Bulan: Agustus 2020

Peringati Tahun Baru Islam, Ketum Golkar: Pandemi Covid-19 Ujian Dan Momentum Transformasi Diri

Berita Golkar – Partai Golkar Jawa Timur telah menggelar lomba tartil Al Quran dalam rangka tahun baru Islam pada tanggal 10-23 Agustus lalu.

Lomba tartil Al Quran tersebut dilaksanakan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur bersama dengan DPD Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Provinsi Jawa Timur, DPD Satkar Ulama Provinsi Jawa Timur dan DPD Pengajian AL Hidayah Provinsi Jawa Timur. Pengumuman pemenang pun digelar pada Sabtu (29/8). Acara dibuka dengan sambutan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

“Saya sangat menyambut baik kegiatan keagamaan seperti ini, dengan melibatkan  organisasi-organisasi keagamaan di lingkungan Partai Golkar Provinsi Jawa Timur,” ujar Airlangga dalam keterangannya.

Dikatakan Airlangga, kegiatan peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1442 H menjadi lebih bermakna dengan penyelenggaraan lomba baca Al-Quran secara  tartil, terutama bagi syiar Islam. Dia pun menyinggung soal kondisi bangsa saat ini di tengah pandemik Covid-19. Tahun baru Islam di masa pandemik harus dimaknai positif bahwa manusia sedang diuji oleh Tuhannya.

“Di era pandemik Covid-19 ini, seharusnya menyadarkan kita bahwa ada hikmah dibalik ujian yang diberikan Allah SWT kepada kita. Covid-19 yang melanda 215 negara di seluruh dunia dan menjadikan dunia mengalami kemunduran,” jelasnya.

“Saat ini, terjadi krisis perekonomian dunia terparah sepanjang sejarah. Ekonomi negara-negara maju bahkan minus belasan persen, sampai minus 17 persen, termasuk negara kita yang minus 5,32 persen,” imbuh Menko Bidang Perekonomian itu.

Tahun baru Islam, sambungnya, adalah waktu yang tepat untuk menjadikan momentum musibah pandemik sebagai sebuah kebangkitan baru untuk melakukan sebuah lompatan besar.

“Kita manfaatkan momentum ini untuk hijrah. Hijrah dalam pengertian melakukan tranformasi diri. Dimulai dengan membenahi diri secara fundamental dari berbagai segi baik ekonomi, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk juga soal kesehatan dan pendidikan,” ucapnya.

Kemajuan suatu bangsa, kata Airlangga, tidak tergantung kepada orang lain atau negara lain. Kemajuan bangsa Indonesia tergantung dari keinginan yang kuat, kemampuandan kerja keras kita sendiri untuk mengubahnya.

“Allah berfirman dalam Surat Al-Radu ayat 11: Sesungguhnya Allah tidak akan  mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri,” demikian Airlangga.

sumber

Zainuddin Purba Tunggu Diskresi Jelang Musda X Partai Golkar Binjai

Berita Golkar –  Pada 30 Agustus mendatang, Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Binjai akan dilaksanakan.

Dalam Musda kali ini, disebutkan masih dua kandidat yang akan menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar Binjai, yakni H Noor Sri Syah Alam Putra alias Kires dan Zainuddin Purba alias Pak Uda.

Hanya saja, dari dua kandidat tersebut, Kires mengaku siap untuk berkompetisi. Sementara Pak Uda, disebutkan masih menunggu diskresi dari DPP Partai Golkar.

Ketua DPRD Binjai sekaligus panitia Musda X Golkar, Kires, Kamis (27/8), menjelaskan, saat ini pihaknya sudah membentuk panitia Musda yang dilakukan pada 24 Agustus.

Untuk jadwal pendaftaran, lanjut Kires, akan dibuka pada 28 hingga 29 Agustus. “Sesuai jadwal, Musda akan dilaksanakan pada 30 Agustus di Pondok Punokawan,” ungkap Kires.

Sejauh ini, kata Kires, dirinya sudah siap maju sebagai kandidat Ketua DPD Golkar Binjai. “Untuk Pak Uda, karena sudah dua periode sebagai Ketua DPD Golkar Binjai, maka beliau masih menunggu diskresi dari DPP,” ungkapnya.

“Ada tahapan yang harus dilalui beliau untuk mendapatkan diskresi. Salah satunya memiliki prestasi selama menjabat DPD. Itu nanti dilihat dari hasil evaluasi. Kalau diskresi diberikan, beliau dipastikan maju,” tegasnya.

Sumber

Golkar Dukung ESA Sebagai Pasangan Balon Bupati Dan Wabup Bengkalis

Berita Golkar –  Setelah menunggu sekian lama akhirnya DPP Partai Golkar menyerahkan Surat Keputusan (SK) penetapan pasangan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, H Indra Gunawan Eet Phd dan H Syamsu Dalimunthe, (ESA) pada Rabu (26/8/20) di kantor DPP Partai Golkar Jakarta.

“SK ini diserahkan oleh pengurus DPP Partai Golkar Idris Laena yang didampingi jajaran pengurus DPP lainnya kepada DPD I Partai Golkar Riau yang langsung diterima oleh Eet selaku Sekretaris DPD I Golkar Riau,” jelas ketua DPD II Partai Golkar Bengkalis, Syahrial Basri MSi melalui Ponsel, Rabu (26/8/20).

Hadir dalam penyerahan SK tersebut lanjut Syahrial sejumlah pengurus DPD I Partai Golkar Riau seperti Wakil Ketua Bapilu, Ikshan ST, Ketua DPD II Partai Golkar Bengkalis, Syahrial Basri MSi, Sekretaris DPD II Partai Golkar Bengkalis M Syafri.

“Alhamdulillah hal yang kita tunggu-tunggu yakni penyerahan SK penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis hari ini telah diserahkan kepada kita,” Kata Syahrial lagi.

Usai menyerahkan SK Idris Laena mewakili Ketum berpesan agar seluruh kader partai Golkar baik yang berada di Provinsi Riau terkhusus di Bengkalis untuk memenangkan pasangan Esa.

“Dengan diberikannya SK ini, seluruh kader partai Golkar khususnya di Bengkalis wajib untuk memenangkan pasangan Esa,” kata anggota DPR RI Dapil Riau ini.

Idris juga mengatakan Pilkada Bupati Bengkalis dapat menjadi indikator kemenangan 60 persen Pilkada serentak 2020 di 9 wilayah di Provinsi Riau,” Dari sembilan wilayah di Riau, target minimal 5 wilayah dimenangkan oleh Golkar, Bengkalis ini salah satu wilayah yang menjadi target kemenangan,” jelas Idris.

Ditempat yang sama Eet mengucapkan syukur atas kepercayaan DPP Partai Golkar yang telah menunjuk dirinya bersama Syamsu Dalimunthe sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis.

” Alhamdulillah dan terimakasih kepada DPP atas dukungan ini. Saya juga mohon doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Bengkalis agar apa yang saya cita-citakan jika diberi amanah, yakni membangun Kabupaten Bengkalis agar lebih baik lagi, dapat segera terwujud, amin,” ujar Eet.

Selain Golkar (8 kursi) Paslon ESA juga diusung oleh Partai Perindo (1 kursi) dengan demikian Paslon Esa dipastikan akan bertarung dengan Paslon lainnya untuk memperebutkan kursi Bengkalis 1.

Sumber

Golkar Usung Pasangan Cellica- Aep Pada Pilkada Karawang

Berita Golkar – DPP Partai Golar merestui pasangan Cellica Nurrachadiana-Aep Syaefulloh maju dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karawang dalam Pilkada Serentak Thun 2020.

Diungkapkan, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang, Syukur Mulyono, kabar tersbut ia terima usai mendapat telepon dari Kantor DPP Partainya , Rabu (26/8), malam, pukul 22.00 WIB.

“Alhamdulillah DPP Golkar Sudah mengeluarkan SK untuk pasangan Calon Cellica Nurrachadiana- Aep Syaefulloh. SK rekomendasi sesuai format yang dibutuhkan untuk pendaftaran di KPU. Artinya tidak ada persoalan apapun soal usungan partai Golkar di Pilkada,” kata Syukur dalam konfrensi pers yang di gelar DPD Golkar Kabupaten Karawang, Kamis (27/8).

“Besok atau lusa mau diambil di kantor DPP Partai Golkar Jakarta, SK ini juga sesuai dengan surat hasil rapat Pleno yang di tetapkan oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang ” lanjutnya.

Dukungan DPP Golkar disampaikan tadi malam Rabu malam Kamis Pukul 22.00 Wib melalui telepon yang di terima langsung Oleh Dengan begitu, pasangan Cellica Nurrachadiana Aep Syaefulloh menyatakan siap berkompetisi di pesta demokrasi Pilkada Kabupaten Karawang tahun 2020.

Syukur optimis dengan dukungan Golkar, pasangan Cellica- Aep akan menang dan bisa lanjut menuntaskan pembangunan yang masih tertunda di Kabupaten Karawang.

Syukur menambahkan, dengan tambahan 7 kursi di DPRD dari Golkar , pasangan Cellica Nurrachadiana-Aep Saepulloh memiliki modal yang lebih dari cukup untuk mengukti Pilkada Serentak 2020.

Sumber

 

 

Sebentar Lagi Golkar Papua Umumkan Dukungan Resmi Balon Pilkada

Berita Golkar – DPD Golkar Provinsi Papua masih menunggu putusan DPP, terkait SK dukungan terhadap 11 bakal calon, pada Pilkada 11 Kabupaten di Provinsi Papua.

” Sampai hari ini kita masih menunggu keputusan DPP, kita harap dalam waktu 2-3 hari kedepan sudah ada rekomendasi untuk para bakal calon yang kami rekomendasikan,” kata Ketua DPD 1 Golkar Papua, Klemen Tinal kepada wartawan, Kamis (27/08/20).

Klemen memberi warning, agar bakal calon yang telah menerima rekomendasi Golkar, agar dapat melengkapi dukungan dari Parpol lainnya, agar memenuhi kouta sebagai syarat dukungan pencalonan.

“Harus cepat mengurus dukungan dari Parpol lain, supaya juga kuota dia (bakal calon,red)terpenuhi untuk mendaftar di KPU, jangan digantung,” katanya.

Sebab kata Klemen, Golkar tak segan memberikan SK tersebut kepada bakal calon lain, jika calon yang telah direkomendasikan itu tidak memenuhi kouta atau persyarakat dukungan tersebut.

“Kalau sampai calon ini tidak memenuhi dukungan sebagaimana kouta yang ditentukan, maka kita akan berikan ke kandidat lain yang memenuhi sayat. iitu konsekuensinya,” tegas Klemen.

Artinya, lanjut Klemen jika memang hal tersebut terjadi, maka masyarakat bisa menilai kapasitas serta kualias bakal calon ini.

“Itu kan sama menunjukkan dirinya tidak mampu, urus dukungan partai saja tidak mampu, apalagi mau urus pemerintahan, jadi kalau tidak penuhi, maka secara otomatis kita akan tarik dan berikan kepada calon lain,” kata Pria yang juga menjabat Ketua Bapilu Golkar Wilayah Papua dan Papua Barat ini.

Sebelumnya, Sekertaris DPD Golkar Papua, Yacob Ingratubun menyebut, telah ada 6 pasangan bakal calon yang menerima rekomendasi dukungan dari Golkar.

Para bakal calon tersebut, masing-masing, Kabupaten Waropen kepada Hendrik Wonoteray – Korinus Reri, Kabupaten Asmat kepada pasanga incumbern, Elisa Kambu- Thomas Effe Safando, Pegunungan Bintang kepada Spey Yan Bidana – Pieter Kalakmabin, Kabupaten Boven Digoel kepada Mantan Bupati Yusak Yaluwo – Yacob Yaremba, Kabupaten Keerom kepada Pieter Gusbager – Wahfir Kosasi dan Kabupaten Supiori kepada Yan Imbab – Mandosir Yustinus.

Sumber

Rohidin : Musyawarah Mufakat Lebih Mengedepankan Kekeluargaan

Berita Golkar –  Dari 10 DPD 2 kabupaten dan kota Partai Golkar, 8 diantaranya telah selesai melaksanakan musda, sebab itu dengan hasil yang sangat memuaskan tersebut, Ketua DPD 1 partai golkar memberikan apresiasi kepada seluruh kader dan pengurus partai golkar.

“Ketua DPD 1 partai golkar Prop bengkulu DR.H Rohidin Mersyah melalui Wakil Ketua Bid infokom partai golkar H. Zulkarnain Kaka Jodho Memberikan apresiasi kepada semua pengurus DPD 2 yang sudah mengadakan musda.

Alhamdulillah dengan hasil yang sangat memuaskan yaitu dengan melakukan Musda dari kabupaten kaur, dilanjutkan Kab Lebong, Bengkulu utara , Seluma, kemudian Rejang Lebong serta Mukomuko dan Kepahiang dan terakhir kemaren Bengkulu Selatan dan insya allah Kota Bengkulu dan Benteng akan menyusul.” Sampai Kaka Jodho

Rohidin Mersyah merasa optimis dengan komposisi kepengurusan yang baru tersebut.

“Dari delapan kabupaten ini yang melaksanakan musda, alhamdulillah kita yakini bahwa partai Golkar kedepan akan sangat besar karena memiliki pengurus yang mumpuni dan pengurus yang betul-betul aspiratif.

Betul-betul mengakomodir semua kepentingan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh Agama dan etnis yang ada di semua kabupaten yang ada di provinsi Bengkulu.” Lanjut Kaka Jodho yang didaulat sebagai jubir partai Golkar.

Kaka Jodho melanjutkan pesan dari Ketua DPD 1 Partai Golkar, bahwa Mengedepankan kekeluargaan itulah partai golkar.

“Untuk itu sekali lagi ketua DPD 1 partai Golkar DR. H. Rohidin Mersyah mengapresiasi hasil musda yang betul-betul musyawarah mufakat, lebih mengedepankan kekeluargaan dan itulah Golkar yang sebenarnya, Golkar mengedepankan bagaimana rasa gotong royong.

Bersamaan dalam memenangkan partai Golkar dalam pengusungan semua tingkatan pilkada baik di kabupaten-kabupaten yang melaksanakan pilkada tahun 2020 ini dan insya allah pilkada gubernur diharapkan yang diusung partai Golkar untuk dimenangkan.” Pungkas Kaka Jodho.

Diharapkan kepengurusan partai Golkar yang sudah terpilih ini bisa memenangkan pemilihan legislatif di 2024 dan pemilihan presiden di 2024 diharapkan itu insya allah menjadi kenyataan apabila kebersamaan itu lalu silaturahim diantara seluruh kader selalu dibangun dengan kebersamaan.

Berikut nama ketua DPD II Gokar terpilih di Provinsi Bengkulu:

Kaur : Gusril Pauzi

Bengkulu Selatan : Reskan Efendi

Seluma : Yudi Harzan

Bengkulu Utara : Juhaili

Rejang Lebong : Wahono

Lebong : Lovi Irawan

Kepahiang : Darmawansyah

Mukomuko : Choirul Huda.

Sumber

Hasil Survei Makmur-Ahda Internal, Klaim Ungguli Mohan-Mujib

Berita Golkar – Perang terbuka dua bakal pasangan calon mulai dilakukan terang-terangan. Yakni pasangan HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda (Muda) vs H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (Harum).

Di babak awal ini, mereka saling klaim menang hasil survei. Jika sebelumnya H Mohan menyebut elektabilitas Harum mencapai 50 persen mengungguli tiga bakal pasangan calon yang lain, maka Rabu (26/8) kemarin, hasil berbeda diungkapkan tim dari pasangan Muda.

“Survei yang kami lakukan tanggal 10-17 Agustus, pasangan Muda meraih persentase 31,13 persen dari 1.389 responden,” jelas Koordinator Tim Media Center Pasangan MUDA, Jumawal kepada Lombok Post.

Responden, katanya, berasal dari 325 lingkungan yang ada di Kota Mataram. Dengan masing-masing lingkungan diambil lima orang responden secara acak. Metode survei random cluster diyakini memiliki tingkat kepercayaan yang cukup tinggi. Karena tim Media Center Pasangan Muda secara tatap muka bertemu langsung dengan responden.

“Pertanyaannya sederhana. Apakah warga tahu empat bakal calon yang sudah mulai muncul. Kemudian dari empat bakal calon yang mereka tahu, siapa yang dipilih,” jelas Jumawal.

Hasilnya, pasangan Muda diklaim mendapat persentase tertinggi. Mengungguli pasangan Harum. “Total 432 suara diperoleh atau persentasenya 31,13 persen,” ungkapnya.

Sementara pasangan Harum mendapat perolehan 406 suara atau 29,23 persen. Sedangkan asangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (Salaman) 301 suara atau 21,73 persen, dan pasangan H Baihaqi-Baiq Diyah Ratu Ganefia (Baru), 117 suara atau 9,46 persen.

“Sisanya 117 responden atau 8,45 persen menyatakan tidak tahu,” terangnya.

Meski hasil survei dilakukan oleh tim internal, pasangan Muda meyakini, hasil ini memberi gambaran bagaimana popularitas mereka di tengah masyarakat Kota Mataram saat ini.

“Ini survei yang luar biasa. Karena dilakukan melibatkan responden dari seluruh lingkungan yang ada di Kota Mataram,” ungkap Bakal Calon Wali Kota Mataram HL Makmur Said.

Survei yang dilakukan tim Media Center bekerja sama dengan AAF dan MIM ini menurutnya menjadi gambaran pemahaman masyarakat Kota Mataram menghadapi Pilkada saat ini. Karena dilakukan dari pintu ke pintu.

“Jadi kami sekarang juga tahu di mana pasangan Muda dikenal atau unggul dan di lingkungan mana yang belum. Alhamdulillah angkanya lumayan,” ujar Makmur.

Dengan survei ini, pasangan Muda menurutnya semakin semangat turun ke masyarakat. Berjuang menyampaikan program dan visi misi mereka berdua.

Ia yakin, semua pasangan bakal calon punya peluang yang sama untuk menang. “Maka ini akan membuat kami terus berjuang,” pungkas mantan Sekda Kota Mataram selama 11 tahun itu.

Sumber

Airlangga Beri Restu Wahid Tiga Periode Jadi Ketua DPD Golkar HSU

Berita Golkar – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga menyetujui Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan Drs H Abdul Wahis HK MM MSi untuk maju mencalonkan diri kembali menjadi ketua DPD Partai Golkar HSU.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan H Supian HK menyampaikan dukungan Ketua Umum Partai Golkar tersebut saat membuka Musda ke 10 DPD Partai Golkar Kabupaten HSU di Aula BPKAD HSU di Amuntai, Kamis (27/8).

“Jadi Abdul Wahid sudah mendapat restu ditanda tangani Ketum Airlangga untuk maju ketiga kalinya, asal mendapat dukungan mutlak,” ujar Supian.

Supian menegaskan, pencalonan Wahid untuk tiga periode sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten HSU diperbolehkan sesuai peraturan partai asalkan yang bersangkutan mendapat dukungan mutlak dari pengurus partai.

Tapi tidak menutup kemungkinan kalau ada yang bersaing silakan maju, kata Supian, asal memenuhi kriteria dengan syarat ketentuan pasal 23 siapa pun boleh maju mencalonkan diri dan ketentuan pasal 41 boleh maju mencalon ke tiga kali asal memdapat dukungan mutlak.

Supian menilai dukungan bagi Abdul Wahid untuk maju tiga periode menjadi Ketua pengurus Partai Golkar di Kabupaten HSU sangat tepat mengingat Wahid sukses menjadi Bupati HSU selama dua periode hingga sekarang dan menjadi pembina partai partai politik di HSU.

Mendapat dukungan dari DPP Partai Golkar ini, Abdul Wahid menyatakan rasa syukur dan berjanji akan mengemban tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Kita bersyukur DPP Partai Golkar menyetujui pencalonan kembali kami menjadi ketua Golkar di HSU, berarti pimpinan memberi kepercayaan, tentu kami merasa bertanggung jawab untuk tetap memenangkan Partai Golkar di Hulu Sungai Utara dan mendukung agar di setiap kabupaten/kota kader Partai Golkar bisa maju menjadi kepala daerah,” kata Wahid.

Sementara, Wahid selaku Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten HSU bersama pengurus lainnya juga menyampaikan sikap poliitik dan membacakan deklarasi dukungan bagi pencalonan sang petahana H Sahbirin Noor untuk kembali maju pada Pilkada Kalsel 2020 berpasangan dengan H Muhidin.

Berkas dukungan DPD Partai Golkar Kabupaten HSU ini diserahterimakan H Abdul Wahid kepada H Supian HK.

Sumber

Golkar Kalsel Berpotensi Loloskan Kader Pimpin 7 Kabupaten & Provinsi

Berita Golkar – Partai Golongan Karya telah mencalonkan kadernya di tujuh kabupaten termasuk di tingkat provinsi Kalimantan Selatan untuk menjadi calon kepala daerah pada Pilkada 2020.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan H Supian HK di Amuntai, Kamis (27/8) mengatakan, beberapa kabupaten/kota bahkan sesama kader Golkar berhasil berpasangan sebagai calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Kita lihat saja di Kabupaten Pulau Laut Kota Baru dan Kotamadya Banjarbaru sesama kader Golkar berpasangan, sedang di kabupaten lain berkoalisi namun kader kita maju sebagai calon kepala daerah,” ujar Supian.

Saat membuka Musda ke 10 Partai Golkar Kabupaten Hulu Sungai Utara, Supian mengharapkan, seluruh kader, pengurus partai termasuk simpatisan memberikan dukungan bagi pencalonan kader-kader terbaik mereka.

Sementara untuk pencalonan H Sahbirin Noor sebagai calon Gubernur Kalsel berpasangan dengan H Muhidin pendeklarasiannya dilaksanakan pada 05 September di titik 0 Kota Banjarmasin yang sebelumnya didahului Shokat Hajat di Mesjid Sabilal Muhtaddin Banjarmasin.

“Setelahnya kita akan mengantar surat dan berkas pencalonan ke KPU Provinsi karena penutupan pendaftaran pada tanggal 07 September 2020,” katanya.

Supian menyampaikan bahwa Partai Golkar sudah mengantongi 12 kursi ditambah koalisi dengan PAN, PKS, Nasdem, PKB dan lainnya sehingga total 40.kursi dari 55 kursi yang ada.

Supian juga mengatakan, Partai Golkar yang memiliki 12 kursi sebenarnya sudah memiliki ‘perahu’ langsung untuk pencalonan Sahbirin menjadi orang nomor 1 di Kalsel, namun partai memutuskan untuk berkoalisi dengan parpol lainnya.

Sumber

Ketua DPP Golkar Kalteng Prediksi Pilgub Kalteng 2020 Diikuti 2 Pasangan

Berita Golkar – Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya (Golkar) Kalimantan Tengah (Kalteng) H Abdul Razak memprediksi, Pemilihan Gubernur Kalteng tanggal 9 Desember 2020, kemungkinan diikuti 2 pasang calon, bahkan hanya ada kotak kosong.

Berdasarkan hasil perkembangan politik sekarang ini, belum ada sosok yang benar-benar muncul ke permukaan untuk maju dan bertarung di Pilkada mendatang, selain petahana.

Ia juga menyebutkan, Gubernur Petahana H Sugianto Sabran yang maju kembali pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) mendatang, berpeluang melawan kotak kosong.

“Kalau saya melihat untuk Pilgub kali ini tidak sampai 3 pasang yang akan bertarung, bisa hanya 2 atau bahkan kotak kosong,” kata Wakil Ketua I DPRD Kalteng ini, Rabu (26/8/2020).

Dirinya menegaskan, Partai Golkar tetap konsisten mendukung petahana untuk maju kembali dan bertarung pada Pilgub mendatang. Hal ini dibuktikan adanya konsulidasi secara terus menerus untuk untuk memenangkan petahana pada Pilgub mendatang.

Kedepannya Partai Golkar akan tetap berkoalisi dengan partai lain, mengingat Golkar Kalteng sendiri sudah memiliki 7 kursi di provinsi, dari jumlah minimal persyaratan mengusung calon kepala daerah, yaitu 9 kursi.

“Intinya kita dari Partai Golkar, baik dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan DPD, tetap mendukung petahana pada Pilkada serentak Kalteng,” pungkas Razak.

Sumber 

Scroll to top