi antara pelestarian budaya dan upaya untuk mengembangkan perekonomi lokal,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat akan menghadiri prosesi acara puncak Saparan Apem Yaa Qawiyyu, Jumat (23/8).

Sebelum menghadiri acara dimaksud, Menko Airlangga menyempatkan diri untuk mengunjungi Museum JogloNingrat.

Terletak di jantung kota Surakarta, museum tersebut menjadi destinasi utama untuk mengeksplorasi kekayaan budaya dan sejarah Jawa.

Museum JogloNingrat menampilkan koleksi berbagai artefak dan benda bersejarah yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Jawa, khususnya pada zaman kerajaan.

Usai menjelajahi keindahan dan sejarah di Museum JogloNingrat, Menko Airlangga beserta rombongan melanjutkan kunjungan di Kabupaten Klaten dengan melakukan shalat Jumat bersama masyarakat sekitar di Masjid Ghede Jatinom.

”Ini merupakan kesempatan istimewa yang memadukan edukasi budaya, refleksi spiritual, dan kebahagiaan dalam satu rangkaian acara yang penuh dengan nilai-nilai berharga,” ujar Menko Airlangga.

AZEC, Menko Perekonomian Airlangga Bertemu Menteri Ketenagakerjaan Singapura


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ketenagakerjaan Singapura Tan See Leng, yang juga merangkap sebagai 2nd Minister of Trade and Industry.

Berita Golkar – Di sela-sela pertemuan 2nd Asia Zero Emission Community (AZEC) Ministerial Meeting and Related Events yang diselenggarakan di Jakarta, pada Rabu (21/08), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ketenagakerjaan Singapura Tan See Leng, yang juga merangkap sebagai 2nd Minister of Trade and Industry.

Pada pertemuan tersebut, kedua Menteri merasa antusias terhadap pelaksanaan kesepakatan Program Tech:X, yang memberikan kesempatan para profesional muda dalam bidang teknologi dari Indonesia dan Singapura untuk memperoleh pengalaman bekerja selama 1 (satu) tahun di industri teknologi masing-masing.

Usai penandatanganan Technical Arrangement on Indonesia-Singapore Tech:X Programme pada tanggal 7 Juni 2024, di sela-sela pertemuan Ministerial Meeting of Indonesia – Singapore Six Bilateral Economic Working Groups (MM 6WG) ke-14, kedua belah pihak tengah mempersiapkan proses penerimaan peserta angkatan pertama Program Tech:X melalui program pilot project.

Selanjutnya, Menko Airlangga menyampaikan harapannya agar kerja sama yang kuat antara Indonesia dan Singapura dapat terus ditingkatkan di berbagai bidang, termasuk dalam bidang pendidikan, peningkatan kapasitas SDM di bidang semikonduktor, serta perluasan kerja sama di wilayah Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) yang di antaranya mencakup sektor energi dan kabel bawah laut.

“Indonesia ingin menitikberatkan pada pengembangan kapasitas SDM dengan keahlian dalam bidang microelectronic untuk menciptakan ekosistem semikonduktor di Indonesia. Saya mengundang Singapura untuk turut mendukung Indonesia dalam pengembangan ini,” lanjut Menko Airlangga.

Singapura tetap menjadi mitra ekonomi utama Indonesia dalam bidang investasi dan perdagangan.

Singapura merupakan investor raksasa bagi Indonesia dengan lebih dari USD15 miliar yang dikucurkan ke Indonesia hanya pada tahun 2023, yang mencakup sekitar 30% dari seluruh investasi asing.

Selain itu, Menko Airlangga dan Menaker Tan juga turut membahas mengenai kegiatan 2nd Asia Zero Emission Community (AZEC) Ministerial Meeting and Related Events, forum bilateral Indonesia – Singapore Six Bilateral Economic Working Groups, rencana aksesi Indonesia memasuki the Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), serta partisipasi Indonesia dalam the Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CP-TPP).

AZEC, Menko Airlangga: Perubahan Iklim Merupakan Kenyataan yang Mendesak


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, AIrlangga Hartarto.

Berita Golkar – Krisis iklim telah menjadi tantangan global yang membutuhkan respons nyata dari seluruh negara untuk mengatasinya.

Sejalan dengan hal tersebut, kolaborasi antar negara perlu dikedepankan dalam mencari solusi.

Oleh karena itu, Asia Zero Emission Center, yang merupakan hasil inisiatif bersama dari negara-negara mitra Asia Zero Emission Community (AZEC), telah diresmikan di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri AZEC ke-2 di jakarta, Rabu (21/08).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendirian Asia Zero Emission Center berangkat dari semangat kolaborasi seluruh pihak dan juga merupakan tindak lanjut atas AZEC Leaders Joint Statement  yang disepakati pada Desember 2023 lalu di Tokyo, Jepang.

”Pendirian Asia Zero Emission Center akan menandai tonggak sejarah yang signifikan karena kita secara kolektif berupaya untuk mencapai masa depan yang lebih berkelanjutan. Kami menyadari bahwa perubahan iklim merupakan kenyataan yang mendesak, yang menuntut tindakan cepat dan tegas dari semua negara,” tutur Menko Airlangga.

Lembaga ini nantinya akan berperan sebagai tempat bertukar informasi, pengkajian kebijakan dan proyek, serta membantu negara-negara AZEC dalam mengembangkan visi, peta jalan, serta kebijakan transisi energi.

Dengan menggabungkan peran Pemerintah, pemimpin industri, dan para ahli, lembaga ini akan menjadi pusat pengetahuan dan inovasi dari berbagai pemangku kepentingan.

Menko Airlangga juga menambahkan bahwa lembaga ini juga akan memainkan peranan penting terhadap perkembangan energi terbarukan, efisiensi energi, hingga praktek-praktek keberlanjutan di berbagai sektor ekonomi.

Lebih jauh lagi, dengan berfokus pada pembangunan berkelanjutan dan agenda zero-emission, diharapkan hasil studi dari lembaga ini dapat berperan untuk mengakselerasi kerja sama dan inovasi di Kawasan Asia.

Dalam penutupnya, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan pemangku kepentingan atas dedikasi dan kontribusi dalam merealisasikan pembentukan Asia Zero Emission Center.

Melalui kerja sama seluruh pihak, masa depan Asia dan dunia yang berkelanjutan dan berketahanan iklim akan dapat diraih.

Pada sesi doorstop, Menko Airlangga menjelaskan terkait rangkaian agenda pertemuan pada 2nd Asia Zero Emission Community (AZEC) Ministerial Meeting and Related Events.

Menko Airlangga juga mengungkapkan bahwa Pemerintah akan menunjukkan komitmennya dalam proyek transisi energi ini.

“Ini adalah AZEC Ministerial Meeting yang kedua. Dan kali ini ada shortlist dari 78 proyek di negara Asia yang akan di-support oleh financing dari Jepang, dari JVIC. Dan Indonesia mempunyai shortlist terbesar, yaitu 34 proyek. Nah proyek yang masuk di dalam Asia Zero Emission Community ini sebuah proyek yang dibidani oleh Indonesia dan Jepang. Oleh karenanya, dalam Pertemuan Tingkat Menteri tadi, saya juga menyampaikan hal-hal yang menjadi prinsip, yaitu tentu mendorong transisi energi ini bisa berjalan, kemudian sustainability bisa juga terjaga,” ujar Menko Airlangga.

Melalui Platform AZEC, Menko Airlangga: Indonesia akan Percepat Transisi Energi


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, AIrlangga Hartarto.

Berita GolkarWorld Meteorological Organization (WMO) telah mengonfirmasi bahwa tahun 2023 adalah tahun terpanas yang pernah tercatat dalam sejarah dengan suhu rata-rata global mencapai 1,45°C di atas tingkat sebelum revolusi industri.

Menanggapi krisis iklim mendesak ini, di sela-sela KTT G20 tahun 2022 Indonesia dan Jepang telah mengambil langkah maju dengan memprakarsai Asia Zero Emission Community (AZEC).

“Pembentukan AZEC bertujuan mencapai netralitas karbon melalui transisi energi praktis yang disesuaikan dengan keadaan unik masing-masing negara. Kami mendorong kerja sama berdasarkan konsep ‘satu tujuan, berbagai jalur’ dengan mengakui beragamnya struktur industri, konteks sosial, geografi, dan tahapan pembangunan di antara negara-negara mitra,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam 2nd Ministerial Meeting AZEC, di Jakarta, Rabu (21/08).

Kawasan ASEAN sendiri diproyeksikan akan tetap menjadi mesin pertumbuhan ekonomi global dengan kebutuhan energi yang terus tumbuh, di mana pada tahun 2019 permintaan energi akhir di ASEAN mencapai 448 juta ton dan 47% dari suplai energi tersebut berasal dari minyak bumi.

Sementara, pada tahun 2050 di bawah skenario bisnis seperti biasa, kontribusi minyak bumi diperkirakan akan mencapai sekitar 32% dari total pasokan energi primer, diikuti oleh batu bara sebesar 29%.

Akan tetapi, hal tersebut dapat diantisipasi dengan diimplementasikannya proyek-proyek transisi energi rendah karbon yang diproyeksikan dapat mengurangi penggunaan bahan bakar berbasis fosil secara drastis hingga 21,6% pada konsumsi energi final di tahun 2050.

“Untuk membantu mewujudkan hal itu, AZEC sebagai platform kolaboratif yang berperan signifikan untuk mempercepat proses transisi energi di Indonesia sembari mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan ketahanan energi, dengan memfasilitasi investasi swasta pada proyek-proyek transisi energi rendah karbon,” tutur Menko Airlangga.

Menko Airlangga juga menyampaikan tiga usulan inisiatif untuk mencapai nol emisi karbon di masa depan.

Pertama, mengembangkan sistem energi bersih terpadu dengan meningkatkan konektivitas jaringan listrik regional untuk meningkatkan fleksibilitas dan ketahanan.

Kedua, mentransformasikan sektor transportasi dengan tujuan merevolusi mobilitas melalui pengembangan kendaraan generasi mendatang dan bahan bakar berkelanjutan.

Ketiga, mempromosikan efisiensi energi di semua sektor dengan mendorong pengurangan konsumsi energi yang signifikan dengan berfokus pada proses industri, sistem bangunan, dan produk konsumen.

Untuk mewujudkan tujuan dekarbonisasi di negara-negara mitra AZEC juga perlu dikembangkan platform keuangan kolaboratif yang dapat mengatasi tantangan unik di masing-masing negara dalam pendanaan transisi energi di masing-masing.

Platform ini nantinya akan berperan memobilisasi modal domestik, menarik investasi internasional, dan menciptakan instrumen keuangan inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan kawasan.

Di samping itu, perlu dibangun mekanisme berbasis pasar yang efektif, seperti penetapan harga karbon dan sistem perdagangan emisi, yang dapat mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon sekaligus mempertahankan daya saing kawasan.

“Jalan ke depan penuh tantangan, namun penuh peluang. Transisi Asia menuju sistem energi yang terdiversifikasi dan berkelanjutan mendapatkan momentumnya, didorong oleh target nasional dan kebijakan yang mendukung. Agar berhasil, kita memerlukan rencana yang koheren dan tegas untuk penerapan teknologi dekarbonisasi secara tepat waktu, kebijakan yang efektif untuk membuka pasar, serta investasi besar dalam inovasi dan penelitian dan pengembangan,” tutup Menko Airlangga.

Gerak Cepat Jelang Pilkada 2024, Bahlil Targetkan Golkar Menang Minimal 60 Persen


Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Berita Golkar – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa di bawah kepemimpinannya partai berlambang pohon beringin itu menargetkan, kemenangan di Pilkada 2024 sebesar 60%.

“Kami menargetkan dalam pilkada agar bisa menang minimal 60% dalam kontestasi tersebut,” kata Bahlil saat berpidato di acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024).

Untuk mencapai hal tersebut, Partai Golkar bahkan mulai bekerja cepat. Karena itu, dia akan menerbitkan B1KWK bagi bakal calon kepala daerah yang diusung Golkar dalam Pilkada mendatang.

Bahlil juga meminta seluruh kader Partai Golkar untuk kerja keras memenangkan Pilkada 2024. Dia akan menuntaskan surat rekomendasi pencalonan kepala daerah.

“Saya akan menuntaskan surat rekomendasi pencalonan kepala daerah segera mungkin, sehingga sebelum tanggal 27 Agustus 2024 kita dapat menyelesaikan B1KWK yang siap didaftarkan ke KPU,” ujarnya.

Selain itu, Bahlil juga akan mempercepat SK Kepengurusan Golkar di Kemenkumham.

“Besok Insya Allah kalau tidak ada halangan, SK dari Kemenkumham selesai, dan langsung kita pengurus yang akan dibentuk pengurus kecil kita tidur di Slipi, untuk diselesaikan B1 KWK untuk yang mau calon-calon gubernur, bupati, walikota kita berikan,” ujar Bahlil.

“Siap berjuang memenangkan Pilkada?” kata Bahlil yang langsung disambut “siap” oleh para peserta Rapimnas.

Sebelumnya, Bahlil bahkan menilai bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat nyaman berteduh di bawah “pohon beringin”.

“Saya lihat pakai baju kuning, bahwa Bapak merasa nyaman berteduh di bawah pohon beringin,” ujar Bahlil.

Karena itu, kata Bahlil, jika Jokowi sudah tidak nyaman di tempat lain, maka Partai Golkar siap menyambut.

“Pak, kalau di tempat lain sudah tidak nyaman, di sini, Pak. Kami akan naungi, Pak,” ucapnya.

Acara penutupan Munas Partai Golkar tersebut selain dihadiri oleh Presiden Jokowi, juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, Wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, para Ketua Umum Partai dan seluruh pengurus Partai Golkar baik di pusat hingga di daerah.

Scroll to top